Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Kemenhaj Perkuat Pelindungan Jemaah dari Haji Nonprosedural

Iki Radio - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan jemaah haji Indonesia melalui pengawasan terhadap praktik haji nonprosedural, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Memasuki hari ke-20 operasional haji 1447 H/2026 M, layanan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia secara umum berjalan lancar. Hingga Minggu (10/5/2027), sebanyak 323 kelompok terbang (kloter) dengan total 125.243 jemaah dan 1.289 petugas telah diberangkatkan menuju Arab Saudi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 204 kloter dengan 78.946 jemaah dan 816 petugas telah tiba di Makkah setelah bergerak dari Madinah untuk melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak ibadah haji.

Sementara itu, kedatangan jemaah gelombang kedua melalui Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah terus berlangsung. Hingga saat ini tercatat 47 kloter dengan 17.861 jemaah dan 189 petugas telah tiba. Selain itu, sebanyak 3.266 jemaah haji khusus juga telah berada di Arab Saudi.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa perlindungan jemaah dimulai dari kepatuhan terhadap aturan resmi, termasuk penggunaan visa haji.

“Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Arab Saudi memiliki komitmen yang sama bahwa ibadah haji harus dilaksanakan melalui jalur resmi. Karena itu kami kembali mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran berhaji menggunakan visa selain visa haji. Selain melanggar aturan, praktik haji nonprosedural sangat berisiko terhadap keselamatan jemaah karena mereka berada di luar sistem perlindungan resmi,” tegas Ichsan dalam siaran persnya di Makkah, Minggu (10/5/2026).

Menurut Ichsan, Kemenhaj bersama kementerian dan lembaga terkait telah membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Nonprosedural yang melibatkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Bareskrim Polri.

“Satgas ini dibentuk untuk melindungi masyarakat dari praktik pemberangkatan haji ilegal dan menindak pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan niat suci masyarakat untuk berhaji,” ujarnya.

Selain penguatan perlindungan, Kemenhaj juga mengingatkan jemaah agar memprioritaskan kesehatan fisik menjelang puncak haji.

Dengan suhu di Makkah dan Madinah yang saat ini berkisar antara 38 hingga 42 derajat Celsius, jemaah diminta mengurangi aktivitas yang tidak mendesak, terutama di siang hari, memperbanyak minum air putih, menjaga pola makan, serta memanfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin.

“Puncak haji adalah fase ibadah yang sangat membutuhkan stamina. Jangan sampai tenaga habis sebelum waktunya. Utamakan ibadah wajib, kurangi aktivitas yang menguras fisik, dan segera laporkan jika mengalami gangguan kesehatan sekecil apa pun,” kata Ichsan.

Ia juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan komorbid agar selalu didampingi dan aktif berkoordinasi dengan petugas kesehatan.

“Layanan kesehatan kami siaga 24 jam, tetapi keberhasilan menjaga kesehatan sangat bergantung pada kedisiplinan jemaah sendiri. Jangan menunda melapor jika merasa tidak sehat,” lanjutnya.

Hingga saat ini, sebanyak 67 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Pada kesempatan yang sama, Kemenhaj juga mengingatkan jemaah gelombang kedua yang masuk melalui Jeddah agar telah mengenakan kain ihram sejak di embarkasi, mengingat pengambilan miqat dilakukan dalam perjalanan menuju Arab Saudi sebelum bergerak ke Makkah.

“Kepatuhan kecil seperti mengenakan ihram sesuai ketentuan adalah bagian dari disiplin ibadah. Kami berharap seluruh jemaah mengikuti arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah berjalan sah, tertib, dan nyaman,” ujar Ichsan.

Kemenhaj juga menyampaikan duka cita atas wafatnya tiga jemaah Indonesia pada Sabtu (9/5), yakni Rodiyah Wayan (SOC 3), Kamariah Dul Tayib (SUB 8), dan Nursidah Sinrang Sijarra (UPG 5). Dengan demikian, jumlah jemaah wafat di Arab Saudi hingga saat ini sebanyak 23 orang.

“Kami mendoakan seluruh jemaah yang wafat mendapatkan husnul khatimah dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan ketabahan,” tutur Ichsan.

Menutup keterangannya, Ichsan mengajak seluruh jemaah untuk menjaga semangat ibadah dengan tetap mengedepankan keselamatan, ketertiban, dan kepatuhan terhadap aturan.

“Haji bukan hanya soal sampai di Tanah Suci, tetapi bagaimana ibadah ini dijalankan dengan tertib, aman, dan bermartabat. Mari kita jaga niat, jaga kesehatan, dan bersiap menyambut puncak haji dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Olahraga di CFD Jakarta, Menkeu Purbaya: Masyarakat Antusias, Indikator Ekonomi Baik-Baik Saja

Iki Radio- Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengisi akhir pekan dengan berolahraga ringan di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (10/5/2026). 



Kegiatan yang rutin digelar di berbagai kota besar Indonesia itu dinilai menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas ekonomi masyarakat berjalan dengan baik.

Mengenakan jaket olahraga berlogo 8%, kaus abu-abu, celana training, dan sepatu kasual sport, Purbaya tampak berjalan santai dan sesekali berlari kecil di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

Kehadiran Purbaya menarik perhatian warga. Sejumlah masyarakat terlihat mengajak berbincang, berfoto bersama, hingga membuat konten seputar gaya hidup sehat dan olahraga.

Menkeu Purbaya mengaku dirinya memang sesekali mengikuti kegiatan CFD, bahkan jauh sebelum menjabat sebagai Menteri Keuangan. “Work life balance ya kerja keras, tapi jangan lupa istirahat yang cukup. Jangan kerja terus-menerus, harus balance,” ujar Purbaya.

“Ini sekali-sekali saja. Kalau lagi bosan di rumah, saya jalan-jalan di car free day. Dari dulu memang suka jalan-jalan meski tidak rutin,” lanjutnya.

Menurut Purbaya, ramainya aktivitas masyarakat di CFD menunjukkan adanya perputaran ekonomi yang sehat.

“Saya sekalian memantau keramaian dan aktivitas ekonomi masyarakat. Ini salah satu indikator bahwa ekonomi kita baik-baik saja,” katanya.

Ia memastikan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo terus memantau perkembangan ekonomi nasional secara intensif. 

Menurutnya, setiap gejala pelemahan ekonomi langsung dibahas untuk dicarikan solusi melalui berbagai kebijakan dan stimulus.

“Saya lihat sekarang lebih ramai dibanding beberapa bulan atau setahun lalu. Walaupun memang belum terlalu ramai, jadi ekonomi masih perlu terus didorong,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa.

“Kami sedang menyiapkan beberapa stimulus pada Juni supaya ekonomi bergerak lebih baik lagi,” tambahnya.

Grand Final Duta Wisata Batam 2026, Arya dan Keizia Raih Gelar Encik dan Puan

Iki Radio - Arya Saputra dan Keizia Hirano resmi terpilih sebagai Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 pada malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kota Batam yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Batam di Ballroom Harmoni One, Batamcentre, Sabtu (9/5/2026) malam.

Arya dinobatkan sebagai Encik Kota Batam 2026, sementara Keizia berhasil meraih gelar Puan Duta Wisata Kota Batam 2026 setelah menyisihkan puluhan peserta lainnya dalam proses seleksi yang berlangsung ketat.

Grand final yang mengusung tema “Proud Tourism and Culture Ready for the Future” tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali kota Batam, Li Claudia Chandra.

Dalam sambutannya, Firmansyah berharap, para finalis, khususnya pemenang Encik dan Puan Batam 2026, dapat menjadi garda terdepan dalam mempromosikan destinasi wisata dan budaya Kota Batam.

“Kami berharap para Duta Wisata dapat berkontribusi memperkenalkan potensi wisata dan budaya Batam lebih luas lagi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sektor pariwisata Batam terus menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 1,6 juta orang atau melampaui target yang ditetapkan Pemerintah Kota Batam. Untuk 2026, target kunjungan wisatawan ditingkatkan menjadi 1,75 juta orang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, proses pemilihan Encik dan Puan Batam 2026 berlangsung sekitar 45 hari dan diikuti 167 peserta audisi dari berbagai latar belakang profesi.

“Setelah melalui tahapan seleksi, terpilih 20 finalis yang terdiri atas 10 encik dan 10 puan. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari wawasan, penampilan, sikap, hingga kepercayaan diri peserta,” kata Ardiwinata.

Menurutnya, sebelum memasuki grand final, para finalis juga menjalani tahapan pra-karantina dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Batam. Mereka kemudian mengikuti karantina selama empat hari di Ayola Signature Ocarina Batam untuk mendapatkan pembekalan keterampilan dan wawasan kepariwisataan.

Melalui ajang tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap para Duta Wisata terpilih dapat menjadi wajah promosi pariwisata daerah sekaligus menginspirasi generasi muda untuk ikut melestarikan budaya dan memperkenalkan potensi Batam kepada masyarakat luas.

UMMAD Resmi Bertransformasi Menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT)

Iki Radio – Sebuah tonggak sejarah baru ditorehkan oleh persyarikatan Muhammadiyah di bidang pendidikan tinggi. 

Gedung UMMAD, Jalan Panjaitan Kota Madiun


Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) kini telah resmi bertransformasi dan berganti nama menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT).

Kepastian perubahan identitas ini disambut hangat oleh keluarga besar Muhammadiyah. 

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, dr. Sukadiono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, atas terbitnya Surat Keputusan (SK) perubahan nama tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri atas terbitnya SK perubahan nama ini. Sekarang sudah resmi, namanya menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur,” ujar dr. Sukadiono saat menerima kunjungan silaturahmi Menteri Brian Yuliarto di Kantor PWM Jatim, Sabtu (9/5/2026).

Perubahan besar ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 480/B/0/2026 yang dirilis pada 4 Mei 2026. Langkah ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan momentum penguatan eksistensi akademik. 

Saat ini, UMJT mengelola 13 program studi strategis yang terbagi dalam tiga rumpun utama. Diantaranya Rumpun Kesehatan dan Sains yang mencakup Administrasi Kesehatan, Ilmu Aktuaria, Ilmu Lingkungan, Kebidanan (D3), dan Biokewirausahaan.

Rumpun Teknologi, meliputi Informatika dan Sistem Informasi.

Rumpun Sosial dan Humaniora yang meliputi Ilmu Komunikasi, Psikologi, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Hukum, Manajemen, dan PGSD.

Ketua PWM Jatim, Sukadiono (batik hitam) memberikan beberapa buku pada Mendiktisaintek, Prof. Brian Yuliarto.


Rektor UMJT, Prof. Dr. Sofyan Anif, menegaskan bahwa perubahan nama ini adalah bagian krusial dari strategi revitalisasi institusi. 

Menurutnya, transformasi ini menyentuh dua aspek fundamental, yaitu mikro dan makro.

“Secara mikro, kami telah membenahi sarana penunjang pembelajaran untuk memastikan kualitas pendidikan terbaik. Di tingkat makro, kami berhasil menggandakan jumlah program studi dari semula 6 menjadi 13 melalui mekanisme hibah penyatuan,” jelas Prof. Sofyan.

Ia menambahkan bahwa dengan identitas baru ini, UMJT berkomitmen penuh untuk menjadi bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang unggul dan berkemajuan di tingkat nasional.

Proses panjang menuju UMJT dimulai sejak Mei 2024 melalui program Hibah Akselerasi Program Penggabungan/Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta (APPP-PTS) dari Ditjen Diktiristek. 

Hibah ini menjadi katalisator utama yang memungkinkan penyatuan UMMAD dengan Politeknik Seni Yogyakarta.

Langkah berani ini mendapat dukungan penuh dari seluruh tingkatan organisasi, mulai dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), PWM Jatim, hingga Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Dengan nama baru ini, UMJT kini bersiap melangkah lebih jauh dalam mencetak generasi unggul yang siap berkontribusi bagi Jawa Timur dan Indonesia.(ir)

Gelar Reses, Waka DPRD Kabupaten Madiun Sosialisasikan Pembangunan Infrastruktur

Iki Radio – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun dari Fraksi Golkar, Mujono, menggelar kegiatan reses sekaligus sosialisasi pembangunan infrastruktur di Desa Babadan Lor, Kecamatan Balerejo, pada Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang berfokus pada rencana pembangunan rabat beton ini dilaksanakan di kediaman Wakil Ketua BPD, Budi Prasojo, yang terletak di wilayah RT 006 RW 002.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, para Ketua RT, serta warga setempat yang antusias mengikuti jalannya diskusi.

Dalam sambutannya, Mujono menjelaskan bahwa proyek rabat beton ini merupakan langkah nyata dalam merespons aspirasi warga terkait perbaikan jalan lingkungan.

Rencananya, pembangunan akan mencakup wilayah yang cukup luas, mulai lingkungan RT 05 hingga RT 22, Desa Babadan Lor.

"Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan desa serta memperlancar mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat sehari-hari," ujar Mujono.

Selain sebagai ajang sosialisasi teknis, agenda reses ini dimanfaatkan Mujono untuk berdialog langsung dengan konstituen. 

Ia menekankan pentingnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di wilayah pedesaan agar tidak ada ketimpangan fasilitas antarwilayah.

Warga Desa Babadan Lor menyambut positif rencana tersebut. Mereka berharap proses pengerjaan dapat segera terealisasi tanpa kendala berarti, mengingat akses jalan yang layak merupakan kebutuhan primer bagi aktivitas warga.

Pemerintah Desa Babadan Lor turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh DPRD Kabupaten Madiun, khususnya melalui Fraksi Golkar.

Dukungan anggaran dan pengawasan dari legislatif dinilai sangat krusial dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan dan kenyamanan hidup masyarakat di tingkat desa. 

Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan roda perekonomian lokal di Kecamatan Balerejo dapat bergerak lebih cepat.(ir)

Jatim Surplus Beras, Khofifah Jajaki Peluang Ekspor ke Arab Saudi dan Dorong Modernisasi Pertanian

Iki Radio – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri gerakan panen raya dan percepatan tanam di Desa Gading, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, pada Jumat (8/5/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian guna menjaga kedaulatan pangan nasional sekaligus membidik pasar ekspor.

Produksi beras di Jawa Timur saat ini tercatat mengalami surplus yang diprediksi mampu mencukupi kebutuhan hingga tahun depan. 

Khofifah menilai kondisi ini sebagai momentum yang tepat untuk memperluas jangkauan pasar internasional.

“Katanya surplusnya cukup sampai tahun depan. Itu artinya tantangan kita adalah bagaimana kita bisa ekspor beras kita,” ujar Khofifah.

Sebagai langkah konkret, Khofifah mengaku telah menjalin komunikasi dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah. 

Fokus pembicaraan tersebut adalah menyelaraskan kualitas produksi beras Jawa Timur dengan standar kebutuhan di Arab Saudi.

“Saya sudah komunikasi dengan Pak Faisal Abdullah. Kita coba lihat kesesuaian antara beras yang kita produksi dengan kualitas yang dibutuhkan Arab Saudi, serta menghitung seberapa banyak volume yang bisa kita kirimkan,” imbuhnya.

Selain agenda ekspor, Khofifah turut menyoroti stabilitas ekonomi di tingkat petani. Berdasarkan laporan dari Bupati Madiun, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen di wilayah Balerejo telah mencapai Rp7.500 per kilogram.

“Alhamdulillah, harga ini diharapkan mampu memberikan penguatan kesejahteraan bagi para petani di Desa Gading, Balerejo, Madiun, dan Jawa Timur pada umumnya,” tuturnya.

Kegiatan panen raya ini juga menjadi ajang pameran inovasi teknologi pertanian modern. Berbagai alat mesin pertanian (alsintan) mutakhir seperti transplanter, drone pertanian, hingga combine harvester dioperasikan di lahan tersebut.

Khofifah memandang modernisasi adalah kunci untuk menarik minat generasi milenial dan Gen Z ke sektor agraris. 

Mengingat Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah petani muda terbanyak di Indonesia, transformasi teknologi menjadi hal yang mendesak.

“Modernisasi alsintan sangat penting. Sektor ini harus friendly bagi anak muda sehingga mereka tidak semua berbondong-bondong ke kota, melainkan tetap menjadi penguat sektor pertanian di daerah,” tegasnya.

Khofifah menyebut beras bukan sekadar bahan pangan, melainkan "produk politik" karena pengaruhnya yang besar terhadap stabilitas negara.

“Bagi Indonesia, beras ini produk politik. Ketersediaannya harus aman dan harganya harus terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat agar stabilitas sosial tetap terjaga,” jelas Khofifah.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para petani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ia juluki sebagai pahlawan pangan nasional dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan.(ir)

513 KK Prasejahtera di Kabupaten Madiun, Terima Bantuan Pasang Listrik Gratis

Iki Radio - Senyum bahagia terpancar dari wajah ratusan warga Kabupaten Madiun. Sebanyak 513 Kepala Keluarga (KK) yang tergolong rumah tangga kurang mampu kini resmi memiliki akses listrik mandiri berkat program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Suparni Bahlil Lahadalia menyalakan sambungan listrik penerima BPBL di Desa Pacinan, Kamis (7/5/2026)

Ketua Dharma Wanita Kementerian ESDM, Sri Suparni Bahlil, menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut di Desa Pacinan, Kecamatan Balerejo, pada Kamis (7/5/2026). 

Ia menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk memastikan keadilan energi di seluruh pelosok Indonesia.

"Sasarannya adalah warga kurang mampu yang belum memiliki akses listrik maupun rumah tangga miskin yang selama ini menyalur dari tetangga. Kami mendapat data bahwa masih ada warga di Kabupaten Madiun yang belum mendapat akses listrik sendiri," ujar Sri Suparni.

Program BPBL ini tidak sekadar menyambungkan kabel, namun memberikan paket instalasi lengkap agar warga bisa langsung menikmati manfaatnya. Setiap penerima bantuan mendapatkan sambungan daya listrik 900 Volt Amper (VA), dengan instalasi 3 titik lampu dan 1 stop kontak, serta sudah mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO).

Tidak hanya itu, para penerima juga mendapatkan token awal senilai Rp 100 ribu.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah pusat. Menurutnya, program ini sangat membantu meningkatkan taraf hidup warga yang selama ini terbatas dalam aktivitas malam hari karena kendala listrik.

Adapun penerima bantuan ini di Kecamatan Balerejo terdapat 257 KK, Kecamatan Pilangkenceng dan lainnya 256 KK.

Secara lebih luas, Provinsi Jawa Timur mendapat alokasi yang cukup besar dalam program ini, yakni mencapai 40.910 KK sasaran.

Selain meresmikan sambungan listrik, rombongan Dharma Wanita Kementerian ESDM juga melakukan serangkaian aksi sosial di wilayah Balerejo dan Pilangkenceng. 

Diantaranya penyaluran paket peralatan sekolah untuk siswa SD, penyerahan paket Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan), pemberian perlengkapan shalat, dan pemasangan lampu penerangan jalan di titik-titik strategis.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kemandirian energi di tingkat rumah tangga dapat mendorong produktivitas ekonomi dan kualitas pendidikan anak-anak di Kabupaten Madiun.(ir)

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu dan Ribuan Obat Terlarang

Iki Radio - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun melaksanakan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Kamis (7/5/2026).

Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor Kejari Madiun.

Dari sejumlah barang bukti yang dihancurkan, narkotika jenis sabu seberat 1,1 kilogram menjadi poin utama dalam giat tersebut.

Pemusnahan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai eksekutor putusan pengadilan guna memastikan barang bukti tidak disalahgunakan.

Seluruh barang bukti berasal dari penanganan perkara periode Desember 2025 hingga April 2026. Selain sabu dalam jumlah besar, petugas juga memusnahkan berbagai jenis obat keras dan barang sitaan lainnya.

Diantaranya Pil doble L 766 Butir, Tramadol HCL 313 Butir, Trihexyphenidyl 50 Butir.

Selain itu juga dimusnahkan barang bukti pidana umum lainnya. Diantaranya, 16 unit handphone, 2 timbangan digital, 37 potong pakaian, 52 unit perkakas, dan 8 dokumen perkara.

Kepala Kejari Kabupaten Madiun, Ahmad Hariyanto Mayangkoro, menegaskan bahwa pemusnahan dilakukan dengan cara merusak barang hingga tidak lagi memiliki nilai ekonomis maupun fungsi awal.

"Kami melaksanakan tugas pokok dan fungsi jaksa sebagai eksekutor. Langkah ini penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan barang bukti oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Ahmad dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Pemusnahan dilakukan secara terbuka sesuai dengan amar putusan pengadilan.

Hal ini sekaligus menjadi simbol ketegasan aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Madiun.

Kejari Kabupaten Madiun memastikan akan terus menindak tegas setiap pelaku tindak pidana narkotika guna memberikan efek jera dan menjaga kondusivitas masyarakat dari ancaman barang haram tersebut.(ir)

 

close
Pasang Iklan Disini