Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu dan Ribuan Obat Terlarang

Iki Radio - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun melaksanakan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Kamis (7/5/2026).

Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor Kejari Madiun.

Dari sejumlah barang bukti yang dihancurkan, narkotika jenis sabu seberat 1,1 kilogram menjadi poin utama dalam giat tersebut.

Pemusnahan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai eksekutor putusan pengadilan guna memastikan barang bukti tidak disalahgunakan.

Seluruh barang bukti berasal dari penanganan perkara periode Desember 2025 hingga April 2026. Selain sabu dalam jumlah besar, petugas juga memusnahkan berbagai jenis obat keras dan barang sitaan lainnya.

Diantaranya Pil doble L 766 Butir, Tramadol HCL 313 Butir, Trihexyphenidyl 50 Butir.

Selain itu juga dimusnahkan barang bukti pidana umum lainnya. Diantaranya, 16 unit handphone, 2 timbangan digital, 37 potong pakaian, 52 unit perkakas, dan 8 dokumen perkara.

Kepala Kejari Kabupaten Madiun, Ahmad Hariyanto Mayangkoro, menegaskan bahwa pemusnahan dilakukan dengan cara merusak barang hingga tidak lagi memiliki nilai ekonomis maupun fungsi awal.

"Kami melaksanakan tugas pokok dan fungsi jaksa sebagai eksekutor. Langkah ini penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan barang bukti oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Ahmad dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Pemusnahan dilakukan secara terbuka sesuai dengan amar putusan pengadilan.

Hal ini sekaligus menjadi simbol ketegasan aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Madiun.

Kejari Kabupaten Madiun memastikan akan terus menindak tegas setiap pelaku tindak pidana narkotika guna memberikan efek jera dan menjaga kondusivitas masyarakat dari ancaman barang haram tersebut.(ir)

 

Pemkab Madiun Sambut Kunjungan ESDM dan Seruni Kabinet Merah Putih

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun menyambut kunjungan kerja strategis dari jajaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama organisasi istri menteri, Seruni (Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia) Kabinet Merah Putih, pada Rabu (6/5/2026) malam.

Acara ramah tamah yang digelar di Pendopo Muda Graha tersebut menandai dimulainya rangkaian agenda penguatan akses energi nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah yang dikenal sebagai "Bumi Kampung Pesilat" ini.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian nyata pemerintah pusat. Fokus utama kunjungan ini adalah rencana Penyalaan Pertama Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

"Secara ekonomi, program BPBL dan PJUTS akan membuka akses energi yang lebih luas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah pedesaan," ujar Bupati Hari Wuryanto.

Bantuan ini mencakup 527 Titik BPBL, program pemasangan listrik gratis bagi rumah tangga tidak mampu. Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) pemasangan lampu jalan ramah lingkungan di berbagai titik strategis. Edukasi hemat energi, dengan sosialisasi bagi ibu rumah tangga mengenai penggunaan energi yang bijak untuk menekan pengeluaran keluarga.

Kehadiran rombongan Seruni dipimpin langsung oleh Ketua Bidang IV, Sri Suparni Bahlil. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini membawa misi khusus sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto, yakni memastikan seluruh rakyat Indonesia memiliki akses listrik pada tahun 2029.

"Kami hadir untuk membantu kementerian dalam menyukseskan program pemerintah agar akses energi merata dari Sabang sampai Merauke. Insyaallah di Kabupaten Madiun ini akan diberikan bantuan BPBL sebanyak 527 titik," ungkap Sri Suparni Bahlil.

Meski sempat mengalami keterlambatan jadwal setelah agenda padat di Sragen, rombongan mengaku terkesan dengan kehangatan penyambutan dan keunikan ornamen Pendopo Muda Graha.

Selain urusan energi, kolaborasi ini juga menyasar sektor sosial dan pendidikan. Diantaranya kunjungan langsung ke wilayah Balerejo dan sejumlah sekolah. Pemberian paket pangan bergizi dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak di Kabupaten Madiun.

Program ini dinilai selaras dengan visi Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bersahaja).

Langkah masif dari Kementerian ESDM ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi pusat dan daerah, sehingga dampak pembangunan benar-benar dirasakan langsung oleh lapisan masyarakat terbawah secara terarah dan berkelanjutan.(ir)

Kebakaran Toko Oli di Madiun, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta

Iki Radio – Kebakaran hebat melanda sebuah toko oli di Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun pada Rabu (6/5/2026) siang. 

Kobaran api yang mengamuk dengan cepat melahap seluruh bangunan beserta isinya.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 13.05 WIB. Menurut keterangan, pemilik toko pertama kali melihat kepulan asap tebal yang disusul dengan kobaran api dari bagian dalam bangunan.

Melihat api yang terus membesar, pemilik toko sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. 

Namun, banyaknya material yang mudah terbakar seperti pelumas (oli) dan ban membuat api sulit dikendalikan. 

Pemilik akhirnya menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun untuk meminta bantuan.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Damkar Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, mengonfirmasi bahwa personelnya tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 13.28 WIB.

"Tim langsung melakukan upaya pemadaman intensif setibanya di lokasi. Sekitar satu jam penanganan, api baru benar-benar bisa dipadamkan sepenuhnya," ujarnya.

Proses pemadaman diakui tidak berjalan mudah. Andy menjelaskan bahwa karakteristik barang di dalam toko yang didominasi zat cair mudah terbakar menjadi faktor utama api sulit dijinakkan. 

Selain itu, faktor cuaca juga memperburuk keadaan.

“Api cepat membesar karena dipicu oleh angin kencang di lokasi dan banyaknya barang di dalam toko yang memang sangat mudah terbakar (flammable). Hal ini membuat perambatan api menjadi sangat cepat ke seluruh bagian bangunan,” jelasnya lebih lanjut.

Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, petugas menduga kuat bahwa musibah ini dipicu oleh adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik di salah satu instalasi kabel bangunan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini karena pemilik dan warga sekitar berhasil menjauh saat api mulai membesar. 

Namun, secara materiil, kerugian yang diderita sangat besar.

“Bangunan dan seluruh isi toko habis terbakar tanpa sisa. Estimasi kerugian material yang dialami pemilik toko ditaksir mencapai Rp100 juta,” tutup Andy.

Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.(ir)


Akselerasi Digitalisasi, TP PKK Kabupaten Madiun Dorong Penggunaan Sim PKK hingga Level Dasawisma

Iki Radio – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Madiun terus mematangkan langkah transformasi digital dalam tata kelola datanya. 

Memasuki hari ketiga evaluasi 10 Program Pokok PKK di Desa Krokeh, Kecamatan Sawahan, Rabu (6/5/2026), fokus utama diarahkan pada efisiensi dan akurasi data melalui sistem yang terintegrasi.

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Fitriya Purnomo Hadi, menekankan bahwa masa depan pendataan PKK berada di tangan kelompok Dasawisma sebagai ujung tombak. 

Targetnya jelas yakni beralih dari metode manual menuju pendataan real-time melalui aplikasi Sim PKK (Sistem Informasi Manajemen Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga).

Fitriya menjelaskan bahwa penggunaan Sim PKK bertujuan agar kondisi terkini masyarakat di tingkat desa dapat terpantau langsung oleh Pemerintah Kabupaten secara akurat dan transparan.

"Kami benar-benar men-support. Ayo, kita harus bisa berubah ke digitalisasi. Jadi tidak perlu lagi kader Dasawisma harus datang ke rumah-rumah secara manual terus-menerus," tegas Fitriya.

Meskipun instrumen penilaian evaluasi tahunan secara garis besar masih serupa dengan tahun sebelumnya, Fitriya memberikan catatan khusus mengenai metode pengiriman data. 

Jika sebelumnya sebagian kader masih menggunakan layanan penyimpanan awan umum, tahun ini standarisasi sistem menjadi harga mati.

"Secara garis besar tidak ada perbedaan dari tahun lalu, penilaiannya juga sama. Cuma, yang lebih kita tekankan sekarang adalah digitalisasi. Kalau kemarin ada yang masih mengirimkan data lewat Google Drive, itu sudah lumayan. Namun, kami berharap ke depan langsung lewat Sim PKK," ungkapnya.

Menyadari tantangan teknologi di lapangan, Fitriya mendorong adanya inovasi di tingkat desa, salah satunya dengan melibatkan generasi muda yang lebih adaptif terhadap teknologi. 

Kolaborasi antara kader senior dan pemuda diharapkan mampu mempercepat proses input data agar lebih tepat sasaran.

Transformasi ini diharapkan tidak hanya sekadar mengganti kertas dengan aplikasi, tetapi membangun ekosistem data yang kuat untuk mendukung pengambilan kebijakan pembangunan di Kabupaten Madiun secara lebih presisi.(ir)


Targetkan 1 Juta Ton Tebu, PG Rejo Agung Baru Prioritaskan Kesejahteraan Petani di Musim Giling 2026

Iki Radio - Memasuki musim giling tahun 2026, Pabrik Gula (PG) Rejo Agung Baru berkomitmen melakukan lompatan besar.

Tidak sekadar mengejar angka produksi, perusahaan pelat merah ini meletakkan penguatan ekosistem kemitraan dengan petani tebu sebagai prioritas utama dalam strategi tahun ini.

Manajemen menjanjikan transformasi pelayanan, terutama terkait kelancaran arus kas (cash flow) hasil panen yang selama ini menjadi aspek krusial bagi para petani.

"Pelayanan kami ke petani akan kami tingkatkan lebih baik lagi. Kami menjamin pencairan dana hasil panen akan berjalan lancar," ujar Immam Nur Salamet, General Manager PG Rajawali Unit I PG Rejo Agung Baru, Selasa (5/5/2026).

Immam menegaskan bahwa transparansi dan ketepatan waktu dalam pencairan dana adalah harga mati dalam skema kerja sama musim ini.

Pihaknya menyadari bahwa dukungan finansial yang cepat sangat dibutuhkan petani untuk modal perawatan lahan selanjutnya.

"Tahun ini, dalam setiap pertemuan dengan petani, kami berkomitmen melakukan pencairan tepat waktu sesuai keinginan mereka. Keluhan klasik terkait keterlambatan pembayaran dipastikan tidak akan terjadi lagi," jelasnya optimis.

Dengan fondasi kemitraan yang lebih solid, manajemen optimis performa pabrik akan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Pada musim giling 2025 lalu, PG Rejo Agung Baru menggiling 950 ribu tom tebu, dengan produksi gula mencapai 72 ribu ton.

Dan untuk musim giling tahun 2026 ini, menargetkan 1 juta ton tebu dengan target produksi 75 ribu ton gula.

"Kami optimis target ini tercapai, Insya Allah, berkat arahan dan dukungan pemerintah daerah setempat serta kemitraan kuat yang terus kami jalin dengan para petani," tambah Immam.

Musim giling PG Rejo Agung Baru resmi dimulai pada Selasa, 5 Mei 2026. Prosesi peresmian berlangsung khidmat di Gedung PIK dan dilanjutkan dengan pembukaan simbolis di kawasan penggilingan tebu pabrik.

Langkah awal ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan industri gula di wilayah Madiun dan sekitarnya, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.(ir)

Perkuat Ketahanan Keluarga, TP PKK Kabupaten Madiun Evaluasi Nominasi 5 Besar Desa Terbaik

Iki Radio – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemberdayaan keluarga, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Madiun menggelar rangkaian evaluasi lapangan intensif bagi Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK Tahun 2026. 

Penilaian ini merupakan seleksi ketat untuk menyaring desa terbaik dari lima kecamatan yang masuk dalam nominasi lima besar tingkat kabupaten.

Setelah melakukan tinjauan di Desa Dolopo pada Senin (4/4/2026), rombongan tim evaluasi yang dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Ny. Erni Hari Wuryanto, melanjutkan penilaian ke Desa Tanjungrejo, Kecamatan Kebonsari, pada Selasa (5/5/2026).

Sementara kelima desa yang masuk dalam nominasi, dan dilakukan evaluasi lapangan, diantaranya Desa Dolopo (Kecamatan Dolopo), Desa Tanjungrejo (Kecamatan Kebonsari), Desa Krokeh (Kecamatan Sawahan), Desa Banjarejo (Kecamatan Dagangan) dan Desa Bodag (Kecamatan Kare).

Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, dalam arahannya menekankan posisi penting PKK sebagai mitra strategis pemerintah. 

Menurutnya, keberhasilan program PKK sangat krusial dalam memperkuat ketahanan pangan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat akar rumput.

"Kader PKK harus terus berinovasi. Jadikan program ini sebagai bentuk pengabdian yang ikhlas bagi masyarakat," ujar Erni di hadapan para kader.

Saat mengunjungi Desa Tanjungrejo, ia merinci lima indikator utama yang menjadi barometer penilaian lapangan. Diantaranya penurunan angka stunting yakni tentang intervensi gizi dan pola asuh.

Pengelolaan bank smmpah yang bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan ekonomi sirkular.

Ketahanan pangan berkelanjutan yakni tentang pemanfaatan pekarangan dan diversifikasi pangan.

Penguatan ekonomi yang mencangkup pemberdayaan UMKM dan ekonomi keluarga. Serta pembinaan karakter keluarga yakni pola asuh anak dan remaja (PAAR).

Erni menegaskan bahwa proses evaluasi ini sejatinya adalah ajang pembinaan, bukan sekadar kompetisi untuk mencari pemenang. 

Ia berharap kegiatan ini dapat memonitor sejauh mana 10 Program Pokok PKK telah diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat.

"Lomba ini jangan dijadikan beban. Ini adalah ajang pembinaan untuk memonitor apakah program-program kita sudah menyentuh dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas," pungkasnya.

Dengan kunjungan lapangan ini, diharapkan setiap desa nominasi dapat termotivasi untuk terus menyempurnakan administrasi dan implementasi program demi kemajuan Kabupaten Madiun.(ir)

Peringati Hardiknas 2026, Kabupaten Madiun Perkuat Sinergi Wujudkan Pendidikan Bermutu

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Senin (4/5/2026).

Upacara tersebut menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memajukan kualitas sumber daya manusia di Bumi Kampung Pesilat.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Dalam pidato tersebut, ditekankan bahwa pendidikan adalah proses memanusiakan manusia yang berlandaskan kasih sayang untuk membentuk insan yang beriman, mandiri, jujur, serta demokratis.

Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kini menetapkan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai program prioritas.

Untuk mendukung visi tersebut, terdapat lima kebijakan strategis yang tengah dilaksanakan, meliputi revitalisasi sarana pendidikan (tercatat 16.167 satuan pendidikan telah direhabilitasi sepanjang 2025). Digitalisasi pembelajaran melalui penggunaan papan interaktif. Peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru melalui sertifikasi serta insentif bagi guru honorer. Penguatan karakter melalui kegiatan Pramuka dan pembiasaan positif. Dan perluasan akses pendidikan yang inklusif.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan bahwa tema Hardiknas 2026, “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, mengandung pesan mendalam tentang pentingnya kolaborasi.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan hasil kolaborasi antara pemerintah, orang tua, dan masyarakat. Sinergi ini adalah kunci menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, inovatif, serta berakhlak mulia,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dirasakan manfaatnya oleh ribuan siswa di Kabupaten Madiun. Berdasarkan data, program ini telah menjangkau 52 SMP, 405 SD, dan 685 satuan PAUD/TK.

Meski capaian terus meningkat, Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya mencakup sisa persentase peserta didik yang belum menerima bantuan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata di seluruh jenjang pendidikan.

Upacara ditutup dengan penampilan memukau yang menunjukkan bakat generasi muda Madiun. Atraksi drumband ditampilkan oleh siswa-siswi cilik dari TK Kartika VIII-21, disusul oleh penampilan juara drumband Bupati Cup 2026 dari SDN Kaibon 3.

Selain itu, aksi seni pencak silat turut mewarnai rangkaian acara sebagai simbol pelestarian budaya lokal di tengah semangat pendidikan modern.

Hadir dalam upacara tersebut jajaran Forkopimda, tokoh pendidikan, guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Madiun.(ir)

Kolaborasi Seni dan Pendidikan, Banyuwangi Hidupkan Hardiknas Lewat Kuntulan Ewon

Iki Radio - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berlangsung meriah dan inklusif dengan melibatkan ribuan masyarakat dalam pesta rakyat pendidikan di Taman Blambangan, Sabtu (2/5/2026).

Momentum ini tidak sekadar seremoni, melainkan menjadi ruang kolaborasi antara dunia pendidikan dan seni budaya yang menghadirkan pembelajaran kontekstual sekaligus memperkuat karakter peserta didik.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menilai perayaan Hardiknas di Banyuwangi sebagai salah satu yang paling semarak di Indonesia. “Ini peringatan Hari Pendidikan Nasional yang paling meriah se-Indonesia,” ujarnya.

Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang mampu menghadirkan peringatan Hardiknas secara khidmat sekaligus menggembirakan, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini dalam rangka memajukan dan mencerdaskan bangsa menuju Indonesia yang maju dan bermartabat,” tambahnya.

Daya tarik utama perayaan ini adalah pagelaran seni kolosal “Kuntulan Ewon” yang melibatkan lebih dari 1.100 pelajar lintas jenjang pendidikan. Terdiri dari sekitar 600 pemusik dan 500 penari, pertunjukan tersebut memadukan harmoni gerak, musik, dan vokal yang sarat pesan pendidikan karakter, kebersamaan, dan keberagaman.

Penampilan ini menjadi contoh konkret integrasi pendidikan dengan pelestarian budaya lokal, sekaligus ruang ekspresi bagi generasi muda Banyuwangi untuk menampilkan potensi mereka.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika Mendikdasmen turut bergabung bersama para pelajar menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman”, yang merefleksikan nilai persahabatan dan semangat belajar yang menyenangkan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas tahun ini dirancang sebagai kolaborasi lintas sektor, melibatkan pelajar, guru, seniman, dan budayawan dalam satu panggung.

“Hardiknas kami kemas bersama atraksi Kuntulan Ewon sebagai wujud kolaborasi pendidikan dan budaya. Lebih dari seribu pelajar terlibat dalam pertunjukan ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, momentum Hardiknas menjadi pengingat pentingnya pendidikan yang inklusif dan menghargai keberagaman potensi setiap anak. “Mari kita hargai setiap potensi anak. Mereka memiliki peran penting dalam membangun masa depan Indonesia,” tuturnya.

Peringatan Hardiknas 2026 di Banyuwangi menunjukkan bahwa pendidikan dapat dihadirkan secara lebih dekat, menyenangkan, dan partisipatif. Dari ruang kelas hingga ruang publik, semangat belajar, kreativitas, dan kebersamaan menjadi fondasi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

close
Pasang Iklan Disini