Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Demi Cinta Ni Ye Viral Lagi, Hetty Koes Endang: Alhamdulillah Diterima Semua Generasi

Iki Radio - Penyanyi senior Hetty Koes Endang mengaku bersyukur dirinya masih bisa terus berkarya dan mendapat tempat di hati penikmat musik Indonesia hingga saat ini. 

Meski telah berkarier sejak 1970-an, Hetty Koes Endang tak menyangka lagu lawasnya, Demi Cinta Ni Ye kembali mencuri perhatian dan viral di berbagai platform media sosial.

"Dan Alhamdulillah sampai saat ini Bunda masih ada berdiri di dunia perseliweran artis-artis baru banyak," ujar Hetty Koes Endang di Trans TV, Jumat (3/7/2026).

Hetty Koes Endang sadar betul bahwa dirinya berasal dari generasi yang berbeda dengan para penyanyi dan musisi masa kini. 

Walaupun begitu, ia merasa bersyukur karena lagu-lagu yang pernah dipopulerkannya masih terus dinikmati oleh masyarakat hingga saat ini.

"Dengan adanya beberapa lagu walaupun lagu lama tapi kembali viral, ya seperti Demi Cinta Ni Ye," ucapnya.

Hetty Koes Endang merasa tak hanya lagunya yang kembali populer, melainkan gerakan tarinya juga banyak diikuti oleh berbagai kalangan.

"Tapi yang viralnya itu adalah gerakannya. Gerakannya jadi diikuti oleh line dance, ibu-ibu ramai-ramai itu, sama anak-anak muda Gen Z. Alhamdulillah," tuturnya.

Hetty Koes Endang mengaku tidak menyangka lagu Demi Cinta Ni Ye, yang telah lama dirilis, bisa kembali menjadi perbincangan publik, terutama setelah banyak digunakan di TikTok.

"Jadi, bunda terima kasih kepada netizen yang terus mengikuti, fans-fans bunda tentunya. Dari yang seumur bunda, sampai anak-anak pun mungkin jadi akhirnya tahu ya Demi Cinta Ni Ye," ungkapnya.

Selain Demi Cinta Ni Ye, Hetty mengungkapkan sejumlah lagu lawasnya juga masih memiliki banyak penikmat. 

Namun, berdasarkan data di kanal YouTube miliknya, lagu Demi Cinta Ni Ye memang menjadi yang paling banyak didengarkan.

"Walaupun Berdiri Bulu Romaku masih sampai saat ini masih digemari, tapi sekarang kan ceritanya di YouTube nomor satu tetap Demi Cinta Ni Ye. Dan lagu Emut Bae ya. Karena Bunda dari Sunda," paparnya.

Tak lupa Hetty Koes Endang menyampaikan apresiasi kepada para penggemarnya yang selama ini setia memberikan dukungan. Ia berharap masih bisa terus berkarya dan menghibur masyarakat melalui musik yang dibawakannya.

"Pokoknya terima kasih banyak fans bunda, terus doain bunda, insyaallah bunda selalu bisa menghibur dan akan menghibur dan terus menghibur kalian semua," pungkasnya.

Pemkab Bojonegoro Siapkan Beberapa Skema untuk Bantu Peternak Ayam GAYATRI

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) terus berupaya memperkuat keberlanjutan program GAYATRI (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri). 

Di tengah kondisi harga pakan ternak yang masih tinggi dan harga telur yang mengalami penurunan, Disnakkan menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk membantu para peternak penerima manfaat program.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, drh. Indra Firmansyah menjelaskan, salah satu upaya yang tengah dibahas adalah pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung kebutuhan peternak. 

Bentuk dukungan tersebut masih dalam tahap pembahasan, yakni antara pengadaan alat pengolah pakan atau pemberian bantuan berupa subsidi pakan ternak.

Menurutnya, keputusan tersebut akan mempertimbangkan kondisi yang dihadapi peternak saat ini, di mana biaya pakan terus meningkat sementara harga jual telur mengalami penurunan.

"Skema yang akan dipilih masih dalam pembahasan, apakah melalui pengadaan alat pengolah pakan atau bantuan berupa subsidi pakan. Namun yang jelas, langkah tersebut akan segera direalisasikan dalam waktu dekat karena melihat kondisi peternak saat ini," jelasnya, Jum'at (3/7/2026).

Selain menyiapkan dukungan terhadap biaya produksi, Disnakkan juga akan menindaklanjuti arahan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah untuk memperluas penyerapan telur hasil peternak Program GAYATRI.

Sebagai tindak lanjut, Disnakkan berencana mengumpulkan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna membahas mekanisme penyerapan telur dari peternak GAYATRI. 

Langkah ini diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan para peternak.

Meski demikian, penyaluran telur ke SPPG diperkirakan tetap akan menggunakan skema melalui pihak ketiga. Hal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan mekanisme administrasi dan pertanggungjawaban (SPJ) yang berlaku dalam pelaksanaan kegiatan di SPPG.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan Program GAYATRI, sehingga mampu meningkatkan produktivitas peternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.(ir)

Erick Thohir Sebut Pemerintah Siapkan Skema Dana Pensiun Untuk Atlet

Iki Radio - Pemerintah menyiapkan skema dana pensiun bagi atlet sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan dan jaminan kesejahteraan.

Skema tersebut saat ini masih difinalisasi dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan dan transparansi.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan masa karier atlet relatif lebih singkat dibandingkan profesi lainnya.

Untuk itu negara perlu memastikan para atlet tetap memiliki jaminan kehidupan ketika tidak lagi aktif bertanding.

“Mungkin banyak atlet masih main sampai umur 40, tetapi dibandingkan dengan banyak pekerjaan lain yang bisa pensiun di umur 50-60, mereka (pensiun) lebih muda. Akhirnya, mereka harus punya dana pensiun," ujar Erick, dikutip Jumat (3/7/2026).

Erick menuturkan pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam menyusun skema tersebut.

Salah satu perhatian utamanya adalah memastikan pengelolaan dana pensiun dilakukan secara akuntabel dan tidak mengulang berbagai kasus penyalahgunaan dana pensiun yang pernah terjadi.

Kementerian Olahraga menggandeng sejumlah institusi seperti Kejaksaan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), hingga pakar olahraga.

“Jangan sampai dana pensiun ini jadi koruptif lagi. Sudah banyak sejarah dana pensiun itu dikorupsi," kata dia.

Menurut Erick, tantangan penyusunan skema dana pensiun atlet juga berbeda dibandingkan pekerja pada umumnya.

Selama ini, program dana pensiun umumnya berasal dari potongan gaji bulanan, sementara atlet tidak memiliki pola pendapatan tetap seperti pekerja formal.

"Nah, atlet tidak ada gaji bulanan. Tidak ada uang juara. Ini yang kita sedang godok bagaimana mencari jalan keluar agar dana pensiun ini bisa continue, sustain," tuturnya.

Eks Menteri BUMN itu menambahkan, pemerintah juga mempelajari praktik terbaik dari sejumlah negara seperti Malaysia dan India sebelum menetapkan skema yang paling sesuai diterapkan di Indonesia.

"Kalau Malaysia-India bisa, masa negara kita, bangsa yang besar ini, tidak bisa,” tambah Erick. 

Harga Telur Anjlok dan Pakan Melambung, Peternak di Madiun Merugi

Iki Radio — Harga telur ayam di tingkat peternak di Kabupaten Madiun kembali mengalami penurunan drastis hingga menyentuh kisaran Rp20.000 per kilogram. 

Kondisi ini membuat para peternak lokal kian tertekan dan menjerit rugi, lantaran harga jual di pasar sudah berada jauh di bawah biaya produksi harian, sementara harga pakan ternak justru terus melambung tinggi.

Situasi ini salah satunya dirasakan oleh Suciani, seorang peternak ayam petelur asal Desa Ketandan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. 

Ia mengungkapkan bahwa pendapatan yang diterima peternak saat ini sudah tidak mampu lagi menutup biaya operasional harian, terutama bagi mereka yang terpaksa menjual hasil panennya melalui pihak ketiga atau pengepul.

“Kalau dijual langsung ke toko, kami masih bisa dapat sekitar Rp20.000 per kilogram. Tapi kalau lewat pengepul, harganya bisa jauh lebih rendah lagi. Dengan harga seperti ini, jelas kami rugi,” ujar Suciani saat ditemui pada Jumat (3/7/2026).

Suciani membeberkan bahwa harga telur bahkan sempat merosot tajam hingga menyentuh angka Rp17.700 per kilogram, sebelum akhirnya perlahan merangkak naik ke posisi Rp20.000. 

Meski ada sedikit kenaikan, nominal tersebut dinilai masih sangat jauh dari kata ideal agar usaha peternakan rakyat bisa tetap bernapas tanpa menanggung kerugian.

Menurut kalkulasi peternak, harga telur di tingkat peternak setidaknya harus berada di angka Rp24.000 per kilogram agar bisa menutup modal produksi.

“Setiap hari ya kami nombok. Kalau terus-terusan seperti ini, tentu sangat berat bagi peternak kecil,” keluhnya.

Ia juga menyoroti kebijakan Harga Pokok Penjualan (HPP) telur ayam yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp26.500 per kilogram. 

Menurutnya, regulasi tersebut belum pernah benar-benar terealisasi dan dirasakan dampaknya oleh para peternak di akar rumput.

“HPP itu sampai sekarang hanya jadi patokan di atas kertas saja. Faktanya, kami di lapangan tetap harus mengikuti harga riil yang dibentuk oleh mekanisme pasar,” ungkap Suciani.

Anjloknya harga telur kali ini dipicu oleh akumulasi dua faktor utama, penurunan daya beli dan melonjaknya biaya input produksi.

Memasuki bulan Suro dalam penanggalan Jawa, konsumsi masyarakat terhadap telur ayam biasanya mengalami penurunan musiman. Akibatnya, stok telur yang melimpah di tingkat peternak tidak terserap secara maksimal oleh pasar.

“Permintaan pasar turun, sementara produksi telur tetap banyak. Akibatnya harga terus ditekan ke bawah,” tuturnya.

Ironisnya, di saat harga jual hancur, beban biaya produksi justru semakin membengkak akibat kenaikan harga pakan yang ugal-ugalan. Dalam dua bulan terakhir saja, harga pakan konsentrat dilaporkan melonjak dari Rp390.000 menjadi Rp437.500 per sak.

“Kenaikannya memang bertahap, tapi kalau dihitung dengan total kebutuhan pakan setiap hari, dampaknya sangat terasa. Pakan justru naik gila-gilaan saat harga telur sedang jatuh,” tambahnya.

Melihat situasi yang tidak berpihak ini, Suciani meminta pemerintah untuk mengubah fokus strategi. 

Daripada sibuk mengintervensi harga telur yang telanjur dikontrol mekanisme pasar, pemerintah diharapkan bisa lebih fokus menjaga stabilitas harga pakan ternak dan mendistribusikan subsidi secara merata. 

Selama ini, ia mengaku belum pernah menerima bantuan atau subsidi pakan dalam bentuk apa pun, termasuk jagung yang menjadi bahan baku utama.

“Kalau harga pakan bisa ditekan dan dikontrol, kami masih punya kesempatan untuk bertahan. Tapi kalau pakan naik terus dan harga telur tetap rendah, lama-lama peternak kecil akan habis dan gulung tikar,” tegasnya.

Saat ini, Suciani mengelola sekitar 1.600 ekor ayam petelur dengan kapasitas produksi harian mencapai 75 hingga 80 kilogram telur. Ia hanya bisa berharap agar kondisi pasar bisa segera pulih dan berpihak pada nasib peternak mandiri.

“Harapan kami sederhana, usaha yang sudah berjalan bertahun-tahun ini bisa tetap jalan. Kalau kondisinya tidak berubah, bukan tidak mungkin banyak peternak yang memilih menutup kandangnya karena sudah tidak sanggup lagi menanggung kerugian,” pungkasnya.(ir)

Inflasi Juni 2026 Tetap Terkendali, Bank Indonesia Optimistis Sesuai Sasaran

Iki Radio - Laju inflasi Indonesia pada Juni 2026 tetap berada dalam kisaran sasaran yang ditetapkan, yakni 2,5±1 persen. Kondisi tersebut mencerminkan terjaganya stabilitas harga di tengah dinamika ekonomi global yang masih diwarnai tingginya harga energi dan sejumlah komoditas dunia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2026 mengalami inflasi sebesar 0,44 persen secara bulanan (month-to-month/mtm). Sementara secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi tercatat sebesar 3,34 persen, masih berada dalam rentang target yang ditetapkan pemerintah bersama Bank Indonesia.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan, inflasi yang tetap terjaga merupakan hasil konsistensi kebijakan moneter Bank Indonesia yang didukung sinergi erat dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

"Inflasi yang tetap terjaga dalam kisaran sasaran merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah, baik melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) maupun Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), serta penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional," ujar Ramdan dalam keterangan resminya, Jumat (3/7/2026).

Bank Indonesia meyakini inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen sepanjang 2026 hingga 2027 seiring kuatnya koordinasi kebijakan dan efektivitas langkah-langkah pengendalian inflasi.

Pada komponen inflasi inti, tekanan harga juga masih relatif stabil. Inflasi inti pada Juni 2026 tercatat sebesar 0,23 persen (mtm), sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,22 persen (mtm). Secara tahunan, inflasi inti meningkat menjadi 2,76 persen (yoy), dari sebelumnya 2,59 persen (yoy).

Menurut Bank Indonesia, perkembangan tersebut dipengaruhi oleh masih tingginya harga komoditas global, meskipun ekspektasi inflasi domestik tetap terjaga dengan baik.

Sementara itu, kelompok volatile food atau komponen harga pangan bergejolak masih menunjukkan kondisi yang terkendali. Inflasi kelompok ini pada Juni 2026 tercatat sebesar 0,14 persen (mtm), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,22 persen (mtm).

Komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi volatile food antara lain bawang merah, bawang putih, dan beras. Kenaikan harga dipicu oleh menurunnya produksi di sejumlah daerah sentra, meningkatnya biaya transportasi, serta berakhirnya musim panen raya.

Meski demikian, secara tahunan inflasi volatile food justru menurun menjadi 5,58 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan realisasi Mei 2026 sebesar 6,24 persen (yoy).

Bank Indonesia menilai kondisi tersebut menunjukkan efektivitas berbagai langkah pengendalian inflasi pangan yang dilakukan bersama pemerintah melalui TPIP, TPID, serta implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).

Di sisi lain, kelompok administered prices atau harga yang diatur pemerintah mengalami peningkatan inflasi. Pada Juni 2026, kelompok ini mencatat inflasi sebesar 1,41 persen (mtm), meningkat dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 0,52 persen (mtm).

Peningkatan tersebut terutama dipicu oleh naiknya harga bensin serta tarif angkutan udara, seiring penyesuaian harga BBM nonsubsidi dan avtur akibat tingginya harga energi global.

Secara tahunan, inflasi kelompok administered prices mencapai 3,42 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 2,07 persen (yoy).

Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat bauran kebijakan moneter serta koordinasi bersama pemerintah guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Melalui sinergi yang terus diperkuat, inflasi diharapkan tetap berada dalam kisaran sasaran sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi global.

Hari Jadi ke-458, Pemkab Madiun Ajak Seluruh Elemen Berinovasi dan Berkolaborasi demi Kesejahteraan Masyarakat

Iki Radio – Memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Pemerintah Kabupaten Madiun mengusung semangat kebersamaan yang kuat melalui tema "Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja".

Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah pemantik semangat bagi seluruh lapisan masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga para pemangku kepentingan (stakeholder).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa momentum hari jadi tahun ini harus dijadikan pijakan untuk memperkuat sinergisitas di segala sektor.

Menurutnya, tantangan daerah ke depan hanya bisa dihadapi jika semua pihak bergerak dalam satu visi yang sama.

"Tema Hari Jadi ke-458 ini merupakan panggilan aksi bagi kita semua—baik masyarakat, ASN, maupun seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Madiun. Kita harus memantapkan sinergisitas dan kolaborasi untuk melahirkan inovasi-inovasi baru," ujar Sigit Budiarto, Jum'at (3/7/2026).

Sigit menambahkan, muara dari seluruh kolaborasi dan inovasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama masyarakat adalah peningkatan kesejahteraan yang merata. 

ASN sebagai pelayan publik dituntut untuk lebih adaptif dan kreatif dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan warga.

Di sisi lain, keterlibatan aktif masyarakat dan sektor swasta (stakeholder) menjadi kunci agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Melalui semangat "Madiun Bersahaja", Pemkab Madiun berkomitmen untuk terus berbenah, membangun infrastruktur yang inklusif, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis inovasi digital maupun sosial.

Pentingnya membangun sinergisitas yang kuat guna mempertemukan visi antara pemerintah, swasta, dan elemen masyarakat. Dengan inovasi berkelanjutan yang mendorong ASN menciptakan terobosan baru dalam pelayanan publik, guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera sebagai tujuan akhir dari setiap kebijakan.

"Dengan bergotong-royong, berinovasi tanpa henti, dan menjaga kolaborasi yang sehat, kita optimis Kabupaten Madiun akan tumbuh menjadi daerah yang bersih sehat dan sejahtera," pungkasnya.(ir)

Ayu Ting Ting Dapat Kado Segepok Uang Dari Ayah Rozak, Mewek Baca Doanya: Cepat Dapat Jodoh Nak

Iki Radio - Kebahagiaan tampaknya belum beranjak pergi dari pedangdut Ayu Ting Ting yang resmi menginjak usia 34 tahun pada 20 Juni 2026 lalu. 

Momen pertambahan usia kali ini terasa jauh lebih spesial bagi sang biduan lantaran kondisi hatinya yang tak lagi kosong.

Ya, setelah sempat menghadapi kegagalan rencana pernikahan dengan seorang anggota TNI bernama Muhammad Fardhana, Ayu Ting Ting membuktikan dirinya telah sepenuhnya move on.

Janda satu anak ini tengah menjalin kedekatan spesial dengan politikus muda bernama Kevin Gusnadi.

Kevin terpantau sudah akrab dengan keluarga Ayu, bahkan hadir langsung di momen perayaan ultah sang biduan.

Sementara itu beberapa hari setelah ulang tahunnya, Ayu baru menerima sebuah kado spesial dari sang ayah tercinta, Abdul Rozak.

Kado tersebut tampak mencolok karena dibungkus rapi dalam sebuah kotak berwarna oranye.

Namun, proses membuka kado ini rupanya penuh dengan keseruan. Saat kotak oranye tersebut dibuka, Ayu dibuat penasaran karena hadiah di dalamnya masih dibalut lagi secara berlapis-lapis, mulai dari kertas kado, boks ponsel, hingga sebuah dompet.

Setelah melewati "perjuangan" membuka lapisan terakhir di dalam dompet tersebut, Ayu baru berhasil menemukan hadiah yang sebenarnya.

Belakangan terungkap bahwa Ayah Rozak memberikan hadiah uang tunai Rp10 juta untuk Ayu.

Ayah Rozak juga menulis surat yang membuat Ayu berkaca-kaca. Seperti apa isinya?

Hadiah Ultah Ayu Ting Ting

Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting baru saja membuka kado ulang tahu ke-34 yang didapatnya dari sang ayah, Abdul Rozak.

Momen unboxing kado ini sengaja direkam oleh Umi Kalsum yang kemudian videonya diunggah melalui Instagram stories pribadinya, @mom_ayting92_, Kamis (2/7/2026).

Ayu Ting Ting yang masih memakai piyama tampak duduk di meja makan sambil membuka kado tersebut.

Awalnya Ayu nampak syok karena Ayah Rojak, panggilan akrab Abdul Rozak bisa membeli barang bermerek Louis Vuitton. Namun ternyata isi kado yang sesungguhnya berbeda dari kotak dari brand mewah tersebut.

Saat dibuka, kotak tersebut diisi segepok uang senilai Rp10 juta.

“Sama anak yang satu (Syifa), “ ucap Umi Kalsum dilansir Banjarmasinpost.co.id pada Kamis (2/7/2026) sore.

Ayu lantas protes karena hadiah tersebut nominalnya sama dengan hadiah ulang tahun Ayah Rojak untuk Asyifa Nuraini.

“Tapi yang satu berapa?, “ tanya Ayu.

“10, “ jawab Umi Kalsum.

“Masa disamain, “ protes Ayu.

Umi Kalsum hanya tersenyum mendengar Ayu Ting Ting yang protes karena hadiah tersebut.

Namun sang pedangdut tetap bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Ayah Rojak kendati hadiahnya tak ada bedanya dari Syifa padahal ia anak pertama dan tulang punggung keluarga.

“Makasih ayah alhamdulillah, “ tutur Ayu.

Ayu juga sempat terharu saat membaca sepucuk surat dalam kado tersebut.


Berikut isi surat Ayah Rozak:

"Happy milad fi umrik anak ayah.

Selamat ultah anak ayah yang ke-34 tahun. Semoga panjang umur, sehat selalu, penuh berkah, lancar rezikinya, semakin sukses dalam karirnya. Sayang sama ayah/ibu. Sayang sama Bilqis, sama Syifa, Mehra, Kaisar, dan Nanda.

Ayah doahkan semoga cepat dapat jodoh yang baik dan seiman ya nak, dan tetap menjadi anak yang solehah. Sayang sama keluarga.

Terima kasih ya nak selama ini kamu sudah membahagiakan ayah/ibu dan anak kamu Bilqis, juga adik kamu Syifa dan keluarga. Semoga Alloh semua melindungi kamu dan dijauhi dari orang-orang zolim. Sukses ya nak.

Salam sayang anak ayah, Ayu Rosmalina," tulis Ayah Rozak.

Agung Rekomendasikan Program MBG Dilanjutkan dalam Rakernas APEKSI ke-18

Iki Radio - Wali kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho menyampaikan, dukungan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program strategis nasional dapat terus dilanjutkan dan diperkuat.

Dukungan tersebut disampaikan Wako Agung dalam Forum Rakernas APEKSI ke-18 yang berlangsung di Kota Medan, Kamis (2/7/2026).

Agung merekomendasikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dihadiri para kepala daerah di Indonesia ini, agar program strategis nasional itu tetap dilanjutkan karena berdampak terhadap peningkatan SDM dan perputaran ekonomi di Kota Pekanbaru.

"Melalui Rakernas APEKSI yang ke-18 ini kami dari Pekanbaru juga ingin menambahkan, rekomendasi. Pekanbaru ini kan sering disebut pak Mendagri, kenaikan PAD nya lebih dari Rp400 miliar. Tentu kami harus bertanggungjawab tentang itu. Kami merekomendasikan agar program nasional MBG ini harus dilanjutkan," katanya.

Dipaparkannya dalam forum nasional tersebut, bahwa dengan adanya program MBG ini terjadi peningkatan SDM dan perputaran ekonomi di Kota Pekanbaru.

Dengan adanya program MBG, banyak merekrut tenaga kerja baru yang dipekerjakan dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Kondisi ini mengakibatkan meningkatnya serapan tenaga kerja baru.

"Salah satu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena salah satunya kurangnya pengangguran. Ibu-ibu itu dulu yang pengangguran, saat ini sudah bekerja, dan mereka bisa belanja dengan sendirinya karena sudah ada gajinya. Dan itu membuat perputaran ekonomi,"ujarnya.

Pemko Pekanbaru berharap, agar program nasional dari Presiden RI, Prabowo Subianto ini dapat dilanjutkan. Selain untuk pemenuhan gizi anak, program ini juga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Pekanbaru.

Diketahui bahwa APEKSI ke-18 yang digelar di Kota Medan ini, menjadi wadah strategis bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, menyelaraskan arah pembangunan, serta membahas berbagai isu strategis perkotaan, seperti penguatan ketahanan pangan, adaptasi terhadap perubahan iklim, transformasi digital pemerintahan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. 

 

close
Pasang Iklan Disini