Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Visibility Terbatas, 8 Penerbangan di Bandara Internasional SMB II Palembang Tertunda

Iki Radio — Akibat jarak pandang (visibility) yang memburuk dan berada di bawah standar minimal keselamatan, sebanyak delapan penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, mengalami penundaan pada Sabtu (3/9/2026).

General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, menjelaskan bahwa jarak pandang di area bandara sempat merosot hingga tersisa 600 meter. Hal ini memicu penundaan (delay) pada empat penerbangan kedatangan dan empat penerbangan keberangkatan.

"Penundaan ini terjadi akibat visibility below minimal atau jarak pandang di bawah standar minimal penerbangan," kata Syaugi, sebagaimana dikutip dari Antara, Sabtu (3/9/2026).

Pihak pengelola bandara terus berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait guna memantau perkembangan cuaca di sekitar area SMB II secara real-time. Langkah ini diambil untuk memastikan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama.

Selain itu, manajemen bandara mengimbau para calon penumpang dan pengguna jasa penerbangan untuk terus memantau pembaruan informasi status penerbangan secara berkala melalui maskapai masing-masing.

Jaga Perbatasan hingga Bantu Warga, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Minta Yonif TP Mahir Bertempur dan Mandiri

Iki Radio — Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya peran Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Kehadiran satuan baru ini disiagakan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai ancaman yang dapat muncul sewaktu-waktu.

Pernyataan tersebut disampaikan Menhan saat melakukan kunjungan kerja di Yonif TP 921/Alang Impang di Kabupaten Malinau dan Yonif TP 922/Upun Taka di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, Sabtu (3/10/2026).

Menhan menekankan bahwa tugas pokok prajurit di beranda depan Indonesia adalah menjaga kedaulatan negara. Oleh karena itu, para prajurit diminta untuk terus mengasah dan menguasai teknik bertempur, bela diri, serta rutin menggelar patroli wilayah guna memberikan rasa aman bagi warga setempat.

Meski demikian, Menhan mengingatkan agar prajurit Yonif TP tidak hanya berfokus pada ketangkasan tempur. Prajurit dituntut memiliki keahlian dalam bercocok tanam dan beternak demi mendukung pemenuhan kebutuhan pokok satuan secara mandiri dan optimal.

“Prajurit Yonif TP juga harus menjadi penggerak pembangunan di wilayah perbatasan agar terjadi percepatan pembangunan di wilayah masing-masing,” tegas Sjafrie di Kalimantan Utara, Sabtu (3/10/2026).

Selain fungsi pertahanan dan ekonomi mandiri, Menhan menginstruksikan seluruh prajurit untuk senantiasa membantu serta melayani masyarakat sekitar melalui pembinaan teritorial secara berkala dan berkesinambungan.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menhan didampingi oleh Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Sekjen Kemhan Letjen Tri Budi Utomo, Kepala Badan Logistik Kemhan Marsekal Madya Jusuf Jauhari, serta Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Krido Pramono.

Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah, Hanung Bramantyo Bawa Horor Berlatar Sejarah 1964

Iki Radio – Bioskop Suncity Madiun XXI menjadi salah satu tempat pemutaran film terbaru karya sutradara Hanung Bramantyo, Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah, pada Sabtu (3/10/2026). 

Film bergenre fiksi horor misteri ini memboyong Baskara Mahendra dan Carissa Perusset sebagai pemeran utama dengan mengambil latar masa kejolak sosial-politik Indonesia tahun 1964, setahun sebelum peristiwa Gerakan 30 September 1965.

Film ini mengisahkan serangkaian pembunuhan misterius yang menimpa para tokoh Desa Lobang Buaya pada tahun 1964. Para korban ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi punggung berlubang. 

Letnan Soegeng (Baskara Mahendra), seorang perwira militer yang baru saja menikah, ditugaskan untuk mengusut tuntas dalang di balik aksi keji tersebut di tengah atmosfer kecurigaan antarwarga.

Tugas Soegeng kian rumit kala sang istri, Arum Wangi (Carissa Perusset), mengalami teror mistis dari sosok arwah perempuan berbaju ronggeng yang terus menuntut agar tubuhnya dikembalikan. 

Panggilan "Ronggeng" dari sosok ghaib itu kepada Arum menuntun Soegeng pada keterkaitan antara teror rumah tangganya dengan konspirasi serta ritual gelap di desa—sebuah pemicu yang perlahan membuka tabir menuju peristiwa kelam sejarah bangsa.


Siasat Genre demi Lolos Tayang

Dalam sesi wawancara di Suncity Madiun XXI, Hanung Bramantyo menceritakan dinamika di balik layar pembuatan film ini. Hanung mengungkapkan bahwa gagasan awalnya adalah membuat film dokudrama sejarah peristiwa 1965. Namun, demi menghindari pembatasan izin tayang yang sering menimpa film berisikan isu sensitif, ia memutar otak dan mengemasnya ke dalam fiksi horor misteri.

Ia menegaskan film ini bukan merupakan remake dari film legendaris Pengkhianatan G30S/PKI.

"Saya kepingin banget membuat film dokudrama. Tapi ternyata dengan tema 1965, banyak sekali teman-teman saya yang membuat film itu trailer-nya enggak boleh tayang," ujar Hanung di Madiun, Sabtu (3/10/2026).

Hanung juga merefleksikan pengalaman pahitnya masa lalu saat menggarap skenario dokudrama G30S berjudul September Night. Meski telah disokong riset mendalam bersama sejarawan, sponsor, serta investor, proyek tersebut dihentikan paksa melalui panggilan telepon di tengah jalan.

"Padahal saya sudah kebayang film itu bakal lebih otentik daripada karya Arifin C. Noer. Tapi ternyata tidak diperbolehkan. Pemilihan genre horor misteri ini akhirnya memungkinkan cerita tetap tayang," ungkapnya.

Memasuki hari ketiga penayangannya sejak rilis perdana pada 1 Oktober 2026, Hanung berharap karyanya dapat terus bertahan di bioskop tanah air. 

"Semoga masih tetap tayang, tidak diturunkan, dan saya masih diizinkan untuk membuat film," tuturnya.


Tantangan Peran bagi Carissa Perusset

Di sisi lain, Carissa Perusset yang memerankan karakter Arum Wangi mengaku sangat berkesan dapat terlibat dalam proyek horor pertama Hanung Bramantyo ini. Meski skenario menyentuh ranah sensitif, Carissa mantap mengambil peran tersebut berkat rasa percaya penuh kepada sang sutradara.

"Secara akting ini salah satu yang paling challenging. Tapi I’m super proud of this work. Aku bangga banget sama film ini. Walaupun sudah nonton empat kali, rasanya ini tipe film yang memang harus ditonton dua sampai tiga kali untuk benar-benar diresapi," pungkas Carissa.(ir)

Luncurkan Logo Hari Jadi ke-81, Pemprov Jatim Dorong Ekosistem Investasi Bernilai Tambah

Iki Radio — Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi meluncurkan logo Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim yang mengusung tema “Jawa Timur Unggul, Maju dan Berkelanjutan”. Logo yang merupakan hasil sayembara desain masyarakat tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan hari jadi sekaligus simbol semangat baru dalam melakoni pembangunan daerah.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengapresiasi tinggi karya terpilih yang berhasil menyaring ratusan partisipasi warga Jatim.

“Logo yang luar biasa, dan lahir dari sayembara desain, yang diikuti ratusan karya dari seluruh warga Jawa Timur,” ujar Emil saat meninjau pameran Jatim Fest 2026 di Grand City Surabaya, Sabtu (3/10/2026).

Emil menjelaskan, semangat yang diusung dalam tema Hari Jadi ke-81 ini sangat sejalan dengan komitmen Pemprov Jatim untuk memperkuat perekonomian daerah serta membangun ekosistem investasi yang mampu menciptakan nilai tambah (value added).

Dalam kunjungannya ke Jatim Fest 2026, Wagub meninjau sebanyak 108 stan pameran yang menampilkan pelbagai inovasi perangkat daerah Pemprov Jatim maupun pemerintah kabupaten/kota. Pameran ini difungsikan sebagai etalase untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah kepada para calon investor.

Menurut Emil, Jatim tidak sekadar menargetkan diri sebagai destinasi penanaman modal, tetapi juga ingin memastikan setiap investasi yang masuk dapat berkembang pesat serta memberikan kontribusi nyata terhadap rantai nilai ekonomi daerah.

“Ini adalah hasil perjuangan kolektif seluruh elemen lintas sektor untuk mendorong ekosistem perekonomian dan investasi yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Emil menyoroti sektor industri manufaktur sebagai salah satu pilar penopang utama ekonomi Jawa Timur. Ia menekankan bahwa penguatan manufaktur harus diimbangi dengan kesiapan sektor perdagangan, kualitas sumber daya manusia (SDM), keberadaan infrastruktur pendukung, hingga konektivitas wilayah.

“Kita membutuhkan SDM yang terdidik, masyarakat dan kondisi ekonomi yang memadai,” tambah Emil.

Potensi ekonomi Jawa Timur sendiri terbentang luas di berbagai wilayah, didukung oleh infrastruktur strategis seperti bandara, pelabuhan, kawasan industri, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga kawasan industri halal. Luasnya wilayah dan meratanya potensi ini dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi investor.

“Potensi Jawa Timur tersebar di seluruh penjuru. Tidak semuanya crowded. Kesempatannya ada, dan ini menciptakan peluang investasi. Strategic direction kita adalah menawarkan peluang investasi bagi calon investor. Kita harus betul melihat di mana posisi investasi ini bagi Jawa Timur,” jelasnya.

Menghadapi dinamika ekonomi global yang terus berubah (world rapidly changing), Pemprov Jatim berupaya memperbarui dan meng-upgrade ekosistem ekonominya agar tetap memiliki daya saing tinggi. Salah satu langkah strategis yang didorong adalah konsep Gerbang Baru Nusantara.

“Gerbang Baru Nusantara menjadi strategi perwujudan menjadi orkestrator nilai tambah Indonesia. Kita harus bangun value added, menjadi lebih kompetitif,” kata Emil.

Selain industri dan perdagangan, posisi Jatim sebagai lumbung pangan nasional turut memperkuat fondasi ekonomi daerah yang terintegrasi. Mengakhiri penyampaiannya, Emil mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga sinergi, kolaborasi, serta rasa optimisme demi kemajuan Jawa Timur.

“Semangat kita Jer Basuki Mawa Beya. Kita kerjakan semuanya dengan keras, dengan optimisme, bagaikan simfoni orkestra,” pungkas Emil.

Hari Kedua Menjabat, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Lakukan Mutasi Besar-Besaran 88 Perwira Polri

Iki Radio — Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi besar-besaran terhadap perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Langkah strategis ini dilakukan pada hari kedua ia menjabat usai resmi dilantik di Istana Negara pada Kamis (1/10/2026).

Kebijakan perombakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Berdasarkan keterangan resmi Polri, tercatat ada sebanyak 88 perwira yang masuk dalam daftar mutasi dan rotasi jabatan.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi demi menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas dan penyegaran karier personel.

"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian," ujar Johnny dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).

Johnny menambahkan, dari total 88 personel yang masuk daftar mutasi, sebanyak 70 di antaranya mendapatkan promosi atau dipercaya menduduki jabatan baru.


Daftar Perubahan Pejabat Utama Mabes Polri

Perombakan ini mencakup sejumlah posisi kunci di tingkatan Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri:

  • Irwasum Polri: Komjen Asep Edi Suheri (sebelumnya Kapolda Metro Jaya) diangkat menjadi Inspektur Pengawasan Umum menggantikan Komjen Wahyu Widada yang ditugaskan ke Kementerian ATR/BPN.
  • Kabaintelkam Polri: Irjen Dedy Kusuma Bakti diangkat menjadi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan menggantikan Komjen Yuda Gustawan yang mendapat penugasan ke Kantor Staf Kepresidenan (KSP).
  • Kabareskrim Polri: Irjen Asep Safrudin resmi ditunjuk menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal menggantikan Komjen Syahardiantono yang juga ditugaskan ke KSP.
  • Kabaharkam Polri: Irjen Hery Herjawan (sebelumnya Kapolda Riau) dilantik menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan menggantikan Komjen Karyoto yang memasuki masa pensiun.
  • Kalemdiklat Polri: Irjen Rudi Darmoko (sebelumnya Kapolda NTT) menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan menggantikan Komjen RZ Panca Putra yang ditugaskan ke Kementerian Hukum.

 

Pengisian Posisi Strategis Lainnya:

  • Astamarena Kapolri: Irjen Andik Setiyono
  • Aslog Kapolri: Brigjen Agus Dwi Hermawan
  • As SDM Kapolri: Brigjen Deni Dharmapala
  • Kadivpropam Polri: Irjen Mahmud Nazly Harahap
  • Kadiv TIK Polri: Irjen Roberto GM Pasaribu
  • Kadensus 88 AT: Brigjen Tubagus Ami Prindani
  • Kadivkum Polri: Irjen Ahrie Sonta
  • Kakortastipidkor Polri: Irjen Arie Ardian Rishadi
  • Koorspripim Polri: Kombes Didik Hariyanto

 

Kadiv Humas Polri menekankan agar para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dan langsung tancap gas menjalankan program kerja di satuan kerja masing-masing.

 

"Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan, dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat," tutur Johnny.

 

3 Oktober 1943, Hari Terbentuknya PETA : Tentara Paramiliter Bentukan Jepang yang Menjadi Cikal Bakal TNI

Iki Radio — Dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, pembentukan Pembela Tanah Air (PETA) atau Kyōdo Bōei Giyūgun menjadi salah satu tonggak penting. Satuan paramiliter ini dibentuk oleh pemerintah pendudukan Jepang pada 3 Oktober 1943 berdasarkan maklumat Osamu Seirei No. 44 yang dikeluarkan Panglima Angkatan Darat ke-16 Jepang, Letnan Jenderal Kumakichi Harada. Pusat pelatihan kepemimpinan dan militer PETA dipusatkan di kompleks militer Bogor, Jawa Barat.

Tentara PETA sedang latihan di Bogor pada tahun 1944 (wikipedia)


Awal Pembentukan dan Strategi Politik

Pendudukan militer Jepang di Indonesia awalnya membentuk berbagai organisasi pemuda seperti Seinen Dōjō di Tangerang dan Seinendan. Namun, kebutuhan pertahanan kawasan Pasifik mendorong pembentukan satuan militer yang melibatkan penduduk lokal.

Untuk memberi kesan bahwa ide pembentukan militer lokal berasal dari aspirasi rakyat pribumi, pihak Beppan (gugus tugas khusus AD ke-16) berdiskusi dengan tokoh pergerakan Raden Gatot Mangkoepradja pada September 1943. Surat permohonan Gatot Mangkoepradja kepada Gunseikan dipublikasikan di koran Asia Raya, diikuti dukungan luas dari berbagai kalangan, termasuk usulan dari sepuluh ulama terkemuka. Unsur nasionalis dan keagamaan ini kemudian tefleksikan pada bendera PETA yang memadukan lambang matahari terbit Jepang dengan bulan sabit dan bintang.


Struktur dan Kekuatan Pasukan

PETA diorganisasikan dalam satuan batalion yang disebut daidan, di mana setiap batalion berkekuatan sekitar 500 orang dan bertanggung jawab atas wilayah pertahanan tingkat kabupaten (syuu). Susunan hierarki kepemimpinan PETA terdiri dari:

  • Daidanchō (Komandan Batalion)
  • Chūdanchō (Komandan Kompi)
  • Shōdanchō (Komandan Peleton)
  • Budanchō (Komandan Regu)
  • Giyūhei (Prajurit Sukarela)

Para perwira dilatih di Jawa Bōei Giyūgun Kanbu Renseitai Bogor sebelum ditugaskan merekrut pemuda di daerah asal. Hingga akhir tahun 1944, jumlah kekuatan PETA berkembang pesat hingga mencapai 66 batalion di Pulau Jawa dan 3 batalion di Pulau Bali, dengan total personel lebih dari 37.000 prajurit.


Peristiwa Pemberontakan Blitar dan Pembubaran

Perjalanan PETA ditandai oleh peristiwa bersejarah pada 14 Februari 1945, ketika Batalion Blitar di bawah pimpinan Soeprijadi melakukan pemberontakan melawat tindakan penindasan prajurit Jepang serta penderitaan para pekerja romusa. Meski berhasil dipadamkan dan Soeprijadi dinyatakan hilang, peristiwa ini menjadi pemicu perlawanan di kalangan prajurit pribumi.

Pemuda Indonesia dalam pelatihan di Seinen Dojo yang kemudian menjadi anggota PETA (wikipedia)

Pasca-proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, PETA resmi dibubarkan atas arahan Presiden Sukarno sesuai ketentuan kapitulasi Jepang kepada Sekutu. Langkah ini diambil untuk mencegah tuduhan bahwa Republik Indonesia yang baru berdiri merupakan sekutu militer ciptaan Kekiaraan Jepang.


Cikal Bakal Militer Indonesia

Meskipun telah dibubarkan, para veteran dan alumnus PETA memegang peranan krusial dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Keterampilan militer yang diperoleh selama masa pelatihan menjadi modal utama pembentukan struktur militer nasional, mulai dari Badan Keamanan Rakyat (BKR), Tentara Keamanan Rakyat (TKR), Tentara Republik Indonesia (TRI), hingga berkembang menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Deretan tokoh legendaris yang lahir dari pendidikan militer PETA di antaranya:

  • Jenderal Besar TNI Soedirman (Panglima APRI/TNI pertama)
  • Jenderal Besar TNI Soeharto (Presiden RI ke-2)
  • Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani
  • Soepriyadi (Menteri Pertahanan Cabinet I in absentia)
  • Jenderal TNI Umar Wirahadikusumah (Wakil Presiden RI ke-4)
  • Laksamana Besar TNI R.E. Martadinata

Untuk mengenang jasa dan kontribusi PETA dalam sejarah pembentukan angkatan bersenjata Indonesia, pemerintah mengresmikan Monumen PETA pada 18 Desember 1995 di bekas markas besar PETA di Bogor.

 

Presiden Prabowo Lantik Watimpres, Rocky Gerung : Radical Break

Iki Radio — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik jajaran pejabat Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) serta menunjuk Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah menggantikan Mohammad Qodari di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Nanik Purwanti, mengungkapkan bahwa pengangkatan pimpinan Badan Komunikasi Pemerintah tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 106P Tahun 2026. Sementara itu, pelantikan jajaran pimpinan dan anggota Wantimpres didasarkan pada Keppres Nomor 107P Tahun 2026.

Pelantikan dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo dan diikuti oleh seluruh pejabat yang dilantik.

"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," ucap para pejabat saat mengikrarkan sumpah jabatan.

Berikut daftar lengkap tokoh yang resmi dilantik oleh Presiden Prabowo:

Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres)

  • Ketua: Pratikno
  • Wakil Ketua: Hatta Rajasa
  • Sekretaris: Muhammad Qodari

Anggota:

  • Shinta Nuriyah Wahid
  • Muhammad Quraish Shihab
  • Bambang Soesatyo
  • Agum Gumelar
  • Budi Gunawan
  • Chairul Tanjung
  • Salim Assegaf Aljufri
  • Anwar Iskandar
  • Said Aqil Siradj
  • Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya)
  • Philip Kuncoro Wijaya
  • Budi Tanuwibowo
  • Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana
  • Soekarwo
  • Jusuf Hamka
  • Tahir
  • Yusuf Wanandi
  • Rocky Gerung
  • Mohammad Hatta
  • Anwar Usman
  • Margarito Kamis
  • Jaki Manuputi
  • Ignasius Jonan

Badan Komunikasi Pemerintah :

  • Kepala: Syahganda Nainggolan
  • Wakil Kepala: Fadli Tri Hartono


Kehadiran akademisi Rocky Gerung di Istana Negara menjelang prosesi pelantikan mencuri perhatian awak media. Saat dikonfirmasi mengenai kepastian pelantikannya sebagai anggota Wantimpres, Rocky hanya memberikan jawaban singkat.

"Ini gue lagi acara radical break," ujar Rocky kepada wartawan di lokasi.

Tanpa menjelaskan lebih rinci mengenai maksud pernyataannya tersebut, Rocky langsung berjalan menerobos kerumunan media yang mencecarnya dengan berbagai pertanyaan seputar kehadirannya di kompleks Istana.

BRI Luncurkan BRImo Junior, Edukasi Literasi Finansial Anak Sejak Dini dalam Pengawasan Orang Tua

Iki Radio — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) resmi menghadirkan layanan mobile banking terbaru khusus untuk anak hingga usia 17 tahun bernama BRImo Junior. Diluncurkan pada 21 September 2026, inovasi ini dirancang untuk mengenalkan layanan keuangan digital sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang secara bijak sejak dini di bawah pendampingan orang tua.

Melalui BRImo Junior, anak-anak diajak mengenal aktivitas perbankan dasar, mulai dari mengelola rekening tabungan hingga bertransaksi digital secara bertahap dan aman.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi ini merupakan komitmen BRI dalam menghadirkan layanan digital yang relevan untuk seluruh tingkatan usia.

"Literasi keuangan perlu mulai dibangun sejak dini. Melalui BRImo Junior, kami ingin memberikan ruang bagi anak untuk mulai mengenal bagaimana mengelola uang dan melakukan transaksi keuangan secara bertanggung jawab, tentunya dengan pendampingan dan pemantauan yang simple dan mudah oleh orang tua di dalam BRImo," kata Saladin.


Fitur Unggulan dan Konsep Split User

BRImo Junior menawarkan proses pendaftaran (onboarding) yang cepat dan praktis, yaitu hanya memakan waktu sekitar lima menit. Layanan ini mengusung konsep split user, yang memungkinkan satu akun BRImo milik orang tua terhubung dan mengelola hingga lima akun BRImo Junior.

Lewat sistem ini, orang tua memegang kontrol penuh untuk:

  • Memantau seluruh aktivitas transaksi harian anak.
  • Mengatur akses login dan menentukan batasan (limit) transaksi harian sesuai kebutuhan.

Salah satu fitur edukatif unggulan di aplikasi ini adalah Pocket. Fitur ini berfungsi sebagai wadah bagi anak untuk belajar mengalokasikan dan menyimpan uang sesuai tujuan perencanaan keuangan mereka. Selain itu, BRImo Junior dilengkapi berbagai fitur transaksi harian anak, seperti QRIS, QRIS Transfer, Donasi, E-Wallet, BRIZZI, BRIVA, pembelian Pulsa/Data, hingga Voucher Game.

Syarat dan Panduan Aktivasi BRImo Junior

Untuk dapat menggunakan layanan ini, orang tua wajib memiliki rekening BRI Junio sebagai rekening utama anak. Apabila belum memiliki, pembukaan rekening BRI Junio dapat dilakukan langsung melalui aplikasi BRImo.

Berikut langkah-langkah aktivasi BRImo Junior:

  • Akses BRImo: Login ke aplikasi BRImo orang tua, lalu pilih fitur BRImo Junior di halaman utama.
  • Registrasi: Klik "Registrasi Sekarang" dan pilih rekening BRI Junio milik anak.
  • Pengisian Data: Lengkapi data anak (termasuk nomor HP anak), lalu lakukan konfirmasi dan masukkan PIN BRImo orang tua.
  • Aktivasi di Perangkat Anak: Anak memindai (scan) kode QR yang tampil di ponsel orang tua, atau membuka magic link yang dikirimkan via SMS ke nomor HP anak.
  • Pembuatan Akun: Anak menyelesaikan verifikasi OTP, kemudian membuat username, password, dan PIN BRImo Junior.
  • Selesai: BRImo Junior siap digunakan pada perangkat anak, sementara orang tua tetap memiliki kendali pemantauan penuh melalui aplikasi BRImo utama.

Melalui BRImo Junior, BRI berharap dapat menciptakan fondasi literasi keuangan yang kuat bagi generasi muda Indonesia demi masa depan finansial yang lebih terencana dan bertanggung jawab.

 

close
Pasang Iklan Disini