Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Resmi Dilantik Melalui PAW, Agus Prayitno Jabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun

Iki Radio – Unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun resmi berganti. Agus Prayitno dari Partai Demokrat resmi dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, menggantikan Ali Masngudi, melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun mengambil sumpah jabatan Agus Prayitno sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Senin (27/7/2026)

Rapat paripurna pelantikan tersebut digelar di Gedung DPRD Kabupaten Madiun pada Senin (27/7/2026).

Pelantikan Agus Prayitno menandai berakhirnya masa jabatan Ali Masngudi sebagai Wakil Ketua DPRD setelah mengundurkan diri.

Meski melepas kursi pimpinan, Ali dipastikan tetap melanjutkan tugasnya sebagai wakil rakyat, yakni anggota Komisi B DPRD Kabupaten Madiun.

Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Ali Masngudi selama menjabat. Ia berharap kontribusi pemikiran Ali tetap mengalir bagi kemajuan daerah melalui jajaran Komisi B.

“Pada prinsipnya, dengan PAW ini kami berharap DPRD semakin kompak dan bisa bekerja lebih baik daripada sebelumnya,” ujar Fery usai memimpin rapat paripurna.

Fery juga menegaskan agar Agus Prayitno dapat bergerak cepat tanpa perlu berlama-lama beradaptasi. Sebagai unsur pimpinan baru, Agus diminta segera mendalami regulasi, mekanisme kerja, serta tanggung jawab baru yang diembannya.

“Kami berpesan kepada wakil pimpinan yang baru agar segera menyesuaikan regulasi dan beradaptasi sesuai arahan pimpinan sebelumnya,” tambah Fery.

Di sisi lain, Bupati Madiun Hari Wuryanto menilai rotasi kepemimpinan ini sebagai hal wajar dalam dinamika demokrasi. Ia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan antara eksekutif dan legislatif.

“Kami berharap dengan pergantian ini, kerja sama, sinergi, dan kolaborasi yang selama ini dibangun tetap stabil serta berjalan sebagaimana mestinya,” ungkap Bupati.

Menjelaskan latar belakang rotasi tersebut, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Madiun, Hari Puryadi, menegaskan bahwa seluruh tahapan PAW telah berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.

Pengunduran diri Ali Masngudi dilandasi oleh alasan kepentingan keluarga. Proses pengusulan sendiri telah melalui mekanisme internal partai, mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, sebelum akhirnya menunjuk Agus Prayitno.

“PAW ini sudah sesuai regulasi. Pergantian pimpinan DPRD dapat dilakukan apabila yang bersangkutan meninggal dunia, mengundurkan diri, atau masa jabatannya berakhir. Dalam kasus ini, Pak Ali mengundurkan diri,” terang Hari Puryadi.

Ia mengingatkan bahwa skala tanggung jawab seorang pimpinan dewan kini melintasi batas daerah pemilihan (Dapil), yakni mengayomi seluruh warga Kabupaten Madiun.

“Terus perjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Madiun secara menyeluruh. Sebagai pimpinan DPRD, tanggung jawabnya sudah berskala kabupaten sehingga kami berharap beliau dapat bekerja sebaik-baiknya,” pungkasnya.(ir)

 

 

Sah, DPRD Kabupaten Madiun Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD T.A. 2025 menjadi Perda

Iki Radio — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) definitif.

Kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Madiun dan DPRD tersebut diputuskan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Madiun, senin (27/7/2026).

Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Madiun, Rudi Triswahono, menyampaikan apresiasi tinggi kepada pimpinan rapat, tim Banggar, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah bekerja sama secara intensif.

"Semoga Raperda ini dapat ditetapkan menjadi Perda yang definitif dan menjadi kado ulang tahun bagi Pemerintah Kabupaten Madiun," ujar Rudi Triswahono saat membacakan laporan Banggar, sebelum pengambilan keputusan.

Berdasarkan laporan Banggar dan pencermatan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) APBD T.A. 2025, Pemkab Madiun mencatatkan kinerja finansial yang positif dengan realisasi pendapatan melebihi target, yakni mencapai 102,87%.

Selanjutnya, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono memimpin proses pengambilan keputusan persetujuan Raperda, sesuai dengan Peraturan DPRD Kabupaten Madiun Nomor 7 Tahun 2025 tentang Tata Tertib DPRD, yang dilanjutkan dengan ketukan palu sidang oleh pimpinan rapat sebagai tanda resminya persetujuan bersama tersebut.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada seluruh jimpinan serta anggota DPRD atas sinergi yang terjalin selama proses pembahasan.

Bupati menyampaikan bahwa Laporan Keuangan T.A. 2025 telah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Ia menguraikan beberapa catatan dan poin strategis yang harus segera ditindaklanjuti bersama.

Diantaranya percepatan pensertifikatan aset sebagai langkah pengamanan aset milik daerah secara hukum. Penyelesaian permasalahan pengelolaan pada Perumda objek wisata unggulan daerah. Serta Mandatory Spending sebagai penyesuaian alokasi sesuai amanat UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

Lebih lanjut, Hari Wuryanto menekankan agenda mendesak yang telah menanti di depan mata, seperti penyusunan Perda Perubahan APBD T.A. 2026 dan penyusunan Perda APBD T.A. 2027.

"Untuk melaksanakan agenda-agenda tersebut, diperlukan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif. Mari kita bersama-sama melaksanakan agenda yang telah ditetapkan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Madiun yang BERSAJA (Bersih, Sehat, dan Sejahtera)," kata Bupati Hari Wuryanto.(ir)

 

Indonesia Sapu Bersih Emas Mountain Classic SEATRC Cup 2026 di Gunung Gede Pangrango

Iki Radio - Tim Nasional Lari Trail Indonesia menyapu bersih seluruh medali emas nomor Mountain Classic pada hari terakhir Southeast Asia Trail Running Confederation (SEATRC) Cup 2026 di Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026). Dominasi tersebut melengkapi raihan enam medali emas Indonesia sepanjang kejuaraan dan menegaskan kekuatan atlet Merah Putih di ajang lari trail tingkat Asia Tenggara.

Ketua Kontingen Indonesia pada SEATRC Cup 2026, Dr. Donny Gahral Adian, mengatakan hasil tersebut menjadi kebanggaan bagi Pengurus Pusat Asosiasi Lari Trail Indonesia (PP ALTI) sekaligus menunjukkan keberhasilan pembinaan atlet secara berjenjang.

"Alhamdulillah dengan berakhirnya Mountain Classic Senior dan Junior (Putra-Putri), kita berhasil membukukan enam emas seluruh kategori. Ini kebanggaan bagi PP ALTI dan Indonesia pada umumnya," ujar Donny.

Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi di tingkat internasional.

"Kita berharap kemenangan ini bisa memacu para atlet lebih giat berlatih dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional lainnya," katanya.

Pada nomor Mountain Classic Senior Putra sejauh 10 kilometer, atlet Indonesia Yusri Nanda tampil sebagai juara dengan catatan waktu 52 menit 55 detik, unggul tipis atas rekan senegaranya Putra Aldio yang membukukan waktu sama namun finis di posisi kedua. Sementara Indra Saputra menjadi juara Mountain Classic Junior Putra dengan waktu 53 menit 7 detik.

Yusri mengaku bersyukur mampu meraih kemenangan meski sempat mengalami gangguan kesehatan sebelum berlaga.

"Alhamdulillah aku bisa juara, meski dua hari lalu sempat diare. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah support kita," ujarnya.

Dominasi Indonesia juga berlanjut di sektor putri. Fitri meraih medali emas Mountain Classic Senior Putri dengan catatan waktu 1 jam 9 menit 11 detik, sedangkan Melda Cantika menjadi juara Mountain Classic Junior Putri dengan waktu 1 jam 9 menit 13 detik.

Fitri mengaku bangga dapat mempersembahkan dua medali emas pada penampilan perdananya di SEATRC Cup, setelah sebelumnya juga menjuarai nomor Vertical 7 Kilometer.

"Masya Allah, sangat bersyukur karena pertama ikut SEATRC langsung dapat mempersembahkan dua emas untuk Indonesia," kata Fitri.

Ia mengakui kondisi fisik menjadi tantangan utama karena harus kembali bertanding dalam waktu singkat.

"Sebenarnya masih kecapean, tapi bagaimana keluar dari capek itu untuk bisa tanding lagi," ujarnya.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, memberikan apresiasi atas prestasi atlet-atlet Indonesia yang dinilai membanggakan.

"Atas nama Ketua Umum KONI Pusat, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada para atlet lari trail Indonesia yang telah meraih medali, sangat membanggakan," ujar Marciano.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga lari trail di seluruh daerah sekaligus mengembangkan sport tourism berbasis potensi alam Indonesia.

"Penyelenggaraan kompetisi lari trail juga harus ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya karena mengangkat keindahan alam Indonesia. Dengan memaksimalkan potensi alam yang luar biasa, sport tourism terealisasi sehingga memberikan dampak bagi pegiat lari trail serta perekonomian masyarakat Indonesia," katanya.

SEATRC Cup 2026 berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dan diikuti atlet dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Kamboja, Thailand, Myanmar, Vietnam, Filipina, serta Singapura. Nomor Mountain Classic menjadi penutup rangkaian kejuaraan sekaligus memastikan Indonesia tampil sebagai kekuatan dominan pada ajang lari trail Asia Tenggara tahun ini.

Semarak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Madiun dan Bojonegoro: Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Spirit Gotong Royong

Iki Radio — Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 berlangsung semarak di berbagai daerah di Jawa Timur pada Minggu (26/7/2026) pagi. 

Dua kabupaten, yakni Madiun dan Bojonegoro, menggelar perayaan meriah yang melibatkan ribuan insan koperasi dan masyarakat setempat sebagai momentum penguatan ekonomi rakyat yang profesional dan modern.

Di Kabupaten Madiun, puncak peringatan dipusatkan di Lapangan Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan. Acara yang diselenggarakan oleh Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Madiun berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Madiun ini dihadiri lebih dari 500 insan koperasi dan warga sekitar.

Kemeriahan acara dikemas melalui berbagai agenda kesehatan dan sosial. Mulai dari senam bersama, jalan santai, penyerahan bantuan sosial, bantuan dana pendidikan, hingga bazar UMKM binaan koperasi serta Pasar Murah Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdakop).

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, Sekda Sigit Budiarto, jajaran OPD, Forkopimcam Jiwan, pengurus Dekopinda, serta pimpinan lembaga perbankan dan gerakan koperasi se-Kabupaten Madiun.

Ketua Panitia, Prayitno, melaporkan bahwa rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak Juni melalui talkshow perkoperasian, pemasangan atribut serentak, hingga doa bersama.

"Alhamdulillah, pada puncak Peringatan Hari Koperasi Tingkat Jawa Timur di Pamekasan lalu, Bapak Bupati Madiun juga menerima penghargaan sebagai Pembina Andalan Koperasi Jawa Timur Tahun 2026," ungkap Prayitno.

Bupati Madiun bersama jajaran pimpinan daerah menyalurkan berbagai bantuan sosial. Dalam arahannya, Bupati Hari Wuryanto mengajak seluruh pengurus koperasi dan masyarakat untuk terus memelihara kerukunan.

"Atas nama pribadi dan Pemkab Madiun, saya mengucapkan Selamat Hari Koperasi ke-79. Koperasi tidak bisa berdiri sendiri, kita harus bergotong royong dan guyub rukun. Dengan suasana daerah yang aman, tenteram, dan kondusif, kita bisa bersama-sama membangun Kabupaten Madiun yang Bersahaja (bersih, sehat, dan sejahtera)," ujar Bupati Hari Wuryanto.

Atmosfer kemeriahan serupa juga terpancar di Kabupaten Bojonegoro. Puluhan ribu warga memadati agenda Jalan Sehat yang berpusat di seputaran Pasar Wisata Bojonegoro.

Mengusung semangat 'Koperasi berdaya, Indonesia Berjaya', sebanyak kurang lebih 20 ribu peserta berjalan menempuh rute dari pintu barat Pasar Wisata, melintasi Jl. Lettu Suwolo, Jl. Pemuda Timur, Jl. Lisman, Jl. Kopral Kasan, dan kembali finish di Pasar Wisata.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah turut hadir di tengah masyarakat untuk menyapa dan berinteraksi secara langsung dengan para peserta.

"Kenapa Hari Koperasi selalu diperingati? Karena koperasi merupakan greget marwahnya masyarakat Indonesia. Kebersamaan dan gotong royong dalam membangun perekonomian menjadi semangat serta bagian hidup kita sehari-hari," ujar Bupati Setyo Wahono.

Ia menambahkan bahwa jalan sehat ini merupakan sarana kebersamaan, kesehatan, dan wujud kolaborasi pemerintah bersama gerakan koperasi dalam membangun kekuatan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Bojonegoro periode 2025–2030, Sriyadi Purnomo, menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh Pemkab dan Forkopimda.

"Semoga seluruh insan gerakan koperasi bisa melaksanakan kegiatan dengan tulus ikhlas dalam kebersamaan mewujudkan masyarakat yang Bahagia, Makmur, dan Membanggakan," tandas Sriyadi.

Selain sebagai sarana silaturahmi olahraga, kegiatan ini juga menjadi media promosi UMKM. Puluhan stan UMKM binaan menyajikan produk kuliner hingga kerajinan tangan. Kemeriahan di Bojonegoro makin lengkap dengan pembagian doorprize bernilai besar, mulai dari paket umrah, sepeda motor, sepeda listrik, sepeda gunung, hingga beragam alat elektronik rumah tangga.(ir)

Menbud: Permainan Tradisional Benteng Anak Indonesia Hadapi Risiko Ruang Digital

Iki Radio - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan permainan tradisional harus kembali menjadi bagian dari kehidupan anak Indonesia, sebagai upaya memperkuat karakter sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap ruang digital.

Kehadiran Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas), dinilainya menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali permainan rakyat di tengah derasnya arus digitalisasi.

Menurut Fadli, pelindungan anak tidak cukup hanya dilakukan dengan membatasi akses terhadap platform digital berisiko tinggi, tetapi juga harus dibarengi penyediaan ruang bagi anak untuk bermain, berinteraksi, dan belajar melalui budaya bangsa.

"PP Tunas menjadi intervensi negara yang sangat penting agar anak-anak tidak terlalu banyak terpapar informasi di ruang digital yang sulit mereka saring. Kita tidak bisa menghindari era digital, tetapi kita bisa mengantisipasi dampaknya," ujar Fadli Zon dalam Festival Generasi Berani Exploring dalam rangka Hari Anak Nasional 2026, di Cibis Park, Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Ia menyebut kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Komunikasi dan Digital menjadi langkah strategis untuk memperkuat perlindungan anak melalui pendekatan budaya.

Fadli Zon menjelaskan permainan tradisional bukan sekadar aktivitas rekreasi, melainkan bagian dari objek pemajuan kebudayaan yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. 

Dalam regulasi tersebut, permainan tradisional menjadi salah satu dari sepuluh objek pemajuan kebudayaan bersama bahasa, tradisi lisan, manuskrip, ritus, adat istiadat, olahraga tradisional, seni, dan warisan budaya lainnya.

Karena itu, pemerintah berkomitmen mengembalikan permainan rakyat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari anak Indonesia. 

"Permainan tradisional bukan hanya warisan budaya, tetapi juga media pembelajaran karakter yang telah diwariskan lintas generasi," katanya.

Fadli mengungkapkan Indonesia memiliki kekayaan permainan tradisional yang sangat besar. Jumlahnya diperkirakan mencapai lebih dari 2.000 jenis permainan yang tersebar di berbagai daerah. Sebagai negara dengan lebih dari 1.340 kelompok etnis, Indonesia memiliki keragaman budaya yang melahirkan beragam permainan rakyat dengan nilai-nilai lokal yang berbeda.

Untuk itu, Kementerian Kebudayaan tengah menyiapkan program pendataan dan registrasi permainan tradisional dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya. Selain itu, pemerintah juga merintis pembentukan Museum Permainan Tradisional yang akan menjadi pusat dokumentasi, edukasi, dan promosi permainan rakyat Indonesia. 

"Kita akan menghimpun seluruh permainan tradisional dari berbagai daerah agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya," ujar Fadli.

Menurut Fadli, permainan tradisional memiliki nilai yang jauh melampaui hiburan. Melalui aktivitas bermain bersama, anak belajar tentang kejujuran, kerja sama, sportivitas, disiplin, hingga kemampuan menyelesaikan masalah. Pengalaman tersebut, kata dia, tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh interaksi melalui perangkat digital.

Ia berharap gerakan Generasi Berani Exploring menjadi awal kebangkitan permainan tradisional di Indonesia, sekaligus memperkuat ruang interaksi sosial anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. 

"Kita ingin anak-anak memiliki pengalaman bermain bersama teman-temannya di luar ruang, belajar bekerja sama, saling menghargai, dan membangun karakter melalui budaya bangsa," ujarnya.

Fadli juga mengapresiasi keterlibatan dunia usaha, komunitas permainan rakyat, akademisi, serta berbagai kementerian dalam mendorong gerakan perlindungan anak melalui revitalisasi permainan tradisional.

Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai program edukasi, festival budaya, hingga pemanfaatan platform yang dimiliki Kementerian Kebudayaan untuk memperkenalkan kembali permainan rakyat kepada generasi muda. 

"Biarkan mereka berlari, biarkan mereka bermain, dan biarkan mereka menjadi anak-anak. Dengan cara itu kita tidak hanya melindungi mereka dari dampak negatif era digital, tetapi juga menjaga identitas budaya Indonesia tetap hidup," pungkas Fadli.

Gelar Rakor di Banyuwangi Menpar Mantapkan Revalidasi UGG Geopark Ijen

Iki Radio - Menteri Pariwisata Widhiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Sabtu (25/7/2026). Salah satu agendanya adalah menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan berbagai stakeholder, terkait Revalidasi Geopark Ijen sebagai Unesco Global Geopark (UGG) yang akan dilaksanakan Agustus mendatang.

Rakor yang digelar di Pendopo Sabha Swaghta  itu dipimpin langsung Menpar didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, diikuti Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafii, General manager Geopark Ijen Abdillah Baras, Kepala Balai Taman Nasional Alas Purwo Probo Resni Aji, dan juga Kepala RKW 14 Kawah Ijen Balai Besar Konservasi SDA Jawa Timur Rusdi Santoso, serta jajaran Kemenpar. 

Geopark Ijen saat ini berstatus jaringan geopark Unesco yang ditetapkan pada 2023 lalu, dan merupakan yang terbaik dari 12 jaringan Geopark Indonesia yang ditetapkan Kemenpar pada 2024. Revalidasi UGG tahun ini merupakan evaluasi menyeluruh yang wajib dijalani setiap jaringan Geopark tiap empat tahun sekali, untuk memastikan standar internasional tetap terpenuhi. Hasil evaluasi nantinya menentukan status: Green Card (dipertahankan), Yellow Card (perbaikan 2 tahun), atau Red Card (dicabut)

“Agenda kita kali ini membahas persiapan Revalidasi Ijen UNESCO Global Geoprak yang akan berlangsung pada 3-7 Agustus 2026. Keberhasilan mempertahankan predikat ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Menpar.

Ia mengatakan target dari Revalidasi ini adalah mempertahankan Green Card. Untuk itu diperlukan koordinasi yang semakin kuat agar seluruh rekomendasi asesor UNESCO dapat ditindaklanjuti bersama.

“Target kita semua tentunya mempertahankan Green Card untuk itu diperlukan koordinasi yang semakin kuat agar seluruh rekomendasi asesor dapat ditindaklanjuti termasuk penguatan promosi warisan geologi, peningkatan aksesibilitas kemitraan, serta pengelolaan kawasan blue fire yang tetap mengedepankan aspek keselamatan dan prinsip pariwisata berkelanjutan,” ujar Menpar.

Geopark Ijen memiliki Keragaman geologi (Geodiversity), Keanekaragaman hayati (Biodiversity), Keragaman budaya (Cultural Diversity) hingga upaya mendorong perekonomian lokal.

“Sebagai Geopark Terbaik di Indoensia saya yakin Geopark Ijen akan bisa mempertahankan status Green Card nya pada penilaian UNESCO Global Geoprak ,” ujar Menpar.

Sementara Bupati Ipuk berterimajasih  pada Kemenpar yang mendukung UGG Ijen dalam revalidasi ini. Selama ini UGB Ijen dikelola dengan semangat  merawat warisan, menghidupkan budaya, serta menumbuhkan kesejahteraan tanpa mengorbankan keberlanjutan.

“Bagi kami, nantinya pengakuan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan amanah untuk terus menjaga kelestarian alam, meningkatkan kualitas edukasi, memperkuat pemberdayaan masyarakat, dan mengembangkan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” ujar Ipuk.

Ditambahkan Ketua Badan Pengelola Geopark Ijen Abdillah Baraas, menjelaskan ada lima rekomendasi dari UNESCO yang perlu menjadi perhatian pada pengelolaan Geopark Ijen. Antara lain, penguatan riset dan pemetaan geologi, meningkatkan promosi warisan geologi, penambahan panel informasi edukatif di area geopark, hingga hingga keaktifan badan pengelola dalam menggelar event nasional dan internasional.

“Rekomendasi sudah kita jalankan dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi dan pusat,” kata Abdilla.

Usai Rakor, Menpar mengunjungi Pusat Informasi Geologi Geopark Ijen (PIGGI) yang merupakan pusat edukasi tentang Geopark di Banyuwangi. (*)

Peringati Harkopnas ke-79, Dekopinda Kabupaten Madiun Gelar Jalan Santai dan Pasar Murah di Desa Teguhan

Iki Radio – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Madiun kembali menggelar kegiatan Jalan Santai sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79. 

Untuk tahun 2026, kegiatan tahunan tersebut dipusatkan di Lapangan Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Minggu (26/7/2026).

Ketua Dekopinda Kabupaten Madiun, Sarwana, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan upaya konsisten untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat peran koperasi di tengah masyarakat.

"Kegiatan jalan santai ini rutin diselenggarakan setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Koperasi. Tujuannya adalah untuk menggerakkan kembali semangat koperasi sebagai soko guru perekonomian di Indonesia," ujar Sarwana, Sabtu (25/7/2026).

Sejalan dengan tema nasional Harkopnas ke-79, yaitu "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", peringatan tahun ini dirancang tidak hanya sebagai ajang olah raga ringan, tetapi juga sebagai ruang penguatan ekonomi kerakyatan.

Selain jalan santai, masyarakat yang hadir di Lapangan Desa Teguhan juga dimanjakan dengan beragam kegiatan menarik, diantaranya bazar UMKM dan pasar murah yang menampilkan produk unggulan lokal serta paket sembako terjangkau.

Donor darah dan pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi warga, hingga berbagai pertunjukan menarik serta puluhan hadiah hiburan siap dibawa pulang oleh peserta yang beruntung.

Dekopinda Kabupaten Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat—mulai dari keluarga, tetangga, hingga kerabat—untuk hadir meramaikan acara ini. Mari bergerak bersama, hidup sehat, dan dukung kemajuan ekonomi lokal melalui gerakan koperasi.(ir)

Top

Memukau! Penampilan Niken Salindry di Panggung Wayang Kulit Hari Jadi Ke-458 Kabupaten Madiun

Iki Radio — Sinden kondang asal Kediri, Niken Salindry, berhasil membius ribuan pasang mata yang memadati Alun-Alun Reksogati Caruban pada Jumat (24/7/2026) malam.

Kehadirannya dalam pagelaran wayang kulit bersama dalang ternama Ki Cahyo Kuntadi menjadi salah satu magnet utama dalam panggung peringatan Hari Jadi Ke-458 Kabupaten Madiun.

Tampil energik pada sesi Limbukan, pedangdut sekaligus sinden muda ini membawakan beberapa tembang hits.

Suasana semakin pecah saat Niken melantunkan lagu berjudul "Negoro Angin", yang langsung disambut antusias oleh penonton dengan gemuruh sing-along di seluruh penjuru alun-alun.

Penampilan Niken Salindry benar-benar menghidupkan suasana pertunjukan wayang kulit yang mengambil lakon “Semar Mbangun Khayangan” itu. Kombinasi seni tradisi dan hiburan populer yang dibawakannya sangat luar biasa.

Pemilik nama lengkap Dimas Niken Salindry ini lahir di Kediri pada 29 Juni 2008. Darah seni mengalir kuat dari sang ayah, Ki Degleng Gondosupono, seorang dalang kondang, dan ibunya, Wiwin Arumita.

Perjalanan karier Niken terbilang istimewa. Usia 2 tahun Niken mulai mengenal dan meniti karier di dunia pesindenan. Usia 4 tahun sudah dipercaya tampil dalam pementasan wayang kulit profesional yang dipimpin oleh ayahnya.

Tahun 2023 namanya makin meroket secara nasional setelah membawakan ulang (cover) lagu "Mangku Purel" ciptaan Nurbayan versi campursari hingga melesat ke posisi 7 Trending YouTube.

Kualitas vokal dan daya pikat Niken di atas panggung tidak perlu diragukan lagi.

Pada tahun 2023, ia sukses menyabet penghargaan sebagai Penyanyi Cover Lagu Terambyar pada ajang Ambyar Awards MNCTV lewat lagu "Kalih Welasku" ciptaan Denny Caknan, Soepardi Aye, dan Banyu Onyonk.

Video kolaborasinya bersama Lala Atika saat membawakan lagu tersebut di kanal YouTube Kembar Music Digital bahkan sempat menduduki peringkat trending dan telah ditonton lebih dari 27 juta kali.

Kehadiran sosok seniman muda berbakat seperti Niken Salindry di panggung peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun ini tak hanya hiburan semata, namun juga menjadi bukti nyata bahwa seni tradisi seperti wayang kulit dan campursari tetap digandrungi oleh lintas generasi.(ir)

 

close
Pasang Iklan Disini