Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Kemenpora Benahi Tata Kelola Cabor, Cegah Dualisme hingga Lindungi Atlet

Iki Radio - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir mendorong pembenahan tata kelola organisasi cabang olahraga (cabor) untuk mencegah terjadinya dualisme kepengurusan yang pada akhirnya dapat merugikan atlet. Pemerintah juga mendorong setiap federasi memiliki tata kelola yang jelas antara liga, tim nasional, dan keikutsertaan pada ajang multievent.

Menurut Erick Thohir, mekanisme administrasi organisasi olahraga kini diarahkan agar lebih sederhana. Ketika terjadi pergantian kepengurusan melalui proses pemilihan, federasi cukup menyampaikan informasi kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk selanjutnya diproses sesuai ketentuan dan diregistrasikan pada Kementerian Hukum. 

“Kalau di Kemenpora yang baru, itu jelas bahwa cabor-cabor ketika terjadi pemilihan, tinggal kirim informasi kepada kami, lalu diregister Kemenkum. Jadi tidak ada lagi isu dualisme,” ujar Erick kepada awak media dalam penyelenggaraan Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Dikatakan, kepastian tata kelola organisasi sangat penting karena konflik internal federasi dapat berdampak langsung terhadap pembinaan dan kesejahteraan atlet. 

“Problemnya, ketika federasinya pecah, ketika pengurusnya hanya memikirkan dirinya sendiri, akhirnya dikorbankan atletnya,” tegas Menpora Erick Thohir.

Salah satunya, Erick Thohir menyebut aturan di lingkungan Kemenpora telah mengatur masa kepemimpinan organisasi olahraga maksimal tiga kali. Pemerintah juga secara bertahap akan mendorong perbaikan statuta masing-masing cabang olahraga agar pembagian peran dalam ekosistem olahraga menjadi lebih jelas.

Ia menilai federasi perlu memiliki pemetaan yang tegas mengenai kewenangan dan tanggung jawab dalam pengelolaan liga, tim nasional, kejuaraan dunia, maupun multievent. 

“Pelan-pelan kita akan mendorong perbaikan statuta cabor-cabor olahraga, supaya jelas di olahraga itu ada liga, ada tim nasional,” kata Menpora. 

Menpora Erick menjelaskan, federasi harus mampu membedakan domain kompetisi. Liga menjadi bagian dari pengembangan kompetisi domestik, sementara tim nasional dipersiapkan untuk membawa nama Indonesia dalam berbagai ajang internasional dan multievent. 

“Yang multievent tugasnya siapa, yang dunia tugasnya siapa, liga domainnya federasi, tim nasional kita pari passu, sama-sama. Ini yang kita sekarang lakukan,” ujarnya.

Penguatan kompetisi domestik juga menjadi perhatian pemerintah. Erick mengatakan keberadaan liga penting untuk menciptakan kesinambungan pembinaan sekaligus membuka sumber pendanaan bagi federasi.

Dalam Indonesia Sports Summit 2026, Kemenpora mengundang sejumlah penyelenggara liga, antara lain liga bola basket, liga sepak bola, serta pihak yang tengah mempersiapkan liga padel.

Menurut Erick Thohir, kompetisi domestik dibutuhkan agar atlet tidak hanya mengandalkan kejuaraan internasional. 

“Tidak mungkin para atlet sendiri hanya bergantung kepada pertandingan-pertandingan dunia tanpa ada kejuaraan tambahan di negaranya,” katanya.

Dengan kompetisi yang berjalan secara berkelanjutan, federasi diharapkan memiliki sumber pendanaan yang lebih kuat untuk membiayai pembinaan, penyelenggaraan kompetisi, serta pengembangan atlet.

Menpora Erick Thohir juga mengingatkan agar kepemimpinan federasi benar-benar diisi figur yang memiliki kepedulian terhadap cabang olahraga yang dipimpinnya.  

“Ketua federasi itu harusnya memang yang suka kepada olahraga tersebut, bukan yang cari makan ataupun sekadar ingin ngetop di olahraganya,” tegasnya.

Selain memiliki kepedulian, seorang pemimpin federasi juga harus mempunyai waktu untuk mendampingi dan mengelola organisasi. 

“Yang kedua, penting juga para figur itu punya waktu untuk mendampingi federasinya, jangan enggak punya waktu. Yang ketiga, kalau bisa cari uang. Tetapi jangan korbankan atlet,” lanjut Erick.


Keberpihakan Pada Atlet

Dengan demikian, Menteri Erick menilai keberpihakan terhadap atlet harus menjadi bagian utama dari pembenahan ekosistem olahraga nasional. Hal itu karena karier atlet memiliki masa yang relatif singkat dibandingkan profesi lainnya. 

“Karena kenapa? Atlet itu usianya pendek. Umur 30 sudah berhenti. Beda sama kita, media sama menteri umur 30 masih tambah aktif,” ujarnya.

Menurut Erick Thohir, sebagian atlet bahkan menghadapi risiko kehilangan karier pada usia yang lebih muda apabila mengalami cedera serius. Kondisi tersebut membuat dukungan negara terhadap atlet tidak hanya dibutuhkan ketika mereka sedang berprestasi, tetapi juga untuk menjamin keberlanjutan masa depannya.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah meningkatkan perhatian terhadap penghargaan bagi atlet berprestasi pada ajang multievent.

Menpora menyebut peningkatan bonus prestasi tersebut merupakan bentuk kehadiran negara sekaligus kesempatan bagi atlet untuk mempersiapkan kehidupan setelah tidak lagi aktif bertanding. 

“Artinya nanti para atlet ini juga bisa mulai menabung untuk masa depannya,” katanya.

Satu hal, Erick Thohir menegaskan pembenahan tata kelola federasi pada akhirnya harus bermuara pada kepentingan atlet. Pemerintah tidak ingin konflik kepengurusan, lemahnya organisasi, maupun persoalan pendanaan membuat atlet kehilangan kesempatan untuk berlatih dan bertanding.

Karena itu, pembagian peran antara federasi, liga, dan tim nasional harus dibuat semakin jelas. Federasi juga diharapkan mampu membangun sistem pembinaan yang berkesinambungan dan memiliki sumber pembiayaan yang sehat.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk membangun ekosistem olahraga yang tidak hanya mengejar prestasi sesaat, tetapi juga memberikan kepastian bagi atlet sepanjang kariernya. 

“Jadi ini bagian membuktikan bahwa Bapak Presiden, negara hadir untuk olahraga dan keselamatan atletnya,” pungkas Menpora Erick Thohir.

Tindak Lanjut Kesepakatan P-APBD 2026, Bagian PBJ Kabupaten Madiun Minta Perangkat Daerah Segera Input SiRUP dan Punya Mitigasi Risiko

Iki Radio – Pasca disepakatinya Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Madiun tahun 2026 antara Pemerintah Kabupaten Madiun dan DPRD Kabupaten Madiun pada Kamis (10/9/2026), proses tindak lanjut teknis langsung dikejar. 

ilustrasi (Ai)

Langkah ini dilakukan agar berbagai program dan kegiatan pembangunan, khususnya pengadaan barang dan jasa (PBJ), dapat segera disiapkan serta direalisasikan.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Madiun, Heru Sulaksono, menyampaikan bahwa setelah persetujuan bersama tersebut, tahapan administrasi seperti penomoran Peraturan Bupati (Perbup) dan pemberkasan terus berjalan. Disisi lain, pihak Perangkat Daerah (PD) dimohon untuk bergerak cepat dalam memproses anggaran perubahan.

"Setelah disepakati DPRD, posisinya tinggal menunggu proses administrasi, misalnya terkait Perbup-nya (Peraturan Bupati). Harapan kami segera ada tindak lanjut, terutama terkait pembaharuan input di SiRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) agar proses pemilihan penyedia dapat langsung dilakukan," ujar Heru dikonfirmasi Jum’at (11/9/2026).

Heru menegaskan pentingnya percepatan ini mengingat sisa waktu pelaksanaan anggaran yang makin terbatas di akhir tahun. Langkah cepat dibutuhkan agar penyerapan anggaran yang telah ditetapkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) bisa berjalan maksimal.

Lebih lanjut, Heru menekankan pentingnya setiap Perangkat Daerah memiliki timeline kerja serta mitigasi risiko yang matang dalam mengeksekusi program. Menurutnya, penetapan anggaran tidak boleh sekadar menjadi alokasi di atas kertas tanpa memperhitungkan kelayakan waktu pelaksanaan di lapangan.

"Setiap Perangkat Daerah harus sudah punya timeline dan mitigasi risiko. Artinya, sebelum penetapan PAK pun, sudah harus bisa mengukur apakah suatu kegiatan waktunya mencukupi atau tidak untuk dieksekusi. Jangan sampai anggaran sudah dialokasikan tetapi akhirnya tidak bisa dijalankan," jelasnya.

Ia menambahkan, perencanaan pelaksanaan yang cermat sangat penting agar seluruh alokasi anggaran dalam P-APBD 2026 dapat terserap secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Madiun.(ir)

Unggah Foto Tanpa Filter Era 80-an, Aktris Senior Gladys Suwandhi Obati Kerinduan Penggemar

Iki Radio — Nama Gladys Suwandhi tentu tak asing bagi masyarakat yang tumbuh pada era 1980-an. Wajahnya yang dulu kerap menghiasi layar lebar, sinetron, hingga sampul majalah nasional kini kembali mencuri perhatian publik setelah mengunggah foto jadul di media sosial.

Lewat akun Instagram pribadinya, artis yang lahir pada 19 Desember 1969 ini meramaikan tren foto retro 80-an. Berbeda dengan warganet yang memanfaatkan aplikasi atau filter digital, Gladys membagikan potret asli dirinya saat era tersebut berlangsung.

"Ikutan ah 80's trend. Tapi nga pake app yaahh.. no filter, no edit, memang style rambutnya begini dari sananya," tulis Gladys pada unggahannya, Jumat (11/9/2026).

Potret tersebut memperlihatkan gaya khas era 80-an dengan tatanan rambut bervolume. Gladys menyebut penampilan itu membawa ingatan pada masa-masa penuh kesenangan.

"Jadi kalau kelihatan a little too 80's ya memang zamannya begitu. Back to era when big hair was a thing and everything felt a little more fun," lanjutnya.

Gladys Suwandhi mengawali kepopulerannya lewat film Yang Masih di Bawah Umur (1985) karya sutradara Yazman Yazid, beradu akting dengan Rano Karno, Gusti Randa, Dina Mariana, dan Maria Oentoe. Ia kemudian kembali membintangi film Pernikahan Dini (1987) bersama Mathias Muchus dan Mieke Wijaya.

Tak hanya di layar lebar, Gladys juga membintangi sinetron Suara-suara Minor (1988) dan serial populer Pondokan di TVRI. Memasuki era televisi swasta, ia dipercaya menjadi presenter acara musik Rocket di RCTI pada periode 1990–1992.

Di panggung musik, Gladys membentuk grup Trio Glamendys bersama Mega Selvia dan Nindy Ellesse yang merilis sejumlah hits seperti Kekasih dan Cukur Dulu Kumismu. Ia juga sempat bersolo karier dengan merilis album Terlalu pada 1989.

Saat ini, Gladys menjalani kehidupan sebagai seorang istri dan ibu. Di luar kesibukan keluarga, ia aktif membagikan konten memasak, hobi bepergian, serta mengelola bisnis perhiasan handmade. Kemunculannya lewat unggahan foto klasik ini berhasil mengobati kerinduan penggemar akan sosoknya di industri hiburan tanah air.

 

Matangkan Persiapan Asian Games 2026, Tim Bulutangkis Indonesia Gelar TC di Tokyo

Iki Radio — Tim bulutangkis Indonesia akan menggelar pemusatan latihan (training center/TC) di Tokyo, Jepang, sebagai persiapan akhir menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Latihan yang dijadwalkan berlangsung pada 13–17 September 2026 ini terlaksana atas rekomendasi dan dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Sesuai jadwal, rombongan skuad Merah Putih bakal bertolak ke Negeri Sakura lebih awal pada Sabtu, 12 September 2026. Kepala Bidang Binpres Pelatnas PBSI, Eng Hian, mengungkapkan bahwa keberangkatan lebih awal ini menjadi stimulus penting sekaligus sarana adaptasi bagi para atlet terhadap lingkungan, perbedaan waktu, serta ritme aktivitas di Jepang.

"Tim bulutangkis Indonesia yang akan berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, atas rekomendasi dan dukungan Kemenpora, akan menjalani pemusatan latihan di Tokyo pada 13–17 September 2026," ujar Eng Hian dalam rilis resmi PBSI, Jumat (11/9/2026).

Eng Hian menjelaskan, agenda di Tokyo menjadi salah satu tahapan krusial untuk mematangkan aspek teknis dan taktis para atlet. Selain fokus pada strategi permainan, jajaran pelatih juga memprioritaskan pemulihan fisik serta kesiapan mental bertanding.

"Fokus kami adalah menjaga kondisi fisik, mengatur ritme latihan dan recovery, serta membangun kesiapan mental dan kekompakan tim. Kami ingin seluruh pemain bisa memanfaatkan waktu ini secara maksimal," lanjutnya.

Guna mengoptimalkan sesi latihan, PBSI turut memboyong sejumlah pemain tambahan serta asisten pelatih utama untuk bertindak sebagai lawan tanding (sparing partner) selama di Tokyo. Kehadiran mereka diharapkan mampu menjaga ketajaman performa para pemain utama sebelum masuk ke arena pertandingan sesungguhnya.

"Kami ingin pemusatan latihan ini menjadi bekal penting sebelum tim masuk ke arena Asian Games. Harapannya, para pemain bisa menjalani seluruh proses dengan fokus dan dalam suasana yang positif," tutur Eng Hian.

Melalui persiapan matang ini, PBSI berharap seluruh anggota tim dapat tampil solid dan siap memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.

"Ketika waktunya bertanding nanti, mereka bisa tampil lepas, saling mendukung sebagai satu tim, berjuang untuk setiap poin, dan memberikan kemampuan terbaik untuk Merah Putih," pungkasnya.

 

Top

Kilas Balik Latihan Keras Agnez Mo di Serial Reacher Season 4: Rela Memar Demi Peran Lila Hoth

Iki Radio – Musisi sekaligus aktris kenamaan asal Indonesia, Agnez Mo, terus mencuri perhatian publik dunia lewat penampilannya di serial Hollywood populer, Reacher Season 4, yang tayang di Prime Video. Memerankan karakter antagonis utama bernama Lila Hoth, pemilik nama asli Agnes Monica ini dituntut menjalani banyak adegan pertarungan sengit.

Di balik aksi memukaunya di layar kaca, terungkap cerita menarik mengenai intensitas latihan fisik yang dijalani wanita berusia 40 tahun tersebut. Koordinator stuntman serial Reacher, Dan Rizzuto, membagikan momen latihan bersama Agnez Mo melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Rizzuto menegaskan bahwa dirinya menerapkan standar tinggi dan tidak memberikan perlakuan khusus kepada siapapun, baik aktor pendatang baru maupun bintang papan atas.

"Beberapa orang memang punya bakat alami! Saat saya melatih para aktor, baik itu penampilan perdana mereka maupun mereka yang sudah masuk jajaran bintang papan atas, saya tidak memperlakukan mereka secara berbeda dari seorang petarung profesional," tulis Rizzuto dalam keterangan unggahan videonya.

Pria yang berpengalaman lebih dari satu dekade di dunia stuntman ini menambahkan bahwa seluruh pemeran didorong secara maksimal demi hasil terbaik di depan kamera.

"Tidak ada tepukan di punggung atau ucapan ‘kerja bagus’ saat kinerjanya belum memadai. Mereka didorong sekeras orang lain dan harus membuktikan diri, karena pada akhirnya wajah merekalah yang terekam kamera, dan merekalah yang mewakili produksi yang mempekerjakan kami semua," lanjutnya.

Rizzuto mengaku sangat antusias ketika diundang oleh Buster Reeves untuk bergabung dalam tim produksi Reacher Season 4, khususnya saat dipercaya melatih musuh utama dalam serial tersebut. Ia memuji komitmen dan dedikasi Agnez Mo yang tetap bersemangat meski harus mengalami cedera ringan selama proses latihan.

"@agnezmo datang dengan siap dan bersemangat, dan dia sama senangnya dengan semua memar yang dia dapatkan seperti saya," ungkap Rizzuto.

Keseriusan Agnez Mo dalam menggarap peran Lila Hoth memang tidak main-main. Selain menjalani latihan fisik dan adegan pertarungan yang berat, pelantun lagu Coke Bottle ini dikabarkan memboyong dua guru akting spesialis peran bela diri langsung dari Hollywood untuk mematangkan kualitas pendalaman karakternya.

 

BNPB Hadirkan Edukasi Kebencanaan Interaktif di ADEXCO 2026

Iki Radio - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghadirkan informasi dan edukasi kebencanaan secara interaktif melalui pameran Asia Disaster Management and Civil Protection Expo & Conference (ADEXCO) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.


Keikutsertaan BNPB dalam ADEXCO 2026 tidak hanya menampilkan informasi mengenai penanggulangan bencana, tetapi juga mengajak masyarakat mengenali berbagai ancaman bencana serta pentingnya kesiapsiagaan. Edukasi tersebut disampaikan melalui materi visual dan kegiatan interaktif di booth BNPB yang berada di Hall D2.

Dalam pameran indoor, BNPB menampilkan berbagai produk dan materi edukasi kebencanaan, antara lain maket diorama kebencanaan, miniatur sistem peringatan dini atau early warning system (EWS), maket mobil dan perahu BNPB, maket rumah aman gempa, buku, serta berbagai produk informasi kebencanaan lainnya.

"Pengunjung dapat melihat secara langsung maket kebakaran hutan dan lahan serta maket erupsi Gunung Semeru. Materi tersebut memberikan gambaran visual mengenai karakteristik bencana sehingga pengunjung dapat lebih mudah memahami ancaman dan risiko yang dapat terjadi di lingkungan sekitar," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).

Selain materi berbentuk maket, BNPB memperkenalkan Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI) sebagai salah satu layanan informasi kebencanaan. Melalui DIBI, pengunjung dapat mengenal data kejadian bencana di Indonesia serta memahami pemanfaatan data kebencanaan dalam meningkatkan pengetahuan mengenai risiko bencana.

Edukasi di booth BNPB juga diperkuat melalui kuis kebencanaan yang digelar dua kali setiap hari. Pertanyaan dalam kuis mencakup pengetahuan mengenai tahapan penanggulangan bencana, mulai dari kondisi prabencana, saat terjadi bencana, hingga pascabencana.

Kuis tersebut menjadi sarana interaksi langsung antara BNPB dan pengunjung. Melalui pendekatan yang lebih ringan dan interaktif, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga dapat menguji pengetahuan mengenai langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.

Berbagai informasi kebencanaan juga ditampilkan melalui layar televisi di area booth. Penyajian secara visual tersebut melengkapi materi pameran sekaligus memudahkan pengunjung dari berbagai latar belakang untuk memperoleh informasi kebencanaan.

Selain pameran indoor, BNPB bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI, dan BPBD Jawa Timur juga menggelar pameran outdoor. Area tersebut menampilkan kendaraan command centre, mobil rescue truck, Mosipena, dan perahu amfibi yang dapat dikunjungi pengunjung secara langsung.

BNPB juga menampilkan dokumentasi foto dan video melalui galeri pembelajaran bencana Siklon Tropis Senyar. Dokumentasi tersebut memuat data mengenai proses kejadian, dampak yang ditimbulkan, serta upaya penanganan mulai dari tahap prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.

Partisipasi BNPB dalam ADEXCO 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi kebencanaan. Informasi yang mudah dipahami menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kesiapsiagaan karena pengetahuan mengenai ancaman dan risiko dapat membantu masyarakat menentukan langkah yang tepat ketika menghadapi bencana.

Di sisi lain, ADEXCO 2026 menjadi ruang pertemuan berbagai pemangku kepentingan yang bergerak di bidang manajemen bencana dan perlindungan sipil. Kehadiran berbagai teknologi, inovasi, dan solusi kebencanaan membuka peluang pertukaran pengetahuan serta penguatan kolaborasi dalam menghadapi risiko bencana.

Melalui keikutsertaan dalam ADEXCO 2026, BNPB terus mendorong penanggulangan bencana yang tidak hanya berfokus pada penanganan ketika bencana terjadi, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan pengurangan risiko bencana.

Pameran ADEXCO 2026 berlangsung hingga Sabtu (12/9/2026) di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Selama pameran berlangsung, booth BNPB di Hall D2 menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi sekaligus meningkatkan pengetahuan mengenai kebencanaan melalui berbagai kegiatan edukatif dan interaktif.

 

Hadiri Rakor LP2B Jawa Timur, Bupati Madiun Komitmen Jaga Lahan Pertanian Produktif

Iki Radio – Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menghadiri Rapat Koordinasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Transformasi Layanan Pertanahan se-Jawa Timur di Ruang Rapat Hayam Wuruk, Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Jumat (11/9/2026).

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Sekda Jatim Adhi Karyono, Kakanwil BPN Jatim Muhammad Naim, serta seluruh kepala daerah se-Jawa Timur.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun untuk terus menjaga keberlangsungan sektor pertanian yang menjadi fondasi ketahanan pangan daerah maupun nasional.

"Ketahanan pangan adalah masa depan kita bersama. Melalui pengintegrasian LP2B ke dalam RTRW/RDTR serta integrasi data pertanahan dan perpajakan (BPHTB), kita berkomitmen penuh untuk memproteksi lahan pertanian produktif di Kabupaten Madiun sekaligus memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat," tegas Hari Wuryanto.

Sementara itu, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur beserta pemerintah kabupaten/kota. Penetapan LP2B di Jawa Timur saat ini telah mencapai 87,34% dari Lahan Baku Sawah (LBS). Capaian ini berhasil melampaui target nasional sebesar 87% yang sejatinya ditargetkan selesai pada 2029 sesuai Perpres Nomor 12 Tahun 2025.

"Saya berterima kasih dan apresiasi sekali dari Jawa Timur. Belum tahun 2029, usulannya sudah mencapai angka 87,34%. Harusnya pekerjaan selesai tahun 2029, sudah selesai di bulan September 2026," ujar Nusron Wahid.

Menteri Nusron juga mengimbau seluruh kepala daerah untuk segera menindaklanjuti penetapan LP2B ini dengan memasukkannya ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) masing-masing daerah agar memiliki kepastian hukum dan tata ruang yang mengikat.

"RTRW itu menjadi panglima dalam pembangunan. Kompas atas pembangunan ini adalah rencana tata ruang dan wilayah," lanjut Nusron.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, menambahkan bahwa capaian impresif ini merupakan hasil kolaborasi erat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Tercatat, sebanyak 18 kabupaten/kota di Jatim telah memenuhi target melalui LP2B murni, sementara 11 kabupaten/kota lainnya mencapai target dengan faktor penambah.

Musim Kemarau, Distribusi Beras SPHP Bulog Madiun Tembus 120 Persen

Iki Radio — Perum Bulog Kantor Cabang Madiun mencatatkan realisasi penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang signifikan sepanjang tahun 2026. 

Hingga saat ini, distribusi pasokan beras tersebut telah menembus angka 10.000 ton lebih atau mencapai 120 persen dari target yang ditetapkan.

Pimpinan Bulog Kantor Cabang Madiun, Agung Sarianto, menyampaikan bahwa capaian ini melampaui target awal yang dipatok untuk tahun 2026.

"Target awal kami untuk tahun 2026 sebesar 8.000 ton. Namun hingga pertengahan September ini, penyaluran sudah menembus lebih dari 10.000 ton. Melihat tren permintaan pasar, kami optimis distribusi beras SPHP hingga akhir tahun 2026 bisa menyentuh angka 15.000 ton," ujar Agung, Jum'at (11/9/2026).

Langkah intervensi pasar secara masif ini dilakukan bukan tanpa alasan. Faktor musim kemarau yang memicu penurunan hasil panen petani lokal menjadi penyebab utama berkurangnya ketersediaan beras di pasaran. 

Situasi tersebut berpotensi memicu lonjakan harga pangan di tingkat konsumen jika tidak segera diantisipasi.

Sebagai bentuk mitigasi, Bulog Madiun terus memperkuat pasokan di pasar-pasar tradisional yang menjadi pilar ekonomi masyarakat. Fokus pengawasan dan penjagaan stok menyasar tiga daerah yang menjadi cakupan wilayah layanan Bulog Madiun, yaitu Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi.

Melalui penggelontoran beras SPHP ini, ketersediaan bahan pokok di masyarakat dipastikan tetap terjaga, sehingga stabilitas harga beras di wilayah Madiun dan sekitarnya tetap terkendali selama masa kemarau.(ir)

close
Pasang Iklan Disini