Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Ratusan Mahasiswa dari UNAIR Surabaya dan UNS Mulai Belajar di Madiun

Iki Radio - Kabupaten Madiun menjadi pilihan sejumlah perguruan tinggi di tanah air untuk mempertajam kemampuan dan mengaplikasikan keterampilan. Ini terbukti, beberapa perguruan tinggi baik di Madiun maupun berbagai daerah lain, memilih Kabupaten Madiun sebagai tempat mengasah keterampilan.

Seperti pada Selasa (6/1/2026), ratusan mahasiswa dari dua perguruan tinggi yakni Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya dengan program Belajar Bersama Komunitas (BBK) dan puluhan mahasiswa dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN), resmi mulai kegiatannya di Kabupaten Madiun.

Sebanyak 350 peserta dari berbagai program studi UNAIR, akan berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Madiun hingga 2 Februari 2026 mendatang.

“Silakan adik-adik belajar langsung kepada masyarakat dan menerapkan teori yang didapat di kampus. Kami berharap nanti bisa lahir rekomendasi yang bermanfaat bagi Pemerintah Kabupaten Madiun,” ujar Bupati Madiun, Hari Wuryanto, saat menerima peserta program BBK UNAIR Surabaya, di Pendopo Ronggo Djoemeno Kabupaten Madiun, Selasa pagi (6/1/2026).

Diharapkan, BBK menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Ilmu pengetahuan itu tidak cukup berhenti di teori. Harus ada inovasi yang benar-benar bisa diterapkan di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Koordinator BBK UNAIR  di Madiun, Tokok Adiarto mengatakan, pelaksanaan BBK di Kabupaten Madiun difokuskan pada enam tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

"Fokus BBK diarahkan pada SDGs pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, sanitasi, ekonomi, inovasi, serta pengurangan kesenjangan atau kesetaraan ekonomi," katanya.

Dikatakan, mahasiswa yang mengikuti program BBK di Kabupaten Madiun ini berasal dari berbagai prodi. mulai dari kedokteran, sastra, sains dan teknologi, hingga kedokteran hewan.

"Tujuannya agar pengembangan yang dilakukan bersifat kolaboratif dan melihat persoalan dari berbagai sudut pandang,” imbuhnya.

Selain di Kabupaten Madiun,program BKK UNAIR ini juga dilaksanakan serentak pada sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Diantaranya Banyuwangi, Surabaya, Gresik, Mojokerto, dan Lamongan, bahkan di luar negeri.

Penerimaan Mahasiswa KKN dari UNS Surakarta di Ruang Eka Kapti Kabupaten Madiun, Selasa (6/1/2026)

Sementara itu dari UNS Surakarta, sedikitnya 48 mahasiswa UNS Surakarta akan mengikuti KKN selama 45 hari mulai tanggal 6 Januari sampai 19 Februari 2026 di 6 desa di Kecamatan Jiwan dan Mejayan.

"Kami sangat berterima kasih diberikan kesempatan untuk belajar diKabupaten Madiun," ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS Surakarta, Dody Ariawan, di Ruang Eka Kapti Kabupaten Madiun, Selasa siang (6/1/2026). 

Dalam kesempatan ini Bupati Madiun minta kepada mahasiswa KKN UNS Surakarta dapat memberikan rekomendasi dalam upaya pengembangan desa yang menjadi lokasi KKN, sesuai visi misi Kabupaten Madiun BERSAHAJA.

"Goalnya adalah kesejahteraan masyarakat. Kami juga ingin adik-dik mahasiswa melakukan presentasi," kata Bupati.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Madiun, Sodiq Hery Purnomo mengatakan dengan adanya kegiatan dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Madiun akan memberikan dampak positif bagi pembangunan di Kabupaten Madiun.

"Dari mereka nanti kita akan mendapatkan banyak masukan, untuk peningkatan pembangunan di Kabupaten Madiun, baik secara fisik maupun non fisik," katanya.(iw/IR)

Fasilitas Seadanya, Sekolah Mulai Beroperasi Pascabencana di Aceh

Iki Radio - Kegiatan belajar mengajar di Provinsi Aceh mulai kembali berjalan secara bertahap pascabencana banjir dan longsor yang terjadi pada Desember 2025. Salah satunya terlihat di SD Negeri 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, yang kembali melaksanakan kegiatan masuk sekolah semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 pada Senin (5/1/2026).

Siswa-siswi SD Negeri 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, mengikuti kegiatan belajar mengajar hari pertama semester genap Tahun Ajaran 2025/2026, pada Senin (5/1/2026)/ dok. BNPB.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa meskipun aktivitas pembelajaran telah dimulai, kondisi sekolah belum sepenuhnya pulih akibat dampak bencana.

“Meskipun aktivitas pembelajaran telah dimulai, kondisi sekolah belum sepenuhnya pulih. Sejumlah fasilitas pendidikan masih terdampak banjir, seperti meja dan kursi yang rusak serta ruang kelas yang belum sepenuhnya bersih. Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan sarana seadanya, termasuk penggunaan terpal sebagai alas belajar,” kata Abdul Muhari dalam keteranganya.

Ia menambahkan, belum seluruh peserta didik dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar secara penuh karena sebagian masih berada di lokasi pengungsian di luar daerah.

Pada hari pertama masuk sekolah, kegiatan diawali dengan sesi berbagi cerita antara siswa dan guru. Para siswa menyampaikan pengalaman mereka selama terdampak bencana, yang menjadi bagian dari upaya pemulihan psikososial.

Suasana kebersamaan juga terlihat saat waktu istirahat, ketika para guru memastikan seluruh siswa dapat menikmati waktu makan bersama, termasuk dengan berbagi bekal kepada siswa yang tidak membawa makanan dari rumah.

Kondisi di SD Negeri 1 Karang Baru tersebut menjadi gambaran proses pemulihan sektor pendidikan yang tengah berlangsung di Provinsi Aceh.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), tercatat sebanyak 2.756 satuan pendidikan di Aceh terdampak banjir dan longsor. Dari jumlah tersebut, 2.226 sekolah telah kembali beroperasi, meskipun sebagian masih berada dalam tahap pemulihan.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah secara paralel terus melakukan berbagai upaya percepatan pemulihan, antara lain melalui pembersihan sisa material banjir dan longsor, perbaikan fasilitas pendidikan, serta pemenuhan sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar mengajar.

Hingga saat ini, dukungan yang telah disalurkan untuk sektor pendidikan di Provinsi Aceh meliputi 15.500 paket school kit, 78 unit tenda darurat untuk ruang kelas, 100 unit ruang kelas darurat, dana operasional pendidikan darurat sebesar Rp11,3 miliar, dana dukungan psikososial sebesar Rp300 juta, serta 90.000 buku pelajaran.

Selain itu, Kemendikdasmen juga menyalurkan tunjangan khusus bagi guru dan tenaga kependidikan terdampak bencana di Aceh. Tunjangan tersebut mencakup pendidikan anak usia dini sebesar Rp758 juta untuk 379 sasaran, pendidikan dasar sebesar Rp8,2 miliar untuk 4.098 sasaran, serta pendidikan menengah sebesar Rp6,7 miliar untuk 3.381 sasaran.

Dalam aspek pembelajaran, pemerintah menerapkan kurikulum penanggulangan dampak bencana secara bertahap. Pada fase tanggap darurat selama 0–3 bulan, kurikulum difokuskan pada pembelajaran minimum esensial yang meliputi literasi dasar, numerasi dasar, kesehatan dan keselamatan dini, dukungan psikososial, serta edukasi mitigasi bencana.

Selanjutnya, pada fase pemulihan dini selama 3–12 bulan, kurikulum disesuaikan menjadi kurikulum adaptif berbasis krisis dengan integrasi mitigasi bencana ke dalam mata pelajaran yang relevan, program pemulihan pembelajaran yang fleksibel, serta penerapan asesmen transisi.

Adapun pada fase pemulihan lanjutan dalam rentang waktu 1–3 tahun, kurikulum diarahkan pada integrasi permanen pendidikan kebencanaan, penguatan kualitas pembelajaran, pengembangan pengetahuan inklusif berbasis ketahanan, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi pendidikan darurat.

BNPB bersama kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung pemulihan sektor pendidikan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara aman, berkelanjutan, dan berkualitas bagi seluruh peserta didik.

 

Baru Tiga Bulan, Garuda Spark Kembangkan 10 Startup Di Bandung

Iki Radio - Program Garuda Spark di Bandung mulai menunjukkan hasil dalam tiga bulan pertama pelaksanaannya, dengan 10 startup lokal berhasil dikurasi dan dikembangkan melalui kolaborasi komunitas, kampus, mitra global, dan pemerintah. 

Menkomdigi Meutya Hafid dalam acara Jabar Digital Ecosystem Report di Garuda Sparks Innovation Hub Bandung, Senin (05/01/2026).

Program inisiatif Kementerian Komunikasi dan Digital ini diluncurkan pada September 2025 sebagai ruang belajar dan pengembangan bisnis digital yang terbuka bagi masyarakat.

President of Alkademi Foundation, Dyah R. Helmi, menilai Garuda Spark membuka akses pembelajaran digital yang luas bagi warga Bandung dan sekitarnya, khususnya generasi muda yang ingin terjun ke industri digital.

“Dengan Garuda Spark, masyarakat bisa belajar bisnis digital dan ekosistem global kapan pun. Semua terbuka dan gratis untuk warga Bandung,” ujar Helmi usai acara Jabar Digital Ecosystem Report di Bandung, Senin (5/1/2026).

Kolaborasi yang terbangun juga berdampak pada penguatan talenta muda. Alkademi bersama mitra global mencatat 15.749 aplikasi dibuat oleh siswa SMK di Jawa Barat dalam satu rangkaian kegiatan dan memperoleh pengakuan Guinness World Record.

Vice President of Startup Bandung Nur Islami Javad menyebut Garuda Spark menjadi ruang temu antara startup berpengalaman dan generasi baru yang mulai merintis usaha.

“Tahun 2025 penuh tantangan bagi startup. Garuda Spark membuka ruang regenerasi. Di komunitas kami ada 150 startup senior dan dampaknya menjangkau lebih dari 2.500 anak muda yang mulai terlibat,” kata Javad.

Ia menambahkan, budaya kolaborasi startup Bandung semakin matang. Event komunitas akhir tahun diikuti sekitar 12.000 peserta daring. Sejumlah startup juga mulai menyusun sustainability report sebagai strategi bertahan dan tumbuh.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan Garuda Spark dirancang sebagai jawaban atas kompleksitas tantangan industri startup.

“Di Bandung, Garuda Spark sudah berjalan tiga bulan. Sudah ada 10 startup yang dibantu, dikurasi, dan dilahirkan bersama oleh Komdigi, startup Bandung, Alkademi, dan mitra internasional seperti NUS Singapura,” ujar Meutya.

Menurut Meutya, kekuatan utama Garuda Spark terletak pada pendekatan ekosistem yang mempertemukan startup, investor, komunitas, dan pemerintah dalam satu ruang kolaborasi.

Startup lokal perlu ruang untuk saling belajar dan tumbuh. Kolaborasi ini memberi kepercayaan diri agar mereka bisa bertahan dan berkembang,” katanya.

Meutya menyebut Bandung sebagai rujukan nasional pengembangan startup berbasis kolaborasi. Pemerintah berharap model ini menginspirasi daerah lain dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Penumpang Angkutan Laut Gorontalo Turun 9,84 Persen

Iki Radio - Sektor transportasi laut di Provinsi Gorontalo mengalami dinamika yang bervariasi pada bulan November 2025.

Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo Dwi Alwi Astuti (kiri) saat mengumumkan rilis Berita Resmi Statistik, Senin (5/1/2026).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, Dwi Alwi Astuti, mengatakan terjadi kontraksi pada pergerakan penumpang, namun di sisi lain, volume barang yang diangkut justru menunjukkan lonjakan yang cukup tinggi.

Dalam pemaparan Berita Resmi Statistik yang dirilis pada Senin (5/1/2026), Dwi Alwi Astuti menyatakan, jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat pada November 2025 tercatat sejumlah 2.702 orang.

Angka ini turun 9,84 persen dibandingkan bulan Oktober 2025 yang sebanyak 2.997 orang.

Tren penurunan juga terjadi pada penumpang yang datang, yakni sebanyak 2.705 orang atau mengalami penurunan sebesar 12,91 persen dibanding bulan sebelumnya.

Namun, kondisi berbeda justru terjadi pada sektor angkutan barang. Jumlah barang yang dimuat kapal laut pada November 2025 mencapai 52.382 ton, meningkat tajam sebesar 17,75 persen dari Oktober 2025 yang sebesar 44.488 ton.

Sementara itu, barang yang dibongkar di pelabuhan Gorontalo pada bulan yang sama juga naik signifikan, yaitu 94.719 ton. Angka ini merepresentasikan kenaikan sebesar 23,05 persen dari bulan sebelumnya yang tercatat 76.973 ton.

Meski terjadi peningkatan bulanan yang menggembirakan, Dwi Alwi Astuti juga memberikan catatan perbandingan secara kumulatif.

Volume barang yang dimuat pada periode Januari hingga November 2025 mencapai 599.491 ton. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024 yang sebesar 625.626 ton, terjadi penurunan sebesar 4,18 persen.

Pola serupa terlihat pada barang yang dibongkar, di mana kumulatif Januari-November 2025 sebanyak 946.721 ton masih lebih rendah 3,65 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (982.617 ton).

 

RSUD Caruban Bersiap Bila Ada Temuan Kasus Super Flu Di Madiun

Iki Radio - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban Kabupaten Madiun, menyampaikan kesiapannya bila sewaktu waktu ditemukan kasus super flu, atau Influenza A (H3N2 subclade K) di wilayah Kabupaten Madiun.

drg. Farid Amirudin, Direktur RSUD Caruban Kab. Madiun

Kesiapan itu dilakukan, meskipun hingga kini belum ada edaran atau surat resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

"Surat atau edaran dari kementerian terkait munculnya Super Flu belum terima. Tapi kita tetap siapkan," ujar Ditektur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin, Senin (5/1/2026).

Dikatakan sebagai institusi layanan kesehatan, RSUD Caruban telah memiliki berbagai fasilitas bilamana nanti ada temuan kasus super flu.

"Kita ada ruang isolasi bila memang nanti diperlukan. Tentu petugas juga telah siap," lanjutnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, dikonfirmasi melalui aplikasi whatsapp, Sabtu (3/1/2026) memastikan kasus super flu atau Influenza A (H3N2 subclade K) di wilayah Kabupaten Madiun belum ada temuan.

"Belum ada," jawabnya singkat.

Dilansir dari laman Kemenkes RI, Influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai sebagai super flu bukanlah virus baru dan tidak bersifat mematikan seperti Covid-19 maupun tuberkulosis (TBC).

Masyarakat tidak perlu panik berlebihan, meski tetap harus waspada dan menjaga kesehatan. 

Virus influenza H3N2 sudah lama beredar dan memiliki karakteristik seperti flu musiman pada umumnya. Penyakit ini bisa menyerang seseorang lebih dari sekali, terutama ketika daya tahan tubuh menurun.(iw/IR)

Menhub Tutup Posko Pusat Angkutan Nataru 2025-2026, Apresiasi Sinergi Lintas Sektor di Tengah Bencana

Iki Radio - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi secara resmi menutup Posko Pusat Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada Senin (5/1/2026). 

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi secara resmi menutup Posko Pusat Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada Senin (5/1/2026).

Penutupan posko menandai berakhirnya masa pengawasan dan pengendalian angkutan Nataru yang dinilai berjalan aman, lancar, dan terkendali, meskipun diwarnai tantangan bencana di sejumlah wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya, Menhub menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan angkutan Nataru tahun ini. Ia menyebut Nataru 2025–2026 sebagai periode yang tidak biasa, karena pemerintah harus menjalankan pelayanan transportasi nasional sekaligus terlibat aktif dalam penanganan bencana di berbagai daerah.

“Nataru tahun ini dapat kita katakan sebagai Nataru yang tidak biasa. Di satu sisi kita melayani mobilitas masyarakat dalam skala nasional, namun di sisi lain kita juga dihadapkan pada berbagai kejadian bencana di sejumlah wilayah,” ujar Menhub.

Menhub mengajak seluruh pihak untuk terus mendoakan dan memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Menurutnya, dalam situasi darurat seperti ini, kehadiran negara melalui kerja nyata dan pelayanan maksimal menjadi sangat penting bagi masyarakat.

“Dalam situasi seperti ini, kehadiran negara melalui kerja nyata dan pelayanan maksimal seluruh jajaran menjadi sangat bermakna,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Menhub menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan angkutan Nataru, mulai dari kementerian dan lembaga terkait, TNI-Polri, pemerintah daerah, BUMN, operator transportasi, asosiasi, hingga seluruh petugas di lapangan.

Ia menekankan bahwa beban kerja tahun ini bersifat berlapis, karena selain melayani angkutan rutin dan lonjakan penumpang Nataru, jajaran transportasi juga terlibat langsung dalam tanggap darurat dan pemulihan bencana.

“Kerja kolektif bersama seluruh stakeholder inilah yang membuat posko Nataru tetap berjalan dengan baik dan fungsi layanan transportasi nasional dapat terjaga,” kata Menhub.

Berdasarkan hasil pemantauan selama masa operasional posko, Menhub menyampaikan bahwa penyelenggaraan angkutan Nataru secara umum berlangsung baik dan lancar. 

Seluruh dinamika pergerakan penumpang, mulai dari arus kendaraan, keterisian layanan, hingga aspek keselamatan, dapat dimonitor dan dikelola secara terkoordinasi.

“Seluruh aspek pergerakan penumpang dan keselamatan tercatat dan terhimpun dengan baik, sehingga penyelenggaraan angkutan Nataru dapat berjalan dalam kendali,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Menhub menyampaikan sejumlah catatan strategis yang perlu menjadi perhatian bersama untuk penyelenggaraan transportasi nasional ke depan.

Pertama, kesiapan sarana dan prasarana transportasi harus dipastikan sejak dini, mencakup moda kereta api, bus, penyeberangan, angkutan laut, dan angkutan udara, baik dari sisi jumlah armada maupun kondisi teknis.

Kedua, penguatan manajemen operasional dan pengaturan kapasitas di simpul-simpul transportasi seperti terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara agar lonjakan penumpang dapat dikelola lebih terkendali.

Ketiga, keselamatan dan pengawasan harus tetap menjadi prioritas utama melalui inspeksi teknis, pengendalian operasional, serta disiplin terhadap standar keselamatan.

Keempat, optimalisasi pemanfaatan data dan sistem digital untuk mendukung pengambilan keputusan lintas sektor agar respons pemerintah semakin cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Menhub juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi imbauan pemerintah selama masa Nataru, kepada operator transportasi atas kerja sama yang solid, serta kepada rekan-rekan media yang berperan aktif menyampaikan informasi secara luas dan berimbang.

“Akhir kata, dengan mengucapkan Alhamdulillahirrahmanirrahim, Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkas Menhub.

 

Polres Bireuen Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengungsi Banjir

Iki Radio - Kepolisian Resor Bireuen melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat pengungsi terdampak banjir di Desa Pulo Pineng Dua Meunasah, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. 

Kepolisian Resor Bireuen memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat pengungsi terdampak banjir di Desa Pulo Pineng Dua Meunasah, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.

Kegiatan bakti kesehatan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri dalam membantu pemulihan kondisi kesehatan warga pascabencana.

Bakti kesehatan difokuskan pada pemeriksaan kesehatan serta pemberian obat-obatan secara gratis kepada para pengungsi. 

Kehadiran layanan medis ini disambut antusias oleh masyarakat yang selama beberapa waktu terakhir mengalami keterbatasan akses pelayanan kesehatan akibat banjir dan kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat pascabencana. 

“Melalui bakti kesehatan ini, Polri berupaya memastikan kondisi kesehatan masyarakat pengungsi tetap terjaga. Pelayanan kemanusiaan seperti ini merupakan bagian dari tugas Polri untuk membantu masyarakat bangkit dan pulih setelah bencana,” ujar Kombes Pol Erdi dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 101 orang pengungsi tercatat menerima layanan kesehatan. Keluhan terbanyak yang ditemukan meliputi demam sebanyak 22 orang, batuk 19 orang, tinea pedis 13 orang, hipertensi 12 orang, dermatitis 9 orang, gastritis 7 orang, influenza 7 orang, arthritis 6 orang, serta luka lecet 1 orang. Jenis penyakit tersebut umumnya dipicu oleh kondisi lingkungan pascabanjir yang lembap dan kurang higienis.

Kehadiran tim Sidokkes Polres Bireuen mendapat apresiasi dari tenaga kesehatan setempat. Bidan Pustu Pulo Pineng Dua Meunasah, Munasiah, menyampaikan terima kasih atas bantuan layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat pengungsi.  

“Kami sangat terbantu dengan adanya bakti kesehatan dari Sidokkes Polres Bireuen. Banyak warga yang membutuhkan pengobatan, terutama lansia dan anak-anak. Kehadiran tim medis ini sangat meringankan beban kami di lapangan,” ujar Munasiah.

Melalui kegiatan bakti kesehatan tersebut, Polres Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan guna mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.

 

Lonjakan Trafik Nataru Terkendali, Layanan Telekomunikasi Nasional Tetap Stabil

Iki Radio - Pemerintah memastikan masyarakat tetap terhubung selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 meski terjadi lonjakan trafik akibat tingginya mobilitas nasional.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat penutupan Posko Bersama Pemantauan Kualitas Layanan Telekomunikasi di Bandung, Senin (5/1/2026)

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan kualitas layanan telekomunikasi nasional berada dalam kondisi stabil dan aman sepanjang periode libur Nataru.

Layanan ini mendukung kebutuhan warga untuk berkomunikasi, mengakses informasi, dan melakukan transaksi digital saat bepergian.

Pernyataan tersebut disampaikan saat penutupan Posko Bersama Pemantauan Kualitas Layanan Telekomunikasi di Bandung, Senin (5/1/2026).

Posko pemantauan beroperasi sejak 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Pemantauan dilakukan melalui 35 posko Unit Pelaksana Teknis Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kemkomdigi serta 255 posko bersama operator seluler di seluruh Indonesia.

“Dari 19 Desember sampai 4 Januari, kualitas layanan kami laporkan cukup terjaga, stabil, dan aman,” kata Meutya Hafid.

Hasil pengukuran di 104 kabupaten dan kota di 35 provinsi mencatat kecepatan internet rata-rata nasional mencapai 80,58 Mbps untuk unduh dan 35,36 Mbps untuk unggah.

Angka ini menunjukkan jaringan tetap mampu melayani peningkatan trafik selama puncak liburan.

Kemkomdigi juga memprioritaskan pemulihan jaringan di wilayah terdampak bencana, terutama di Aceh.

Langkah ini penting agar warga tetap dapat terhubung dengan keluarga dan mengakses informasi darurat.

Saat ini, pemulihan infrastruktur konektivitas operator di Aceh telah melampaui 95 persen.

Dari total 3.208 BTS, hanya tujuh BTS yang masih dalam proses perbaikan.

“Konektivitas di Aceh sudah 95 persen untuk seluruh operator dan beroperasi dengan uptime yang cukup tinggi. Kami berharap ini membantu warga tetap terhubung,” ujar Meutya.

Meutya menegaskan pemantauan layanan tidak berhenti meski Posko Nataru telah ditutup.

Kemkomdigi bersama operator akan terus menjaga kualitas jaringan dan bersiap menghadapi lonjakan trafik pada libur Lebaran mendatang.

“Ini menjadi bahan evaluasi agar layanan publik ke depan semakin siap, termasuk saat libur Lebaran,” tutupnya.

 

close
Pasang Iklan Disini