Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Cakupan JKN Nyaris Sentuh 100 Persen, BPJS Kesehatan Terima Bantuan Pemerintah Rp10 Triliun

JAKARTA, Iki Radio — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan) mencatat cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini telah menjangkau hampir seluruh masyarakat Indonesia. Capaian positif tersebut turut ditopang oleh dana bantuan pemerintah yang mulai dicairkan secara bertahap.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa persentase kepesertaan JKN saat ini telah mencapai angka yang sangat signifikan.

"Dari KSD, sebesar 98,5 persen seluruh rakyat Indonesia sudah mendapatkan cakupan peserta JKN ini. Tapi kita akan terus memperkuat ke depan," ujar Prihati dalam konferensi pers Satya JKN Awards, Jumat (30/10/2026).

Untuk memperkuat pendanaan dan operasional program, Prihati menjelaskan bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan tahap pertama sebesar Rp10 triliun pada 24 Oktober 2026. Sementara itu, pencairan tahap kedua dijadwalkan akan menyusul pada bulan November mendatang.

"Yang kemarin bulan Oktober kita sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah tahap pertama Rp10 triliun sudah cair tanggal 24 Oktober. Dan nanti yang tahap kedua Rp10 triliun akan turun di bulan November," terangnya.

Selain pendanaan, BPJS Kesehatan juga terus melakukan evaluasi secara konsisten terhadap tingkat kepatuhan perusahaan dalam menjalankan kewajiban JKN. Penilaian ini meliputi keaktifan pendaftaran pekerja, ketepatan pemotongan, hingga disiplin penyetoran iuran bulanan.

Dari total 360.000 badan usaha yang dinilai menggunakan indikator kepatuhan lengkap, sekitar 80 badan usaha dinilai berhasil dan diberikan penghargaan dalam ajang Satya JKN Awards.

Dalam kesempatan yang sama, Prihati memaparkan bahwa kontribusi terbesar dalam penghimpunan iuran JKN saat ini bersumber dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Kelompok pekerja formal ini mencatat jumlah kepesertaan yang sangat besar.

"Segmen PPU ini sebesar 39 juta pesertanya. Jadi ini adalah bagian yang sangat besar untuk mendukung pengumpulan iuran asuransi BPJS ini," kata Prihati.

Adapun mekanisme iuran untuk segmen PPU dilakukan secara gotong royong melalui pemotongan gaji bulanan pekerja dengan total besaran lima persen. Dari angka tersebut, satu persen ditanggung oleh karyawan, sementara empat persen sisanya dibayarkan oleh pemberi kerja.

"Kita sangat dibantu oleh segmen PPU, dibantu oleh badan usaha untuk mengumpulkan iurannya dengan memotong upah sebesar lima persen, satu persen dari karyawan, empat persen dari pemberi kerja," pungkasnya.

Gerebek Kampung Boncos, Polisi Temukan Sabu, Ganja, hingga Senjata Tajam dan Bongkar Bedeng Sarang Narkoba

JAKARTA, Iki Radio — Polres Metro Jakarta Barat kembali menggerebek kawasan Kampung Boncos di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (30/10/2026). Dalam operasi ini, ratusan personel gabungan menyisir gang-gang sempit selebar sekitar 1,5 meter untuk memberantas dan mencari lokasi transaksi narkoba.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sebuah bedeng berbahan kayu di atas lahan kosong yang diduga kuat dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika

"Kami menemukan sebuah bedeng berbahan kayu di lahan kosong. Di dalamnya terdapat dua pria yang diduga baru saja menggunakan narkotika jenis sabu," ujar Nasriadi dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).

Petugas kepolisian langsung melakukan penggeledahan menyeluruh sebelum akhirnya membongkar bangunan tersebut. Di dalam kamar sempit berukuran 2x3 meter dengan pendingin ruangan yang masih menyala, aparat mendapati sejumlah barang bukti mencurigakan.

"Dari pemeriksaan di dalam kamar, petugas menemukan senjata tajam jenis parang dan badik, sisa sabu, ganja, brankas kosong, serta kertas papir," jelas Nasriadi.

Dari hasil operasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang pria yang berasal dari berbagai daerah, yakni Surabaya, Slipi Palmerah, dan Aceh. Saat ini, ketiganya masih menjalani pemeriksaan intensif.

"Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui peran masing-masing, apakah mereka bagian dari jaringan, bandar, pengedar, atau hanya pengguna," tambahnya.

Nasriadi menegaskan bahwa penindakan ini tidak akan berhenti pada penggerebekan saja. Ia telah menginstruksikan Kapolsek Palmerah dan Satresnarkoba untuk memperketat pengawasan secara berkelanjutan di lahan kosong bekas bedeng yang telah dibongkar.

"Siapa pun yang kembali membangun bedeng tersebut, berarti mereka bagian dari bandar narkoba. Saya minta Kapolsek, Kasat Narkoba, tangkap mereka," tegas Nasriadi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penanganan kawasan Kampung Boncos memerlukan sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat setempat turut digandeng guna memutus mata rantai peredaran narkotika serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, kawasan rawan tersebut juga direncanakan akan mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat melalui penataan lingkungan. "Ada rencana kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk memberikan bantuan renovasi terhadap rumah-rumah yang tidak layak huni," pungkasnya.

Resmikan SMA Taruna Nusantara Cimahi, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Pemimpin Berintegritas dan Jujur

CIMAHI, Iki Radio — Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jawa Barat, pada Jumat (30/10/2026). Dalam peresmian tersebut, Presiden menegaskan harapannya agar institusi pendidikan ini mampu mencetak calon pemimpin bangsa yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga berintegritas tinggi, jujur, serta menanamkan rasa cinta Tanah Air yang mendalam.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pembentukan karakter bagi generasi muda dibanding sekadar melahirkan orang-orang pintar tanpa integritas.

“Tanamkan terus nilai patriotisme, integritas. Daripada ratusan orang pintar, berilah kepada negara pemuda-pemudi yang jujur, yang bersih hatinya, yang penuh cinta tanah air, baru kita berhasil sebagai bangsa dan negara,” tegas Presiden Prabowo saat memberikan sambutan.

Presiden turut berpesan kepada para siswa agar senantiasa belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh. Selain itu, ia mengimbau para tenaga pengajar untuk memberikan pendidikan, bimbingan, serta keteladanan yang baik dalam mendidik para siswa.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sekaligus Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN), Sugiono, menyampaikan bahwa hadirnya kampus baru ini merupakan bentuk dedikasi untuk masa depan Indonesia.

“Kampus SMA Taruna Nusantara dipersembahkan untuk masa depan bangsa dan negara. Dan semoga kami putra-putri Taruna Nusantara ini bisa terus mengemban amanah lahirnya kampus tercinta tersebut,” ujar Sugiono.

Usai peresmian, Presiden Prabowo berkeliling meninjau berbagai fasilitas sekolah, termasuk Ruang Aeronautics. Dalam peninjauan tersebut, Presiden berkesempatan melihat langsung sejumlah karya riset unggulan para siswa, di antaranya alat pembasmi nyamuk berbasis getaran ultrasonik hibrida hingga teknologi sistem irigasi pintar (smart irrigation system).

SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi dibangun di atas lahan seluas 30,2 hektare dan dilengkapi 30 ruang kelas beserta fasilitas penunjang modern lainnya. Saat ini, sebanyak 677 siswa tercatat sedang menempuh pendidikan di kampus Cimahi.

Secara keseluruhan, SMA Taruna Nusantara kini beroperasi di enam lokasi kampus yang tersebar di seluruh Indonesia, yakni Magelang (Jawa Tengah), Cimahi (Jawa Barat), Malang (Jawa Timur), Pagar Alam (Sumatera Selatan), Ibu Kota Nusantara (Kalimantan Timur), dan Minahasa (Sulawesi Utara).

Mulai tahun ajaran 2025/2026 di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, SMA Taruna Nusantara resmi memberlakukan sistem pendidikan 100 persen gratis dengan beasiswa penuh untuk seluruh siswanya.

Jemput Bola Pajak Lewat Program "PALING BIJAK", Bapenda Kota Madiun Sapa Warga Kelurahan Kelun di Momen WBR

MADIUN, Iki Radio — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat. Melalui program inovatif PALING BIJAK (Pelayanan Keliling Bagi Wajib Pajak), Bapenda menyapa langsung warga Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Jumat (30/10/2026).

Kegiatan jemput bola ini dilaksanakan secara terintegrasi dengan program WBR (Wali Kota Bersama Rakyat) yang bertempat di Lapak Joglo Palereman Kelun, Madiun. Kehadiran layanan keliling di tengah-tengah kegiatan kemasyarakatan dan sentra UMKM ini disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh masyarakat setempat.

Kepala Bapenda Kota Madiun, Jariyanto, menjelaskan bahwa program PALING BIJAK rutin hadir dalam berbagai kegiatan publik untuk mendekatkan pelayanan perpajakan kepada warga. Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati berbagai kemudahan tanpa harus datang langsung ke kantor Bapenda.

"Layanan yang tersedia meliputi pembayaran dan konsultasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Daerah lainnya, hingga pengurusan administrasi pajak. Harapannya, masyarakat benar-benar dapat memanfaatkan program ini untuk menyelesaikan kewajibannya dalam hal pajak daerah dengan lebih mudah dan efisien," ujar Jariyanto.

Inisiatif jemput bola ini pun menuai respons positif dari warga. Santoso, salah seorang warga Kelurahan Kelun yang hadir di lokasi, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan keliling tersebut.

"Senang sekali ada layanan ini. Bisa tahu lebih banyak tentang pajak daerah dan cara pembayarannya. Ternyata membayar pajak sekarang tidak harus ke kantor, bisa lewat layanan keliling yang dekat dengan warga," ungkap Santoso.

Melalui program PALING BIJAK yang terintegrasi dengan WBR ini, Bapenda Kota Madiun berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah dapat terus meningkat demi mendukung pembangunan Kota Madiun yang semakin maju.


Investor Ritel Tembus 33 Juta, OJK Sebut Jadi Pertahanan Utama Pasar Modal Indonesia

JAKARTA, Iki Radio — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pesatnya pertumbuhan jumlah investor ritel domestik menjadi benteng pertahanan utama bagi pasar saham Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian dan gejolak ekonomi global.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa jumlah investor pasar modal di Indonesia saat ini telah menyentuh angka 33 juta orang. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan masa awal kariernya yang hanya berkisar 250.000 investor. Jumlah tersebut dihitung secara presisi berdasarkan single investor identification (SID), sehingga satu individu yang memiliki beberapa akun sekuritas tetap terhitung satu.

"Mungkin ini tertinggi ya di Asia Tenggara," kata wanita yang akrab disapa Kiki tersebut dalam acara Rapimnas Kadin di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Kiki menjelaskan, tren lonjakan investor ini terdorong oleh akselerasi teknologi digital serta perubahan pola aktivitas masyarakat saat pandemi COVID-19. Saat pembatasan aktivitas di rumah berlaku, banyak masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mulai membuka akun investasi. Saat ini, partisipasi investor ritel telah mendominasi lebih dari 55% dari total porsi transaksi di pasar modal tanah air.

Selain pertumbuhan investor, kinerja penghimpunan dana di pasar modal sepanjang tahun ini juga mencatatkan capaian positif sebesar Rp200 triliun. Angka tersebut dihimpun dari berbagai instrumen, mulai dari Initial Public Offering (IPO), efek bersifat utang dan sukuk, hingga rights issue. Total emiten terdaftar kini mencapai 974 perusahaan, menempatkan Indonesia di posisi kedua tertinggi di Asia Tenggara setelah Malaysia.

"Itu adalah membuka jendela untuk berbagai alternatif pendanaan yang luas," ujar Kiki.

OJK optimistis bahwa dominasi investor ritel lokal yang kian kuat akan menjaga stabilitas pasar saham nasional dari efek domino krisis global.

"Jadi ini sesuatu yang sangat kita banggakan. Kenapa dari dulu kita ingin menumbuhkan investor ritel Indonesia, supaya kalau terjadi gonjang-ganjing terkait dengan global economics, itu tidak terlalu berpengaruh kepada pasar kita, karena masyarakat ritel domestik sudah cukup kuat," pungkasnya.


Antisipasi El Nino dan Karhutla, Perhutani Siapkan 200 Juta Bibit untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

MADIUN, Iki Radio — Perum Perhutani mengambil langkah cepat dan strategis dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat fenomena El Nino serta potensi bencana hidrometeorologi.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Direktur Utama Perum Perhutani, Tio Handoko, saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam dan Penanganan Pascakebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Perum Perhutani, yang digelar di lapangan Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jumat (30/10/2026).

Di hadapan ratusan personel gabungan, Tio menekankan bahwa kondisi cuaca panas pada tahun 2026 ini menghadirkan tantangan tersendiri bagi para rimbawan, khususnya dalam mencegah meluasnya karhutla.

“Inti dari kegiatan ini adalah bagaimana sinergi dan kolaborasi Polisi Kehutanan serta Perhutani dalam menjaga hutan tetap lestari. Tugas kita jelas, menjaga hutan dari para perusak,” ujar Tio dalam arahannya.

Sebagai bentuk langkah antisipatif jangka panjang, Perhutani tidak hanya berfokus pada penguatan kesiapsiagaan darurat, tetapi juga memprioritaskan pemulihan kawasan hutan pascakebakaran.

Sebanyak lebih dari 200 juta bibit telah disiapkan untuk mendukung program rehabilitasi hutan di berbagai wilayah Pulau Jawa, yang penanamannya akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah serta datangnya musim hujan.

Selain penanaman kembali, jajaran Perhutani diinstruksikan untuk mengamankan kawasan terdampak, mengidentifikasi kawasan lindung, membersihkan sisa material kebakaran, serta memastikan aliran air di sungai dan anak sungai tidak terhambat. Langkah mitigasi ini sangat krusial guna mengantisipasi ancaman bencana susulan seperti tanah longsor dan banjir bandang menjelang musim penghujan.

Khusus di wilayah Kabupaten Madiun, Tio mendorong adanya penguatan koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Perhutani, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah, hingga tingkat desa. Ia juga menggarisbawahi pentingnya merangkul masyarakat sekitar hutan agar turut aktif menjaga lingkungan sekaligus memanfaatkan sumber daya hutan secara bijak dan bertanggung jawab.

“Patriotik saja tidak cukup, gigih saja tidak cukup kalau empatinya tidak hadir. Hadirkan empati kepada sesama. Gaji boleh kecil, tetapi welas asih harus besar,” pesannya.

Sementara apel siaga ini turut dihadiri oleh Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, Forkopimcam Gemarang, serta personel dari unsur TNI, Polri, dan internal Perum Perhutani.

Kedatangan Dirut Perum Perhutani dan Bupati Madiun disambut secara meriah melalui atraksi yel-yel penuh semangat dari Polisi Kehutanan (Polhut).

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan peralatan pemadaman kebakaran hutan serta penyerahan secara simbolis bibit tanaman campuran dan bantuan sembako kepada warga mitra Perhutani pengelola lahan hutan.(ir)

 

Diduga Korban Perundungan Teman Sekolah, Siswa SD di Pekalongan Alami Trauma dan Dirawat di Rumah Sakit

PEKALONGAN, Iki Radio — Seorang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, berinisial KFN (12), harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Anak laki-laki tersebut diduga mengalami gangguan psikologis berat setelah menjadi korban perundungan atau bullying oleh sejumlah rekan sekolahnya.

ilustrasi (Ai)

Berdasarkan pantauan di Rumah Sakit Djunaid, Pekalongan, KFN tampak duduk di atas dipan perawatan dengan raut wajah murung dan tatapan kosong. Ia juga terlihat ketakutan saat berhadapan dengan orang yang belum dikenal, dan hanya berbicara secara pelan kepada sang ibu, Siti Munawarah.

Siti mengaku sangat khawatir melihat perubahan drastis pada perilaku anaknya. Menurutnya, KFN kini menolak keras untuk pergi ke sekolah dan kondisi mentalnya semakin memburuk.

"Sudah tidak mau sekolah dua minggu lebih, kondisinya semakin berat," ujar Siti Munawarah saat ditemui di rumah sakit, Jumat (30/10/2026).

Siti menduga perubahan perilaku tersebut terjadi karena anaknya memendam rasa takut yang mendalam akibat ancaman atau tekanan dari para pelaku perundungan. Ia juga mengungkapkan kekecewaannya lantaran keluarga dari para siswa yang diduga terlibat belum menyelesaikan persoalan ini secara tuntas, meski sempat mendatangi kediamannya dan menawarkan penggantian biaya transportasi.

Menghadapi situasi ini, pihak keluarga memilih untuk menyerahkan penanganan perkara sepenuhnya kepada pihak kepolisian. "Kami minta keadilan dan semua terserah kepada polisi, yang penting saat ini adalah kondisi anak kami," imbuhnya.

Langkah Penanganan Dinas Terkait

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Nasruddin, menyatakan pihaknya telah menerjunkan tim khusus untuk menyelidiki kasus dugaan perundungan ini dengan mendatangi sekolah serta lingkungan tempat tinggal korban dan terduga pelaku.

"Menurut informasi yang kami terima, ada lima anak yang terlibat dan kemungkinan ada anak-anak lain yang hanya menyaksikan," jelas Nasruddin.

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan terus berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Kesehatan untuk menangani kasus tersebut, dengan prioritas utama memulihkan kondisi psikologis KFN agar bisa kembali belajar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Ryan Ardana Putra, mengungkapkan bahwa korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Djunaid sejak Kamis sore guna memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis awal.

"Kemarin sore kita evakuasi ke Rumah Sakit Djunaid, kita fokus terhadap korbannya dulu, sedangkan masalah kasusnya pihak lain yang akan menangani," tutur Ryan.

Tim kesehatan selanjutnya akan melakukan asesmen guna menentukan rumah sakit rujukan yang sesuai dengan kebutuhan perawatan lanjutan KFN. Proses perawatan di rumah sakit diperkirakan akan berlangsung sekitar satu pekan sebelum dilanjutkan dengan rawat jalan dan pemulihan aktivitas sekolah.

 

Luncurkan Novel 'Diana Memang Manja', SBY Salurkan Duka dan Kenangan untuk Ani Yudhoyono

CIKEAS, Iki Radio — Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), resmi meluncurkan novel terbarunya yang berjudul 'Diana Memang Manja' di kediamannya di Cikeas, Bogor, pada Kamis (29/10/2026).

Lewat karya sastra ini, SBY mengajak para pembaca menyelami kisah emosional yang erat dengan kehidupan nyata: mencintai, kehilangan, menjaga kenangan, hingga keberanian untuk melangkah kembali.

Kepergian sang istri, mendiang Ani Yudhoyono, pada 1 Juni 2019 menjadi titik balik penting yang membawa SBY kembali menekuni dunia seni sebagai sarana pemulihan batin. Sebagian dari rasa duka dan pergulatan emosi yang dialaminya seusai kehilangan mendiang istri turut dituangkan ke dalam proses penulisan novel ini.

"Meskipun she is gone, saya tidak pernah melupakan," kata SBY dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).

Meski demikian, SBY menegaskan bahwa dirinya kini telah berada dalam kondisi yang jauh lebih kuat. "Sebagian saya curahkan di novel itu untuk mengekspresikan hati saya sekian tahun yang lalu. Tetapi sekarang saya lebih kuat. Saya sudah move on," lanjutnya.

Dalam peluncuran tersebut, SBY menegaskan bahwa dunia seni bukan hal baru baginya. Kecintaannya pada dunia tulis-menulis telah tumbuh sejak masa sekolah dasar, sehingga menulis novel merupakan kelanjutan dari kegemaran lamanya.

"Saya bukan mualaf tentara, politisi menjadi seniman. Tetapi seni itu masa lalu saya. Yang betul adalah the return of the lost artist. Kembalinya seniman setelah mengembara ke mana-mana," ujar SBY.

Novel 'Diana Memang Manja' merangkai kisah romansa yang dibalut misteri dan pergulatan perasaan manusia. SBY memanfaatkan kebebasan menulis untuk membangun alur cerita, menghadirkan karakter yang beragam, serta mempertemukan kenyataan dengan imajinasi.

Guna menjaga kualitas ceritanya, SBY melakukan riset mendalam dan pertimbangan cermat agar alur tetap masuk akal namun tetap memberi ruang bagi misteri kehidupan. Sepanjang proses penulisan, ide-ide baru terus berkembang untuk memperkaya cerita dan memperdalam dinamika antar-tokoh.

Melalui karya ini, SBY berharap pembaca dapat memahami bahwa melanjutkan jalan kehidupan dapat berjalan beriringan dengan merawat kenangan indah bersama orang-orang tercinta.

 

close
Pasang Iklan Disini