Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Siapkan Investasi Rp200 Triliun, Pemkab Nagan Raya Bidik Industri Baterai Listrik Terintegrasi

Iki Radio - Kabupaten Nagan Raya kembali mencatatkan kinerja investasi yang mengesankan dengan mempertahankan posisinya sebagai salah satu daerah penyumbang realisasi investasi terbesar di Aceh. Capaian tersebut menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim investasi dan prospek ekonomi daerah di wilayah Barat Selatan Aceh.



Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, pada Triwulan IV Tahun 2025 realisasi investasi di Kabupaten Nagan Raya mencapai Rp336,18 miliar atau 26,75 persen dari total investasi Aceh. Angka tersebut menempatkan Nagan Raya sebagai kontributor investasi terbesar di tingkat provinsi.

Memasuki Triwulan I Tahun 2026, Nagan Raya masih berada di kelompok teratas daerah penyumbang investasi dengan realisasi sebesar Rp310,56 miliar atau 20,76 persen dari total investasi Aceh.

Data DPMPTSP Nagan Raya menunjukkan, selama Triwulan I Tahun 2026 terdapat 452 proyek usaha dengan total nilai investasi mencapai Rp406,33 miliar. Investasi tersebut didominasi sektor industri pengolahan minyak kelapa sawit mentah (CPO), perkebunan kelapa sawit, serta sejumlah sektor pendukung lainnya.

Tren pertumbuhan investasi di Nagan Raya telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, nilai investasi di daerah itu tercatat melampaui Rp3,7 triliun, meningkat sekitar 42 persen dibandingkan 2022 yang mencapai sekitar Rp2,6 triliun.

Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, menyambut positif peningkatan realisasi investasi tersebut. Menurutnya, pertumbuhan investasi yang konsisten mencerminkan semakin tingginya kepercayaan dunia usaha terhadap daerah tersebut.

“Bagi kami, investasi bukan sekadar angka dalam laporan. Investasi harus menjadi jalan untuk membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi rakyat, memperkuat pendapatan daerah, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Nagan Raya,” ujar TR Keumangan di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, pada Senin (22/6/2026).

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya akan terus menjaga iklim investasi yang kondusif melalui pelayanan yang pasti, kemudahan berusaha, serta perlindungan hukum bagi pelaku usaha yang menjalankan investasi sesuai ketentuan.

“Pemkab Nagan Raya membuka diri bagi investasi yang sehat. Namun prinsipnya jelas, investasi harus berjalan sesuai regulasi, menghormati lingkungan, melibatkan tenaga kerja lokal, serta memberikan nilai tambah bagi daerah,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat harus menjadi bagian utama dalam setiap proses pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan manfaat investasi dapat dirasakan langsung oleh warga.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya saat ini juga tengah menyiapkan peluang investasi strategis senilai Rp200 triliun untuk pembangunan ekosistem industri baterai listrik yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir.

Rencana tersebut mencakup pengembangan industri pengolahan, program peremajaan (replanting) kelapa sawit, pembangunan pabrik pengolahan sawit, serta penguatan konektivitas logistik melalui pengembangan akses pelabuhan laut.

“Investasi besar ini merupakan peluang bagi Nagan Raya untuk membangkitkan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan memberikan ruang bagi masyarakat agar ikut mengambil peran dalam perkembangan ekonomi di daerahnya sendiri,” kata TR Keumangan.

Dengan capaian investasi yang terus meningkat dan berbagai peluang pengembangan industri strategis, Nagan Raya dinilai memiliki momentum kuat untuk memperkuat perannya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Barat Selatan Aceh.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen menciptakan kawasan yang ramah investasi melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Sejumlah sektor unggulan yang terus dikembangkan antara lain perkebunan, pertambangan, energi, industri pengolahan, serta kawasan ekonomi baru yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah pada masa mendatang.

“Sejalan dengan visi daerah, Nagan Raya akan terus membangun ekosistem investasi yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” pungkas TR Keumangan.

Hari Bhayangkara ke-80, Wakil Gubernur Kalteng Apresiasi Bakti Kesehatan Polda Kalteng

Iki Radio - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya bakti kesehatan dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 2026 yang diselenggarakan oleh Polda Kalimantan Tengah di Aula Graha Bhayangkara Polda Kalteng, Selasa (23/6/2026).

“Kegiatan bakti sosial yang digelar Polda Kalimantan Tengah ini sangat lengkap. Ini merupakan salah satu upaya bersama antara pemerintah dan instansi vertikal dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Saya melihat seluruh layanan yang diberikan sangat komprehensif, termasuk skrining stunting yang sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya usai menghadiri kegiatan bakti kesehatan.

Sebagai informasi, kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan bagi masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan, skrining stunting, pemberian obat-obatan dan suplemen gizi, donor darah, khitanan massal, operasi katarak, hingga operasi bibir sumbing.

Wakil Gubernur menambahkan bahwa selain pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga disertai pemberian bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Polda Kalteng dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

“Semoga kerja sama seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin diperkuat demi meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat Kalimantan Tengah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan menjelaskan bahwa pelaksanaan bakti kesehatan merupakan tindak lanjut arahan pimpinan Polri agar peringatan Hari Bhayangkara ke-80 lebih banyak diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pada kegiatan hari ini, kami memberikan pelayanan kesehatan kepada kurang lebih 1.500 masyarakat. Program bakti kesehatan ini telah dimulai sejak 1 Juni 2026 dan dilaksanakan di Polda, rumah sakit, lokasi-lokasi yang telah ditentukan, serta secara serentak di Polres dan Polsek jajaran,” jelasnya.

Kapolda menuturkan bahwa selain pelayanan kesehatan umum, kegiatan tersebut juga mencakup donor darah, pemberian obat-obatan, khitanan massal, operasi katarak, dan operasi bibir sumbing sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara umum,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah juga menyerahkan tali asih kepada peserta penyandang disabilitas sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Turut hadir Kepala Badan Intelijen Daerah Kalimantan Tengah Marsma TNI Muhammad Nur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Jalan Baru 1.151 Km Resmi Beroperasi, Presiden: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal

Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto meresmikan selesainya pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang dilaksanakan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun Anggaran 2025. 

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan jalan daerah yang tersebar di 38 provinsi. Menurutnya, keberadaan jalan daerah memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai wilayah.

“Saya menyambut dengan bangga dan bahagia telah selesai pembangunan jalan daerah dengan total sepanjang 1.151 kilometer di seluruh pelosok Indonesia di 37 provinsi,” ujar Presiden di Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Presiden menegaskan bahwa jalan daerah merupakan urat nadi perekonomian rakyat karena menjadi jalur distribusi berbagai komoditas dan hasil produksi masyarakat.

“Melalui jalan-jalan inilah hasil panen petani, hasil kebun, hasil perikanan, dan berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar, pusat distribusi, kawasan industri, dan sebaliknya,” katanya.

Menurut Presiden, Indonesia sebagai negara kepulauan yang luas memerlukan konektivitas yang memadai agar aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih efisien. Infrastruktur jalan yang baik diyakini mampu menurunkan biaya logistik sekaligus memperkuat keterhubungan antarwilayah.

“Biaya angkut akan menjadi lebih murah kalau jalan-jalan cukup, kalau ada konektivitas di antara semua pusat produksi dan tempat-tempat pemukiman,” ujarnya.

Presiden juga menekankan komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses infrastruktur.

“Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menyebut pembangunan jalan menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan nasional, termasuk ketahanan pangan dan energi. Menurutnya, distribusi yang lancar merupakan faktor penting agar hasil produksi dan kebutuhan masyarakat dapat tersalurkan secara optimal.

“Jalan yang baik adalah bagian dari strategi ketahanan kita. Ketahanan pangan dan ketahanan energi juga membutuhkan jaringan distribusi yang lancar dan baik,” katanya.

Presiden mengajak pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Ia juga memastikan pemerintah akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur hingga menjangkau daerah dan desa-desa di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program pembangunan jalan daerah, termasuk jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan pemerintah daerah.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras semua instansi pekerjaan umum dan seluruh jajarannya yang didukung pemerintah daerah. Kita melihat kualitasnya cukup baik dan harus dipertahankan,” ujarnya.

Presiden menegaskan bahwa setiap penggunaan anggaran negara harus dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semua pengeluaran uang rakyat harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tegas Presiden.

Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458, Perumdam Tirta Dharma Purabaya Komitmen Mewujudkan Pelayanan "Bersahaja"

Iki Radio –Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 yang jatuh pada 18 Juli 2026, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya menyatakan komitmen penuhnya dalam mendukung visi besar pembangunan daerah.

Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun, Imansyah Novianto (pakai rompi) dalam acara BAHANA BERSAHAJA yang dilaksanakan oleh Pemkab Madiun di Desa Bulakrejo Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun pada Februari 2026 lalu.


Mengusung tema strategis "Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja", badan usaha milik daerah (BUMD) ini siap mengakselerasi transformasi pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat Bumi Kampung Pesilat.

Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun, Imansyah Novianto, menyampaikan relevansi tema hari jadi tahun ini dengan arah kebijakan korporasi yang dipimpinnya mencakup tiga pilar utama.

Ketiiga pilar utama dalam tema tersebut—Inovasi, Kolaborasi, dan Bersahaja—merupakan pengejawantahan dari tantangan sekaligus peluang pembangunan daerah modern.

"Sebagai bagian integral dari Pemerintah Kabupaten Madiun yang mengemban tugas vital dalam penyediaan air minum, kami melihat tema ini bukan sekadar slogan, melainkan peta jalan. Kata Berinovasi menuntut kami untuk tiada henti mencari terobosan baru dan melakukan pembaruan sistem secara berkelanjutan. Tujuannya jelas, agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan zaman di era digital ini," ujar Imansyah Novianto.

Lebih lanjut, Imansyah menekankan bahwa pilar Berkolaborasi menjadi kunci sukses dalam menghadapi kompleksitas kebutuhan publik.

Sinergi yang kuat antara seluruh stakeholder, jajaran manajemen Perumdam, pemerintah daerah, dan masyarakat mutlak diperlukan untuk menggerakkan roda kemajuan Kabupaten Madiun secara serentak.

Sementara itu, nilai Bersahaja dimaknai sebagai fondasi moral dalam memberikan pelayanan.

"Bersahaja mencerminkan semangat pelayanan yang sederhana, membumi, dekat dengan masyarakat, dan penuh kerendahan hati. Namun di balik kesederhanaan itu, kami tetap memegang teguh komitmen profesional yang berorientasi pada aspek 3K, yaitu Kualitas, Kuantitas, dan Kontinuitas pasokan air bersih," tambahnya.

Bukan sekadar wacana, Perumdam Tirta Dharma Purabaya menerjemahkan semangat Hari Jadi ke-458 ini ke dalam serangkaian langkah konkret di lapangan. Upaya peningkatan performa perusahaan dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir.

Beberapa langkah nyata yang saat ini tengah diakselerasi oleh Perumdam Tirta Dharma Purabaya diantaranya modernisasi dan digitalisasi layanan pelanggan. Ini dilakukan guna mempermudah akses dan meningkatkan transparansi, perusahan telah mengintegrasikan sistem pembayaran berbasis online serta penerapan teknologi QRIS Dinamis. Selain itu, saluran pengaduan masyarakat kini dipermudah melalui sistem respons cepat berbasis WhatsApp.

Selain itu optimalisasi operasional teknis, dengan peningkatan akurasi pembacaan meter pelanggan terus dipantau guna meminimalkan potensi kesalahan dan menjaga kepercayaan publik. Di saat yang sama, perawatan serta pengembangan infrastruktur distribusi air dilakukan secara berkala demi menjaga stabilitas pasokan.

Serta penguatan kemitraan strategis, dengan mempererat hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Kabupaten Madiun dan berbagai mitra strategis lainnya guna mendukung program penyediaan air minum yang merata hingga ke pelosok desa.

Perumdam Tirta Dharma Purabaya juga melakukan diversifikasi usaha dan inovasi bisnis. Sebagai langkah memperkuat kinerja keuangan korporasi dan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), Perumdam Tirta Dharma Purabaya terus mengembangkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) lokal unggulan bernama YOIKI, yang kini kian diminati pasar.


Melalui momentum refleksi Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 ini, jajaran manajemen dan seluruh karyawan Perumdam Tirta Dharma Purabaya berharap agar iklim inovasi dan kolaborasi dapat semakin mengakar kuat di seluruh elemen masyarakat maupun birokrasi pemerintahan.

Sinergi yang solid diyakini akan mampu memacu pertumbuhan ekonomi daerah, mendongkrak kualitas pelayanan publik ke level tertinggi, dan pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat Kabupaten Madiun secara menyeluruh.

"Selamat Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458. Mari bersama-sama kita wujudkan Kabupaten Madiun yang bersahaja, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan. Perumdam Tirta Dharma Purabaya: Melayani Lebih Baik, Bertumbuh Lebih Kuat!" pungkasnya.(ir)

 

Hari Jadi Ke 458 Kabupaten Madiun, Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal

Iki Radio – Ratusan anak dari berbagai daerah di Kabupaten Madiun, memilih mengisi libur sekolah dengan mengikuti kegiatan khitan massal, yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian Hari Jadi ke 458 Kabupaten Madiun ini, digelar secara serentak di tiga lokasi berbeda.


Hal ini dilakukan untuk menjangkau seluruh wilayah dan memudahkan akses bagi para peserta agar tidak terkendala jarak.


Ketiga lokasi itu masing masing RSUD Caruban untuk peserta dari Kecamatan Mejayan, Saradan, Pilangkenceng, Wonoasri, Sawahan, Gemarang, dan Balerejo.


RSUD Dolopo untuk peserta dari Kecamatan Dolopo, Kebonsari, Dagangan, Geger, Kare, dan Jiwan. Dan di Joglo Desa Sendangrejo Kecamatan Madiun, untuk peserta dari wilayah Kecamatan Wungu dan Kecamatan Madiun.


Pelaksanaan di tiga titik tersebut ditinjau dan dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan daerah Kabupaten Madiun untuk memastikan seluruh proses berjalan aman dan lancar.


Di RSUD Dolopo, kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi. Sementara di Joglo Sendangrejo, jalannya khitanan massal dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto.


Adapun di RSUD Caruban, pemantauan dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Soedjiono, dengan dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto.


Agenda tahunan ini sukses menyedot antusiasme tinggi dari warga. Jumlah pendaftar bahkan melonjak hingga melampaui target awal yang telah ditentukan oleh panitia.



Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Madiun, Soedjiono, mengungkapkan bahwa pendaftaran yang dibuka melalui camat di masing-masing wilayah mendapat respons yang sangat positif. 


Momentum pelaksanaan yang bertepatan dengan masa libur sekolah dinilai menjadi salah satu pemicu tingginya partisipasi masyarakat.


"Target awal kita sebenarnya 290 anak, tetapi Alhamdulillah saat ini pendaftar sudah mencapai 306 anak. Pendaftar ini adalah anak-anak yang memang berminat dan berani," ujar Soedjiono di RSUD Caruban.


Demi memberikan pelayanan terbaik dan menjamin keamanan medis para peserta, pihak rumah sakit telah menyiagakan tim medis yang kompeten. 


Direktur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin, menjelaskan bahwa pihaknya menerjunkan puluhan personel khusus demi menyukseskan agenda ini.


"Khusus di RSUD Caruban, kami melibatkan 3 dokter spesialis, 2 dokter umum, dan 22 perawat untuk menangani para peserta khitan," tegas drg. Farid.


Kegiatan khitanan massal ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemkab Madiun dalam membantu masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. 


Selain meringankan beban ekonomi orang tua dalam pemenuhan syariat agama, kegiatan ini juga krusial bagi kesehatan reproduksi anak sejak dini.


"Ya memang anak-anak kan mesti harus dikhitan. Lah, ini upaya pemerintah kabupaten untuk membantu yang memang butuh. Harapannya, generasi muda Kabupaten Madiun ke depan bisa tumbuh menjadi anak-anak yang lebih sehat, berkualitas, soleh, tangguh, dan handal," pungkas Soedjiono.


Respons positif juga datang dari para peserta. Salah satunya Syahrul (10), anak asal Desa Klumutan, Kecamatan Saradan. Ia mengaku senang bisa mengikuti program ini tanpa rasa takut.


"Ya senang, kebetulan pas libur sekolah. Jadi nanti pas masuk (sekolah) sudah sembuh," katanya polos sembari tersenyum.(ir)

PLN Berhasil Minimalisir Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa

Iki Radio - Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyatakan satu dari dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Pulau Jawa yang sempat mengalami gangguan teknis kini telah berhasil dipulihkan dan kembali menyuplai energi ke sistem kelistrikan setempat.


"Salah satu pembangkit berhasil dipulihkan," ujar Darmawan dalam keterangan resmi, Senin (22/6/2026).

Menurut Darmawan, PLTU tersebut sudah kembali sinkron dengan sistem kelistrikan Pulau Jawa sejak Minggu (21/6/2026) pukul 18.00 WIB untuk menambah keandalan pasokan.

Berkat pemulihan itu, kebijakan pemadaman bergilir yang sempat dikeluhkan warga sejak pekan lalu kini sudah mulai diminimalisir.

Pihak manajemen memastikan akan terus mengawal proses normalisasi ini secara berkala.

"Kami mengupayakan yang terbaik agar perbaikan yang sudah berlangsung ini bisa terus terjaga dan terus ditingkatkan," tegas Darmawan. 

Sedangkan, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah.

Sebelumnya, gangguan teknis pada dua pembangkit milik Independent Power Producer (IPP) pada Jumat (19/6/2026) memaksa kedua unit tersebut keluar dari sistem kelistrikan Jawa.

Akibatnya, PLN terpaksa melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur yang memicu mati listrik tiba-tiba selama dua hingga lima jam sehari di sejumlah wilayah Jawa Timur, seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Bahkan, pemadaman sempat melumpuhkan lampu penerangan di beberapa jalan protokol di Surabaya hingga malam hari dan membahayakan para pengendara.

Kemkomdigi dan JICA Perkuat Talenta AI untuk Dukung Prioritas Pembangunan Nasional

Iki Radio - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) memperkuat kerja sama pengembangan talenta kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) guna mendukung berbagai prioritas pembangunan nasional, mulai dari pelindungan anak di ruang digital, penanganan disinformasi, hingga peningkatan kualitas layanan publik berbasis data.


Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Catatan Diskusi (Record of Discussions) Proyek Kerja Sama Teknis Next Generation AI Talent Factory di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengatakan kerja sama itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas talenta digital nasional sekaligus mempererat kemitraan Indonesia dan Jepang dalam menghadapi tantangan transformasi digital.

"Kerja sama yang kita jalani hari ini mencerminkan persahabatan yang kuat dan kemitraan strategis antara Indonesia dan Jepang, khususnya dalam mempersiapkan masyarakat kita untuk berkembang di era digital," ujar Nezar.

Menurutnya, perkembangan teknologi AI yang semakin pesat menuntut setiap negara untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar mampu bersaing dan memanfaatkan teknologi secara optimal. Karena itu, investasi pada talenta digital menjadi faktor penting dalam menentukan daya saing bangsa di masa depan.

"Untuk mewujudkan peluang ini, kita harus berinvestasi pada hal yang paling penting, yaitu sumber daya manusia kita," tegasnya.

Melalui program Next Generation AI Talent Factory, Kemkomdigi dan JICA akan mendorong peningkatan kapasitas talenta AI Indonesia melalui penguatan kompetensi, pertukaran pengetahuan, kolaborasi kelembagaan, serta pengembangan inovasi yang menjawab kebutuhan nasional.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menjelaskan pengembangan talenta AI dilakukan melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, industri, pakar teknologi, dan komunitas talenta digital dalam satu ekosistem inovasi.

Menurutnya, pengembangan kompetensi AI tidak cukup dilakukan melalui pembelajaran teoritis, tetapi harus didukung pengalaman nyata yang memungkinkan peserta menghasilkan solusi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

"Pengembangan talenta AI membutuhkan lebih dari sekadar pembelajaran di kelas. Seharusnya lebih luas dari itu," ujarnya.

Sejak mulai diimplementasikan pada 2025, program AI Talent Factory telah menghasilkan berbagai solusi berbasis AI untuk mendukung agenda pembangunan nasional. Pada 2026, program tersebut diperluas melalui kolaborasi dengan Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan melibatkan 98 peserta.

Berbagai inovasi yang dikembangkan mencakup pelindungan anak di ruang digital, penanganan disinformasi dan ujaran kebencian, penguatan Sekolah Rakyat, pemetaan kemiskinan dan penyaluran bantuan sosial, hingga pemantauan isu media dan media sosial untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis data.

Pemanfaatan AI tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas layanan publik, memperkuat pelindungan masyarakat di ruang digital, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat sasaran.

Bonifasius menegaskan penandatanganan kerja sama dengan JICA menjadi awal fase baru dalam penguatan ekosistem talenta AI nasional yang berkelanjutan.

"Ini bukan kesimpulan dari proses, tetapi sebenarnya ini adalah awal dari bab ini, yang akan dibantu oleh JICA," katanya.

Melalui kolaborasi tersebut, Kemkomdigi dan JICA berharap dapat mempercepat lahirnya talenta AI Indonesia yang berdaya saing global, mampu menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan, serta mendukung terwujudnya kedaulatan AI Indonesia melalui pemanfaatan teknologi yang aman, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pemkab Madiun Raih Opini WTP di Tengah SILPA Rp210 Miliar, Eksekutif dan Legislatif Komit Jaga Akuntabilitas

Iki Radio — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun meraih prestasi dalam tata kelola keuangan daerah dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas laporan keuangan tahun anggaran 2025.

Meski mencatatkan kinerja positif, laporan keuangan tahun lalu juga menyisakan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang cukup signifikan, yakni berkisar di angka Rp210 miliar.

Sektor infrastruktur tercatat menjadi penyumbang terbesar sisa anggaran tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mujono, menilai tata kelola APBD tahun 2025 secara umum sudah berjalan dengan cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya predikat WTP.

Menanggapi nominal SILPA yang mencapai ratusan miliar, Mujono memandang hal tersebut dari sudut pandang efisiensi anggaran dan kehati-hatian.

"Langkah efisiensi di tengah kondisi finansial yang terbatas ini sebenarnya sangat luar biasa karena mampu menutup celah untuk kegiatan yang tidak bermanfaat," ujar Mujono.

Ia menjelaskan bahwa kendala tenggat waktu pelaksanaan yang tidak berimbang dengan besaran anggaran menjadi pemicu utama besarnya SILPA di sektor infrastruktur.

Terkait hal ini, DPRD Kabupaten Madiun dijadwalkan akan menggelar rapat paripurna pekan depan dengan agenda pemaparan Pandangan Umum (PU) Fraksi.

"Masing-masing fraksi tentunya akan menyoroti dua sisi utama, yaitu kinerja pemerintah daerah yang kita apresiasi berkat WTP, dan dari mana saja pos-pos sumber SILPA sebesar Rp210 miliar tersebut. Pihak eksekutif nanti tinggal mengurai penjelasannya secara mendetail melalui nota jawaban Bupati," tambahnya.

Sementara itu Bupati Madiun Hari Wuryanto bersyukur atas capaian opini WTP dan berharap proses evaluasi bersama legislatif dapat berjalan lancar.

Terkait SILPA Rp210 miliar, Bupati menegaskan bahwa dinamika di lapangan membuat beberapa proyek—khususnya infrastruktur fisik yang membutuhkan perencanaan matang—tidak bisa dipaksakan selesai pada akhir Desember 2025 demi menjaga kualitas mutu.

"Kalau kondisi di lapangan tidak memungkinkan selesai tepat waktu, ya lebih baik kita jadikan SILPA. Kita laksanakan untuk kegiatan tahun berikutnya. Langkah ini jauh lebih baik daripada kita paksakan berjalan tetapi proyeknya tidak selesai," tegas Hari Wuryanto.

Bupati juga memastikan bahwa dana SILPA tersebut aman dan sudah langsung diintegrasikan kembali untuk membiayai program pembangunan pada tahun anggaran 2026. Ia menekankan prinsip “bener tur pener” (benar sekaligus tepat) dalam pengelolaan keuangan daerah.

"Kalau masuk SILPA, uang daerah tidak akan hilang ke mana-mana, tetap utuh terparkir di situ dan bisa dimanfaatkan kembali secara aman untuk kesejahteraan masyarakat. Kita harus bergerak dengan perhitungan yang presisi agar laporan keuangan tetap akuntabel," pungkasnya.

Menatap tahun anggaran 2026, Pemkab Madiun berkomitmen menjadikan penyelesaian program-program yang tertunda tersebut sebagai pekerjaan rumah (PR) utama demi memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Kabupaten Madiun.(ir)

 

close
Pasang Iklan Disini