Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Top 15 Miss Indonesia 2026: Salma Elcanza, Mahasiswa Teknik Geologi UGM yang Gaungkan Pemberdayaan Perempuan

YOGYAKARTA, Iki Radio — Salma Elcanza, mahasiswa Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan menembus jajaran Top 15 Miss Indonesia 2026 sebagai perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bagi Salma, keikutsertaannya dalam ajang kecantikan bergengsi ini bukan sekadar panggung untuk menunjukkan kemampuan diri, melainkan sarana membawa misi sosial yang lebih besar.

Langkah Salma di ajang Miss Indonesia didorong oleh keresahannya terhadap ketimpangan akses pendidikan dan pengembangan potensi yang masih dialami sebagian perempuan di Indonesia. Ia memandang nilai Beauty with a Purpose dalam ajang tersebut sebagai platform ideal untuk menyuarakan aspirasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Saya percaya bahwa setiap perempuan memiliki hak untuk bermimpi dan menentukan masa depannya sendiri,” tegas Salma, dikutip dari laman resmi UGM, Kamis (6/11/2026).

Perspektif tersebut dibentuk kuat oleh latar belakang pendidikannya di Teknik Geologi—sebuah bidang ilmu yang kerap didominasi oleh laki-laki. Pengalaman terjun dalam kegiatan lapangan mendidik Salma menjadi sosok yang tangguh, adaptif, dan berani menghadapi tantangan. Hal ini makin memperkuat keyakinannya bahwa stereotip maupun keterbatasan akses tidak boleh menghalangi perempuan untuk mengejar cita-cita.

Wujud nyata dari komitmen tersebut dihadirkan Salma melalui GLOW, sebuah gerakan yang ia inisiasi untuk memberdayakan perempuan Indonesia. Melalui GLOW, ia menyediakan ruang berbagi inspirasi, pendampingan, serta pengenalan peluang pendidikan dan karier, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses informasi. Bagi Salma, GLOW bukan sekadar tentang "bersinar", melainkan proses bertumbuh, menemukan keberanian, dan menyadari potensi diri.

Melalui pencapaiannya di Miss Indonesia 2026, Salma berharap dapat menginspirasi lebih banyak perempuan Indonesia untuk berani mengeksplorasi minat di bidang apa pun, meruntuhkan stereotip gender, dan berdikari dalam menentukan jalan hidupnya.

Investasi Capai Target, Akses Tol Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Madiun

YOGYAKARTA, Iki Radio - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Madiun mencatatkan performa ekonomi positif sepanjang 2026. Pertumbuhan ekonomi daerah menembus 7,48 persen pada semester I, Kondisi ini didorong realisasi investasi yang mencapai lebih dari 90 persen dari target tahunan per September 2026.

"tren positif ini didukung oleh optimalisasi infrastruktur pendukung, khususnya konektivitas tol serta alokasi belanja jalan daerah yang porsinya mencapai 89,05 persen," terang Bupati Madiun, Hari Wuryanto di Yogyakarta, Kamis malam (5/11/2026).

Untuk menjaga iklim usaha sekaligus menyerap tenaga kerja lokal, pemerintah daerah telah mencadangkan 13 persen tata ruang wilayah khusus bagi sektor industri dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

 "Langkah ini disiapkan untuk menyerap potensi sekitar 3.000 lulusan sekolah menengah kejuruan dan atas setiap tahunnya. Kami juga menjalin kolaborasi pendidikan vokasi bersama Universitas Sebelas Maret (UNS) yang membuka lima program studi di Madiun," jelasnya.

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi menambahkan, laju investasi ini linier dengan keberhasilan menekan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Madiun hingga berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur.

"Keberhasilan tersebut dijalankan melalui lima pilar pembangunan. Yaitu mengurangi pengangguran, Pengentasan kemiskinan, Peningkatan kualitas layanan kesehatan, Pemenuhan akses pendidikan, dan Penyediaan standar hidup layak bagi masyarakat," kata Wabup Purnomo.

Penyelarasan bersama seluruh elemen pentahelix yang meliputi lima pilar yakni pemerintah, pelaku usaha, akademisi, masyarakat, serta media massa, penting untuk menjaga kesinambungan program pembangunan menuju visi Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).

"Kami memposisikan rekan-rekan pers sebagai mitra kritis sekaligus benteng penyaring kabar bohong demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan," kata Suntoko Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Madiun.

6 November 2026 : Ririn Dwi Ariyanti Genap 41 Tahun, Berikut Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Ratu Sinetron Indonesia Berprestasi Internasional

JAKARTA, Iki Radio — Aktris dan model kenamaan Indonesia, Ririn Dwi Ariyanti, genap memasuki usia 41 tahun pada 6 November 2026. Mengawali kariernya sejak awal tahun 2000-an ini terus menunjukkan eksistensinya di industri hiburan Tanah Air hingga saat ini.

Nama Ririn Dwi Ariyanti telah lama menjadi jaminan mutu di industri seni peran Indonesia. Mengawali kariernya di dunia hiburan sebagai pemeran dan model, aktris kelahiran 6 November 1985 ini konsisten mewarnai layar kaca Indonesia melalui puluhan judul sinetron populer hingga meraih penghargaan di kancah internasional.

Alumnus Universitas Paramadina ini mengawali langkah besarnya di dunia seni peran saat dipercaya memerankan karakter Cinta dalam sinetron Ada Apa dengan Cinta? pada tahun 2003. Sejak saat itu, kariernya terus meroket tajam melalui berbagai peran ikonik dalam sinetron-sinetron hits seperti Terlanjur Cinta, Cinta yang Hilang, hingga Cinta setelah Cinta.

Kerja keras dan dedikasi lulusan SMA Negeri 6 Jakarta ini tidak hanya diapresiasi oleh penonton setia sinetron Tanah Air, tetapi juga diakui oleh industri hiburan global. Salah satu pencapaian prestisius dalam perjalanan kariernya adalah saat ia berhasil menyabet penghargaan Best Rising Star pada ajang internasional Asia Contents Awards tahun 2020 berkat akting memukaunya di serial Dewi.

Selain aktif di layar kaca lewat sinetron dan FTV, Ririn juga melebarkan sayapnya ke layar lebar lewat film Dejavu: Ajian Puter Giling (2015) serta tampil dalam berbagai video musik musisi papan atas Indonesia. Memasuki tahun 2024 hingga 2025, ia terus membuktikan eksistensinya dengan membintangi sinetron Setulus Hati dan FTV Kamu yang Kutunggu.

Di balik kesuksesan kariernya yang gemilang, Ririn juga dikenal sebagai sosok ibu yang tangguh bagi ketiga buah hatinya dari perikahannya bersama Aldi Bragi, yaitu Siti Alana Kalyani, Siti Alecia Kaira, dan Ramy Alfie Utomo. Jam terbang yang tinggi serta konsistensi dalam menjaga kualitas aktingnya menempatkan Ririn Dwi Ariyanti sebagai salah satu aktris papan atas Indonesia yang tetap relevan dan dicintai publik lintas generasi.

 

Gunung Bromo Erupsi, Kolom Abu Setinggi 500 Meter Meluncur ke Arah Barat

PROBOLINGGO, Iki Radio — Gunung Bromo yang terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Kamis petang, 5 November 2026. Berdasarkan laporan dari Petugas Pos Pengamatan Gunung Bromo, letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi kurang lebih 500 meter di atas puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Bromo, Budi Marwanto, menyampaikan bahwa erupsi tercatat terjadi pada pukul 17.11 WIB.

"Terjadi erupsi Gunung Bromo pada hari Kamis pukul 17.11 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau 2.829 meter di atas permukaan laut (mdpl)," ujar Budi.

Ia menjelaskan, letusan tersebut disertai kolom abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas tipis hingga tebal yang bergerak ke arah barat. Berdasarkan rekaman seismograf, aktivitas erupsi ini memiliki amplitudo maksimum 23 milimeter dengan durasi 46 detik.


Status Waspada dan Rekomendasi PVMBG

Saat erupsi terjadi, status aktivitas Gunung Bromo berada pada Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat dan wisatawan di sekitar kawasan wisata Bromo.

Warga, pedagang, wisatawan, pendaki, serta pengelola wisata diminta untuk tidak memasuki kawasan dalam radius satu kilometer dari kawah aktif.

"Masyarakat di sekitar Gunung Bromo, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas," imbau Budi.

Sebagai catatan historis, erupsi terakhir yang tercatat di Gunung Bromo sebelum peristiwa ini terjadi pada tanggal 19 Juli 2019 silam, di mana visual letusan tidak teramati secara langsung namun terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 37 milimeter dan durasi 434 detik.


BPBD Imbau Warga Tetap Tenang

Menanggapi peristiwa ini, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, menyatakan pihaknya telah menerima laporan resmi terkait aktivitas erupsi tersebut.

Pihak BPBD terus berkoordinasi dan mengimbau masyarakat agar tidak panik serta senantiasa waspada terhadap perkembangan situasi.

"Saya mengimbau masyarakat tetap tenang dan mematuhi arahan petugas sesuai dengan rekomendasi batas aman yang sudah direkomendasikan oleh PVMBG," kata Oemar.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang dan mematuhi zona-zona batas aman yang telah ditetapkan guna menghindari potensi bahaya dari aktivitas vulkanik Gunung Bromo.

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Kapolri Minta Usut Tuntas Murni Penegakan Hukum

JAKARTA, Iki Radio — Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto memastikan bahwa penanganan kasus penyadapan ilegal yang menimpa Presiden Prabowo Subianto dilakukan murni atas dasar proses penegakan hukum. Ia menegaskan tidak ada motif persaingan maupun intervensi politik di balik penindakan perkara tersebut.

"Kami meyakinkan bahwa ini semua murni dalam bentuk penegakan hukum dan tidak ada kaitannya dengan persaingan atau apa pun," tegas Suyudi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/11/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Suyudi saat menerima audiensi perwakilan Persatuan Purnawirawan (PP) Polri di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta. Suyudi menjelaskan bahwa penetapan tersangka terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dalam kasus ini berjalan sesuai kecukupan alat bukti dan prosedur hukum yang berlaku.

Langkah tegas ini, lanjut Suyudi, merupakan bagian dari pembenahan internal demi kebaikan dan keberlangsungan institusi Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada publik.

"Ini murni untuk kebaikan institusi Polri yang kita cintai dalam rangka memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat, bangsa, dan negara," tambahnya.

Menanggapi dinamika yang ada, Kapolri menginstruksikan seluruh jajarannya agar tetap profesional dan fokus menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia juga meminta kehadiran anggota Polri semakin dirasakan di tengah publik lewat semangat Polisi Bersama Masyarakat.

Sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah resmi menetapkan tiga perwira tinggi polisi berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka. Ketiganya dijerat atas keterlibatan dalam praktik penyadapan tanpa prosedur, penghapusan data elektronik, hingga akses ilegal. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, para tersangka diduga melancarkan aksi penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto, jajaran menteri kabinet, serta sejumlah tokoh politik nasional sepanjang rentang waktu tahun 2025 hingga 2026.

Top

Tulus Sabet Artis Solo Pria Pop Terbaik lewat Lagu "Teh Hijau", Daftar Pemenang AMI Awards 2026 Disini

JAKARTA — Penyanyi Tulus menjadi salah satu musisi yang paling bersinar dalam ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026. Ia sukses memboyong sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk kategori Artis Solo Pria Pop Terbaik dan Karya Produksi Terbaik melalui karya teranyarnya, Teh Hijau. Tak hanya itu, Tulus juga memborong penghargaan Favorit pilihan publik untuk kategori Lagu Favorit dan Penyanyi Favorit.

Ajang penghargaan tertinggi bagi industri musik tanah air edisi ke-29 yang diselenggarakan oleh Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) ini berlangsung meriah di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/11/2026). Mengusung tema "Ruang Nada Nusantara", AMI Awards tahun ini memberikan apresiasi tertinggi kepada para musisi dan insan pendukung musik Indonesia dalam 67 kategori.

Penyelenggaraan AMI Awards 2026 turut mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi AMI Awards dalam mengawal perjalanan ekosistem musik tanah air.

"AMI Awards berhasil membangun ekosistem musik yang inklusif dan berkelanjutan. Dan musik berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, sekaligus sarana diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional," ujar Fadli Zon dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa ajang ini tidak hanya memberikan penghargaan atas pencapaian insan musik, tetapi juga merekam perkembangan kreativitas bangsa dari waktu ke waktu.

Selain dominasi Tulus, malam penganugerahan tersebut juga mencatatkan kemenangan manis bagi penyanyi Idgitaf yang meraih Album Terbaik lewat Berusaha di Bawah Hujan, serta grup musik no na yang dinobatkan sebagai Pendatang Baru Terbaik lewat karya rollerblade. Pada kategori bergengsi lainnya, Isyana Sarasvati bersama Agt. Widi memboyong piala Video Musik Terbaik untuk lagu BURN.



Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2026

A. Bidang Umum

  • Album Terbaik: Berusaha di Bawah Hujan – Idgitaf
  • Karya Produksi Terbaik: Teh Hijau – Tulus
  • Pendatang Baru Terbaik: no na – rollerblade
  • Video Musik Terbaik: BURN – Isyana Sarasvati, Agt. Widi (Sutradara: Shadtoto Prasetio)

B. Bidang Pop

  • Artis Solo Wanita Pop Terbaik: Bernadya – Rabun Jauh
  • Artis Solo Pria Pop Terbaik: Tulus – Teh Hijau
  • Duo/Grup Pop Terbaik: Perunggu – Pikiran Yang Matang
  • Pencipta Lagu Pop Terbaik: Putra Permana dan Ari Lesmana – Sesi Potret
  • Penata Musik Pop Terbaik: Yoseph Sitompul – Teh Hijau
  • Album Pop Terbaik: Raim Laode – Iqro’

 

C. Bidang Rock

  • Artis Solo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik: For Revenge dan Stand Here Alone – uKYdS
  • Album Rock Terbaik: Black Horses – Jahanam

 

D. Bidang Jazz

  • Artis Jazz Terbaik: Tohpati Bigband – Secret Agent
  • Artis Jazz Alternatif Terbaik: Societeit de Harmonie – Petir
  • Album Jazz/Jazz Alternatif Terbaik: Societeit de Harmonie – Ungkapan

 

E. Bidang Soul/R&B

  • Artis Solo Soul/R&B Terbaik: Afgan – Kacamata
  • Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Terbaik: Thee Marloes – I’d Be Lost


F. Bidang Soul/R&B Alternatif

  • Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik: Andien – Jatuh Pelan
  • Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Alternatif Terbaik: Galdive – 20 Weeks

 

G. Bidang Dangdut

  • Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik: Lesti – Kura Kura Dalam Perahu
  • Artis Solo Pria Dangdut Terbaik: Rhoma Irama – Senyum
  • Artis Solo Dangdut Alternatif Terbaik: Selfi Yamma – Pelukan Nyata
  • Duo/Grup/Kolaborasi Dangdut Terbaik: Mila DA7 dan Valen DA7 – Meleleh Bahagia
  • Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dangdut Elektro Terbaik: Akbar Chalay dan Mingse – Astaga Bercanda
  • Pencipta Lagu Dangdut Terbaik: Adibal – Kura Kura Dalam Perahu
  • Penata Musik Dangdut Terbaik: Yusup Tojiri – Kura Kura Dalam Perahu

 

H. Bidang Lagu Anak-Anak

  • Artis Solo Anak-Anak Terbaik: Etenia Croft – Sahabat Terbaik
  • Duo/Grup/Kolaborasi Anak-Anak Terbaik: Prince Poetiray dan Quinn Salman – Rukun Sama Teman
  • Pencipta Lagu Anak-Anak Terbaik: Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa, dan Anindyo Baskoro – Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi)
  • Penata Musik Lagu Anak-Anak Terbaik: Dwiki Dharmawan – Rukun Sama Teman

 

I. Bidang Alternatif

  • Artis Solo Alternatif Terbaik: Kunto Aji – Berani
  • Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik: Dongker dan Jason Ranti – Disarankan Di Bandung
  • Album Alternatif Terbaik: Reality Club – Who Knows Where Life Will Take You?

 

J. Bidang Keroncong

  • Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Asli Terbaik: Amrih Basuki Purnomo – Langgam Telaga Sarangan
  • Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Ekstra/Alternatif Terbaik: Krontjong Toegoe – Jakarta Kota Raja

 

K. Bidang Dance dan Elektronika

  • Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik: Dipha Barus dan Hindia – Nafas
  • Artis Solo/Grup/Kolaborasi Elektronika Terbaik: White Chorus – Mungkin

 

L. Bidang Metal

  • Artis Solo/Grup/Kolaborasi Metal Terbaik: Burgerkill – Kontinum
  • Album Metal Terbaik: Cloath – The Fallen God

 

M. Bidang Rap/Hip-Hop

  • Artis Solo Rap/Hip-Hop Terbaik: K3bi – Doa
  • Duo/Grup/Kolaborasi Rap/Hip-Hop Terbaik: Iwa K dan Chicco Jerikho – DOAMAT!
  • Album Rap/Hip-Hop Terbaik: Basboi – Kasablanka

 

N. Bidang Koplo

  • Artis Solo/Grup/Kolaborasi Koplo Terbaik: Ndarboy Genk dan Banditoz Yaow 86 – Kicau Mania

 

O. Bidang Orkestra

  • Karya Orkestra Terbaik: Naura Ayu – Terima Kasih

 

P. Bidang Musik untuk Media Visual

  • Album Film Scoring Terbaik: Ofel Obaja – Na Willa: Music From The Motion Picture

Q. Bidang Musik untuk Teater/Film Musikal

  • Lagu Teater/Film Musikal Terbaik: Miliaran Manusia – Original Cast Musikal Perahu Kertas, Dewara Zaqqi, Alya Syahrani, dan Trust Collective

 

R. Bidang Karya Produksi

  • Karya Produksi Progresif Terbaik: Isyana Sarasvati dan Agt. Widi – BURN
  • Karya Produksi Reggae/Ska/Rocksteady Terbaik: Shaggydog, Rebellion Rose, dan The Glad – Lodse
  • Karya Produksi Kolaborasi Terbaik: enau dan Ari Lesmana – Sesi Potret
  • Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik: Luisa Adreena dan Azamy Syauqi – Sikilku Iso Muni
  • Karya Produksi Grup Vokal Terbaik: no na – rollerblade
  • Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik: Denny Caknan – Negoro Angin
  • Karya Produksi Instrumentalia Terbaik: Indra Lesmana – Dim Glow
  • Karya Produksi Musik Global Terbaik: Hasyim Abubakar Yahya, Ki Heri Purwono, dan Mustafa Debu – Kidung Walisongo
  • Karya Produksi Re-Aransemen Terbaik: Yovie Widianto, Andi Rianto, dan Rony Parulian – Salahi Aku (Ku Jatuh Cinta Lagi)
  • Karya Produksi Blues Terbaik: Karina Christy – Don’t Fall In Love With A Rockstar
  • Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik: Idgitaf – Sedia Aku Sebelum Hujan
  • Karya Produksi Kontemporer Terbaik: Adi Darmawan – Arangkak
  • Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Islami Terbaik: Cakra Khan dan Chrisye – Ketika Tangan dan Kaki Berkata
  • Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Nasrani Terbaik: Lyodra dan Iskandar Widjaja – Melodi Cinta-Mu Tuhan
  • Karya Produksi Musik Etno Terbaik: Peni Candra Rini – Kumuda Djiwa Gamelan (Mangkunegaran)
  • Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik: Ecko Show, Juan Reza, dan Chesylino – Orang Baru Lebe Gacor
  • Karya Produksi Hipdut Terbaik: Naykilla – MMG (My Mine Gueh)

 

S. Bidang Penunjang Produksi

  • Produser Rekaman Terbaik: Kevin Pangestu – Sesi Potret
  • Desain Sampul Album Terbaik: Xarein Studio – (Jangan) Jatuh Cinta (Dee Lestari)
  • Tim Produksi Suara Terbaik: Eko Sulistyo dan Bennytho Siahaan – Kota Ini Tak Sama Tanpamu (Orchestra Version)
  • Tim Produksi Vokal Terbaik: Yandi ‘Bronsu’, Kevin Queency, Ogi Lugas, dan Ensemble Original Cast Musikal Perahu Kertas – Miliaran Manusia

 

Penghargaan Favorit dan Khusus

  • Lagu Favorit (Telkomsel): Tulus – Teh Hijau
  • Penyanyi Favorit (Telkomsel): Tulus
  • Video Lirik Favorit (YouTube): Idgitaf – Sedia Aku Sebelum Hujan
  • International Special Awards – Japanese Popular Music: HANA
  • Lifetime Achievement Awards: Indrawati Widjaja, Tito Soemarsono, dan Zaenal Combo
  • Legenda Musik Indonesia: A. Riyanto

 

close
Pasang Iklan Disini