Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau Kembali Dibuka

Iki Radio - Sejumlah bandara yang sebelumnya ditutup akibat terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali dibuka mulai Selasa (8/9/2026) dini hari. Kementerian Perhubungan memastikan pembukaan dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan.

Peninjauan Menhub dan jajaran Kemenhub. Sejumlah bandara yang sempat ditutup akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai kembali beroperasi. Kemenhub memastikan pembukaan dilakukan secara bertahap dengan pemeriksaan armada dan penerapan zona udara yang harus dihindari. (Foto: BKIP/Kemenhub)

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menyatakan Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung kembali aktif mulai pukul 00.01 WIB.  “Per tanggal 8 September pukul 00.01 WIB, Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara Bandung dinyatakan aktif kembali. Menyusul Bandara Budiarto Curug Banten dan Bandara Pondok Cabe Banten juga kembali dibuka pada pukul 02.25 WIB,” ujar Dudy dari Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa dini hari (8/9/2026).

Sementara itu, Bandara Radin Inten II Lampung dan Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Lampung masih menunggu perkembangan kondisi sebelum kembali dioperasikan.

Dudy mengatakan, pembukaan kembali bandara dilakukan dengan sejumlah persyaratan untuk memastikan penerbangan berlangsung aman. Otoritas bandara bersama maskapai diwajibkan melakukan inspeksi terhadap seluruh armada pesawat sebelum kembali beroperasi.

Selain itu, pilot dan kru operasional pesawat wajib memahami restricted polygon, yakni wilayah udara yang dibatasi atau dilarang untuk dilintasi karena terdeteksi terdapat sebaran abu vulkanik. “Untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, seluruh armada harus dilakukan inspeksi. Pilot dan kru juga harus mengetahui restricted polygon yang masih harus dihindari,” tegas Menhub Dudy. 

Sebelumnya, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap ruang udara dan operasional sejumlah bandar udara sejak Sabtu (5/9/2026).

Delapan bandara yang sempat mengalami penutupan operasional yakni Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Budiarto Curug Banten, Bandara Pondok Cabe Banten, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas di Pesisir Barat Lampung, serta Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatra Selatan.

Bandara Atung Bungsu sebelumnya telah kembali beroperasi secara normal pada Senin (7/9) pukul 09.00 WIB.

Dengan kembali dibukanya sejumlah bandara, Kementerian Perhubungan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi ruang udara dan perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Menhub juga meminta maskapai untuk terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, otoritas penerbangan, serta instansi terkait sebelum dan selama operasional penerbangan. “Kami meminta seluruh maskapai terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, otoritas, dan instansi terkait untuk memastikan operasional penerbangan dapat dilakukan secara aman dan selamat,” kata Dudy Purwagandhi.

Kementerian Perhubungan bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mengevaluasi kondisi penerbangan berdasarkan informasi terbaru guna menjaga konektivitas transportasi udara sekaligus memastikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

 

Bawa Nama Riau, 56 Peserta Dilepas ke MTQ Nasional

Iki Radio - Sebanyak 56 putra-putri terbaik Provinsi Riau siap berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Riau akan mengikuti seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan dengan membawa target meraih prestasi terbaik di tingkat nasional.


Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau secara resmi melepas anggota kafilah tersebut di Hotel Mutiara Merdeka, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Senin (7/9/2026), setelah menjalani rangkaian seleksi, pembinaan, dan pemusatan latihan.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan 56 peserta yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan.

"Sebanyak 56 orang yang kita berangkatkan ini merupakan putra-putri terbaik Riau yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan. Dengan mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan, kita memiliki peluang yang lebih besar untuk meraih prestasi terbaik," ujarnya.

Menurut Syahrial, keikutsertaan dengan formasi lengkap menjadi modal bagi Riau untuk memperbesar peluang meraih prestasi pada MTQ Nasional XXXI.

Ia mengingatkan para peserta bahwa keikutsertaan dalam ajang nasional tersebut bukan sekadar membawa nama pribadi, tetapi juga nama baik dan marwah Provinsi Riau.

"Saudara-saudara sekalian berangkat bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi membawa nama dan marwah Provinsi Riau. Jaga akhlak, jaga sikap, dan tunjukkan bahwa kita datang sebagai bagian dari masyarakat Riau yang memiliki adat dan budaya Melayu yang kuat," katanya.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, mengatakan persiapan kafilah dilakukan secara bertahap, mulai dari seleksi hingga pemusatan latihan.

Peserta yang mewakili Riau diseleksi berdasarkan hasil MTQ tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi. Kemampuan masing-masing peserta pada setiap cabang dan golongan menjadi pertimbangan dalam menentukan wakil daerah ke tingkat nasional.

"Peserta yang tergabung dalam Kafilah Provinsi Riau merupakan hasil seleksi dari MTQ Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi dan selanjutnya dipersiapkan untuk mewakili Riau pada MTQ Nasional XXXI. Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan peserta pada masing-masing cabang dan golongan yang diperlombakan," tuturnya.

Zulkifli menjelaskan, Riau mengikuti seluruh cabang dan golongan pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Formasi lengkap itu diharapkan memperbesar peluang daerah memperoleh prestasi dari berbagai cabang perlombaan.

"Kita mengikuti seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan pada MTQ Nasional tahun ini. Dengan formasi yang lengkap, kita berharap peluang untuk meraih prestasi terbaik semakin terbuka dan seluruh peserta dapat memberikan kemampuan maksimal," katanya.

Selain mengasah kemampuan teknis, LPTQ Provinsi Riau bersama para pelatih juga memberikan pembinaan mental untuk membangun kekompakan dan kepercayaan diri peserta sebelum tampil di arena MTQ Nasional.

"Pembinaan kita lakukan secara menyeluruh, tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga mempersiapkan mental dan kepercayaan diri para peserta. Kita berharap seluruh kafilah dapat tampil maksimal, kompak, dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di Semarang," tutupnya.

 

Lisa BLACKPINK Cetak Rekor Baru, MV "SaWaDiKa" Tembus 100 Juta Views dalam 2 Hari

Iki Radio - Lisa BLACKPINK kembali mencuri perhatian dunia lewat pencapaian terbarunya sebagai solois. Video musik untuk single pra-rilis terbarunya yang berjudul "SaWaDiKa" berhasil menembus angka 100 juta views di YouTube hanya dalam waktu sekitar dua hari setelah resmi diluncurkan.

Pencapaian fantastis tersebut diraih Lisa pada 6 September 2026 sekitar pukul 13.00 KST (11.00 WIB). Sejak pertama kali diunggah pada 4 September 2026 pukul 09.00 KST (07.00 WIB), MV "SaWaDiKa" tercatat hanya membutuhkan waktu sekitar dua hari empat jam untuk menyentuh rekor tersebut.

Dengan hasil ini, "SaWaDiKa" resmi menjadi video musik tercepat di tahun 2026 yang berhasil meraih 100 juta views di YouTube. Kecepatan luar biasa dalam mengumpulkan penonton ini langsung menjadi sorotan publik dan makin memperkuat posisi Lisa dalam jajaran rekor industri musik global tahun ini.

Lagu bergenre pop dan hip-hop ini menyajikan lirik berbahasa Inggris yang kaya akan sentuhan budaya Thailand. Judul "SaWaDiKa" sendiri terinspirasi dari salam khas Thailand, di mana Lisa turut terlibat langsung sebagai penggiat dan penulis liriknya. Visual dalam video musiknya juga memperlihatkan latar lokasi-lokasi ikonik di Bangkok, seperti Stasiun Kereta Api Hua Lamphong dan museum seni kontemporer DIB Bangkok.

Tidak hanya lokasi, berbagai elemen khas Thailand seperti olahraga bela diri Muay Thai hingga kendaraan ikonik tuk-tuk dipadukan secara ciamik dengan konsep modern yang dinamis. Visual memukau dalam MV ini digarap oleh sutradara Bang Jae Yeob dari rumah produksi Bangjaeyeob Film, yang sebelumnya sukses mengarahkan video musik untuk grup ternama seperti Stray Kids, aespa, dan NCT 127.

 

Nadzira Shafa Nyatakan Siap Buka Lembaran Baru

Iki Radio – Lima tahun berlalu sejak kepergian sang suami, mendiang Muhammad Ameer Azzikra, penyanyi Nadzira Shafa kini menyatakan siap membuka lembaran baru dalam kehidupannya. Ia merasa sudah saatnya untuk bangkit dan tidak terus-menerus larut dalam kesedihan.

Nadzira Shafa

Nadzira mengungkapkan bahwa dirinya ingin membangun hidup yang lebih nyaman dan meyakini almarhum suaminya juga mendambakan kebahagiaannya.

"Aku ngerasa jahat aja sama diri aku sendiri kalau aku terus masih bersedih tentang beliau. Aku merasa oke waktunya aku mencoba untuk membuka lembaran baru yang bener-bener lembar baru, bukan bab baru lagi," ujar Nadzira saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.

 

Buka Hati dan Isyaratkan Sosok Baru

Dalam proses memulihkan diri, Nadzira mengakui sudah ada sosok pria yang menarik perhatiannya dan memberikan warna baru. Perasaan tersebut bahkan ia tuangkan ke dalam karya musik terbarunya.

"Ada sih (yang masuk ke hati). Makanya aku bikin karya yang seolah membuka pintu hati dan ada orang yang masuk juga. Aku ada beberapa lagu yang memang menjelaskan tentang jatuh cinta dalam versi aku yang berbeda," jelasnya.

 

Bukan dari Kalangan Artis

Nadzira membeberkan bahwa pria yang tengah dekat dengannya tersebut bukan berasal dari industri hiburan. Salah satu alasan yang membuatnya merasa cocok adalah sifat pria tersebut yang mampu memberikan rasa aman dan mengayomi.

"Bukan (artis). Pertama orangnya fun, kedua orangnya melindungi karena aku kan anak yang rapuh ya. Jadi aku suka sama orang yang set-set-set ada gitu. Karena Bang Ameer juga kayak gitu," tambahnya.

 

Tidak Ingin Terburu-buru Menikah

Meski sudah mulai membuka hati, Nadzira menegaskan belum memiliki rencana untuk melangkah ke jenjang pernikahan dalam waktu dekat. Saat ini, ia fokus menikmati masa mudanya dan mengedepankan kenyamanan serta kesesuaian karakter.

"Belum ada obrolan ke sana (pernikahan). Akunya masih enjoy karena umur aku juga masih muda, aku masih mau nikmatin diri aku yang lebih explore lagi. Ya kita enggak ada yang tahu jodoh," pungkasnya.

 

Sudah Diperingatkan Jangan Membakar, Warga Meranti Jadi Tersangka Karhutla 85 Hektare

Iki Radio - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti menetapkan seorang warga berinisial TH alias Din (56) sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan sekitar 85 hektare kawasan gambut di Desa Gemala Sari, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.


Penetapan tersangka disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, dalam konferensi pers di lokasi kebakaran, Minggu (6/9/2026).

Menurut Gede, kebakaran berlangsung sejak 1 September 2026. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diduga berasal dari aktivitas pembersihan lahan yang dilakukan tersangka.

“Kebakaran yang berlangsung sejak 1 September 2026 ini diperkirakan telah menghanguskan sekitar 85 hektare kawasan gambut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api berasal dari aktivitas pembersihan lahan yang dilakukan oleh tersangka,” ujar Gede.

Sebelum kejadian, TH disebut telah mendapat peringatan dari Kepala Desa Gemala Sari Erfandi dan Ketua RT setempat agar tidak melakukan pembakaran lahan.

Namun, pada 1 September 2026, tersangka diduga kembali membakar sisa pangkasan tanaman di kebun pinang miliknya dan meninggalkan lokasi sebelum memastikan api benar-benar padam.

“Pada 1 September, tersangka kembali membakar sisa pangkasan tanaman di kebun pinang miliknya dan meninggalkan lokasi tanpa memastikan api benar-benar padam,” jelasnya.

Tak lama setelah tersangka meninggalkan lokasi, asap tebal mulai terlihat. Ketika dilakukan pengecekan, api telah merembet dan membakar sekitar dua hektare lahan gambut.

Kondisi angin yang kencang dan berubah-ubah serta lapisan gambut kering dengan kedalaman sekitar tiga hingga empat meter menyebabkan api kemudian meluas hingga puluhan hektare.

Polisi mengungkap kasus tersebut menggunakan pendekatan scientific crime investigation yang melibatkan Satuan Reserse Kriminal Polres Kepulauan Meranti, Polsek Rangsang, dan Tim Laboratorium Forensik Polda Riau.

“Hasil olah TKP secara sistematis mengarah kuat pada lahan milik TH sebagai titik awal munculnya api. Tersangka akhirnya diamankan petugas di rumah anaknya yang berada di Desa Gayung Kiri,” jelas Gede.

Penyidik turut menyita sejumlah barang bukti, yakni satu bilah parang, satu gergaji, satu korek api atau mancis berwarna hijau, dua sampel kayu bekas terbakar, serta satu pelepah daun pinang yang hangus.

Seluruh barang bukti diamankan di Mapolres Kepulauan Meranti untuk kepentingan penyidikan.

Atas perbuatannya, TH dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.

Dalam penanganan kebakaran, lebih dari 100 personel gabungan dari TNI, Polri, Brimob, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), masyarakat, dan pihak perusahaan dikerahkan untuk memadamkan titik api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke permukiman warga.

Upaya pemadaman dilakukan melalui pembuatan kanal sekat, penggunaan alat berat, hingga operasi pemadaman dari udara.

“Pembentukan kanal sekat pemadam, penggunaan alat berat, hingga operasi water bombing terus dimaksimalkan untuk mendinginkan lapisan tanah bagian dalam,” pungkasnya.

 

Transformasi, Bulog Bakal Ganti Nama SPHP Jadi Beras Kita

Iki Radio — Perum Bulog bersiap meluncurkan nama dan kemasan baru untuk produk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Mulai 20 Oktober 2026, beras SPHP akan bertransformasi menjadi Beras Kita Medium.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan bahwa jadwal peluncuran tersebut bertepatan dengan momentum memasuki tahun ketiga masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Mungkin ini akan diluncurkan nanti tanggal 20 Oktober. 20 Oktober itu bersamaan dengan tahun masuk tahun ketiganya pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujar Rizal seusai rapat di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2026).

Meskipun berganti nama utama, keterangan SPHP tetap dicantumkan di bagian bawah kemasan dengan porsi tulisan yang lebih kecil. Penggunaan kata "Kita" merujuk pada singkatan Keluarga Indonesia Sejahtera, menyelaraskan brand pangan pemerintah lainnya seperti Gula Manis Kita dan Minyakita.

Langkah rebranding ini dirancang agar produk Bulog tampil lebih menarik (eye-catching) dan mampu bersaing dengan beras swasta. Bersamaan dengan perubahan tampilan, Bulog berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas isi beras.

Selain varian medium, Bulog merapikan merek untuk lini komoditas beras lainnya. Diantaranya Beras Kita Medium, dengan tetap mendapatkan subsidi dari pemerintah, dan  Beras Kita Premium yang tidak disubsidi dan ditujukan bagi konsumen nonsubsidi.

Merek premium sebelumnya seperti Befood dan Punakawan nantinya dialihkan ke merek tunggal ini.

Sebagai bagian dari penataan stok, Bulog menyiapkan program hilirisasi dengan mengalihkan sekitar 380 ribu ton beras yang sudah lama atau turun mutu untuk diolah menjadi bahan baku tepung beras. Kebijakan ini diambil untuk mengurangi ketergantungan industri tepung beras nasional terhadap bahan baku impor.

Berdasarkan kesepakatan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang diarahkan Menko Pangan Zulkifli Hasan, stok beras tersebut akan dilepas melalui mekanisme lelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dengan harga minimal Rp11.000 per kilogram.

Dukungan Bulog juga menyasar sektor peternakan melalui penyaluran 150 ribu ton jagung SPHP. Langkah ini disiapkan guna menopang lonjakan kebutuhan komoditas telur dan daging seiring berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jagung SPHP akan disalurkan khusus kepada peternak rakyat skala kecil dan menengah dengan target harga sekitar Rp5.000 per kilogram. Stok jagung tersebut dipastikan telah siap di gudang-gudang Bulog untuk segera didistribusikan.

 

Pemerintah Perkuat Pasokan Pangan, Beras SPHP Medium Ditambah 1 Juta Ton

Iki Radio - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman memastikan produksi dan ketersediaan beras nasional tetap aman di tengah kondisi El Nino dan musim kemarau yang berlangsung lebih panjang. Pemerintah juga memperkuat pasokan beras ke pasar dengan menambah alokasi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) medium sebanyak 1 juta ton.

Kepastian tersebut disampaikan Mentan Amran usai menghadiri rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan sejumlah kementerian/lembaga terkait di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (7/9/2026). 

“Kesimpulan semuanya, aman, aman. Produksi dan kebutuhan pangan kita aman,” ujar Mentan Amran.

Mentan Amran mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan pasokan beras tetap tersedia sekaligus menjaga harga di tingkat konsumen. Salah satunya dengan mempercepat penyaluran beras SPHP serta mendorong beras medium dan premium masuk ke jaringan ritel. 

“Yang pertama, SPHP kita tambah dan beras medium juga premium dorong ke ritel-ritel. Yang kedua, beras pecah atau menir kita stop impornya. Yang ketiga, untuk menekan harga ini, operasi pasar besar-besaran. SPHP ditambah satu juta ton, kemudian bantuan pangan dipercepat,” tegasnya.

Menurut Mentan Amran, kebijakan tersebut merupakan langkah antisipasi pemerintah menghadapi periode musim kemarau yang berpotensi menekan produksi dan pasokan di pasar. Pemerintah tidak menunggu tekanan pasokan terjadi, tetapi mengambil langkah lebih awal dengan memperkuat distribusi beras kepada masyarakat.

Dalam rapat tersebut, pemerintah memutuskan penambahan 1 juta ton beras SPHP medium untuk memperkuat ketersediaan beras di pasar. Beras tersebut akan disalurkan melalui berbagai saluran distribusi agar masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan penambahan tersebut merupakan keputusan pemerintah untuk memperkuat pasokan dan menjaga harga beras di pasar.  

“Untuk merespons itu, maka kami baru saja rapat memutuskan: kita tambah suplainya untuk beras subsidi yang kita kenal dengan SPHP. SPHP medium. Kita tambah lagi tadi 1 juta,” kata Zulkifli.

Karena itu, pemerintah menambah 1 juta ton SPHP medium yang akan disalurkan pada periode Oktober hingga Desember 2026 dan dilanjutkan hingga memasuki masa panen berikutnya. Beras SPHP tersebut ditujukan untuk menjaga pasokan sekaligus menekan kenaikan harga di pasar.

Mentan Amran menegaskan, selain memperkuat pasokan beras, pemerintah juga mempercepat bantuan pangan dan melakukan operasi pasar secara besar-besaran. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga stabilitas pangan sekaligus memastikan masyarakat tidak kesulitan memperoleh beras. 

“Sudah didorong. Bulog kami minta percepat. Bulog minta percepat,” tegas Mentan Andi Amran Sulaiman saat ditanya mengenai pasokan beras premium di ritel modern.

Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat kebijakan hilirisasi beras dengan memanfaatkan stok beras Bulog yang mengalami penurunan mutu untuk kebutuhan industri tepung beras. Kebijakan tersebut sekaligus mendukung pengurangan ketergantungan terhadap impor beras pecah atau menir.

Mentan Amran mengatakan pemerintah telah menghentikan impor beras pecah dan mengoptimalkan stok dalam negeri untuk kebutuhan tersebut. 

“Beras yang diimpor itu 380 ribu ton, beras pecah, itu kita setop. Dari Bulog 380 ribu. Alhamdulillah, jadi kita tindak setop impor beras pecah, menir,” ujarnya.

Pemerintah juga memutuskan penyediaan SPHP jagung sebanyak 150 ribu ton untuk membantu peternak rakyat dan pelaku usaha kecil-menengah menghadapi tekanan pasokan jagung selama musim kemarau.

Seluruh langkah tersebut menunjukkan pemerintah melakukan mitigasi secara terukur untuk menjaga pasokan pangan dari hulu hingga hilir. Di tengah tantangan El Nino, pemerintah memastikan produksi dalam negeri tetap berjalan, sementara distribusi dan intervensi pasar diperkuat untuk menjaga kebutuhan masyarakat. 

“Operasi pasar besar-besaran. SPHP ditambah satu juta ton. Kemudian bantuan pangan dipercepat,” pungkas Mentan Amran.

Kualitas Udara Padang Sangat Tidak Sehat, BPBD Bagikan 11.000 Masker

Iki Radio - Kualitas udara di Kota Padang berada pada kategori sangat tidak sehat dengan nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 214. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membagikan 11.000 masker gratis kepada masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN), Senin (7/9/2026).

Pembagian masker menjadi langkah cepat Pemko Padang untuk mengurangi paparan udara yang memburuk akibat kiriman kabut asap yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah provinsi tetangga.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan kondisi kualitas udara tersebut perlu direspons dengan langkah perlindungan, khususnya bagi masyarakat yang tetap beraktivitas di luar ruangan.

“Indeks standar pencemaran udara Kota Padang saat ini mencapai 214 dan masuk kategori sangat tidak sehat. Pembagian masker ini sesuai dengan edaran Wali Kota Padang Fadly Amran untuk menyikapi kondisi cuaca berkabut,” ujar Hendri.

Masker dibagikan kepada masyarakat tanpa dipungut biaya, terutama pengguna jalan yang masih beraktivitas di tengah kondisi udara yang tidak sehat. Sasaran mencakup pengendara sepeda motor, pengendara mobil, pengguna angkutan umum, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Distribusi 11.000 masker dilakukan secara serentak di empat lokasi yang menjadi titik aktivitas masyarakat, yakni di depan Balai Kota Padang di Jalan Bypass, Jalan A. Yani, Jalan Sawahan, dan kawasan Pasar Baru Pauh.

Petugas menyasar pengguna jalan yang melintas, terutama pengendara sepeda motor yang belum menggunakan masker. Pembagian juga dilakukan kepada pengendara kendaraan roda empat, angkutan umum, serta ASN yang berada di lingkungan Pemko Padang.

Aksi tanggap darurat tersebut dipimpin langsung Hendri Zulviton bersama jajaran BPBD. Kegiatan turut didampingi Asisten III Sekretariat Daerah Kota Padang Corri Saidan dan Kepala Bagian Pemerintahan Setdako Padang Rina Melati, serta melibatkan anggota Kelompok Siaga Bencana (KSB). Langkah tersebut tidak hanya diarahkan untuk membagikan masker, tetapi juga meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kondisi kualitas udara yang sedang memburuk.

Pemko Padang akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan kondisi kabut asap. Jika kondisi tersebut masih berlanjut, distribusi masker akan kembali dilakukan sesuai kebutuhan dan perkembangan di lapangan.

Hendri mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi paparan langsung terhadap udara luar ketika kondisi tidak memungkinkan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan.

Dengan ISPU yang berada pada level sangat tidak sehat, respons pemerintah diarahkan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan sembari perkembangan kualitas udara terus dipantau. Pembagian masker menjadi salah satu langkah awal untuk mengurangi dampak paparan kabut asap terhadap warga Kota Padang.

close
Pasang Iklan Disini