Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Atasi Kekurangan Pegawai Akibat Pensiun, Bupati Madiun Ajukan Tambahan PPPK ke Pusat

MADIUN, Iki Radio — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus berupaya mengoptimalkan penataan dan pemenuhan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan pemerintahan daerah. 

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi berkurangnya jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) akibat purna tugas atau pensiun yang mencapai rata-rata 280 orang setiap tahunnya.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan bahwa untuk menutupi kekurangan tenaga kerja tersebut, pihak Pemkab Madiun melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) telah mengajukan usulan penambahan pegawai ke pemerintah pusat, khususnya melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Setiap tahun ada sekitar 280 pegawai yang purna tugas. Kita sudah mengajukan ke pusat melalui BKD untuk mendapatkan tambahan tenaga, salah satunya memanfaatkan penerimaan PPPK yang diharapkan dapat membantu roda pelayanan," ujar Hari Wuryanto, Sabtu (24/10/2026).

Meski demikian, Hari menegaskan bahwa proses rekrutmen dan penerimaan tenaga PPPK tetap memperhitungkan kemampuan APBD daerah. Pemkab Madiun menerapkan sistem seleksi yang ketat dan disesuaikan dengan kebutuhan prioritas organisasi.

"Karena adanya keterbatasan anggaran, kita mengambilnya betul-betul selektif dan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan," jelasnya.

Selain rekrutmen pegawai baru, Pemkab Madiun juga fokus pada penataan jabatan pimpinan melalui implementasi Manajemen Talenta. Metode ini diterapkan dalam penunjukan kepala atau pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga pejabat tingkat kecamatan.

Menurut Hari, penerapan manajemen talenta bertujuan agar penempatan pejabat dilakukan secara obyektif berdasarkan kompetensi yang dimiliki masing-masing ASN, sehingga tidak lagi memerlukan uji kompetensi yang berulang.

"Manajemen talenta ini kita pakai untuk penetapan pimpinan OPD maupun pimpinan wilayah di kecamatan. Dari hasil pemetaaan kompetensi, mereka bisa langsung ditunjuk untuk mengisi jabatan yang sesuai. Penempatannya dipastikan sesuai dengan kompetensi masing-masing," pungkasnya.

Top

Dari Komunitas Semara Budaya hingga WYC 2026: Misi Lifia Membumikan Aksara Bali dan Literasi

JAKARTA, Iki Radio — Di tengah pesatnya tren digital dan budaya populer yang digandrungi generasi muda, Ni Made Lifia Kristina (21) justru memilih jalan pemuda yang berbeda. Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 asal Bali ini mendedikasikan dirinya untuk menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan oleh anak muda di tanah kelahirannya.

Bagi Lifia, aksara Bali bukan sekadar deretan simbol ornamental di papan nama jalan, melainkan media penyimpan sejarah, filosofi, dan warisan nilai leluhur. Melihat semakin berkurangnya anak muda yang mampu membaca dan memahami makna di balik goresan aksara tersebut, Lifia mendirikan komunitas Semara Budaya (Sarang Belajar Aksara dan Budaya) pada 2025.

"Dari kecil saya memang dekat dengan aksara Bali lewat pelatihan dan pasraman. Namun, semakin dewasa, saya melihat aksara ini mulai ditinggalkan karena dianggap tidak menarik, tidak relevan, bahkan tidak gaul," ujar Lifia saat mengikuti kegiatan WYC 2026 di Artotel Hotel, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Melalui Semara Budaya, gadis yang juga berprofesi sebagai Master of Ceremony (MC) dan coach public speaking ini menggelar pelatihan rutin bulanan bagi anak-anak di berbagai desa di Bali. Tak hanya itu, pengalaman sebagai fasilitator di tempat wisata Rumah Anyar juga ia manfaatkan untuk memperkenalkan aksara Bali kepada wisatawan asing melalui penulisan nama tradisional. Pendekatan interaktif ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk agar generasi muda melihat aksara Bali sebagai keterampilan yang menarik dan bernilai praktis.

Lifia menegaskan pentingnya menjaga kemampuan membaca aksara Bali, mengingat sebagian besar pengetahuan dan sejarah Bali tersimpan dalam naskah lontar. "Mengenalkan aksara Bali berarti membuka kembali akses generasi muda terhadap kekayaan pengetahuan leluhur mereka," ungkapnya.


Membangun Kolaborasi dan Jejaring Literasi

Meski berawal dari gerakan mandiri bersama rekan-rekannya, Lifia memanfaatkan keikutsertaannya dalam WYC 2026 untuk memperluas jejaring. Ia berharap dapat membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan di Bali, guna memperluas jangkauan ruang belajar.

Di samping pelestarian aksara, Lifia juga menaruh perhatian besar pada penguatan budaya literasi untuk menangkal penyebaran hoaks. Ke depan, ia berencana mengembangkan Semara Budaya agar turut memfasilitasi kegiatan klub baca buku bagi anak muda.

Selama mengikuti forum tingkat nasional tersebut, Lifia mengaku memetik banyak pelajaran berharga dari interaksi bersama peserta dari berbagai penjuru Indonesia, termasuk memadukan nilai gotong royong khas Bali dengan semangat kemandirian anak muda perkotaan.

"Tempat ini layaknya laboratorium belajar. Kita tidak hanya belajar dari fasilitator, tetapi juga dari sesama peserta. Semuanya adalah guru, tempat ini adalah sekolah, dan pengalamannya menjadi pelajaran," tutur Lifia.

Ia berharap program Wirasena Youth Camp dapat terus berlanjut setiap tahunnya untuk melahirkan pemuda-pemuda yang berani berkolaborasi demi daerah masing-masing.

"Warisan budaya tidak cukup hanya dikenang atau dipajang. Ia perlu dipelajari, dipahami, dan diwariskan kembali agar tetap hidup di tangan generasi berikutnya," pungkas Lifia.

Atasi Karhutla 11 Ribu Hektare, Pemprov Jatim Gelar Rakor Bersama BNPB dan TNI

BATU, Iki Radio — Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat sinergi dan kolaborasi antarlembaga untuk menangani bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara terpadu serta komprehensif. Langkah ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Karhutla Jawa Timur yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kantor Wali Kota Batu, Jumat (23/10/2026).

Rakor tersebut turut dihadiri oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Dalam arahannya, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya koordinasi erat antara pemerintah daerah, BNPB, TNI, Polri, serta elemen masyarakat. Menurutnya, penanganan karhutla tidak boleh sebatas aksi pemadaman saat api berkobar, melainkan membutuhkan kesiapsiagaan dan perencanaan jangka panjang.

“Tahun ini karhutla terjadi di Taman Baluran, Gunung Raung, Gunung Argopuro, Gunung Bromo, dan Gunung Arjuno, maka kita lakukan perencanaan jangka panjang untuk mitigasi bencana ini,” ujar Khofifah.

Berdasarkan data situasi dan sebaran karhutla di Jawa Timur, tercatat sebanyak 184 kejadian kebakaran dengan total luas lahan terdampak mencapai 11.449 hektare yang tersebar di 26 kabupaten. Kebakaran melahap sejumlah kawasan pegunungan penting, seperti Gunung Bromo, Arjuno, Semeru, Butak, hingga Gunung Ijen.

Guna menanggulangi kondisi tersebut, Pemprov Jatim telah menerapkan serangkaian strategi terpadu. Selain pemadaman darat, operasi udara juga digencarkan melalui pemanfaatan *drone water spray* serta pengeboman air (*water bombing*) yang didukung BNPB. Di samping itu, Pemprov Jatim bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan dan BMKG menyelenggarakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang menyasar wilayah Gunung Ijen, Arjuno-Welirang, Gunung Butak, dan sekitarnya.

Tidak hanya mengandalkan pendekatan sains dan teknis, Pemprov Jatim juga mengimbau masyarakat menempuh ikhtiar spiritual melalui salat istisqa untuk memohon diturunkannya hujan. Imbauan ini diperkuat dengan diterbitkannya Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 400.8.1/37860/011.2/2026 tentang Pelaksanaan Istisqa.

“Berbagai langkah ikhtiar itu semua adalah bagian dari upaya terpadu Pemprov Jatim untuk memperkuat penanganan karhutla, semoga ikhtiar ini membuahkan hasil,” kata Khofifah.

Langkah terpadu Pemprov Jatim mendapat apresiasi dari Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi. Ia menilai kombinasi antara sains, kearifan lokal, dan pendekatan keagamaan merupakan formulasi yang tepat dalam mengantisipasi bencana.

“Salat istisqa merupakan bagian dari pendekatan spiritual yang bisa kita padukan dengan pendekatan ilmiah. Keduanya saya yakin bisa berjalan bersama dalam menghadapi karhutla,” tutur Kristomei.

Kristomei juga menegaskan kesiapan BNPB untuk terus memberikan dukungan armada *water bombing* sesuai kebutuhan lapangan. Ia sekaligus mengimbau keras warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Jangan ada pembakaran lagi karena dampaknya merugikan kita semua. Banyak dampak negatif yang kita rasakan, sementara saudara-saudara kita juga berupaya memadamkan api,” tegasnya.

Dukungan penuh juga disampaikan KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita. Ia menginstruksikan jajaran TNI untuk siap membantu Pemda dalam upaya preventif maupun pemadaman di lapangan.

“Kami siap membantu Pemerintah Daerah dalam menangani karhutla di Jatim. Kita harus yakin dengan kekuatan kita sendiri, harus bersama-sama gotong royong menangani karhutla,” tandas Jenderal Tandyo.

Rakor tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jatim sekaligus Kepala BPBD Jatim Adhy Karyono, Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur.

Sang Juara Bertahan Melaju: Denting Alunan Mendayu Kembali Tembus Grand Final Dai Cilik 2026

MADIUN, Iki Radio – Siswi SMPN 2 Kota Madiun, Denting Alunan Mendayu, kembali membuktikan kemampuannya dengan melangkah ke babak Grand Final Festival Dai Cilik 2026 tingkat SMP/MTs se-Madiun Raya.

Penampilan Denting A M, saat grand final Dai Cilik 2025 (dok)

Denting berhasil masuk ke jajaran lima besar perwakilan Kota Madiun bersama empat peserta lainnya setelah melalui tahap penyisihan yang ketat.

Hari ini, Sabtu (24/10/2026), sebanyak 30 peserta terbaik—yang terdiri dari lima utusan masing-masing wilayah di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, dan Pacitan—akan saling adu bakat dan pencerahan untuk menjadi yang terbaik di babak pungkasan yang digelar di Plaza Madiun.

Langkah Denting menuju panggung utama tahun ini menyedot perhatian publik. Pasalnya, pada helatan Festival Dai Cilik 2025 lalu, ia berhasil keluar sebagai Juara Pertama. Penampilannya kala itu sukses memikat dewan juri lewat penguasaan materi yang mendalam, gaya penyampaian yang komunikatif, serta ketepatan durasi waktu.

Akankah Denting berhasil mempertahankan mahkota juaranya di tahun ini, atau justru lahir juara baru ? 

Polda Jatim Serahkan Kembali Motor Curian kepada Pemiliknya

SURABAYA, Iki Radio – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) bersama jajaran mengembalikan dua unit sepeda motor hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam rangkaian Operasi Sikat Semeru 2026 kepada pemiliknya, Jumat (23/10/2026).

Kedua kendaraan yang diserahkan kembali tersebut adalah Honda Vario 125 warna putih milik Firman, warga Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, serta Honda Beat warna hitam milik Lutvia Mutiyani, warga Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Wakapolda Jatim, Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa pengembalian kendaraan ini merupakan bagian dari wujud pelayanan Polri serta tindak lanjut atas laporan masyarakat.

"Pengembalian kendaraan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang menjadi korban tindak kejahatan," ujar Kombes Pol Feri Handoko.


Bekerja Cepat dan Profesional

Salah satu korban, Firman, mengungkapkan rasa bahagianya setelah motornya yang hilang pada Jumat (26/6/2026) dini hari berhasil ditemukan dalam waktu singkat oleh pihak kepolisian.

"Saya sangat berterima kasih kepada jajaran Polda Jatim, khususnya Unit 3 Subdit 3 Jatanras, yang sudah bekerja cepat dan profesional sehingga motor saya yang dicuri bisa kembali," tutur Firman.

Apresiasi serupa disampaikan oleh Lutvia Mutiyani. Sepeda motor miliknya sempat digondol pencuri saat ia sedang bekerja. Setelah memeriksa rekaman CCTV dan melapor ke Polsek Tirtoyudo, kendaraannya berhasil ditemukan.

"Terima kasih kepada Kapolda Jatim beserta seluruh jajaran yang telah menangani dan menemukan motor saya. Semoga kepolisian terus menjadi pelindung dan pengayom masyarakat yang dapat diandalkan," ungkap Lutvia.

Polda Jatim terus mengimbau kepada masyarakat yang menjadi korban tindak kejahatan pencurian agar tidak ragu untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat agar dapat ditindaklanjuti secara cepat sesuai prosedur.

24 Oktober, Hari Dokter Indonesia : Mengulas Perjalanan Panjang IDI dan Semarak Fun Run HUT IDI ke-76 di Kota Madiun

MADIUN, Iki Radio - Setia melayani masyarakat dan membentengi kesehatan bangsa, para dokter di Indonesia memperingati Hari Dokter Indonesia setiap tanggal 24 Oktober. Momen ini bertepatan dengan hari lahirnya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada 24 Oktober 1950, sebuah organisasi profesi yang menaungi para dokter di seluruh pelosok Tanah Air dan berafiliasi langsung dengan Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI.

Sebagai wadah tunggal profesi kedokteran, IDI mengusung visi menciptakan Dokter Indonesia yang beretika, mandiri, profesional, dan menjunjung tinggi nilai kesejawatan. Misi besar tersebut diwujudkan melalui peningkatan etik dan keilmuan, penguatan budaya riset, hingga pencapaian cita-cita bersama: Mewujudkan Masyarakat Indonesia Sehat dan Bermartabat.

Perjalanan Sejarah IDI: Dari Perjuangan Kemerdekaan hingga Era Modern

Jejak langkah IDI memakan proses sejarah yang amat panjang dan sarat nilai nasionalisme:

Masa Pergerakan (1926–1940): Berawal dari Vereniging van Indische Artsen yang berganti nama menjadi Vereniging Van Indonesische Geneeskundigen (VIG) pada 1926 di bawah dorongan rasa nasionalisme Dr. Bahder Djohan. VIG memperjuangkan kesetaraan derajat dan kualitas dokter pribumi dengan dokter Belanda.

Tonggak Pendirian (30 Juli & 24 Oktober 1950): Pascakemerdekaan, atas prakarsa Dr. Seno Sastromidjojo dan Dr. Bahder Djohan, diselenggarakan Muktamar Dokter Warganegara Indonesia (MIDI) pada September 1950 yang memilih Prof. Dr. Sarwono Prawirohardjo sebagai Ketua Umum pertama. Selanjutnya pada 24 Oktober 1950, Dr. R. Soeharto bersama jajaran pengurus menghadap notaris R. Kadiman untuk secara resmi mendirikan organisasi berbadan hukum dengan nama Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Pengakuan Dunia & Kiprah Kepemimpinan (1951–1990-an): IDI terus berkembang pesat, menerbitkan Majalah Kedokteran Indonesia (MKI) pada 1951, resmi menjadi anggota World Medical Association (WMA) pada 1953, menyusun Kode Etik Kedokteran Indonesia (Kodeki) pada 1969, hingga aktif mencetuskan program kesehatan nasional seperti KB Mandiri dan pencegahan HIV/AIDS.

Menghadapi Tantangan Zaman & Pandemi (2000–Sekarang): IDI konsisten mengawal dunia kesehatan, termasuk berada di barisan terdepan saat pandemi COVID-19 (2020–2021) di mana lebih dari 750 dokter gugur sebagai pahlawan kesehatan. Pada Muktamar XXXII tahun 2025 di Mataram, DR. Dr. Slamet Budiarto, SH., MH.Kes resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum PB IDI Masa Bakti 2025–2028.

Semarak Peringatan HUT IDI ke-76 di Kota Madiun

Menyambut Hari Dokter Nasional sekaligus Semarak Bersama HUT IDI ke-76 & Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 Tahun 2026, IDI Cabang Madiun di bawah kepemimpinan dr. Andhika Tomy Permana, Sp.BS, M.Ked.Klin (Ketua IDI Cabang Madiun periode 2025–2028) menggelar aksi nyata untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat hidup sehat.

IDI Cabang Madiun menggelar kegiatan bertajuk "FUN RUN HUT IDI KE-76 — LET’S RUN FOR HEALTH!" dengan mengusung tema “Sehat Bersama, Kuatkan Kolaborasi, Demi Indonesia Lebih Sehat”.

Kegiatan ini dilaksanakan Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 05.15 WIB. Start - Finish) Pahlawan Business Center (PBC), Jl. Pahlawan, Kota Madiun.

Melalui kegiatan lari santai ini, IDI Cabang Madiun berharap dapat mempererat tali silaturahmi antara tenaga medis dan masyarakat umum, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebugaran tubuh.

"Jaga Sehatnya, Raih Masa Depannya!" Selamat Hari Dokter Nasional untuk seluruh dokter di Indonesia!

Mengenal Hari PBB 24 Oktober: Sejarah, Tujuan, dan Cara Dunian Merayakannya

MADIUN, Iki Radio — Setiap tanggal 24 Oktober, masyarakat di berbagai belahan dunia memperingati Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations Day. Peringatan ini ditujukan untuk mengenang momentum bersejarah mulai berlakunya Piagam PBB pada tanggal 24 Oktober 1945 silam.

Hari PBB pertama kali dideklarasikan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1947. Tujuan utamanya adalah untuk menyebarluaskan informasi kepada publik global mengenai capaian, peran, serta tujuan mulia organisasi antarbangsa tersebut dalam menjaga perdamaian dan mendorong kerja sama internasional.

Secara tradisional, peringatan Hari PBB diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan reflektif, seperti seminar, diskusi panel, hingga pameran yang menampilkan berbagai pencapaian PBB. Bahkan, pada tahun 1971, Majelis Umum PBB secara resmi merekomendasikan kepada seluruh negara anggota untuk menetapkan 24 Oktober sebagai hari libur nasional di wilayah masing-masing.

Tak hanya di tingkat pemerintahan dan organisasi dunia, kemeriahan Hari PBB juga merambah ke dunia pendidikan. Di berbagai sekolah internasional, momentum ini dimanfaatkan untuk merayakan keragaman budaya para siswanya. Perayaan biasanya diisi dengan pentas seni budaya bergengsi di malam hari serta food fair yang menyajikan ragam kuliner khas dari berbagai belakangan dunia.

Melalui peringatan ini, masyarakat dunia diharapkan dapat terus memelihara semangat persatuan, toleransi, dan kerja sama demi terciptanya dunia yang lebih damai dan inklusif.

Menkeu Pastikan Gaji PNS, TNI, dan Polri Tetap Ditransfer Langsung ke Rekening Pegawai

JAKARTA, Iki Radio  – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan penyaluran gaji bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), prajurit TNI, serta anggota Polri tetap dilakukan melalui skema transfer langsung ke rekening masing-masing individu.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa pembayaran gaji tersebut bersumber dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) yang diproses tanpa perantara.

"Kementerian Keuangan mentransfer gaji langsung kepada rekening dari PNS, TNI, Polri," ujar Suahasil di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).

Suahasil menjelaskan, Kemenkeu telah mengantongi basis data lengkap yang memuat nama seluruh PNS, anggota TNI, dan Polri, lengkap dengan nomor rekening serta bank tujuan penyaluran.


Tunjangan Guru dan Bansos Berbasis Skema G2P

Selain hak-hak ASN dan aparat keamanan, Kemenkeu juga menerapkan mekanisme penyaluran langsung (*Government-to-Person* / G2P) untuk tunjangan guru hingga bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

Khusus untuk bantuan sosial, Kemenkeu berkoordinasi erat dengan Kementerian Sosial (Kemensos) terkait verifikasi data penerima manfaat.

"Untuk perlindungan sosial, program keluarga harapan, program lainnya, itu juga sudah ditransfer secara langsung," tutur Suahasil. Dalam skema ini, Kemensos menyuplai data dan nomor rekening penerima, kemudian Kemenkeu mengeksekusi pencairan secara berkala.

Pernyataan ini sekaligus menjawab wacana yang berkembang terkait usulan Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang sebelumnya menyarankan agar penyaluran gaji PNS dilakukan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dengan kepastian ini, skema pembayaran gaji ASN serta bansos dipastikan tetap berjalan sesuai sistem pencairan langsung yang berlaku saat ini.


close
Pasang Iklan Disini