![]() |
| Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat memberikan ucapan selamat kepada Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya, Senin (12/1/2026). |
Iki Terbaru/Paling Greeess
Gorontalo Terapkan Manajemen Talenta untuk Isi Jabatan Strategis
DPA 2026 Diserahkan, Kasmarni Tekankan Komitmen Nyata
Banjarbaru Jadi Lokasi Peluncuran Permendikdasmen Sekolah Aman
Iki Radio - Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan, menjadi lokasi peluncuran Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
![]() |
| Momen Peresmian Peluncuran Permendikdasmen tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. |
Regulasi tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan
Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti di SMP Negeri 2
Banjarbaru, Senin (12/1/2026).
Peluncuran ini menandai komitmen pemerintah dalam
memperkuat perlindungan peserta didik serta menciptakan lingkungan sekolah yang
aman, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Wali kota
Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, turut hadir sebagai bentuk dukungan pemerintah
daerah terhadap implementasi kebijakan nasional tersebut.
Abdul Mu’ti menjelaskan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun
2026 dirancang untuk membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman secara
menyeluruh, mencakup aspek sosial, lingkungan alam, serta ekosistem pendidikan.
Ia menyebutkan regulasi ini mengusung pendekatan berbeda
dari kebijakan sebelumnya dengan menekankan nilai humanis, komprehensif, dan
partisipatif.
“Pendekatan yang dikembangkan adalah budaya mendengar,
menerima, menghormati, dan melayani. Sanksi bukan menjadi fokus utama,
melainkan membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama,”jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan penerapan budaya sekolah aman
dan nyaman tidak hanya bergantung pada pendidik dan kebijakan, tetapi juga
membutuhkan keterlibatan aktif peserta didik sebagai agen perubahan di
lingkungan sekolah.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,
Arifah Fauzi, menyoroti pentingnya regulasi ini berdasarkan hasil Survei
Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja 2024. Data tersebut menunjukkan lebih
dari separuh anak di Indonesia pernah mengalami kekerasan, termasuk di
lingkungan keluarga dan sekolah.
“Sekolah harus menjadi ruang aman bagi anak untuk tumbuh
dan berkembang. Regulasi ini diharapkan mempercepat terwujudnya pendidikan yang
tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membangun kepribadian anak secara
utuh,”imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali kota Banjarbaru
menyatakan harapannya agar kebijakan ini memberikan dampak nyata bagi
peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik di
daerahnya.
Peluncuran Permendikdasmen ini menegaskan sinergi
pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sistem pendidikan yang berfokus
pada perlindungan anak, kesejahteraan emosional, dan penguatan karakter secara
berkelanjutan.
Presiden Prabowo: 3 Miliar Porsi Makan Bergizi Gratis Telah Dibagikan
Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau sekitar 58 juta penerima manfaat, yang terdiri atas anak-anak usia sekolah, ibu hamil, dan lanjut usia.
Program tersebut dinilai menjadi salah satu intervensi
sosial terbesar yang pernah dijalankan pemerintah.
Presiden menjelaskan, pemberian makan bergizi dilakukan
setiap hari sekolah bagi peserta didik. Sementara itu, bagi ibu hamil,
distribusi makanan diberikan secara rutin sepanjang pekan untuk memastikan
kecukupan gizi ibu dan janin.
“Kalau tidak salah sudah mencapai 58 juta. Anak-anak,
ibu-ibu hamil, dan lansia menerima makan tiap hari. Untuk anak-anak, tiap hari
sekolah. Untuk ibu hamil, tujuh hari,” ujar Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah
Rakyat yang tersebar di 34 provinsi, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin
(12/1/2026).
Menurut Presiden, capaian tersebut menunjukkan keseriusan
negara dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Ia bahkan mempertanyakan negara mana di dunia yang mampu
menjalankan program pemberian makanan bergizi secara masif dan berkelanjutan
dengan cakupan puluhan juta penerima manfaat. “Negara mana yang bisa berbuat
seperti ini?” kata Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengungkapkan bahwa
pemerintah telah mendistribusikan sekitar 3 miliar porsi makanan sejak program
Makan Bergizi Gratis diluncurkan.
Ia menyebut angka tersebut sebagai sebuah prestasi
nasional yang patut dijaga dan ditingkatkan kualitas pelaksanaannya.
Prabowo optimistis target nasional program Makan Bergizi
Gratis dapat tercapai paling lambat pada akhir 2026.
Ia menyebut jumlah penerima manfaat diperkirakan akan
terus meningkat hingga 82 juta penerima manfaat seiring dengan perluasan
jangkauan program di berbagai daerah.
“Kalau Januari saja sudah 58 juta, saya percaya kita akan
capai sasaran pada Desember,” ujarnya.
Meski demikian, Presiden mengingatkan agar percepatan
pelaksanaan program tidak mengorbankan ketelitian dan mutu. Ia menanggapi
laporan dari Badan Gizi Nasional yang menyatakan target pencapaian dapat diraih
lebih cepat dari jadwal.
Prabowo menegaskan bahwa kecepatan harus tetap diimbangi
dengan pengawasan ketat, standar gizi yang terukur, serta distribusi yang tepat
sasaran.
“Jangan dipaksa. Teliti. Buat yang terbaik,” tegasnya.
Program Makan Bergizi Gratis menjadi bagian dari strategi
besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menekan angka
stunting, serta mendukung keberhasilan pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Pemerintah berharap program ini tidak hanya berdampak
pada peningkatan gizi, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi
keluarga penerima manfaat.
Terjemahan Visi Presiden: 166 Sekolah Rakyat Siap Cetak Generasi Bebas dari Kemiskinan
Iki Radio - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan, Sekolah Rakyat dirancang sebagai strategi untuk memotong mata rantai kemiskinan secara berkelanjutan.
![]() |
| Mensos Saifullah Yusuf saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026). |
Pernyataan itu disampaikan Mensos, saat meresmikan 166 Sekolah
Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026).
Mensos mengatakan, program itu merupakan bentuk
penerjemahan dari keinginan Presiden RI Prabowo Subianto yang tidak menghendaki
anak-anak dari keluarga miskin tumbuh, dan terperangkap dalam lingkaran
kemiskinan yang sama.
"Kami berusaha menerjemahkan penyelenggaraan Sekolah
Rakyat dengan melakukan penjangkauan kepada mereka dari keluarga paling tidak
mampu," ucap Saifullah Yusuf.
Lebih lanjut, Mensos Saifullah Yusuf menyatakan,
Sekolah Rakyat sendiri merupakan gagasan langsung dari Presiden Prabowo
Subianto.
Perkembangannya telah dilaporkan secara langsung kepada
Presiden. Hingga saat ini, telah ada 166 titik Sekolah Rakyat yang tersebar di
34 provinsi dan 131 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Rincian operasionalnya
dimulai dengan 60 sekolah pada Juli 2025, disusul 37 sekolah pada Agustus 2025,
dan 66 titik pada akhir September hingga awal Oktober 2025.
Program pendidikan ini telah menjangkau lebih dari 15
ribu siswa dengan didukung oleh lebih dari 2 ribu guru serta hampir 5 ribu
tenaga kependidikan.
"Keseluruhannya menampung 15.954 siswa, 2.218 guru
dan 4.889 tenaga pendidikan," jelas Gus Ipul.
Fasilitas yang diberikan kepada siswa Sekolah Rakyat
terbilang komprehensif, bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang setara
dan mendukung.
Setiap siswa akan mendapatkan layanan pemeriksaan
kesehatan menyeluruh, mulai dari berat dan tinggi badan hingga pemeriksaan
gigi, mata, jantung, dan darah.
Mereka juga dilengkapi dengan berbagai seragam lengkap,
mulai dari jas almamater, seragam dinas, batik, olahraga, Pramuka, hingga jas
laboratorium.
Pendekatan pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya
akademis. Siswa akan menjalani pemetaan bakat (talent mapping), pemeriksaan
kompetensi dasar akademik dan literasi digital, serta pembentukan kebiasaan
baru yang disiplin dan sehat.
Seluruh siswa tinggal di asrama dengan standar layak,
nyaman, dan bersih, serta mendapatkan jaminan makan tiga kali sehari ditambah
dua kali camilan dengan gizi yang terpantau oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Dari sisi penunjang belajar, siswa dibekali dengan
perlengkapan sekolah lengkap, laptop, smartboard, dan pembelajaran berbasis
digital.
Pola pembelajarannya terintegrasi; pendidikan formal
dijalani pada siang hari, sementara pada malam hari siswa akan mendapatkan
penguatan pendidikan karakter yang mencakup nilai-nilai agama, kepemimpinan,
dan keterampilan hidup.
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia
Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi Indonesia.
![]() |
| Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia di Banjarbaru, Kalimantan Selaran, Senin (12/1/2026). |
Dalam sambutannya, Presiden
menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim dan pemangku kepentingan
yang terlibat dalam pendirian sekolah-sekolah tersebut.
“Saya bangga dengan tim saya.
Kita akan terus membuktikan hasil kerja nyata kepada rakyat Indonesia dalam
minggu, bulan, dan tahun-tahun mendatang,” ujar Presiden saat melakukan
peresmian tersebut dilaksanakan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin
(12/1/2026).
Ia menegaskan bahwa pembangunan
tidak dapat dilakukan secara instan. Meski demikian, pemerintah terus melangkah
cepat dan bertahap dalam upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat.
“Saya tidak memiliki tongkat
Nabi Musa atau tongkat Nabi Sulaiman. Tapi insyaallah, setapak demi setapak,
kita bekerja dengan cepat. Perjalanan seribu kilometer dimulai dari satu
langkah, dan kita sudah menempuh banyak langkah,” ucapnya.
Presiden menyebut peresmian Sekolah
Rakyat sebagai langkah berani dan terobosan penting dalam memberikan akses
pendidikan kepada anak-anak Indonesia, terutama yang berada di daerah sulit
dijangkau.
Kepala Negara juga menyinggung
pentingnya perubahan cara berpikir dalam bernegara. Menurutnya, pembangunan
tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menekankan
pemerataan hasil pembangunan agar dirasakan oleh seluruh rakyat, bukan hanya
sebagian kecil.
“Pertumbuhan ekonomi harus
disertai dengan pemerataan. Sistem yang tidak mengupayakan pemerataan secara
cepat tidak akan bermanfaat optimal bagi bangsa,” tegasnya.
Presiden mengingatkan kembali
bahwa tujuan utama kemerdekaan Indonesia adalah untuk membawa kesejahteraan
bagi seluruh rakyat.
Hal ini sejalan dengan amanat
dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yaitu melindungi segenap bangsa dan
memajukan kesejahteraan umum.
“Melindungi berarti
melindungi dari kelaparan, kemiskinan, penderitaan, dan penyakit. Inilah esensi
dari bernegara,” katanya.
Presiden juga mengapresiasi
keterlibatan TNI dan Polri dalam menjangkau wilayah-wilayah sulit serta peran
para gubernur, bupati, dan wali kota dalam mendukung program pendidikan
tersebut.
Ia mengaku terharu menyaksikan
pidato siswa-siswi Sekolah Rakyat yang tampil percaya diri dan mampu
berkomunikasi dalam berbagai bahasa asing.
“Saya kagum. Bahasa Inggris
mereka luar biasa. Kita pertimbangkan agar mereka diberi kesempatan menimba
ilmu ke luar negeri,” tambah Presiden.
Program Sekolah Rakyat ini
diharapkan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia
dari pinggiran dan memberi harapan baru bagi generasi penerus bangsa.
Prabowo Subianto: 25.000 Koperasi Desa Merah Putih Mulai Beroperasi Maret-April 2026
Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa sedikitnya 25.000 Koperasi Desa Merah Putih mulai beroperasi pada periode Maret hingga April 2026 sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa.
“Kita juga akan melihat
beroperasinya minimal 25.000 koperasi desa Merah Putih,” ujar Presiden saat
meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi, di Banjarbaru,
Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Presiden menjelaskan, pemerintah
menargetkan pembentukan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih secara nasional dalam
beberapa waktu ke depan.
Program ini dirancang untuk
memperkuat struktur ekonomi desa, meningkatkan nilai tambah produksi lokal,
serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
Prabowo menyatakan optimistis
jumlah koperasi yang aktif akan terus meningkat seiring dengan dukungan lintas
kementerian, pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat desa.
Ia berharap hingga akhir
Desember 2026, setidaknya 60.000 Koperasi Desa Merah Putih telah beroperasi di
berbagai wilayah Indonesia.
“Artinya, ekonomi kita akan
bangkit di semua bidang,” kata Presiden.
Menurut Prabowo, koperasi desa
diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu memperkuat
distribusi hasil pertanian, perikanan, dan usaha mikro desa, sekaligus
meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama,
Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam
pelaksanaan program Sekolah Rakyat dan penguatan koperasi desa.
Ia menekankan pentingnya
sinergi antara pembangunan sumber daya manusia dan penguatan ekonomi lokal.
Prabowo Subianto secara khusus
menyampaikan terima kasih kepada para guru dan kepala sekolah yang berperan
dalam membina peserta didik.
Menurutnya, pendidikan yang
berkualitas merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi unggul yang mampu
mengelola dan mengembangkan potensi ekonomi desa.
“Saya minta dibina dengan
baik,” ujar Presiden.
Selain itu, Kepala Negara juga
memberikan penghargaan kepada para siswa atas semangat belajar yang
ditunjukkan. Ia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia dan penguatan
ekonomi desa merupakan dua agenda strategis pemerintah dalam mewujudkan
Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan.
Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Presiden Ingin Anak Pemulung Jadi Dokter dan Insinyur
Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto mengaku kagum melihat prestasi peserta didik Sekolah Rakyat yang dinilai mampu menunjukkan capaian luar biasa dalam waktu singkat.
![]() |
| Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat seluruh Indonesia di Banjarbaru, Kalsel, Senin (12/1/2026) |
Presiden mencontohkan keberhasilan sejumlah murid yang
telah menjuarai berbagai ajang, termasuk Olimpiade Matematika, meski program
Sekolah Rakyat baru berjalan sekitar enam bulan.
“Saya kagum. Baru enam bulan, sudah ada yang menjadi
juara Olimpiade. Itu luar biasa,” ujar Presiden saat meresmikan 166 Sekolah
Rakyat yang tersebar pada 34 provinsi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin
(12/1/2026).
Peresmian tersebut dilakukan di Sekolah Rakyat Terpadu
(SRT) 9 Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS),
Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sekolah ini merupakan salah satu daru 166
Sekolah Rakyat yang diresmikan Presiden.
Prabowo mengaku sempat menahan emosi ketika menyaksikan
langsung penampilan para siswa. Menurutnya, rasa haru tersebut muncul karena
kebanggaan melihat anak-anak dari keluarga sederhana mampu menunjukkan potensi
besar.
Presiden juga menyampaikan pesan khusus kepada para siswa
agar tidak merasa rendah diri dengan latar belakang ekonomi keluarga. Ia
menegaskan bahwa pekerjaan orang tua, apa pun bentuknya, merupakan pekerjaan
yang mulia.
“Jangan pernah malu jika orang tua kalian buruh, petani,
atau pemulung. Mereka bekerja dengan cara yang halal dan penuh keringat demi
masa depan anak-anaknya,” tegas Prabowo.
Ia menilai sikap menghormati orang tua merupakan nilai
penting yang harus ditanamkan sejak dini. Prabowo bahkan menyebut dirinya lebih
menghormati pekerja kecil yang hidup dari hasil kerja keras dibandingkan orang
berpendidikan tinggi yang terlibat korupsi.
Terkait program Sekolah Rakyat, Presiden menargetkan
pembangunan 500 sekolah hingga 2029. Setiap sekolah dirancang menampung sekitar
1.000 siswa, sehingga total penerima manfaat diperkirakan mencapai 500.000
murid.
“Tujuan utama kita adalah mengubah nasib anak-anak dari
keluarga miskin ekstrem. Pendidikan adalah sarana paling tepat untuk memutus
rantai kemiskinan,” kata Prabowo.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka
lebih banyak sekolah dan perguruan tinggi, termasuk kampus kedokteran dan
teknik, yang sepenuhnya dibiayai negara. Menurutnya, akses pendidikan gratis
harus terbuka bagi seluruh anak bangsa tanpa memandang latar belakang sosial
ekonomi.
“Saya ingin anak tukang pemulung bisa menjadi dokter,
insinyur, atau pemimpin. Itu cita-cita saya,” ujarnya.
Menutup pidatonya, Presiden mengajak seluruh elemen
bangsa untuk bersatu, bekerja sama, dan berani menghadapi tantangan demi
mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan bebas dari kemiskinan ekstrem.





















