Iki Radio – Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Madiun sukses menggelar Sosialisasi Senam Kampung Pesilat Tahun 2026 di Pendopo Muda Graha pada Selasa (19/5/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam melestarikan budaya sekaligus memperkuat identitas daerah.
Acara yang berlangsung meriah dan penuh semangat ini dihadiri oleh berbagai unsur organisasi wanita se-Kabupaten Madiun. Mulai dari Dharma Wanita Persatuan (DWP), Tim Penggerak PKK Kecamatan, hingga perwakilan organisasi wanita lainnya turut ambil bagian secara aktif.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT PERWOSI ke-59. Selain sebagai perayaan hari jadi, sosialisasi ini bertujuan utama untuk mengampanyekan Senam Kampung Pesilat sebagai warisan identitas Kabupaten Madiun yang kaya akan nilai luhur.
Ketua PERWOSI Kabupaten Madiun, Fitriya Purnomo Hadi, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh peserta yang hadir.
Menurutnya, perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun masyarakat yang sehat, berdaya, dan berkarakter.
“Setelah mengikuti sosialisasi ini, saya yakin ibu-ibu dapat menjadi duta-duta Senam Kampung Pesilat Indonesia di masing-masing organisasi dan wilayahnya, sehingga Senam Kampung Pesilat sebagai identitas Kabupaten Madiun yang menjunjung tinggi persatuan, sportivitas, dan nilai luhur budaya bangsa dapat tersebar luas di lingkungan organisasi maupun masyarakat,” ungkapnya.
Tidak berhenti pada tahap sosialisasi, gerakan hidup sehat ini akan terus digelorakan secara berkelanjutan. PERWOSI Kabupaten Madiun merencanakan agenda lanjutan Lomba Senam Kampung Pesilat, yang akan digelar pada September 2026,bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS).
Selain menjadi sarana edukasi fisik, momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat tali silaturahmi antarorganisasi wanita di Kabupaten Madiun.
Melalui kegiatan ini, kaum perempuan didorong untuk menjadi agent of change (agen perubahan) dalam membudayakan pola hidup sehat, yang dimulai dari lingkungan keluarga hingga merambah ke masyarakat luas.
Di penghujung acara, antusiasme peserta memuncak saat seluruh hadirin bersama-sama turun ke lapangan untuk mempraktikkan gerakan Senam Kampung Pesilat. Praktik langsung ini menjadi bukti komitmen dan implementasi nyata dari materi sosialisasi.(ir)








.jpeg)
.jpeg)















