Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

10 Pohon Tumbang, Satu Motor Rusak Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang Yang Melanda Kota Madiun

Iki Radio - Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kota Madiun, pada Kamis sore (30/4/2026).

Peristiwa ini mengakibatkan sedikitnya 10 pohon tumbang di berbagai wilayah, memicu kerusakan material, dan sempat melumpuhkan akses jalan di beberapa titik.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun, kerusakan paling parah ada di Kecamatan Manguharjo dengan total delapan titik pohon tumbang. 

Sementara itu, Kecamatan Taman dan Kecamatan Kartoharjo masing-masing mencatat satu titik kejadian.

Salah satu insiden yang cukup menonjol terjadi di kawasan Taman Bantaran. Selain menutup akses jalan utama, pohon yang tumbang di lokasi tersebut juga menimpa kabel Penerangan Jalan Umum (PJU). 

Beban pohon yang besar mengakibatkan tiang PJU ikut roboh.

Di lokasi yang sama, satu unit sepeda motor milik pengunjung yang tengah terparkir dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa batang pohon.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun, Yusuf Asmadi, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim gabungan untuk melakukan evakuasi secara terpadu.

"Terkait pohon tumbang di beberapa titik, penanganan dilakukan bertahap. Sebagian besar sudah tertangani, terutama yang mengganggu akses jalan," ujar Yusuf saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Proses penanganan ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, mulai dari BPBD Kota Madiun, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Personel TNI dan Relawan.

Evakuasi dilakukan dengan pemotongan batang pohon menggunakan gergaji mesin, pembersihan material dari badan jalan, serta pengamanan area di sekitar instalasi listrik yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan. 

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Hindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras disertai angin kencang, serta jangan memarkir kendaraan di area yang rawan tumbang," tegas Yusuf.

Selain itu, warga juga disarankan untuk aktif melaporkan jika melihat pohon yang sudah rapuh atau berpotensi tumbang di lingkungan sekitar sebagai langkah antisipasi dini untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.(ir)


KLH Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Peluang Ekonomi Karbon di Sulawesi Tenggara

Iki Radio - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mendorong sektor persampahan menjadi peluang strategis pengembangan nilai ekonomi karbon di daerah guna menekan emisi gas rumah kaca sekaligus mempercepat pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi di Sulawesi Tenggara.

Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH/BPLH, Ary Sudijanto, mengatakan persoalan sampah saat ini tidak dapat dipisahkan dari isu perubahan iklim. “Limbah padat domestik berkontribusi besar terhadap emisi, terutama dari praktik open dumping di TPA. Karena itu, pengelolaan sampah perlu dilihat sebagai bagian dari solusi iklim, sekaligus peluang ekonomi melalui skema nilai ekonomi karbon,” ujar Ary dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis (30/4/2026)

Ia menjelaskan, timbulan sampah di Sulawesi Tenggara mencapai sekitar 1.394 ton per hari, namun baru sekitar 26 persen yang terkelola. Sisanya masih belum tertangani secara optimal.

Menurut Ary Sudijanto, kondisi tersebut menunjukkan bahwa perbaikan pengelolaan sampah tidak cukup hanya melalui pembangunan fasilitas, tetapi juga membutuhkan penguatan tata kelola dan optimalisasi sistem.

Dari total 167 sarana pengelolaan sampah yang tersedia di Sulawesi Tenggara, hanya 110 fasilitas yang aktif dengan kapasitas sekitar 365 ton per hari.

KLH/BPLH mendorong pendekatan pengelolaan sampah yang lebih menyeluruh, mulai dari pemilahan sampah dari sumber, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, hingga penguatan bank sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

Selain itu, pengelolaan sampah juga diarahkan untuk mendukung ekonomi sirkular dan penurunan emisi karbon.

Ary menambahkan, sektor persampahan ke depan berpotensi menjadi salah satu sumber pembiayaan alternatif bagi pemerintah daerah melalui kebijakan nilai ekonomi karbon. “Melalui kebijakan nilai ekonomi karbon, berbagai inisiatif seperti pemanfaatan biogas di TPA, pengolahan sampah menjadi energi, hingga pemanfaatan biomassa bisa dikembangkan. Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga peluang ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Muhammad Fadlansyah berharap forum koordinasi yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tenggara dapat menghasilkan langkah konkret yang dapat diterapkan di daerah.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kolaborasi dengan dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam pengelolaan sampah dan pengembangan ekonomi karbon.

KLH/BPLH optimistis dengan dukungan berbagai pihak, Sulawesi Tenggara dapat mempercepat peningkatan pengelolaan sampah sekaligus memanfaatkan potensi nilai ekonomi karbon secara optimal guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

 

Perkuat Layanan, PDAM Kabupaten Madiun Fokus Pemeliharaan dan Perluasan Jaringan

Iki Radio - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun yang dikenal dengan sebutan PDAM Kabupaten Madiun, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Utama PDAM Kabupaten Madiun Imansyah Novianto, menyampaikan, saat ini pihaknya  fokus pada penguatan infrastruktur dan keandalan operasional, terutama dalam menghadapi tantangan penurunan debit air di sejumlah wilayah.

Imansyah Novianto mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengagendakan program pemeliharaan preventif secara rutin pada sumur-sumur bor milik PDAM.

Langkah ini diambil sebagai strategi proaktif untuk mengantisipasi gangguan teknis.

"Kami telah mengagendakan pemeliharaan preventif sumur bor, khususnya di wilayah-wilayah yang secara geografis rawan mengalami penurunan debit air. Program ini sudah mulai dilaksanakan secara terjadwal untuk menjaga keandalan operasional pompa dan memastikan kontinuitas pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Hingga periode Maret tahun ini, PDAM Kabupaten Madiun mencatatkan performa produksi yang cukup signifikan. Total produksi air dilaporkan telah mencapai lebih dari 3,6 juta m³.

Angka ini didukung oleh optimalisasi sumber air baku aktif yang saat ini menopang kebutuhan layanan bagi lebih dari 56 ribu pelanggan yang tersebar di wilayah Kabupaten Madiun.

Data ini menunjukkan pertumbuhan yang stabil dalam kapasitas distribusi, seiring dengan upaya PDAM dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan air baku dan permintaan masyarakat yang terus meningkat.

Meski cakupan layanan terus meluas, Imansyah mengakui masih terdapat wilayah yang menjadi tantangan tersendiri, salah satunya adalah Kecamatan Kebonsari.  Hingga saat ini, layanan PDAM belum menjangkau wilayah tersebut secara maksimal.

Namun, Imansyah menegaskan bahwa wilayah Kebonsari dan daerah serupa telah masuk dalam peta jalan pengembangan infrastruktur ke depan.

"Khususnya di Wilayah Kecamatan Kebonsari, saat ini kami memang belum bisa memberikan layanan secara penuh. Namun, kami pastikan bahwa PDAM akan terus memperluas jaringan distribusi air bersih. Target utama kami adalah menjangkau rumah tangga di daerah rawan kekeringan serta wilayah-wilayah yang selama ini belum terlayani," imbuhnya.

Upaya perluasan jaringan dan pemeliharaan alat ini merupakan bagian dari visi besar PDAM Kabupaten Madiun, untuk menghadirkan akses air bersih yang merata dan berkelanjutan.

PDAM Kabupaten Madiun menyadari bahwa air bersih bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan instrumen penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok kabupaten.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan masalah kekeringan di titik-titik rawan dapat teratasi secara permanen, sekaligus meningkatkan taraf hidup warga melalui infrastruktur air minum yang handal dan modern.(ir)

Lantik 22 Pejabat, Wabup Balangan Tekankan Kerja Nyata untuk Masyarakat

Iki Radio - Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi mengingatkan pejabat yang baru dilantik agar tidak melihat jabatan sekadar formalitas, melainkan amanah untuk menghadirkan kinerja nyata yang berdampak langsung ke masyarakat.

Pesan tersebut disampaikannya usai pengambilan sumpah/janji jabatan dan pelantikan 19 pejabat Administrator dan Pengawas serta tiga pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan, di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, bekerja di lingkungan pemerintahan bukan sekadar mengejar target administrasi, tetapi memastikan setiap program mampu menciptakan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

"Bekerja bukan sebatas untuk mencapai target, tetapi juga memastikan dampak positifnya harus terbentuk, berjalan, dan terasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan, jabatan yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijawab dengan dedikasi, tanggung jawab, serta kemampuan dalam menyelesaikan tugas dengan baik.

"Kami minta kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Balangan untuk benar-benar membuktikan kemampuan dalam menangani tugas-tugas dan tanggung jawab pada jabatan masing-masing,"imbuhnya.

Wakil Bupati juga berharap para pejabat yang dilantik dapat membawa perubahan positif di unit kerja masing-masing, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menciptakan inovasi yang mendukung tata kelola pemerintahan semakin baik.

Penampilannya Berubah, Ria Ricis Beri Klarifikasi soal Operasi Hidung: Kecantikan Juga, Kesehatan Juga

Iki Radio - Penampilan Ria Ricis yang berubah menjadi sorotan publik. Sang artis kini memberikan klarifikasi soal operasi hidung, singgung soal kecantikan dan juga kesehatan.


Ria Ricis kini menjadi sorotan setelah penampilan terbarunya dinilai berbeda, terutama pada bagian wajah, yang mana bagian hidung terlihat lebih mancung dan tegas.

Hal itu membuat tak sedikit warganet yang mengaku pangling melihat penampilan ibu satu anak tersebut, hingga ada yang menduga Ricis melakukan prosedur operasi plastik. Lantaran tak ingin asumsi publik simpang siur, Ricis akhirnya memberikan klarifikasinya.

Klarifikasi Ria Ricis

Ria Ricis menjelaskan bahwa tindakan yang dijalaninya bukan semata demi estetika. Melainkan juga berkaitan dengan kondisi kesehatan yang sudah cukup lama dialaminya.

"Alhamdulillah kemarin naikin (hidung) sedikit, sekalian karena (sakit) radio frekuensi konka dan polip," ujar Ricis, dikutip dari Tribun Seleb.

Ricis mengatakan jika keluhannya tersebut sudah berlangsung cukup lama. Sehingga melakukan operasi merupakan pilihan yang tepat.

"Udah dari berapa tahun yang lalu ya waktu itu. Dari udah 5 tahun lebih sebenarnya. Susah bernapas, tulang bengkok. Polip, konka," jelasnya.

Lebih lanjut, pemilik nama asli Ria Yunita ini menyebut bahwa kondisi serupa mungkin juga dialami banyak orang. Ia juga mengungkap kondisinya saat ini.

"Tapi aku yakin banyak juga yang merasakan hal serupa gitu."

"Jadi karena masih bengkak banget, orang bilang mata, bibir, apa semua jadi. Tapi ya enggak, hidung doang, cuman memang karena masih bengkak banget, jadi ya ini masih agak berubah-ubah gitulah mukanya. Tapi kata dokternya 2 sampai 3 bulan kempes."

"Kecantikan juga, kesehatan juga. Dan alhamdulillah sekarang dengan hasil, walaupun masih bengkak, tapi alhamdulillah happy juga," jelasnya.

Kini Ria ricis tampil dengan penampilan barunya setelah disebut lakukan operasi. Sang artis kini memberikan klarifikasi soal operasi hidung. Hal itu ia lakukan demi kesehatan dan kecantikan. (*)

 

PT KAI Lakukan Evaluasi Menyeluruh Pascakecelakaan di Bekasi Timur

Iki Radio - PT Kereta Api Indonesia memastikan telah melakukan evaluasi menyeluruh, baik internal maupun eksternal, pascakecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur, termasuk mendukung proses investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menegaskan bahwa langkah evaluasi dilakukan untuk memperkuat aspek keselamatan operasional serta meningkatkan koordinasi dengan regulator dan pihak terkait.

“Evaluasi kami lakukan secara internal dan eksternal untuk memastikan peningkatan keselamatan serta mendukung penuh investigasi KNKT yang nantinya akan menyampaikan penyebab dan rekomendasi resmi,” ujarnya kepada pers di lokasi, Rabu (29/4/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, PT KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden yang terjadi di wilayah Bekasi Timur yang menimbulkan korban jiwa dan gangguan perjalanan kereta.

Berdasarkan data terbaru, total korban mencapai 106 penumpang, terdiri dari 15 meninggal dunia dan 91 mengalami luka-luka. Dari jumlah korban luka, sebanyak 38 penumpang telah diperbolehkan pulang, sementara 53 lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

PT KAI turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia serta berharap seluruh korban luka dapat segera pulih dan kembali berkumpul bersama keluarga. Selain itu, PT KAI mengapresiasi perhatian pemerintah, termasuk Presiden dan jajaran kementerian, yang telah memberikan arahan langsung terkait penanganan korban dan pemulihan layanan transportasi.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi dan penanganan korban, seperti Basarnas, TNI, Polri, serta berbagai rumah sakit di Bekasi dan sekitarnya.

Terkait pemulihan operasional, jalur kereta telah dibuka secara bertahap. "Jalur hilir sudah dapat dilalui kereta jarak jauh sejak dini hari, sementara jalur hulu telah dibersihkan dari puing-puing dengan pembatasan kecepatan sementara 30 km per jam," jelasnya. 

Sejalan dengan arahan Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi, layanan KRL lintas Cikarang direncanakan kembali beroperasi setelah dinyatakan aman, dengan frekuensi yang sama seperti sebelumnya.

PT KAI menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap proses pemulihan layanan. “Tidak ada toleransi terhadap penurunan standar keselamatan. Kami memastikan seluruh aspek telah aman sebelum layanan dibuka kembali,” tegas Bobby.

Sebagai bagian dari penanganan pascakejadian, PT KAI juga membuka dua posko tanggap darurat di Bekasi Timur dan Stasiun Gambir selama 14 hari ke depan untuk membantu korban dan keluarga.

PT KAI berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

 

Menhub Sampaikan Perkembangan Terbaru Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Iki Radio - Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi menyampaikan perkembangan terbaru terkait kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi Timur. Total korban tercatat sebanyak 106 penumpang, terdiri dari 15 meninggal dunia dan 91 mengalami luka-luka.

Dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026), Menhub Dudy menyebutkan bahwa dari 91 korban luka, sebanyak 38 penumpang telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis. “Sisanya kami harapkan segera pulih dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga,” ujarnya.

Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan terus memastikan penanganan korban berjalan optimal, termasuk pelayanan kesehatan bagi penumpang yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Selain itu, Kementerian Perhubungan juga tengah mempersiapkan pemulihan operasional KRL lintas Cikarang–Bekasi Timur. Namun, pembukaan kembali layanan masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Apabila telah diberikan clearance oleh KNKT, maka insya Allah siang ini layanan KRL Jabodetabek dari Cikarang dan Bekasi Timur dapat kembali beroperasi,” jelas Menhub. 

Saat ini, proses persiapan terus dilakukan, meliputi uji coba rel, sistem persinyalan, serta pengecekan menyeluruh terhadap infrastruktur guna memastikan keamanan perjalanan.

Menhub juga menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama sebelum layanan kembali dibuka untuk masyarakat. “Yang paling utama adalah keselamatan. Kami memastikan seluruh aspek teknis benar-benar aman sebelum operasional kembali dilakukan,” tegasnya.

Diharapkan, layanan KRL dapat segera normal kembali sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan transportasi publik dengan aman dan nyaman.

 

Ngantor di Desa, Bupati Banyuwangi Perkuat Pelayanan dan Pemberdayaan

Iki Radio - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melaksanakan program “Bunga Desa” (Bupati Ngantor di Desa) dengan rangkaian kegiatan di Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di tiga desa, yakni Kradenan, Purwoharjo, dan Glagahagung, dengan menghadirkan berbagai layanan langsung kepada masyarakat.

Program ini mencakup layanan kesehatan, sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis desa.

Kegiatan diawali di Balai Desa Kradenan dengan sarasehan kesehatan mental yang diikuti sekitar 120 peserta dan menghadirkan tenaga medis spesialis. Selain itu, dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, termasuk layanan penyakit dalam, kebidanan, dan jantung.

“Melalui layanan ini, masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan dapat langsung memperoleh rujukan,” ujar Ipuk.

Ia menegaskan, program tersebut bertujuan mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat desa tanpa harus ke pusat kota.

Selain kegiatan layanan kesehatan, Ipuk juga mengunjungi warga yang mengalami sakit akibat kecelakaan kerja. Ia meminta agar warga tersebut segera mendapatkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit.

“Pemerintah memastikan pembiayaan ditanggung sesuai ketentuan. Kami berharap yang bersangkutan dapat segera pulih,” katanya.

Di Desa Purwoharjo, Ipuk menyerahkan bantuan alat bantu mobilitas berupa kursi roda, alat bantu jalan, dan tongkat kepada puluhan penerima. Penyerahan bantuan serupa juga dilakukan di desa lainnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan potensi ekonomi lokal, seperti budidaya ikan lele serta pengembangan pertanian hidroponik. Pemerintah daerah mendorong penguatan ekonomi berbasis desa melalui optimalisasi potensi tersebut.

Selain itu, bantuan bibit tanaman juga disalurkan kepada petani dalam upaya mendukung sektor pertanian terpadu.

Program Bunga Desa juga menyasar sektor pendidikan. Bupati meninjau kegiatan pembelajaran di sekolah serta memberikan edukasi kepada tenaga pendidik dan siswa, termasuk terkait kesehatan dan wawasan kebangsaan.

Kegiatan turut dilengkapi dengan sosialisasi mitigasi bencana serta edukasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah daerah membuka layanan konsultasi bagi perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa, serta pengelola Badan Usaha Milik Desa.

Melalui program ini, masyarakat juga dapat mengakses berbagai layanan publik secara terpadu, mulai dari administrasi kependudukan, pembayaran pajak, perizinan usaha, hingga layanan kesehatan.

Program Bunga Desa diharapkan mampu mempercepat pemerataan pelayanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. (*)

 

close
Pasang Iklan Disini