Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Batam Sukses Besar, Dataran Engku Putri Dipenuhi Ribuan Penonton

Iki Radio - Ribuan masyarakat memadati Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (20/7/2026), untuk mengikuti nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina yang digelar Pemerintah Kota Batam. Antusiasme warga yang terus berdatangan sejak malam hari membuat kawasan tersebut dipenuhi lautan penonton, menjadikan nobar berlangsung semarak sekaligus tertib hingga pertandingan usai.

Wali kota Batam, Amsakar Achmad, menyapa, warga saat nobar final piala dunia FIFA 2026 di Dataran Engku Putri Batamcentre, Senin (20/7/2026).

Wali kota Batam, Amsakar Achmad, hadir bersama masyarakat menikmati laga puncak yang mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia tersebut. Kehadirannya disambut hangat warga yang sejak awal memadati area nobar bersama keluarga, kerabat, hingga komunitas sepak bola.

Amsakar menyampaikan, apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga suasana nobar tetap kondusif selama penyelenggaraan berlangsung.

“Terima kasih kepada seluruh warga Batam, khususnya para pecinta sepak bola, yang telah hadir dan bersama-sama memeriahkan nobar final Piala Dunia malam ini. Kebersamaan seperti ini menjadi energi positif bagi kita semua,” ujarnya.

Ia menilai, partai final antara Spanyol dan Argentina merupakan laga yang paling dinantikan pencinta sepak bola dunia.

“Ini adalah final yang ideal. Kedua tim memiliki kualitas untuk menjadi juara dunia dan saya yakin pertandingan akan berlangsung ketat,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat terus menjaga sportivitas dan kebersamaan selama menyaksikan pertandingan.

“Saya berharap kita tetap menjaga kekompakan. Siapa pun yang menjadi juara, kita semua tetap bersaudara,” pesannya.

Saat pertandingan dimulai, suasana Dataran Engku Putri semakin bergemuruh. Sorak sorai pendukung Spanyol maupun Argentina silih berganti mengiringi jalannya pertandingan. Setiap peluang yang tercipta langsung disambut tepuk tangan dan teriakan ribuan penonton, menciptakan atmosfer layaknya berada di stadion.

Keseruan nobar semakin lengkap dengan pengundian doorprize pada jeda babak pertama. Panitia menyediakan beragam hadiah, termasuk dua unit sepeda motor sebagai hadiah utama. Pengumuman para pemenang disambut sorak gembira dari masyarakat yang memadati lokasi.

Memasuki babak kedua, Spanyol tampil lebih dominan dengan menguasai jalannya pertandingan, sementara Argentina mengandalkan serangan balik. Namun, hingga waktu normal berakhir, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan.

Laga akhirnya ditentukan pada babak tambahan waktu. Argentina harus bermain dengan 10 pemain setelah Enzo Fernández menerima kartu kuning kedua pada menit ke-94. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Spanyol untuk terus meningkatkan intensitas serangan.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-106 melalui gol Ferran Torres yang sukses memanfaatkan peluang di depan gawang. Gol tunggal itu memastikan Spanyol unggul 1-0 sekaligus mengunci kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan.

Keberhasilan Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia FIFA 2026 disambut gegap gempita oleh para pendukungnya. Meski memberikan dukungan kepada tim yang berbeda, seluruh masyarakat tetap menikmati momen tersebut dengan penuh kebersamaan.

Kesuksesan penyelenggaraan nobar ini menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat Batam terhadap ajang Piala Dunia FIFA 2026. Ribuan warga yang memadati Dataran Engku Putri hingga penuh tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan suasana yang kondusif sepanjang acara, menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang kebersamaan sekaligus hiburan bagi masyarakat Batam.

 

Momen Yamal Berdoa lalu Peluk Messi Usai Kalahkan Argentina

Iki Radio - Lamine Yamal kembali menjadi sorotan usai membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Bukan hanya karena penampilannya di final, pemain berusia 19 tahun itu juga mencuri perhatian lewat gestur berdoa sebagai ungkapan syukur dan momen memeluk Lionel Messi setelah pertandingan berakhir.

Spanyol memastikan gelar juara setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan La Roja meraih trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah.

Laga berlangsung sengit hingga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Argentina bahkan mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain setelah Enzo Fernández menerima kartu merah.

Usai peluit panjang dibunyikan, perhatian tidak hanya tertuju pada pesta kemenangan Spanyol. Yamal tampak berlutut di tengah lapangan sebelum mengangkat kedua telapak tangannya di depan wajah untuk memanjatkan doa.

Pemain berusia 19 tahun itu kemudian mengusapkan kedua tangannya ke wajah. Ekspresi haru terlihat jelas saat ia mensyukuri keberhasilan Spanyol menjadi juara dunia.

Momen tersebut dengan cepat viral di media sosial dan menuai pujian dari warganet di berbagai negara.

"Alhamdulillah, aku sangat senang untukmu, kawan. Selanjutnya adalah Ballon d'Or," kata @Harsikolarye.

"Mengucapkan syukur kepada sumber yang menciptakan kehidupan," kata @Yousoupaah.

"Ini sangat indah untuk ditonton, sampai membuatku merinding," ujar @theydoubtedmi.

"Sungguh anak muda yang berbakat dan hebat," puji @KalSal77.

"Bayangkan, dia baru berusia kurang dari 20 tahun dan sudah memenangkan Piala Dunia!" puji @FrankNwaforbe.


Tak lama berselang, Yamal menghampiri Messi yang masih berada di lapangan. Keduanya berbincang sejenak, berjabat tangan, lalu berpelukan setelah pertandingan berakhir.

Yamal memperlihatkan rasa hormat kepada Messi yang harus menerima kenyataan gagal mempertahankan gelar juara dunia. Momen pelukan keduanya pun langsung menyebar luas di media sosial dan mengundang reaksi emosional dari pencinta sepak bola.

Banyak warganet menilai momen tersebut menjadi simbol pergantian generasi. Messi yang telah menjadi ikon sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade kini berpelukan dengan Yamal, pemain muda yang digadang-gadang sebagai salah satu penerusnya.

"Dari dimandiin waktu bayi, sekarang malah jadi lawan di Final Piala Dunia, sepak bola seolah-olah menciptakan keindahan tersendiri buat dua orang ini," kata @Superdreey.

"Messi : Kutitipkan legasi besarku dan nomor punggung 10 ke kamu ya Yamal, titip bawa kembali Barcelona berjaya, bawa lagi Barcelona juara UC," tulis @_Bakemono.

"terimakasih leo messi. selamat lamine yamal. ini benar-benar momen pergantian era generasi sepakbola," kata @ebednoorjaman.

"Adem banget liatnya.. Messi bilang gini ke Yamal: nak, lanjutkan perjuangan ini, dominasi la liga dan liga eropa, jangan mau kalah sama group lain di spanyol. Nanti foto kita akan sejajar di sejarah La Masia dan Barcelona," ujar @meyNunaV.


12 Rekor Gila Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Rodri hingga Lamine Yamal Bikin Sejarah!

Iki Radio - Timnas Spanyol tidak sekadar mengangkat trofi Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina pada final di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. La Furia Roja juga menutup turnamen dengan sederet rekor individu dan tim yang mengukuhkan dominasi mereka sepanjang kompetisi.


Keberhasilan meraih gelar dunia kedua diwarnai performa luar biasa dari hampir seluruh lini. Rodri, Lamine Yamal, Unai Simon, Mikel Oyarzabal hingga Ferran Torres sama-sama mencatatkan statistik yang masuk buku sejarah Piala Dunia.

12 Rekor Bersejarah Spanyol di Piala Dunia 2026

 

1. Rodri Pecahkan Rekor Operan Piala Dunia

Rodri mencatat 790 operan sukses sepanjang turnamen. Jumlah itu menjadi rekor baru Piala Dunia sekaligus memecahkan rekornya sendiri saat membukukan 638 operan pada Piala Dunia 2022.

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang Xavi dengan 599 operan di Piala Dunia 2010. Di bawah Rodri ada Pau Cubarsi (668 operan) dan Aymeric Laporte (618 operan).

 

2. Cucurella dan Cubarsi Pemain Lapangan dengan Menit Bermain Terbanyak

Marc Cucurella dan Pau Cubarsi tampil selama 750 menit, menjadikan keduanya sebagai pemain lapangan dengan menit bermain terbanyak di Piala Dunia 2026. Catatan itu juga disamai gelandang Argentina, Alexis Mac Allister.

 

3. Oyarzabal Penyerang Paling Agresif Merebut Bola

Mikel Oyarzabal mencatat 58 kali merebut penguasaan bola lawan, tertinggi dibanding seluruh pemain di turnamen. Pedri dan gelandang Maroko Neil El Aynaoui berada di posisi berikutnya dengan 51 kali. Sementara Dani Olmo menjadi pemain dengan tekanan defensif terbanyak, yaitu 305 kali.

 

4. Spanyol Tak Terkalahkan dalam 38 Pertandingan

Kemenangan di final memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 38 pertandingan internasional.

 

Sejak kalah 0-1 dari Kolombia pada Maret 2024, La Furia Roja membukukan 29 kemenangan dan sembilan hasil imbang. Catatan itu melampaui rekor Italia yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan pada periode 2018 hingga 2021.

 

5. Lamine Yamal Raja Dribel Piala Dunia

Lamine Yamal menjadi pemain dengan 35 dribel sukses, terbanyak di Piala Dunia 2026. Dia mengungguli Kylian Mbappe (28), Lionel Messi (25), Vinicius Junior (23), dan Jeremy Doku (21). Rekor dribel terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia masih dipegang Diego Maradona dengan 53 dribel pada Meksiko 1986, sedangkan Messi mencatat 46 dribel pada Brasil 2014.

 

6. Lamine Yamal Masuk Daftar Juara Dunia Termuda

Lamine Yamal menjadi salah satu juara dunia termuda sepanjang sejarah. Pada usia 19 tahun 6 hari, dia menempati posisi keempat dalam daftar tersebut. Hanya Giuseppe Bergomi (18 tahun), Pele (17 tahun), dan Ronaldo Nazario (17 tahun) yang lebih muda saat menjadi juara dunia. Sementara Pau Cubarsi yang berusia 19 tahun 178 hari berada di posisi ketujuh, tepat di atas Kylian Mbappe.

 

7. Spanyol Cetak Rekor Gol Terbanyak dalam Sejarahnya

La Furia Roja mencetak 14 gol di Piala Dunia 2026. Jumlah itu menjadi rekor baru Spanyol dalam satu edisi Piala Dunia, dua gol lebih banyak dibanding pencapaian terbaik sebelumnya pada 1986 yang dipimpin Emilio Butragueño, serta enam gol lebih banyak dibanding saat menjadi juara pada 2010.

 

8. Tujuh Kemenangan Beruntun Menuju Gelar

Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah meraih tujuh kemenangan berturut-turut. Hanya Brasil yang memiliki catatan lebih baik, yaitu 11 kemenangan beruntun pada rentang Piala Dunia 2002 hingga 2006.

 

9. Unai Simon Pecahkan Dua Rekor Sekaligus

Unai Simon mencatat 7 clean sheet dalam 8 pertandingan, rekor terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia. Sebelumnya, rekor tersebut hanya lima clean sheet yang pernah dibukukan Jan Jongbloed (Belanda 1974), Walter Zenga (Italia 1990), Taffarel (Brasil 1994), Fabien Barthez (Prancis 1998), Oliver Kahn (Jerman 2002), Gianluigi Buffon (Italia 2006), dan Iker Casillas (Spanyol 2010).


Tak hanya itu, Simon juga mencatat 650 menit tanpa kebobolan di Piala Dunia sebelum akhirnya gawangnya dijebol Charles De Ketelaere dari Belgia pada perempat final. Dia mematahkan rekor Walter Zenga yang bertahan di angka 517 menit.

 

10. Oyarzabal Samai Rekor Legenda Spanyol

Mikel Oyarzabal mengakhiri turnamen dengan 5 gol, menyamai rekor pencetak gol terbanyak Spanyol dalam satu edisi Piala Dunia. Sebelumnya, rekor tersebut dicatat Emilio Butragueño pada Meksiko 1986 dan David Villa pada Afrika Selatan 2010.

 

11. Ferran Torres Masuk Buku Sejarah

Ferran Torres menjadi pemain pengganti kedua yang mencetak gol kemenangan di final Piala Dunia setelah Mario Gotze bersama Jerman pada 2014.

 

Secara keseluruhan, Torres merupakan pemain kelima yang mencetak gol sebagai pemain pengganti di partai final setelah Dick Nanninga (Belanda), Alessandro Altobelli (Italia), Rudi Voller (Jerman Barat), dan Gotze. Menariknya, empat dari lima gol tersebut tercipta ke gawang Argentina.

 

12. Spanyol Juara Paling Sedikit Kebobolan

Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Catatan itu menjadi rekor terbaik sepanjang sejarah tim juara Piala Dunia. Sebelumnya, rekor terbaik adalah kebobolan dua gol yang pernah dibukukan Prancis pada 1998, Italia pada 2006, dan Spanyol saat menjadi juara pada 2010.

 

Calon Bintara Polri Asal Tidore Diminta Jaga Nama Baik Daerah

Iki Radio - Staf Ahli Wali Kota Tidore, Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam menghadiri Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di SPN Polda Maluku Utara, Kelurahan Gurabati, Senin (20/7/2026).

Staf Ahli Wali Kota Tidore, Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam, melakukan tradisi Siraman Air Kembang kepada calon anggota Polri pada Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA. 2026 di SPN Polda Malut, Kelurahan Gurabati, Kota Tidore Kepulauan, Senin (20/7/2026)/ Beni/Prokompim Tidore

Ia berpesan kepada seluruh peserta didik, khususnya calon Bintara asal Kota Tidore Kepulauan, agar mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik daerah dan orang tua, serta memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk mengabdi kepada masyarakat.

"Jadilah siswa yang benar-benar mengikuti pendidikan bintara ini hingga selesai. Serap seluruh ilmu yang didapatkan agar ke depan dapat menerapkannya kepada seluruh masyarakat Maluku Utara, khususnya di Kota Tidore Kepulauan. Jangan pernah mengecewakan daerah ini maupun orang tua. Ingat bahwa harus tetap semangat dalam mengikuti pendidikan ini," kata Abdul Hakim.

Upacara dipimpin Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman. Sebanyak 84 calon siswa asal kabupaten/kota di Maluku Utara akan mengikuti pendidikan selama lima bulan.

Membacakan amanat Kapolri, Kapolda menegaskan bahwa pendidikan pembentukan bukan sekadar mengubah status menjadi anggota Polri, melainkan proses membentuk personel yang profesional, bermoral, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat.

"Pendidikan pembentukan ini tidak boleh dipandang sekadar proses untuk mengubah status seseorang menjadi anggota Polri, melainkan harus menjadi proses transformasi pengetahuan, keterampilan, sikap, karakter, mental, dan budaya sehingga setiap peserta didik keluar sebagai insan Bhayangkara yang profesional, bermoral, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara," kata dia.

Ia juga mengingatkan seluruh tenaga pendidik agar menerapkan disiplin secara tegas, adil, dan konsisten, serta menghindari segala bentuk kekerasan maupun perundungan dalam proses pendidikan.

Upacara pembukaan ditutup dengan prosesi penyiraman air kembang kepada perwakilan peserta didik dan oleh orang tua kepada anak-anak mereka sebagai simbol dimulainya pendidikan pembentukan Bintara Polri.

 

Menkomdigi: Piala Dunia Jadi Momentum Kebersamaan dan Merawat Ruang Publik yang Sehat

Iki Radio - Spanyol memastikan diri menjadi juara Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1- 0 pada partai final yang berlangsung di MetLife Stadium East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat. Euforia kemenangan La Furia Roja disambut meriah ribuan masyarakat yang memadati berbagai lokasi nonton bareng (nobar) di Indonesia, termasuk di Garuda Spark Pos Bloc Medan yang dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Menkomdigi saat menghadiri nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026 di Martubung, Medan, Sumatra Utara, Senin (20/7/2026). Foto: Dunia Meutya/Ditjen KPM Kemkomdigi

Tak hanya di Medan, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga menggelar nobar serentak di Bali, Solo, dan Serang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyemarakkan Piala Dunia 2026 yang disiarkan secara langsung oleh TVRI sebagai lembaga penyiaran publik milik negara, sehingga masyarakat dapat menikmati pertandingan kelas dunia secara gratis.

Menkomdigi Meutya Hafid mengatakan, antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa sepak bola mampu menjadi ruang kebersamaan yang mempererat interaksi sosial di tengah era digital.

“Final Piala Dunia bukan hanya soal siapa yang menjadi juara. Momen ini mempertemukan masyarakat dalam ruang publik yang sehat, penuh kegembiraan, dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Meutya menegaskan, penyelenggaraan nobar juga merupakan wujud komitmen pemerintah agar masyarakat di seluruh Indonesia memperoleh akses terhadap hiburan berkualitas melalui siaran TVRI.

“Ini adalah komitmen Presiden Prabowo agar masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali, dapat menikmati tayangan hiburan kelas dunia secara gratis melalui TVRI sebagai official broadcaster. Setelah 24 tahun, Piala Dunia kembali hadir di layar TVRI dan dapat dinikmati seluruh masyarakat,” katanya.

Di Medan, kegiatan nobar dipadukan dengan pertemuan bersama komunitas digital yang berhimpun di Garuda Spark. Menurut Meutya, semangat sebuah tim sepak bola yang dibangun melalui pembinaan dan regenerasi juga menjadi inspirasi dalam membangun ekosistem talenta digital Indonesia.

“Siapa pun juaranya, mari kita jaga sportivitas. Karena ini pesat di seluruh dunia, jadi kita ikut bagian dunia yang sedang bergembira menyaksikan piala dunia,” pesannya.

Melalui penyelenggaraan nobar serentak di Medan, Bali, Solo, dan Serang, Komdigi berharap semangat Piala Dunia tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat ruang publik yang positif, mempererat kolaborasi komunitas, serta mendorong tumbuhnya ekosistem digital Indonesia yang sehat dan produktif.

 

Wali Kota Medan Apresiasi Nobar Piala Dunia, Perkuat Kebersamaan Anak Muda

Iki Radio - Antusiasme ribuan warga mengikuti nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026 di Pos Bloc Medan, Sumatra Utara, menunjukkan bahwa ruang publik dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong gaya hidup positif di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waasdalam acara nonton bareng piala dunia FIFA 2026 di Garuda Spark Pos Bloc, Medan, Senin dini hari (20/7/2026). (Foto: Istimewa)

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi penyelenggaraan nonton bareng yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama TVRI adalah kegiatan yang menghadirkan ruang interaksi yang sehat bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat persatuan melalui olahraga.

"Kami senang sekali hari ini banyak titik nonton bareng di Kota Medan. Alhamdulillah Pos Bloc dipenuhi masyarakat yang antusias menyaksikan final Piala Dunia," ujar Rico, dalam acara nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026 di Garuda Spark Pos Bloc, Medan, Senin (20/7/2026).

Ia menyampaikan terima kasih kepada Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid beserta seluruh pihak yang menghadirkan kegiatan tersebut di Kota Medan.

Menurut Rico, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan besarnya minat warga terhadap kegiatan publik yang menghadirkan hiburan berkualitas sekaligus mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.

Di sela suasana penuh semangat para pendukung tim finalis, Rico juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga keseimbangan antara menikmati hiburan dan menjalankan tanggung jawab sehari-hari. "Silakan menikmati pertandingan sampai selesai, tetapi besok jangan lupa tetap bekerja dan beraktivitas seperti biasa," pesannya.

Ia menilai olahraga, khususnya sepak bola, memiliki kekuatan menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Karena itu, kegiatan nonton bareng di ruang publik diharapkan mampu memperkuat budaya kebersamaan sekaligus menjadi hiburan yang sehat bagi masyarakat.

Rico juga mengajak generasi muda untuk terus menumbuhkan semangat hidup sehat melalui olahraga dan aktivitas positif. "Terima kasih kepada seluruh pencinta olahraga yang hadir. Mudah-mudahan masyarakat semakin sehat dan Kota Medan terus menjadi kota yang sehat serta penuh energi positif," ujarnya.

Penyelenggaraan nonton bareng final Piala Dunia FIFA 2026 di Pos Bloc Medan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan serentak Kemkomdigi di berbagai daerah. Selain menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis melalui siaran TVRI, kegiatan ini juga menjadi ruang berkumpul yang memperkuat interaksi sosial, semangat sportivitas, dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

 

"Surat Cinta" Menteri PANRB kepada Seluruh ASN: Jaga Integritas dan Nilai BerAKHLAK

Iki Radio - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini, menulis sebuah surat terbuka yang ditujukan khusus kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia. Surat sepanjang empat halaman yang ditulis tangan dengan tinta hijau tersebut diunggah langsung melalui akun media sosial Instagram pribadinya, @menpanrb.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini (kedua kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Dalam rapat tersebut DPR meminta pemerintah untuk meningkatkan indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) untuk memperbaiki mentalitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hma)


Langkah personal ini diambil di tengah hangatnya sorotan publik dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terhadap kinerja birokrasi. Selain itu, hal ini juga sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para aparatur negara yang bertugas di berbagai pelosok negeri.

Sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menguatkan mentalitas pelayan publik, Menpan-RB menekankan pentingnya bagi setiap ASN untuk tidak goyah dalam mengemban amanah masyarakat.

Dalam unggahannya, Rini menyadari bahwa dinamika tugas di lapangan sering kali penuh keterbatasan dan beban psikologis yang tidak mudah. Mulai dari pemenuhan ekspektasi publik yang tinggi, melawan rasa lelah, hingga pengorbanan waktu bersama keluarga demi menunaikan kewajiban negara.

Namun, melalui surat tersebut, Rini menegaskan bahwa tantangan yang ada harus menjadi pelecut semangat demi memberikan yang terbaik. “Tantangan jadikan booster untuk terus semangat melayani. Justru saat tantangan besarlah profesionalisme dibutuhkan, dan pengabdian menemukan maknanya,” tulis Rini dalam salah satu penggalan suratnya yang diunggah pada Sabtu (18/7/2026).

Dalam unggahan yang ditanggapi banyak respon dari masyarakat di dunia maya ini, Menpan-RB juga menyoroti bahwa banyak kontribusi ASN yang sering kali luput dari pandangan masyarakat. Kerja-kerja sunyi di puskesmas terpencil, sekolah-sekolah di pelosok daerah, hingga kantor kecamatan merupakan motor penggerak utama kehadiran negara yang sesungguhnya.

Menurutnya, hasil kerja keras yang tulus tidak akan pernah sia-sia walau jarang mendapatkan sorotan kamera atau pujian yang melimpah.

Sebagai penutup, Menteri PANRB mengajak jutaan abdi negara di Indonesia untuk terus merapatkan barisan, memegang teguh nilai-nilai Core Values "BerAKHLAK", serta menanamkan budaya kerja "Bangga Melayani Bangsa". Dirinya menitipkan pesan menyentuh agar ASN selalu menjadi teladan kebaikan. 

“Terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan ketulusan Anda semua. Tetaplah menjadi cahaya. Tetaplah melayani, bahkan ketika tidak semua orang melihat,” tambahnya.

Langkah Menteri Rini menyurati para ASN ini diharapkan mampu menyuntikkan energi positif baru bagi seluruh aparatur negara.

Rini menegaskan, transformasi birokrasi tidak akan dapat tercapai secara instan, melainkan lewat sinergi kolektif. “Karena Indonesia yang maju tidak lahir dari kerja satu orang, tetapi dari jutaan ASN yang memilih untuk tetap mengabdi dengan hati,” pungkasnya menegaskan komitmen pengabdian bagi masa depan bangsa.

Hari Anak Nasional 2026: Menteri PPPA Ajak Anak Indonesia Jadi Generasi yang Saling Menjaga

Iki Radio - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengajak anak-anak Indonesia tumbuh sebagai generasi yang saling menjaga dengan menolak segala bentuk kekerasan, peduli terhadap sesama, serta menciptakan lingkungan yang aman. 

Menteri PPPA Arifah.fauzi saat berdialog langsung bersama anak-anak di Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara (PSBNRW) Cahaya Batin, Jakarta Timur. (Foto KemenPPPA)

Ajakan tersebut disampaikan Arifah Fauzi saat puncak Lokakarya Forum Anak Nasional 2026 dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Minggu (19/7/2026). 

Menurut Arifah, menjadi generasi penerus bangsa tidak hanya ditandai dengan keberanian memiliki cita-cita, tetapi juga keberanian menyampaikan pendapat, menghargai pandangan orang lain, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Ia juga mengingatkan pentingnya komitmen untuk menolak segala bentuk kekerasan. Anak-anak, menurutnya, perlu memiliki kesadaran agar tidak menjadi korban maupun pelaku kekerasan serta saling melindungi dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Arifah menyoroti penggunaan media sosial yang semakin dekat dengan kehidupan anak. Ia mengingatkan agar media sosial dimanfaatkan secara bijak karena penggunaan yang tidak tepat dapat membawa berbagai risiko terhadap keselamatan anak.

Sebagai contoh, Menteri PPPA Arifah Fauzi menyebut adanya kasus kekerasan seksual yang berawal dari perkenalan melalui media sosial. Karena itu, ia mengimbau anak-anak lebih berhati-hati saat berinteraksi di ruang digital.

Tak hanya menyampaikan pesan kepada anak-anak, Arifah juga mengajak para orang tua memperkuat komunikasi dan membangun hubungan emosional yang erat dengan anak. Keberhasilan anak tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari nilai-nilai yang ditanamkan di dalam keluarga. "Benteng bagi anak-anak bukan sekadar pagar fisik, melainkan benteng hati yang dibangun di dalam keluarga," ujar Arifah.

Ia berharap Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh pihak agar keluarga memiliki lebih banyak waktu bersama anak dan bersama-sama mewujudkan generasi Indonesia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

close
Pasang Iklan Disini