Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

BRI Dukung Industri Olahraga Berdampak bagi UMKM

Iki Radio - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mendorong pengembangan industri olahraga yang memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi mengatakan keterlibatan BRI dalam sejumlah event olahraga sejalan dengan karakteristik perseroan yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sektor mikro dan UMKM.

Menurut Hery, event olahraga memiliki ekosistem ekonomi yang luas. Selain pertandingan, kegiatan olahraga turut menciptakan aktivitas usaha melalui penjualan makanan dan minuman, merchandise, transportasi, hingga berbagai kebutuhan penonton dan peserta.

“Karena saya sebagai pemerintah banyak berkecimpung dalam pembiayaan mikro dan UMKM, rata-rata banyak pertandingan juga terkait dengan merchandise, kaos, topi dan lain sebagainya,” ujar Hery dalam keterangannya pada Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Ia mengatakan BRI juga menjadi salah satu sponsor dalam penyelenggaraan MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, event olahraga berskala internasional tersebut memiliki dampak ekonomi yang meluas karena melibatkan berbagai pelaku usaha di sekitar lokasi penyelenggaraan.

“MotorGP itu setiap tahun diadakan di Lombok, Mandalika. Ini juga menggerakkan ekonomi, dari transportasinya, makan-minumnya dan lain-lain,” katanya.

Hery mengungkapkan, berdasarkan penghitungan nilai ekonomi pada penyelenggaraan MotoGP 2025, perputaran ekonomi yang tercipta mencapai sekitar Rp10,5 miliar. Nilai tersebut berasal dari berbagai aktivitas ekonomi yang muncul selama penyelenggaraan event.

“Kalau kita hitung ekonomi value dari MotoGP 2025 itu sekitar Rp10,5 miliar. Cukup besar. Itu terdiri dari pembelian tiket, pembelian merchandise, makan, minum, transportasi dan sebagainya, termasuk iklan-iklan,” jelasnya.

Menurut Hery, pelaku UMKM memiliki peluang besar memperoleh manfaat dari aktivitas ekonomi tersebut. Penjualan makanan di sekitar arena pertandingan maupun merchandise, misalnya, dapat menjadi sumber pendapatan bagi pelaku usaha skala mikro dan kecil.

Meski demikian, BRI belum secara khusus mencatat persentase kontribusi UMKM terhadap keseluruhan nilai ekonomi yang dihasilkan dari event tersebut.

Dukungan BRI terhadap olahraga juga dilakukan melalui kompetisi sepak bola. Hery menjelaskan, sepak bola memiliki basis penonton yang luas dan tersebar di berbagai daerah sehingga menjadi ruang strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

“Kalau bola itu jelas memang penonton sepak bola masyarakatnya banyak dan luas. Ini juga bagus untuk menaikkan branding di daerah-daerah,” ujarnya.

Menurutnya, kompetisi sepak bola tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi juga digelar di berbagai daerah. Mobilitas pertandingan tersebut menciptakan peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk mengembangkan usaha di sekitar lokasi pertandingan.

BRI juga membuka peluang bagi pelaku usaha yang berkembang dari aktivitas event olahraga untuk memperoleh akses pembiayaan. Dengan demikian, dukungan terhadap olahraga tidak hanya berhenti pada sponsorship, tetapi dapat dilanjutkan dengan penguatan kapasitas ekonomi masyarakat.

“Kalau mereka bisa melakukan bisnis dan mereka butuh pembiayaan, kita juga bisa kasih. Jadi memang programnya seperti itu,” kata Hery.

Hal serupa terlihat dalam penyelenggaraan event MotoGP di Mandalika. Selama event berlangsung, sejumlah pelaku UMKM turut meramaikan kawasan sekitar lokasi pertandingan dengan menawarkan berbagai produk dan jasa kepada masyarakat serta wisatawan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi bagian dari rantai ekonomi yang melibatkan berbagai sektor sekaligus. Event olahraga yang mendatangkan penonton dalam jumlah besar berpotensi meningkatkan permintaan terhadap produk dan jasa lokal.

Hery menyampaikan bahwa pengembangan ekosistem olahraga ke depan masih perlu melibatkan lebih banyak unsur, termasuk sektor perbankan dan UMKM. Menurutnya, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan penting agar manfaat industri olahraga dapat dirasakan secara lebih luas.

Hal tersebut juga menjadi salah satu perhatian dalam penyelenggaraan Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di JICC, Jakarta.

ISS 2026 menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan olahraga untuk mendorong pengembangan ekosistem, inovasi, dan industri olahraga Indonesia agar semakin maju dan berdaya saing global.

Hery mengapresiasi penyelenggaraan ISS sebagai forum yang membuka ruang pembahasan mengenai masa depan olahraga Indonesia. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak unsur dalam ekosistem olahraga.

“Ini tidak ada di Indonesia yang mengadakan seperti ini, Sport Summit dan juga pameran-pameran. Saya tadi melihat pamerannya banyak sekali. Mudah-mudahan tahun ke tahun semakin baik,” ujarnya.

Ia berharap keterlibatan sektor perbankan, dunia usaha, UMKM, serta pemangku kepentingan lainnya dalam ISS dapat semakin diperkuat. Menurutnya, ekosistem olahraga tidak hanya mencakup atlet dan pertandingan, tetapi juga mencakup pembiayaan, industri, pariwisata, perdagangan, dan masyarakat.

Penguatan ekosistem tersebut sejalan dengan upaya menjadikan olahraga sebagai bagian dari penggerak ekonomi nasional. Dengan dukungan investasi, pembiayaan, penyelenggaraan event yang berkelanjutan, serta keterlibatan UMKM, olahraga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, perbankan, federasi olahraga, dan masyarakat, penyelenggaraan event olahraga diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru dan memperkuat kemandirian pelaku usaha di berbagai daerah.

Hadir di Caruban, Ini Cerita Awal Mie Gacoan hingga Resmi Buka Cabang Baru

Iki Radio – Peta kuliner di Kabupaten Madiun semakin ramai dengan hadirnya gerai baru Mie Gacoan di Jalan Panglima Sudirman, Caruban. Peresmian gerai kuliner populer ini dihadiri langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, pada Sabtu (12/9/2026).

Bupati Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen Mie Gacoan atas investasi yang ditanamkan di Caruban. Kehadiran gerai ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian daerah, memperluas daya tarik wisata kuliner, serta membuka lapangan kerja baru bagi warga setempat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Madiun, kami menyampaikan selamat dan terima kasih atas kepercayaan manajemen Mie Gacoan membuka cabangnya di Caruban. Kehadiran gerai ini kita harapkan membawa manfaat, keberkahan, serta memacu pertumbuhan ekonomi Caruban agar semakin maju sejajar dengan wilayah lainnya,” ujar Hari Wuryanto.

Bupati menambahkan bahwa keberadaan Mie Gacoan di Caruban makin mendekatkan layanan kuliner kepada masyarakat sekitar. Dengan demikian, warga tidak perlu lagi bepergian jauh ke Kota Madiun sehingga dapat menghemat efisiensi biaya transportasi.

Selain itu, Pemkab Madiun juga mendorong manajemen perusahaan untuk menjalin sinergi kemitraan yang berkelanjutan dengan pelaku UMKM lokal, khususnya dalam pemenuhan pasokan bahan baku makanan.

“Harapan kami ada kolaborasi nyata. Bahan baku yang bisa dipasok dari petani atau UMKM lokal Madiun agar dimaksimalkan. Jangan sampai hubungan kerja sama ini hanya hangat-hangat tahi ayam, tetapi harus berlanjut demi kesejahteraan bersama,” tegas Bupati.

Menanggapi hal tersebut, Regional Manager Mie Gacoan Jawa Timur, Yudistira Hazami Nugroho, menjelaskan bahwa pemilihan Caruban didasari oleh potensi pasar yang pesat. Caruban dinilai sebagai kawasan pusat aktivitas (traffic generator) strategis yang ditopang oleh keberadaan kampus seperti Universitas Sebelas Maret (UNS), kawasan industri, hingga fasilitas pendidikan.

"70 tenaga kerja di gerai Caruban diprioritaskan dari warga lokal setempat yang belum bekerja," kata Yudistira.

Dikatakan, beberapa komoditas bahan baku seperti cabai dan buah-buahan pun telah diserap langsung dari pemasok lokal Madiun.

 Sejarah Singkat dan Perjalanan Bisnis Mie Gacoan

Dikelola di bawah naungan PT Pesta Pora Abadi, Mie Gacoan merupakan waralaba restoran asal Indonesia yang pertama kali didirikan pada awal tahun 2016 di Malang oleh Anton Kurniawan. Nama "Gacoan" sendiri diambil dari bahasa Jawa yang memiliki arti "jagoan" atau "andalan".

Meski sempat banyak sumber yang keliru mengutip sosok Harris Kristanto sebagai pendiri, sosok Anton Kurniawan memang dikenal memilih untuk tidak banyak tampil di depan publik.

Meski fenomena mi goreng pedas bukan hal baru di Malang, Mie Gacoan mampu melampaui para pesaingnya berkat ekspansi bisnis yang sangat agresif sejak akhir tahun 2010-an.

Pada tahun 2018, mie gacoan menerobos pasar Bali dengan membuka cabang Pakerisan, Denpasar. Tahun 2022 membuka cabang di Jalan Moh. Mansyur, Medan (Pulau Sumatra).

Kemudian memperluas jangkauan ke Pulau Sulawesi melalui cabang Gowa pada tahun 2023, dan  merambah Pulau Kalimantan via cabang Balikpapan MT Haryono pada 2024.

Hingga pada tahun 2025, outlet mie gacoan resmi hadir di 29 dari 38 provinsi di Indonesia setelah membuka cabang Sindulang Dua di Manado, Sulawesi Utara.

Dikenal dengan sajian mi goreng gurih (Mie Suit/Mie Hompimpa) dan manis (Mie Gacoan) berkonsep tingkat kepedasan dari Level 0 hingga Level 8, Mie Gacoan kerap menghebohkan dunia maya lewat video antrean panjang pelanggannya. 

Hingga kini, merek kuliner ini telah mengoperasikan lebih dari 400 gerai di seantero Indonesia dan menyerap lebih dari 10.000 tenaga kerja.(ir)

Menag: Indonesia Konsisten Gelar MTQ Sejak 1968

Iki Radio - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyebut Indonesia memiliki pengalaman panjang dan konsisten dalam penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Sejak pertama kali digelar pada 1968, MTQ berkembang secara berjenjang dari tingkat masyarakat hingga nasional.

Hal tersebut disampaikan Menag saat melantik tujuh Dewan Pengawas dan 155 Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026).

Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan baiat dan pemasangan toga kepada para Dewan Hakim yang akan bertugas dalam pelaksanaan MTQ Nasional XXXI.

Menurut Nasaruddin Umar, konsistensi penyelenggaraan MTQ selama lebih dari setengah abad menjadi salah satu kekuatan Indonesia dalam membangun tradisi pembinaan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Ia menyebut MTQ diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat RT, desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional. 

“Tidak ada negara yang konsisten mulai 1968 hingga tahun ini bisa melaksanakan MTQ mulai dari tingkat RT, desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, dan nasional,” ujar Nasaruddin Umar.

Menag juga menyoroti semakin banyaknya lembaga dan institusi yang menyelenggarakan MTQ tingkat nasional. Fenomena tersebut dinilainya sebagai perkembangan positif yang menunjukkan tingginya perhatian masyarakat dan berbagai institusi terhadap Al-Qur’an.

Menurutnya, saat ini terdapat hampir 25 penyelenggaraan MTQ tingkat nasional yang digelar oleh berbagai lembaga.

Selain Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), sejumlah institusi turut menggelar MTQ, antara lain MTQ Korpri, MTQ Polri, MTQ Buruh, MTQ Perguruan Tinggi, dan MTQ BUMN. “Saat ini sedang tren bukan hanya yang dilakukan oleh LPTQ, tetapi hampir 25 event MTQ tingkat nasional yang dilakukan di Indonesia,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Menag menilai perkembangan tersebut perlu diikuti dengan koordinasi dan standardisasi agar kualitas penyelenggaraan MTQ tetap terjaga. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah sistem perhakiman.  “Kita berharap ke depan semua kegiatan per-MTQ-an tingkat nasional di bawah koordinasi LPTQ mengenai perhakiman,” ujar Nasaruddin.

Menurutnya, koordinasi tersebut penting untuk memastikan proses penilaian dalam berbagai penyelenggaraan MTQ memiliki standar yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih jauh, Menag melihat semakin banyaknya penyelenggaraan MTQ sebagai cerminan meningkatnya kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Fenomena tersebut, kata dia, tidak semestinya hanya dimaknai sebagai bertambahnya kompetisi membaca atau menghafal Al-Qur’an. MTQ harus menjadi bagian dari proses menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“Timbul fenomena kecintaan umat terhadap Al-Qur’an, ini menjadi bagian dari proses membumikan Al-Qur’an. Tidak ada artinya kita membumikan Al-Qur’an jika tidak melangitkan manusia,” tegasnya.

Penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang menjadi bagian dari tradisi panjang tersebut. Ajang ini tidak hanya mempertemukan para kafilah dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan dan penguatan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Dengan pengalaman penyelenggaraan yang telah berlangsung sejak 1968, pemerintah berharap tradisi MTQ terus berkembang sekaligus mampu menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam sekaligus Ketua Umum LPTQ Nasional Abu Rokhmad, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Lubenah, serta Direktur Penerangan Agama Islam Muchlis M. Hanafi.

Kemenpora Benahi Tata Kelola Cabor, Cegah Dualisme hingga Lindungi Atlet

Iki Radio - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir mendorong pembenahan tata kelola organisasi cabang olahraga (cabor) untuk mencegah terjadinya dualisme kepengurusan yang pada akhirnya dapat merugikan atlet. Pemerintah juga mendorong setiap federasi memiliki tata kelola yang jelas antara liga, tim nasional, dan keikutsertaan pada ajang multievent.

Menurut Erick Thohir, mekanisme administrasi organisasi olahraga kini diarahkan agar lebih sederhana. Ketika terjadi pergantian kepengurusan melalui proses pemilihan, federasi cukup menyampaikan informasi kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk selanjutnya diproses sesuai ketentuan dan diregistrasikan pada Kementerian Hukum. 

“Kalau di Kemenpora yang baru, itu jelas bahwa cabor-cabor ketika terjadi pemilihan, tinggal kirim informasi kepada kami, lalu diregister Kemenkum. Jadi tidak ada lagi isu dualisme,” ujar Erick kepada awak media dalam penyelenggaraan Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Dikatakan, kepastian tata kelola organisasi sangat penting karena konflik internal federasi dapat berdampak langsung terhadap pembinaan dan kesejahteraan atlet. 

“Problemnya, ketika federasinya pecah, ketika pengurusnya hanya memikirkan dirinya sendiri, akhirnya dikorbankan atletnya,” tegas Menpora Erick Thohir.

Salah satunya, Erick Thohir menyebut aturan di lingkungan Kemenpora telah mengatur masa kepemimpinan organisasi olahraga maksimal tiga kali. Pemerintah juga secara bertahap akan mendorong perbaikan statuta masing-masing cabang olahraga agar pembagian peran dalam ekosistem olahraga menjadi lebih jelas.

Ia menilai federasi perlu memiliki pemetaan yang tegas mengenai kewenangan dan tanggung jawab dalam pengelolaan liga, tim nasional, kejuaraan dunia, maupun multievent. 

“Pelan-pelan kita akan mendorong perbaikan statuta cabor-cabor olahraga, supaya jelas di olahraga itu ada liga, ada tim nasional,” kata Menpora. 

Menpora Erick menjelaskan, federasi harus mampu membedakan domain kompetisi. Liga menjadi bagian dari pengembangan kompetisi domestik, sementara tim nasional dipersiapkan untuk membawa nama Indonesia dalam berbagai ajang internasional dan multievent. 

“Yang multievent tugasnya siapa, yang dunia tugasnya siapa, liga domainnya federasi, tim nasional kita pari passu, sama-sama. Ini yang kita sekarang lakukan,” ujarnya.

Penguatan kompetisi domestik juga menjadi perhatian pemerintah. Erick mengatakan keberadaan liga penting untuk menciptakan kesinambungan pembinaan sekaligus membuka sumber pendanaan bagi federasi.

Dalam Indonesia Sports Summit 2026, Kemenpora mengundang sejumlah penyelenggara liga, antara lain liga bola basket, liga sepak bola, serta pihak yang tengah mempersiapkan liga padel.

Menurut Erick Thohir, kompetisi domestik dibutuhkan agar atlet tidak hanya mengandalkan kejuaraan internasional. 

“Tidak mungkin para atlet sendiri hanya bergantung kepada pertandingan-pertandingan dunia tanpa ada kejuaraan tambahan di negaranya,” katanya.

Dengan kompetisi yang berjalan secara berkelanjutan, federasi diharapkan memiliki sumber pendanaan yang lebih kuat untuk membiayai pembinaan, penyelenggaraan kompetisi, serta pengembangan atlet.

Menpora Erick Thohir juga mengingatkan agar kepemimpinan federasi benar-benar diisi figur yang memiliki kepedulian terhadap cabang olahraga yang dipimpinnya.  

“Ketua federasi itu harusnya memang yang suka kepada olahraga tersebut, bukan yang cari makan ataupun sekadar ingin ngetop di olahraganya,” tegasnya.

Selain memiliki kepedulian, seorang pemimpin federasi juga harus mempunyai waktu untuk mendampingi dan mengelola organisasi. 

“Yang kedua, penting juga para figur itu punya waktu untuk mendampingi federasinya, jangan enggak punya waktu. Yang ketiga, kalau bisa cari uang. Tetapi jangan korbankan atlet,” lanjut Erick.


Keberpihakan Pada Atlet

Dengan demikian, Menteri Erick menilai keberpihakan terhadap atlet harus menjadi bagian utama dari pembenahan ekosistem olahraga nasional. Hal itu karena karier atlet memiliki masa yang relatif singkat dibandingkan profesi lainnya. 

“Karena kenapa? Atlet itu usianya pendek. Umur 30 sudah berhenti. Beda sama kita, media sama menteri umur 30 masih tambah aktif,” ujarnya.

Menurut Erick Thohir, sebagian atlet bahkan menghadapi risiko kehilangan karier pada usia yang lebih muda apabila mengalami cedera serius. Kondisi tersebut membuat dukungan negara terhadap atlet tidak hanya dibutuhkan ketika mereka sedang berprestasi, tetapi juga untuk menjamin keberlanjutan masa depannya.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah meningkatkan perhatian terhadap penghargaan bagi atlet berprestasi pada ajang multievent.

Menpora menyebut peningkatan bonus prestasi tersebut merupakan bentuk kehadiran negara sekaligus kesempatan bagi atlet untuk mempersiapkan kehidupan setelah tidak lagi aktif bertanding. 

“Artinya nanti para atlet ini juga bisa mulai menabung untuk masa depannya,” katanya.

Satu hal, Erick Thohir menegaskan pembenahan tata kelola federasi pada akhirnya harus bermuara pada kepentingan atlet. Pemerintah tidak ingin konflik kepengurusan, lemahnya organisasi, maupun persoalan pendanaan membuat atlet kehilangan kesempatan untuk berlatih dan bertanding.

Karena itu, pembagian peran antara federasi, liga, dan tim nasional harus dibuat semakin jelas. Federasi juga diharapkan mampu membangun sistem pembinaan yang berkesinambungan dan memiliki sumber pembiayaan yang sehat.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk membangun ekosistem olahraga yang tidak hanya mengejar prestasi sesaat, tetapi juga memberikan kepastian bagi atlet sepanjang kariernya. 

“Jadi ini bagian membuktikan bahwa Bapak Presiden, negara hadir untuk olahraga dan keselamatan atletnya,” pungkas Menpora Erick Thohir.

Tindak Lanjut Kesepakatan P-APBD 2026, Bagian PBJ Kabupaten Madiun Minta Perangkat Daerah Segera Input SiRUP dan Punya Mitigasi Risiko

Iki Radio – Pasca disepakatinya Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Madiun tahun 2026 antara Pemerintah Kabupaten Madiun dan DPRD Kabupaten Madiun pada Kamis (10/9/2026), proses tindak lanjut teknis langsung dikejar. 

ilustrasi (Ai)

Langkah ini dilakukan agar berbagai program dan kegiatan pembangunan, khususnya pengadaan barang dan jasa (PBJ), dapat segera disiapkan serta direalisasikan.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Madiun, Heru Sulaksono, menyampaikan bahwa setelah persetujuan bersama tersebut, tahapan administrasi seperti penomoran Peraturan Bupati (Perbup) dan pemberkasan terus berjalan. Disisi lain, pihak Perangkat Daerah (PD) dimohon untuk bergerak cepat dalam memproses anggaran perubahan.

"Setelah disepakati DPRD, posisinya tinggal menunggu proses administrasi, misalnya terkait Perbup-nya (Peraturan Bupati). Harapan kami segera ada tindak lanjut, terutama terkait pembaharuan input di SiRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) agar proses pemilihan penyedia dapat langsung dilakukan," ujar Heru dikonfirmasi Jum’at (11/9/2026).

Heru menegaskan pentingnya percepatan ini mengingat sisa waktu pelaksanaan anggaran yang makin terbatas di akhir tahun. Langkah cepat dibutuhkan agar penyerapan anggaran yang telah ditetapkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) bisa berjalan maksimal.

Lebih lanjut, Heru menekankan pentingnya setiap Perangkat Daerah memiliki timeline kerja serta mitigasi risiko yang matang dalam mengeksekusi program. Menurutnya, penetapan anggaran tidak boleh sekadar menjadi alokasi di atas kertas tanpa memperhitungkan kelayakan waktu pelaksanaan di lapangan.

"Setiap Perangkat Daerah harus sudah punya timeline dan mitigasi risiko. Artinya, sebelum penetapan PAK pun, sudah harus bisa mengukur apakah suatu kegiatan waktunya mencukupi atau tidak untuk dieksekusi. Jangan sampai anggaran sudah dialokasikan tetapi akhirnya tidak bisa dijalankan," jelasnya.

Ia menambahkan, perencanaan pelaksanaan yang cermat sangat penting agar seluruh alokasi anggaran dalam P-APBD 2026 dapat terserap secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Madiun.(ir)

Unggah Foto Tanpa Filter Era 80-an, Aktris Senior Gladys Suwandhi Obati Kerinduan Penggemar

Iki Radio — Nama Gladys Suwandhi tentu tak asing bagi masyarakat yang tumbuh pada era 1980-an. Wajahnya yang dulu kerap menghiasi layar lebar, sinetron, hingga sampul majalah nasional kini kembali mencuri perhatian publik setelah mengunggah foto jadul di media sosial.

Lewat akun Instagram pribadinya, artis yang lahir pada 19 Desember 1969 ini meramaikan tren foto retro 80-an. Berbeda dengan warganet yang memanfaatkan aplikasi atau filter digital, Gladys membagikan potret asli dirinya saat era tersebut berlangsung.

"Ikutan ah 80's trend. Tapi nga pake app yaahh.. no filter, no edit, memang style rambutnya begini dari sananya," tulis Gladys pada unggahannya, Jumat (11/9/2026).

Potret tersebut memperlihatkan gaya khas era 80-an dengan tatanan rambut bervolume. Gladys menyebut penampilan itu membawa ingatan pada masa-masa penuh kesenangan.

"Jadi kalau kelihatan a little too 80's ya memang zamannya begitu. Back to era when big hair was a thing and everything felt a little more fun," lanjutnya.

Gladys Suwandhi mengawali kepopulerannya lewat film Yang Masih di Bawah Umur (1985) karya sutradara Yazman Yazid, beradu akting dengan Rano Karno, Gusti Randa, Dina Mariana, dan Maria Oentoe. Ia kemudian kembali membintangi film Pernikahan Dini (1987) bersama Mathias Muchus dan Mieke Wijaya.

Tak hanya di layar lebar, Gladys juga membintangi sinetron Suara-suara Minor (1988) dan serial populer Pondokan di TVRI. Memasuki era televisi swasta, ia dipercaya menjadi presenter acara musik Rocket di RCTI pada periode 1990–1992.

Di panggung musik, Gladys membentuk grup Trio Glamendys bersama Mega Selvia dan Nindy Ellesse yang merilis sejumlah hits seperti Kekasih dan Cukur Dulu Kumismu. Ia juga sempat bersolo karier dengan merilis album Terlalu pada 1989.

Saat ini, Gladys menjalani kehidupan sebagai seorang istri dan ibu. Di luar kesibukan keluarga, ia aktif membagikan konten memasak, hobi bepergian, serta mengelola bisnis perhiasan handmade. Kemunculannya lewat unggahan foto klasik ini berhasil mengobati kerinduan penggemar akan sosoknya di industri hiburan tanah air.

 

Matangkan Persiapan Asian Games 2026, Tim Bulutangkis Indonesia Gelar TC di Tokyo

Iki Radio — Tim bulutangkis Indonesia akan menggelar pemusatan latihan (training center/TC) di Tokyo, Jepang, sebagai persiapan akhir menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Latihan yang dijadwalkan berlangsung pada 13–17 September 2026 ini terlaksana atas rekomendasi dan dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Sesuai jadwal, rombongan skuad Merah Putih bakal bertolak ke Negeri Sakura lebih awal pada Sabtu, 12 September 2026. Kepala Bidang Binpres Pelatnas PBSI, Eng Hian, mengungkapkan bahwa keberangkatan lebih awal ini menjadi stimulus penting sekaligus sarana adaptasi bagi para atlet terhadap lingkungan, perbedaan waktu, serta ritme aktivitas di Jepang.

"Tim bulutangkis Indonesia yang akan berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, atas rekomendasi dan dukungan Kemenpora, akan menjalani pemusatan latihan di Tokyo pada 13–17 September 2026," ujar Eng Hian dalam rilis resmi PBSI, Jumat (11/9/2026).

Eng Hian menjelaskan, agenda di Tokyo menjadi salah satu tahapan krusial untuk mematangkan aspek teknis dan taktis para atlet. Selain fokus pada strategi permainan, jajaran pelatih juga memprioritaskan pemulihan fisik serta kesiapan mental bertanding.

"Fokus kami adalah menjaga kondisi fisik, mengatur ritme latihan dan recovery, serta membangun kesiapan mental dan kekompakan tim. Kami ingin seluruh pemain bisa memanfaatkan waktu ini secara maksimal," lanjutnya.

Guna mengoptimalkan sesi latihan, PBSI turut memboyong sejumlah pemain tambahan serta asisten pelatih utama untuk bertindak sebagai lawan tanding (sparing partner) selama di Tokyo. Kehadiran mereka diharapkan mampu menjaga ketajaman performa para pemain utama sebelum masuk ke arena pertandingan sesungguhnya.

"Kami ingin pemusatan latihan ini menjadi bekal penting sebelum tim masuk ke arena Asian Games. Harapannya, para pemain bisa menjalani seluruh proses dengan fokus dan dalam suasana yang positif," tutur Eng Hian.

Melalui persiapan matang ini, PBSI berharap seluruh anggota tim dapat tampil solid dan siap memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.

"Ketika waktunya bertanding nanti, mereka bisa tampil lepas, saling mendukung sebagai satu tim, berjuang untuk setiap poin, dan memberikan kemampuan terbaik untuk Merah Putih," pungkasnya.

 

Top

Kilas Balik Latihan Keras Agnez Mo di Serial Reacher Season 4: Rela Memar Demi Peran Lila Hoth

Iki Radio – Musisi sekaligus aktris kenamaan asal Indonesia, Agnez Mo, terus mencuri perhatian publik dunia lewat penampilannya di serial Hollywood populer, Reacher Season 4, yang tayang di Prime Video. Memerankan karakter antagonis utama bernama Lila Hoth, pemilik nama asli Agnes Monica ini dituntut menjalani banyak adegan pertarungan sengit.

Di balik aksi memukaunya di layar kaca, terungkap cerita menarik mengenai intensitas latihan fisik yang dijalani wanita berusia 40 tahun tersebut. Koordinator stuntman serial Reacher, Dan Rizzuto, membagikan momen latihan bersama Agnez Mo melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Rizzuto menegaskan bahwa dirinya menerapkan standar tinggi dan tidak memberikan perlakuan khusus kepada siapapun, baik aktor pendatang baru maupun bintang papan atas.

"Beberapa orang memang punya bakat alami! Saat saya melatih para aktor, baik itu penampilan perdana mereka maupun mereka yang sudah masuk jajaran bintang papan atas, saya tidak memperlakukan mereka secara berbeda dari seorang petarung profesional," tulis Rizzuto dalam keterangan unggahan videonya.

Pria yang berpengalaman lebih dari satu dekade di dunia stuntman ini menambahkan bahwa seluruh pemeran didorong secara maksimal demi hasil terbaik di depan kamera.

"Tidak ada tepukan di punggung atau ucapan ‘kerja bagus’ saat kinerjanya belum memadai. Mereka didorong sekeras orang lain dan harus membuktikan diri, karena pada akhirnya wajah merekalah yang terekam kamera, dan merekalah yang mewakili produksi yang mempekerjakan kami semua," lanjutnya.

Rizzuto mengaku sangat antusias ketika diundang oleh Buster Reeves untuk bergabung dalam tim produksi Reacher Season 4, khususnya saat dipercaya melatih musuh utama dalam serial tersebut. Ia memuji komitmen dan dedikasi Agnez Mo yang tetap bersemangat meski harus mengalami cedera ringan selama proses latihan.

"@agnezmo datang dengan siap dan bersemangat, dan dia sama senangnya dengan semua memar yang dia dapatkan seperti saya," ungkap Rizzuto.

Keseriusan Agnez Mo dalam menggarap peran Lila Hoth memang tidak main-main. Selain menjalani latihan fisik dan adegan pertarungan yang berat, pelantun lagu Coke Bottle ini dikabarkan memboyong dua guru akting spesialis peran bela diri langsung dari Hollywood untuk mematangkan kualitas pendalaman karakternya.

 

close
Pasang Iklan Disini