Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menyambut kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Madiun Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, pada Minggu (7/6/2026). Suasana haru dan syukur mewarnai kedatangan ratusan jemaah yang kembali dengan selamat dan lengkap.
Acara penyambutan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati beserta istri, Sekretaris Daerah (Sekda), jajaran Forkopimda, perwakilan Kementerian Agama, organisasi keagamaan, serta ribuan keluarga jemaah haji yang setia menunggu.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Madiun, Bisri Mustofa, melaporkan bahwa total jemaah haji yang tiba pada gelombang ini berjumlah 451 orang. Mereka terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter).
“Kepulangan jemaah haji sudah terjadwal sehingga pemerintah daerah dapat mempersiapkan proses penyambutan dengan baik. Untuk hari ini, Kloter 24 berjumlah 374 jemaah dan Kloter 25 berjumlah 77 jemaah. Kepulangan kloter berikutnya akan terus kami pantau sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” jelas Bisri.
Namun, Bisri juga menyampaikan kabar bahwa terdapat dua jemaah yang harus langsung mendapatkan penanganan medis setibanya di tanah air akibat kondisi kesehatan yang menurun.
“Untuk Kloter 24 dan 25 terdapat dua orang jemaah yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Dungus dan RSUD Caruban. Kami terus memantau kondisi keduanya agar segera pulih,” pungkasnya.
Sementara itu Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepulangan seluruh jemaah haji Kabupaten Madiun dalam keadaan selamat dan utuh secara jumlah.
“Pemerintah Kabupaten Madiun mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji. Alhamdulillah, sesuai laporan yang kami terima, jemaah haji Kabupaten Madiun tahun ini berangkat dengan selamat dan pulang dengan selamat serta lengkap,” ujar Bupati.
Bupati berharap seluruh jemaah dapat menjaga kemabruran hajinya, terus istiqamah dalam beribadah, serta menjadi teladan yang baik di tengah-tengah masyarakat. Tak lupa, ia juga menitipkan doa untuk kemajuan bumi Kampung Pesilat.
“Mohon doa yang ikhlas dari seluruh jemaah agar Kabupaten Madiun menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, masyarakatnya guyub rukun, serta mampu mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja—yaitu Bersih, Sehat, dan Sejahtera,” tambahnya.
Usai acara penyambutan, Bupati Hari Wuryanto menambahkan bahwa keberhasilan kepulangan jemaah ini tidak lepas dari kerja sama dan pemantauan intensif yang dilakukan oleh tim petugas haji selama di tanah suci.
“Kami selalu memantau perkembangan jemaah setiap hari melalui laporan panitia. Memang ada beberapa jemaah yang sempat mengalami gangguan kesehatan, namun berkat penanganan cekatan dari panitia dan petugas di Makkah maupun Madinah, semuanya dapat diatasi dengan baik,” ungkapnya.
Bupati juga memberikan pesan kepada masyarakat yang masih berada dalam daftar tunggu (waiting list) keberangkatan haji agar tetap bersabar dan mulai mempersiapkan diri.
“Menunaikan ibadah haji membutuhkan kesabaran. Yang terpenting adalah meluruskan niat dan mengikhlaskannya, karena ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik yang prima,” tegas Bupati.
Dengan tibanya Kloter 24 dan 25 ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap seluruh jemaah membawa keberkahan yang luar biasa, baik bagi keluarga, lingkungan sekitar, maupun kemaslahatan seluruh daerah Kabupaten Madiun.(ir)










.jpeg)
.jpeg)














