Iki Rasio - Estafet kepemimpinan administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun resmi memasuki babak baru.
Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Sigit Budiarto, kini resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun.
Perjalanan karir Sigit Budiarto dikenal penuh dengan dedikasi dan inovasi.
Pria kelahiran 14 Juni 1975 yang merupakan putra seorang petani dari Dusun Notopuro, Desa Duren, Kecamatan Pilangkenceng ini, telah malang melintang di berbagai posisi, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun.
Sebelum menjabat sebagai Sekda, lulusan Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang ini telah mengukir prestasi di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sigit pernah menjabat sebagai Kabag Mutasi, di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang sekarang bernama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Karirnya terus meningkat hingga diberi amanah menjadi Sekretaris BKD.
Selanjutnya, Sigit didaulat untuk memimpin Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri).
Disinilah sosok Sigit mulai banyak dikenal dengan berbagai inovasi yang ditelurkan. Saat itu, Sigit sukses meluncurkan buku Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2020-2021, yang menjadi kompas bagi kepala daerah dalam menentukan kebijakan politik dan sosial.
Kemudian, sosok yang juga aktif di berbagai organisasi sosial dan budaya ini, dipercaya Pemkab Madiun memimpin Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).
Di bawah nakhodanya, Dispendukcapil Kabupaten Madiun bertransformasi ke arah digital.
Dengan semangat "Dispendukcapil Go Digital", ia berhasil membawa Kabupaten Madiun meraih peringkat ke-7 terbaik di Jawa Timur dan masuk dalam 30 besar nasional.
Beberapa inovasi layanan kependudukan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat berhasil ia cetuskan.
Diantaranya LELADI SESAMI (Layanan keliling administrasi kependudukan pada hari Sabtu dan Minggu), MASMEDI (Layanan kilat 15 menit jadi), dan SENOPATI (Sistem online pelayanan kependudukan terintegrasi).
Dan yang baru di lounching pada 27 April 2026 lalu, adalah inovasi SARAPAN PECEL (Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan, Pelayanan Efektif Cepat dan Langsung Terlayani). Sebuah inovasi yang mendekatkan pelayanan hingga ke tingkat desa secara efektif dan langsung.
Perjalanan menuju kursi Sekda diawali saat ia ditunjuk sebagai Plt. Sekda pada 1 Desember 2025.
Tak lama berselang, pada 15 Desember 2025, Bupati Madiun Hari Wuryanto melantiknya sebagai Penjabat (Pj) Sekda di Pendopo Muda Graha.
Kini, setelah dinyatakan lolos seleksi definitif, Sigit memikul tanggung jawab penuh untuk mengkoordinasikan seluruh OPD dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Madiun BERSAHAJA (Bersih, Sehat dan Sejahtera)
Selain dikenal sebagai birokrat tulen, Sigit juga dikenal aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Diantaranya ia tercatat sebagai jajaran pengurus di PCNU Kabupaten Madiun, dan Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Madiun.
Pelantikan Sigit Budiarto diharapkan mampu membawa angin segar bagi birokrasi Kabupaten Madiun, terutama dalam mempercepat transformasi digital dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bumi Kampung Pesilat.
Dari sini kita belajar, bahwa inovasi bukan sekadar tren, melainkan solusi nyata untuk melayani masyarakat dengan lebih baik dan cepat.
Selamat Bertugas, Mengemban Amanah, untuk Kabupaten Madiun Bersahaja.(Red/ir)




















