Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

BGN Tegaskan Sewa Kendaraan Tak Lagi Gunakan Dana Operasional Rp3.000 Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA, Iki Radio — Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menetapkan kebijakan terbaru terkait pengelolaan anggaran operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dalam aturan ini, BGN menghapus komponen sewa kendaraan dari daftar biaya operasional yang bersumber dari pagu Rp3.000 per hari per penerima manfaat.

Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, menjelaskan bahwa langkah tersebut pada dasarnya merupakan pengembalian aturan ke ketentuan awal peluncuran program Makan Bergizi Gratis.

"Pada awalnya biaya kendaraan tidaklah masuk dalam komponen biaya operasional karena kendaraan adalah bagian perlengkapan perangkat SPPG layaknya gedung SPPG, peralatan masak-memasak, dan peralatan makanan," ujar Tysa, Sabtu (7/11/2026).

Tysa memaparkan bahwa ketentuan awal tersebut sebelumnya telah diatur dalam Keputusan Deputi Dialur Nomor 2 Tahun 2024 dan Nomor 1 Tahun 2025 yang memang tidak pernah memasukkan armada transportasi ke dalam biaya operasional bulanan.

Meski demikian, pihak BGN mengakui sempat menerbitkan Keputusan Kepala BGN Nomor 63 Tahun 2025 yang memasukkan biaya sewa kendaraan ke dalam pos anggaran operasional. Setelah melalui evaluasi dan pengkajian mendalam, BGN memilih untuk mengoreksi aturan tersebut agar kembali selaras dengan fungsi dasarnya.

"Sebaiknya memang kendaraan itu tidaklah masuk ke dalam biaya operasional karena kendaraan adalah hal yang wajib dipenuhi SPPG sejak mulai beroperasi," tegas Tysa.

Dengan penyesuaian ini, seluruh pengelola SPPG diharapkan dapat mengalokasikan pagu operasional Rp3.000 per penerima manfaat secara tepat sasaran tanpa membebankannya pada penyediaan unit kendaraan operasional.

 

Duta Besar Negara Sahabat Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral dengan Indonesia

JAKARTA, Iki Radio — Para duta besar negara sahabat menegaskan komitmen mereka untuk memperkuat hubungan bilateral dan kemitraan strategis dengan Indonesia. Langkah ini didasari atas pandangan bahwa Indonesia merupakan mitra penting dalam memperluas kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan dan investasi hingga pendidikan.

Pernyataan komitmen tersebut disampaikan saat para Duta Besar menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (6/11/2026).

Duta Besar LBBP Designate Resident Uni Eropa untuk Republik Indonesia, Hervé Delphin, menilai hubungan antara Indonesia dan Uni Eropa saat ini sedang memasuki momentum krusial yang akan membuka babak baru kemitraan. Menurutnya, rencana penandatanganan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) serta peningkatan status hubungan menjadi kemitraan strategis bakal memperkokoh posisi kedua pihak di tengah dinamika global.

"Saya ingin menyampaikan bahwa di tengah dunia yang penuh dengan ketidakpastian geopolitik dan gejolak geoekonomi, hubungan yang kuat antara Uni Eropa dan Indonesia tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat dan dunia bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi bagi dunia," ujar Delphin.

Optimisme serupa diungkapkan oleh Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Austria untuk Republik Indonesia, Alexander Rieger. Ia berharap implementasi IEU-CEPA dapat mendongkrak hubungan ekonomi sekaligus mempererat kerja sama kebudayaan dan hubungan antarmasyarakat (people-to-people contact).

"Kami optimistis hal ini akan memberikan dorongan kuat untuk makin mendekatkan negara-negara kami di sektor bisnis," kata Rieger.

Dari kawasan Eropa Tengah, Duta Besar LBBP Designate Resident Konfederasi Swiss untuk Republik Indonesia, Konstantin Obolensky, menyoroti hubungan erat kedua negara yang telah terjalin selama 75 tahun, khususnya dalam perdagangan, investasi, dan pembangunan ekonomi.

"Swiss dan Indonesia telah menjalin hubungan yang sangat baik selama 75 tahun ini. Kami sangat senang untuk terus bekerja sama dengan Indonesia di bidang perdagangan dan investasi, kerja sama pembangunan ekonomi, serta dalam upaya memperkuat ketahanan Indonesia," jelasnya.

Komitmen senada datang dari kawasan Asia Timur. Duta Besar LBBP Designate Resident Jepang untuk Republik Indonesia, Ueno Atsushi, menegaskan kesiapan negaranya untuk terus memperkuat kemitraan strategis komprehensif yang telah berkembang sejak pembukaan hubungan diplomatik pada tahun 1958.

Sementara itu, Duta Besar LBBP Designate Resident Malaysia untuk Republik Indonesia, Dato’ Muzafar Shah Mustafa, menekankan pentingnya menjaga persahabatan erat antara dua negara tetangga yang memiliki kedekatan geografis, sejarah, sosial, dan budaya.

"Secara historis, kita memiliki keterkaitan sosial dan budaya. Yang terpenting adalah persahabatan yang langgeng di antara masyarakat kita. Oleh karena itu, selama masa jabatan saya, saya ingin melanjutkan fondasi hubungan baik yang telah dibangun oleh para pemimpin kita, guna memperkuat hubungan kita di berbagai aspek," tegas Dato’ Muzafar Shah.

 

OJK dan Kemenkeu Paparkan Reformasi Asuransi dan Dana Pensiun di Forum OECD Paris

PARIS, Iki Radio — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia memaparkan perkembangan reformasi sektor perasuransian dan dana pensiun dalam forum Accession Review yang diselenggarakan oleh Working Party on Insurance and Pensions (WPIP) OECD di Paris, Prancis, pada 2–5 November 2026. Pertemuan ini merupakan bagian penting dari proses aksesi Indonesia untuk menjadi anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono, didampingi Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar, serta Direktur Pengembangan Dana Pensiun, Asuransi, dan Aktuaria Kemenkeu Yani Farida Aryani.

Dalam paparannya, Ogi Prastomiyono menyampaikan bahwa total aset industri asuransi komersial meningkat dari Rp699,7 triliun pada 2017 menjadi Rp981,1 triliun pada 2025 (tumbuh rata-rata 4,3 persen per tahun). Meski demikian, penetrasi asuransi masih berada di kisaran 1,3 persen terhadap PDB, yang menandakan besarnya potensi pasar nasional yang belum tergarap optimal.

OJK terus mendorong penguatan ketahanan industri melalui reformasi prudensial, di antaranya:

  • Peningkatan persyaratan ekuitas minimum secara bertahap pada 2026 dan 2028.
  • Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117 yang mengadopsi IFRS 17 sejak 2025.
  • Penyempurnaan kerangka Risk-Based Capital (RBC) yang lebih sensitif terhadap risiko mulai 2027.

Selain aspek prudensial, Dicky Kartikoyono menegaskan bahwa OJK memperkuat pengawasan market conduct dan pelindungan konsumen secara proaktif. Pengawasan ini mencakup transparansi pemasaran, penyelesaian klaim yang adil melalui layanan Kontak OJK 157, APPK, hingga Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK).

Di sektor dana pensiun, Indonesia menyoroti tantangan cakupan kepesertaan yang baru menjangkau sekitar 37 persen pekerja, dengan peserta aktif program wajib setara 17 persen dari angkatan kerja. Pemerintah tengah menyiapkan harmonisasi sistem pensiun nasional—sejalan dengan amanat UU P2SK—agar program wajib dan sukarela dapat saling melengkapi, terutama untuk menjangkau pekerja sektor informal.

Yani Farida Aryani menjelaskan bahwa reformasi ini dilaksanakan secara bertahap untuk memperluas akses, meningkatkan kecukupan manfaat, serta menjaga kesinambungan pendapatan hari tua masyarakat. Di sisi lain, OJK memperkuat dana pensiun sukarela (DPPK dan DPLK) dengan memperluas diversifikasi portofolio investasi dan menerapkan strategi investasi berbasis siklus hidup (lifecycle investment).

Dalam sesi Accession Review, negara-negara anggota OECD memberikan apresiasi terhadap langkah strategis Indonesia dalam memperkuat tata kelola perusahaan, mengoptimalkan pertumbuhan asuransi, serta memperluas perlindungan pensiun bagi kelompok pekerja yang belum terjangkau.

OJK dan Kementerian Keuangan berkomitmen untuk terus menyelaraskan kerangka regulasi nasional dengan standar internasional OECD guna membangun sektor keuangan yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing global.

 

Anthony Xie Pasrah Rumah Tangganya dengan Audi Marissa : "Aku Sudah Berdamai dengan Keadaan"

JAKARTA, Iki Radio — Rumah tangga pasangan selebritas Anthony Xie dan Audi Marissa kembali berada di ambang perpisahan. Setelah sempat dikabarkan sepakat untuk rujuk pada 24 September 2026 lalu, kesepakatan tersebut resmi dibatalkan sehingga proses perceraian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali dilanjutkan.

Menanggapi situasi ini, Anthony Xie mengaku pasrah. Meskipun mengakui masih menyimpan rasa cinta dan keinginan untuk mempertahankan rumah tangganya, ia memilih untuk menghormati keputusan sang istri tanpa mengedepankan ego.

"Sebenarnya aku selalu mengikuti apa yang dia mau ya. Karena kita selalu respek sama apa yang dia mau dan itu keputusan dia sehingga kalau memang keputusan dia seperti itu (ingin bercerai), aku ikuti," ungkap Anthony Xie saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Aktor sinetron Anak Langit ini menambahkan bahwa dirinya telah berdamai dengan keadaan sejak lama. Menurutnya, setiap permasalahan rumah tangga memiliki dinamika tersendiri yang harus dihadapi dengan kepala dingin.

Meski berpotensi berpisah setelah menikah pada 12 September 2020 silam, Anthony memastikan bahwa hubungannya dengan Audi akan tetap terjalin baik. Ia menegaskan tidak ada rasa benci di antara mereka, terutama demi kepentingan putra mereka, Anzel Maverick Xie.

"Yang pasti aku enggak akan benci lah, karena biar bagaimanapun dia ibu dari anak-anakku. Apalagi rasa sayang dan rasa cinta masih ada," tegasnya.

Terkait urusan pengasuhan anak, Anthony berkomitmen untuk memberikan kebebasan penuh kepada Audi untuk tetap bertemu dan menghabiskan waktu bersama sang buah hati. Ia ingin memastikan bahwa meskipun ikatan pernikahan mereka tidak dapat diselamatkan, peran keduanya sebagai orang tua tidak akan pernah luntur.

"Mamanya juga tetap datang kalau dia enggak syuting, dia enggak kerja. Pasti tetap datang untuk main sama anak dan tidurin anak. Yang namanya orang tua pasti kita mau yang terbaik buat anak. Kalau kita enggak berhasil, ya anak kita harus bahagia dan dia harus berhasil," tutupnya.

 

7 November : Mengukuhkan Jati Diri Bangsa: Menyelami Makna dan Semangat di Balik Hari Wayang Nasional

MADIUN, Iki Radio — Setiap tanggal 7 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Wayang Nasional. Penetapan hari penting ini bukan tanpa alasan, melainkan berakar dari momentum bersejarah ketika Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) secara resmi mengakui wayang Indonesia sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity atau Mahakarya Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan pada 7 November 2003.

Berdasarkan pengakuan internasional tersebut, pemerintah kemudian mengukuhkannya melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 30 Tahun 2018 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 17 Desember 2018. Penetapan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kecintaan masyarakat terhadap wayang sebagai aset budaya nasional yang krusial dalam pembentukan karakter dan jati diri bangsa.

Wayang telah lama menjadi bagian dari denyut nadi budaya Nusantara. Lebih dari sekadar pertunjukan hiburan, seni tradisional ini berfungsi sebagai media penyampaian nilai moral, pendidikan, dan refleksi kehidupan manusia.

Berbagai lakon pewayangan secara konsisten menggambarkan dinamika kehidupan, mulai dari pertarungan antara kebaikan dan keburukan, nilai kesetiaan, rasa tanggung jawab, hingga konsekuensi dari setiap keputusan yang diambil. Relevansi nilai-nilai inilah yang membuat wayang tetap penting untuk dipelajari oleh berbagai kalangan, termasuk generasi muda.

Dalam praktiknya, pertunjukan—khususnya wayang kulit—merupakan sebuah kolaborasi seni yang kaya. Dalang memegang peran sentral sebagai penggerak alur cerita, yang berpadu harmonis dengan alunan musik gamelan, sastra, serta keterampilan tingkat tinggi dalam memainkan karakter.

Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi, upaya pelestarian budaya memerlukan pendekatan yang adaptif agar tetap hidup di tengah masyarakat. Langkah pelestarian dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti:

  • Menonton dan mengapresiasi pertunjukan wayang secara langsung maupun virtual.
  • Mengenalkan cerita-cerita pewayangan kepada anak-anak sejak dini.
  • Berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan kebudayaan.
  • Memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi positif seputar pewayangan.

Selain itu, pemanfaatan teknologi digital membuka peluang emas agar wayang semakin digemari generasi muda. Cerita pewayangan kini dapat dikemas secara kreatif melalui video edukasi, animasi, hingga konten digital interaktif tanpa menghilangkan nilai budaya luhur yang menjadi identitas utamanya.

Peringatan Hari Wayang Nasional menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa bahwa warisan budaya tidak cukup hanya dikenang sebagai sejarah masa lalu. Wayang harus terus dipelajari, diperkenalkan, dan dilestarikan agar terus hidup dan menginspirasi di tengah dinamika perubahan zaman.

 

Sumber: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen)

 

Buka POPDA dan PEPARPEDA di Ngawi, Wagub Emil: Ajang Bentuk Karakter dan Mental Juara Generasi Muda

NGAWI, Iki radio – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, secara resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) Jawa Timur di Kabupaten Ngawi, Jumat malam (6/11/2026).

Dalam sambutannya, Emil menegaskan bahwa POPDA dan PEPARPEDA bukan sekadar kompetisi tahunan untuk memperebutkan gelar juara semata. Lebih dari itu, kedua ajang ini memiliki peran mendasar dalam membangun karakter, menempa mental juara, sekaligus menyiapkan generasi muda Jawa Timur yang tangguh dalam menghadapi tantangan masa depan.

Menurut Emil, kompetisi olahraga tingkat pelajar memegang posisi strategis untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial. Para atlet muda ini diharapkan mampu terus berkembang hingga kelak mengharumkan nama Jawa Timur dan Indonesia di tingkat yang lebih tinggi. Kendati demikian, ia menekankan bahwa nilai utama kegiatan ini dapat dirasakan oleh seluruh peserta, tidak terbatas bagi mereka yang bercita-cita menjadi atlet profesional.

“Ini adalah ajang untuk mencetak mental generasi penerus bangsa yang kuat. Adik-adik yang hadir di sini bukan hanya memiliki bakat, tetapi juga mental baja dan mental juara,” ujar Emil di hadapan ribuan peserta dan tamu undangan.

Ia menambahkan, pengalaman bertanding secara langsung akan mengasah kedisiplinan, keberanian, nilai sportivitas, serta kemampuan beradaptasi saat menghadapi tekanan. Nilai-nilai karakter tersebut menjadi bekal krusial yang akan terus melekat pada diri para pelajar dalam menjalani kehidupan bermasyarakat di masa mendatang.

Emil memberikan perhatian khusus pada penyelenggaraan PEPARPEDA. Ia menegaskan pentingnya mewujudkan ruang olahraga yang inklusif dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh anak, termasuk para pelajar penyandang disabilitas, untuk menyalurkan bakat serta mengukir prestasi.

“Jawa Timur adalah milik kita semuanya, termasuk saudara-saudari kita yang memiliki kebutuhan khusus. Mereka juga harus bisa menyalurkan bakatnya di bidang olahraga,” tegasnya.

Kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, hingga perangkat pertandingan, Wagub mengimbau agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas sepanjang kompetisi berjalan. Ia mengingatkan bahwa menang atau kalah bukanlah satu-satunya tolok ukur keberhasilan. Hal yang jauh lebih utama adalah keberanian mengerahkan kemampuan terbaik serta menjaga tali persaudaraan antarpeserta dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Pada kesempatan yang sama, Emil menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Ngawi yang telah bersiap diri menjadi tuan rumah pelaksanaan POPDA dan PEPARPEDA. Kehadiran ribuan kontingen yang terdiri dari atlet, pelatih, ofisial, hingga pendamping dan keluarga diyakini membawa dampak positif langsung terhadap perekonomian lokal.

Ia berharap momentum ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah dan masyarakat Ngawi untuk mempromosikan berbagai potensi lokal, mulai dari destinasi wisata alam, keanekaragaman kuliner, hingga produk-produk UMKM dan kerajinan khas daerah kepada para pengunjung.

 

POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026 di Alun-Alun Merdeka Ngawi Pecahkan Rekor Peserta Terbanyak

NGAWI, Iki Radio — Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 resmi dibuka dalam sebuah seremoni meriah di Alun-Alun Merdeka Ngawi, Jumat malam (6/11/2026).

Acara pembukaan yang dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, jajaran Forkopimda Jawa Timur, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, serta kepala daerah dan pejabat se-Jawa Timur ini mencatatkan sejarah baru dengan total partisipasi terbanyak sepanjang penyelenggaraannya.

Dalam laporan pembukaannya, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Jawa Timur, Dr. Muhamad Hadi Wawan Guntoro, mengungkapkan bahwa total kepesertaan terverifikasi dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur mencapai 8.630 orang.

"POPDA XV dan PEPARPEDA III adalah event olahraga pelajar yang kali ini terbanyak dalam sejarah penyelenggaraannya," ujar Hadi Wawan Guntoro di hadapan para tamu undangan dan kontingen.

Secara rinci, kepesertaan dan cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi:

POPDA XV: Mempertandingkan 29 cabang olahraga (cabor) yang diikuti 38 kontingen dengan total 7.767 peserta (5.902 atlet dan 1.865 pelatih/ofisial).

PEPARPEDA III: Mempertandingkan 4 cabor yang diikuti 33 kontingen dengan total 412 peserta (266 atlet dan 146 pelatih/ofisial).

Cabor Eksibisi POPDA III: Mempertandingkan 3 cabor yang diikuti 32 kontingen dengan total 455 peserta (347 atlet dan 109 pelatih/ofisial).

Rangkaian ajang olahraga pelajar tingkat provinsi ini sejatinya telah bergulir sejak 29 Oktober hingga 11 November 2026. Selain berpusat di Kabupaten Ngawi, sejumlah pertandingan juga diselenggarakan di lokasi pendukung seperti Kota Surabaya, Kota Madiun, dan Kabupaten Magetan.

Sebelum malam pembukaan, telah dilaksanakan prosesi Kirab Api bertajuk "Nyala dari Akar Ngawi" pada Kamis (5/11/2026). Api disulut dari cauldron di kawasan Cikal Bakal Ngawi Purba (Kantor Desa Ngawi) sebagai simbol semangat perjuangan dan kebersamaan masyarakat Jawa Timur.

Malam pembukaan semakin semarak dengan penampilan grup musik Guyon Waton. Rangkaian POPDA XV dan PEPARPEDA III akan ditutup pada Rabu (11/11/2026) di tempat yang sama, yang akan diwarnai pertunjukan kesenian lokal, pengumuman pemenang lomba konten pelajar, serta pengumuman klasemen akhir kontingen.

Kadispora Jatim menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Ngawi beserta seluruh jajaran Pemkab dan pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur yang telah memberikan dukungan penuh. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan momentum strategis untuk mendorong pembinaan atlet muda, penguatan industri olahraga, serta penggerak roda ekonomi daerah.

 

Gunung Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 200 Meter di Atas Puncak

MALANG, Iki Radio — Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan mengalami erupsi pada Sabtu dini hari (7/11/2026). Letusan tersebut tercatat terjadi tepat pukul 01.23 WIB.

Berdasarkan laporan resmi Badan Geologi yang dikutip dari Antara, tinggi kolom abu vulkanik yang teramati dari atas puncak mencapai kurang lebih 200 meter. Jika dikalkulasikan dari atas permukaan laut (dpl), ketinggian kolom abu tersebut berada di kisaran 3.876 meter. Petugas pos pengamatan gunung api terus mendokumentasikan secara berkala karakteristik material vulkanik yang terlepas ke udara.

Dari hasil pengamatan visual, kolom abu vulkanik terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan tingkat intensitas tebal. Hembusan angin turut memengaruhi arah sebaran abu yang terpantau bergerak menuju sektor barat daya.

Sementara itu, aktivitas erupsi ini juga terekam dengan jelas melalui peralatan seismograf di pos pengamatan setempat. Berdasarkan data instrumen, erupsi Gunung Semeru tercatat memiliki amplitudo maksimum 22 milimeter dengan durasi letusan selama 147 detik.

Menanggapi kejadian ini, masyarakat di sekitar kawasan Gunung Semeru diimbau untuk tetap waspada serta tidak melakukan aktivitas di sepanjang jalur sektoral yang telah direkomendasikan oleh pihak berwenang. Hingga kini, pemantauan secara intensif terus dilakukan oleh petugas guna mengantisipasi potensi erupsi susulan.

close
Pasang Iklan Disini