Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

HUT ke-81 RI, Presiden Ajak Doakan Korban Bencana NTT dan Sumatra

Iki Radio - Di tengah kekhidmatan peringatan ke-81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh masyarakat menyisihkan waktu untuk berdoa bagi warga yang sedang menghadapi bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumatra.

Ajakan tersebut disampaikan Prabowo saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).  “Marilah kita mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam,” ujar Prabowo.

Ajakan doa yang disampaikan Prabowo dari Istana Merdeka pada peringatan HUT ke-81 RI menjadi pengingat bahwa perayaan kemerdekaan juga berlangsung di tengah proses penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Di tengah peringatan hari kemerdekaan, solidaritas terhadap warga terdampak bencana menjadi bagian dari semangat kebersamaan untuk memastikan mereka dapat kembali menjalani kehidupan dan bangkit dari dampak bencana.

Pesan tersebut disampaikan di tengah upaya pemerintah menangani dampak bencana di sejumlah wilayah. Di NTT, sebanyak 4.925 paket sembako bantuan Presiden telah tiba untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Bantuan dikirim menggunakan pesawat Hercules dan tiba di dua wilayah, yakni Maumere, Kabupaten Sikka, serta Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Minggu (16/8/2026).

Pengiriman melalui jalur udara dilakukan untuk mempercepat distribusi logistik ke sejumlah daerah yang membutuhkan penanganan.


Sebanyak 4.925 Paket Bantuan Disebar ke Tujuh Kabupaten NTT

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 1.725 paket tiba di Maumere. Sebanyak 1.000 paket langsung dialokasikan bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Sikka, sedangkan 725 paket diperuntukkan bagi Kabupaten Ende.

Sementara itu, sebanyak 3.200 paket tiba di Labuan Bajo untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo.

Bantuan tersebut diangkut menggunakan pesawat Hercules A-1343 dan A-1318 pada 15 Agustus 2026.

Pemanfaatan jalur udara dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang memerlukan dukungan logistik secara cepat dan terkoordinasi.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, Sabtu (15/8/2026).

Penyaluran bantuan menjadi bagian dari respons pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di sejumlah kabupaten di NTT.

Selain NTT, perhatian pemerintah juga diarahkan pada pemulihan wilayah Sumatra yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir Desember 2025.

17 Penerjun Kopassus dan Atraksi Pesawat Tempur Meriahkan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Iki Radio - Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (17/08/2026) makin semarak dengan aksi terjun payung oleh Komandan Pasukan Khusus (Kopassus) Tentara Nasional Indonesia (TNI). Aksi terjun payung “Victory Jump” melibatkan 17 penerjun yang menampilkan sejumlah manuver apik.

Manuver tersebut mulai dari penerjunan bertingkat hingga pengibaran Bendera Merah Putih berukuran besar, poster bertuliskan angka 81 sebagai simbol HUT ke-81 Kemerdekaan RI, serta poster Presiden Republik Indonesia.

Koordinator Terjun Payung, Brigjen TNI I Gede Putra Yasa mengatakan jumlah 17 penerjun memiliki makna khusus karena merepresentasikan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

“Ada 17 penerjun yang melaksanaan penerjunan. Kemudian, 17 ini ya maknanya, kita dalam memperkenalkan hari HUT RI ke-81, memaknai tanggal daripada proklamasi itu sendiri, tanggal 17,” ujar Brigjen TNI I Gede Putra Yasa, Senin (17/8/2026).

Kemeriahan peringatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi udara dari TNI Angkatan Udara yang menghadirkan kekuatan alat utama sistem senjata (alutsista) udara. Pertunjukan dibuka dengan giant flag berupa formasi gabungan helikopter TNI dan Polri yang terdiri atas delapan helikopter dengan membawa Bendera Merah Putih.

Atraksi udara dilanjutkan dengan manuver pesawat tempur Hawk, T-50, dan F-16 yang membentuk formasi angka 81 di langit Jakarta. Rangkaian demonstrasi udara juga menampilkan flight pass yang melibatkan sejumlah pesawat tempur di antaranya Hawk, F-16, Rafale, dan Sukhoi.

“Kami elang-elang muda TNI Angkatan Udara dari kokpit pesawat tempur Rafale yang didatangkan Bapak Presiden Prabowo Subianto, mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia. Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Merdeka!” ucap salah satu penerbang dari kokpit pesawat.

Kehadiran berbagai alutsista tersebut menjadi bagian dari pertunjukan yang menggambarkan kesiapan dan kekuatan pertahanan udara Indonesia. Atraksi udara ini turut memperkaya dan memeriahkan rangkaian upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI yang diikuti oleh masyarakat.

Panggung Nusantara Semarakkan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Iki Radio - Musik, tarian, hingga pencak silat membawa warna keragaman Indonesia ke halaman Istana Merdeka, Jakarta. Ratusan penampil dari berbagai latar belakang dan kelompok usia menghadirkan semangat kebangsaan melalui panggung seni pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Panggung kesenian telah menghidupkan suasana Istana Merdeka sejak sebelum upacara dimulai. Gita Bahana Nusantara (GBN) membuka rangkaian penampilan dengan membawakan sejumlah lagu daerah.

Kemeriahan berlanjut melalui pertunjukan tari kolosal dari sejumlah daerah, di antaranya Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

Sejumlah penyanyi perempuan Indonesia turut tampil membawakan lagu bertema kebangsaan dan Tanah Air. Angel Pieters menyanyikan “Zamrud Khatulistiwa”, Lea Simanjuntak membawakan “Negeriku”, sedangkan Dira Sugandi melantunkan “Rayuan Pulau Kelapa”.

Sajian kesenian Nusantara kembali berlanjut setelah upacara selesai. GBN berkolaborasi dengan Sekolah Rakyat membawakan lagu “Hari Merdeka” yang mengajak masyarakat larut dalam semangat peringatan kemerdekaan.

Salah satu sajian utama dalam rangkaian tersebut adalah pertunjukan bertajuk “Indonesia Rumah Bersama”. Ratusan penampil dari berbagai latar belakang dan kelompok usia terlibat dalam pertunjukan yang menggabungkan musik, tarian, hingga pencak silat.

Kurator penari, Eko Supriyanto, mengatakan konsep kesenian tersebut mengedepankan inklusivitas yang selaras dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.  “Yang pastinya, yang paling utama dan penting adalah kita menampilkan lebih inklusif. Semakin tahun, semakin harus lebih inklusif dan semakin merata,” jelas Eko.

Menurut Eko, pertunjukan dirancang dengan menggabungkan berbagai unsur seni dan budaya Nusantara. Kolaborasi juga terlihat dari beragam latar belakang para penampil, mulai dari pelajar, penyanyi, penari, atlet, hingga unsur Universitas Pertahanan (Unhan).  “Kemudian ada pertunjukan spesial, dan pertunjukan spesial ini kita juga menunjukkan betapa kolaborasi antara pertunjukan-pertunjukan dari seluruh skema yang ada di seluruh nusantara, kita gabungkan dengan Unhan, Universitas Pertahanan,” ungkapnya.

Keterlibatan berbagai kelompok usia menjadi bagian penting dalam konsep pertunjukan tersebut. Pelajar SMP dan SMA hingga mahasiswa mendapat ruang yang sama untuk tampil bersama para seniman.  “Ini yang menjadi keyakinan nyata bahwa selain berdaulat, adil dan makmur. Inklusivitas itu termasuk dari teman-teman Unhan, termasuk dari seniman-seniman, bahkan anak-anak kecil dari SMP, SMA, perguruan tinggi juga kita tampilkan,” kata Eko.

Rangkaian pertunjukan ditutup dengan lagu “Tanah Airku” yang dibawakan seluruh penampil. Presiden Prabowo Subianto yang berada di mimbar kehormatan turut berdiri dan menyanyikan lagu tersebut bersama undangan, peserta, dan masyarakat yang hadir.

Lantunan “Tanah Airku” menjadi penutup rangkaian persembahan seni dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. Suasana yang sebelumnya semarak berubah menjadi haru ketika para penampil dan peserta bersama-sama menyanyikan lagu tentang kecintaan terhadap Indonesia.

Pemerintah Pastikan Pemulihan Infrastruktur Pascagempa NTT Berjalan Cepat

Iki Radio - Pemerintah pusat bergerak cepat memperkuat penanganan darurat pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno mengatakan, kehadiran pemerintah pusat secara langsung bertujuan memastikan penanganan tanggap darurat berjalan terpadu, efektif, dan tepat sasaran.

“Kami semua hadir di sini atas perintah dari Bapak Presiden untuk memberikan dukungan penuh terhadap proses tanggap darurat dan juga nanti rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa di NTT,” ujar Pratikno usai rapat koordinasi darurat di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Minggu (16/8/2026).

Lanjutnya, guna memastikan rantai pasok bantuan berjalan efektif, pemerintah telah membentuk jaringan posko terpadu. Posko nasional disiagakan untuk mengawal pengiriman logistik dari Jakarta dan daerah lain yang terkonsolidasi di Bandara Halim Perdanakusuma sebelum dikirimkan ke lokasi bencana.

Selain itu, posko-posko operasional juga didirikan di Labuan Bajo dan Maumere, yang bersinergi langsung dengan pemerintah daerah.

Dalam masa tanggap darurat saat ini, Menko Pratikno merinci bahwa fokus utama pemerintah adalah melakukan penyelamatan warga terdampak serta memulihkan infrastruktur vital yang mengalami kerusakan agar segera berfungsi kembali. “Dalam tahap tanggap darurat ini yang utama tentu saja adalah menyelamatkan dan memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak, kemudian mengembalikan infrastruktur yang rusak agar segera fungsional, baik jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, jaringan internet, dan lain-lain,” jelasnya.

Pemulihan infrastruktur secara fungsional tersebut ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya, yang kemudian dilanjutkan dengan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Pemerintah berkomitmen untuk tidak sekadar membangun ulang infrastruktur seperti sediakala, melainkan mengusung prinsip pembangunan yang lebih baik (build back better) guna memperkuat ketangguhan wilayah di masa depan.  “Kita pulihkan secara fungsional dalam pekan-pekan ini, sambil kita lakukan pembangunan pemulihan yang lebih permanen. Kita tentu saja tidak hanya ingin membuat pembangunan itu kembali seperti semula, tapi juga berusaha untuk membangun lebih baik sehingga daerah ini menjadi lebih tangguh dalam menghadapi bencana,” kata Pratikno.

Pertemuan dalam upaya sinergi dan sinkronisasi pemulihan pasca bencana tersebut turut dihadiri juga oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, serta jajaran perwakilan dari kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Bantuan Presiden Tiba di NTT, Paket Sembako Langsung Disalurkan

Iki Radio - Sebanyak 4.925 paket sembako bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.

Bantuan tersebut dikirim menggunakan pesawat Hercules dan tiba di dua wilayah, yakni Maumere, Kabupaten Sikka, serta Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Minggu (16/8/2026). Pengiriman ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat distribusi logistik ke sejumlah wilayah terdampak bencana di NTT.

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 1.725 paket tiba di Maumere. Rinciannya, 1.000 paket segera dan langsung didistribusikan untuk masyarakat terdampak di Kabupaten Sikka dan 725 paket untuk Kabupaten Ende.

Sementara itu, sebanyak 3.200 paket tiba di Labuan Bajo untuk selanjutnya disalurkan ke masyarakat terdampak di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo.

Bantuan tersebut dikirim menggunakan pesawat Hercules A-1343 dan A-1318 pada 15 Agustus 2026.

Pengiriman melalui jalur udara dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi wilayah terdampak yang membutuhkan dukungan logistik secara cepat dan terkoordinasi.

Bantuan 4.925 paket tersebut merupakan bagian dari rencana distribusi sebanyak 50.000 paket sembako untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak bencana di NTT.

Setelah pengiriman tahap awal, masih terdapat 45.075 paket yang akan dikirimkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan perkembangan penanganan di lapangan.

"BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus berkoordinasi untuk memastikan bantuan segera diterima masyarakat yang membutuhkan," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keteranganya, Minggu (16/6/2026).

Menurut dia, pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan, menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam fase awal penanganan darurat.

Distribusi bantuan juga akan disesuaikan dengan hasil asesmen kebutuhan di setiap kabupaten terdampak. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran sekaligus mendukung percepatan penanganan bencana.

Pengiriman bantuan ini sejalan dengan strategi penanganan darurat BNPB yang menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sebagai salah satu fokus utama, sekaligus memastikan rantai pasok bantuan berjalan efektif dari tingkat pusat hingga wilayah terdampak.

Update, 14 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M7,7 di NTT

Iki Radio - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB, mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah.


Berdasarkan pemutakhiran data hingga pukul 12.30 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia, dua orang luka berat, dan 11 orang luka ringan. Data tersebut masih dalam proses pendataan, verifikasi, dan validasi di lapangan.

"Korban meninggal dunia sementara tercatat di Kabupaten Sikka sebanyak tiga orang, Kabupaten Manggarai enam orang dan Kabupaten Manggarai Timur lima orang. Sementara korban luka dilaporkan di Kabupaten Sikka, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/8/2026).

BNPB menyampaikan data korban tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses verifikasi dan validasi oleh BPBD bersama unsur terkait. Setiap perkembangan akan disampaikan berdasarkan hasil pendataan resmi di lapangan.

Selain korban jiwa, sekitar lima kepala keluarga terdampak dan sekitar 2.000 warga melakukan pengungsian atau evakuasi mandiri. Sebagian besar warga melakukan evakuasi setelah merasakan guncangan kuat dan menyusul peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan pascagempa utama.

Dari aspek kerusakan, sementara tercatat 54 unit rumah rusak berat, sembilan unit rumah rusak sedang, dan 11 unit rumah rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada lima fasilitas kesehatan, satu fasilitas pendidikan, satu gudang Bulog, tiga fasilitas ibadah, serta enam kantor pemerintahan.

Kabupaten Manggarai menjadi salah satu wilayah dengan dampak kerusakan cukup signifikan. Tercatat 29 unit rumah rusak berat, sembilan unit rumah rusak sedang, dan sembilan unit rumah rusak ringan. Selain itu, lima fasilitas kesehatan dan satu fasilitas pendidikan mengalami kerusakan.

Sementara itu, di Kabupaten Manggarai Timur tercatat 23 unit rumah rusak berat.

Di Kabupaten Nagekeo, dampak sementara meliputi dua unit rumah rusak berat, satu unit rumah rusak sedang, dan dua unit rumah rusak ringan. Selain itu, dua fasilitas ibadah mengalami rusak ringan dan lima kantor pemerintahan terdampak.

Kondisi terkini di wilayah tersebut, arus lalu lintas dilaporkan mengalami kemacetan dan aliran listrik masih padam.

Di wilayah lainnya, Kabupaten Sikka melaporkan tiga korban meninggal dunia dan dua korban luka ringan. Kabupaten Manggarai terdapat enam korban meninggal dunia, satu luka berat, dan dua luka ringan. Sedangkan Kabupaten Manggarai Timur melaporkan lima korban meninggal dunia, satu luka berat, dan lima luka ringan.

Gempa utama berpusat di laut pada koordinat 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur dengan kedalaman 15 kilometer, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Guncangan kuat dirasakan selama kurang lebih satu menit di Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai Barat, dan Kota Bima. Gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Jeneponto, Kepulauan Selayar, dan Maros.

Gempa utama sempat memicu peringatan dini tsunami. BPBD bersama unsur terkait segera mengarahkan masyarakat di wilayah pesisir untuk melakukan evakuasi menuju tempat yang lebih tinggi dan aman.

Berdasarkan hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, tidak terdapat lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan. BMKG kemudian menyatakan peringatan dini tsunami berakhir pada pukul 07.31.30 WIB.

Pascagempa utama, tercatat sedikitnya empat gempa susulan dengan magnitudo antara M5,5 hingga M6,2. Seluruh gempa susulan tersebut tidak berpotensi tsunami.

BPBD di wilayah terdampak bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait terus melakukan kaji cepat, pendataan korban dan kerusakan, pemantauan kondisi masyarakat, serta penanganan kebutuhan warga terdampak.

Untuk Kabupaten Manggarai, sejumlah kebutuhan mendesak telah diidentifikasi, antara lain 15 tenda pengungsi, 12 tenda posko, 20 tenda pleton, 30 ton beras, obat-obatan, 1.000 velbed, 1.000 selimut, 1.000 tikar, 500 paket peralatan dapur, 12 tandon air berkapasitas 2.200 liter, 10 unit genset 5 KVA, 10 unit handy talky, dan 100 unit senter.


Masyarakat Agar Tetap Tenang

BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa karena masih terdapat potensi gempa susulan.

Masyarakat di wilayah pesisir juga diminta tetap mengikuti informasi resmi pemerintah dan BMKG. Meskipun peringatan dini tsunami telah berakhir, kewaspadaan tetap diperlukan terhadap potensi gempa susulan maupun bahaya lain akibat kerusakan bangunan.

BNPB bersama BPBD dan unsur terkait akan terus melakukan pemantauan serta pemutakhiran data dampak gempa. Informasi resmi mengenai perkembangan situasi dapat diperoleh melalui kanal komunikasi resmi pemerintah dan BMKG.

76 Anggota Paskibraka Dikukuhkan, Siap Bertugas pada Upacara HUT ke-81 RI

Iki Radio - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengukuhkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8/2026). Mereka akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.



Pengukuhan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Turut hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta jajaran pimpinan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) selaku pembina Paskibraka Tingkat Pusat.

Prosesi pengukuhan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta. Selanjutnya, Kepala BPIP Yudian Wahyudi membacakan ikrar yang diikuti oleh seluruh anggota Paskibraka.

Dalam prosesi tersebut, Julita Rista Lestari, anggota Paskibraka dari Kalimantan Timur, dipercaya menjadi perwakilan. Julita memegang bendera Merah Putih di dada kanan saat mengikuti pembacaan ikrar.

Ikrar tersebut meneguhkan identitas anggota Paskibraka sebagai putra-putri Indonesia yang bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan bernegara satu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Usai pembacaan ikrar, Julita melepas dan kemudian mencium bendera Merah Putih. Prosesi dilanjutkan dengan pernyataan pengukuhan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

"Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Pusat tahun 2026 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus tahun 2026," ujar Gibran dalam prosesi tersebut.

Wapres Gibran kemudian mendoakan agar seluruh anggota Paskibraka memperoleh rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara.

Sebagai tanda pengukuhan, Wapres secara simbolis menyematkan Lencana Merah Putih Garuda dan memasangkan kendit kepada pemimpin upacara.

Pengukuhan 76 anggota Paskibraka kemudian diakhiri dengan ucapan selamat dari para pejabat dan seluruh pihak yang hadir pada kesempatan tersebut. 

Berikut daftar lengkap 76 Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026 dari 38 provinsi seperti dilansir dari laman BPIP:


Aceh

Muhammad Hibban Annafis — SMA Negeri Modal Bangsa

Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang — SMA Negeri 2 Percontohan Karang Baru


Sumatera Utara

Gussa Oliver Nainggolan — SMA Negeri 2 Balige

Felesia Rismaito Munthe — SMA Unggul Del


Sumatera Barat

Ahmad Alfatih — SMAN Agam Cendekia

Ulya Kireina Halim — SMAN 2 Padang Panjang


Riau

Rizqy Aditya Siregar — MAN IC Siak

Arifa Rahma Maulydha — SMA Negeri 1 Keritang


Kepulauan Riau

Muhammad Salman Farisi — SMAN 1 Tanjungpinang

Raudah Mabrura — SMA Negeri 1 Bintan Utara


Jambi

Achmad Fachri Mubarok — SMKN 1 Kota Jambi

Rizkia Putri — SMA Negeri 3 Kota Jambi


Sumatera Selatan

Muhammad Ikhsan Nugroho — SMA Negeri 17 Palembang

Khalyana Zahira Sandi — Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Lubuklinggau


Kepulauan Bangka Belitung

Muhammad Furqoen Nul Hakim — SMA Negeri 1 Manggar

Fira Haniyah — SMA Negeri 2 Pangkalpinang


Bengkulu

M. Aryo Wira Zandhyka. Y — SMA Negeri 7 Kota Bengkulu

Nadine Permata Vanza — SMA Negeri 2 Kota Bengkulu


Lampung

Naufal Ghaly Oktora — SMA Swadhipa Natar

Chika Azahra Salsabilla — SMA Negeri 1 Natar


Banten

Chaysar Purnama Putra — SMAN 1 Panggarangan

Adzra Khairy Fadian — MAN 1 Kota Serang


DKI Jakarta

Muazzam Saqif Hasani Siregar — SMAN 39 Jakarta

Latiesha Firenzie Bharata — SMA Islam Al Izhar Pondok Labu


Jawa Barat

Baruno Wicaksono — SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi

Aisha Calista Permata — SMAN 1 Cileungsi


Jawa Tengah

Hilmi Tisna Yuwanda — SMA Negeri 1 Salatiga

Qothrunnada Azzahra Husna — SMA Negeri 1 Cilacap


Daerah Istimewa Yogyakarta

Ahmad Raditya — SMK Penerbangan AAG Adisutjipto

Anggita Ayu Mahanani Hanifah — SMA Negeri 1 Bantul


Jawa Timur

Reihan Nifan Arkana — SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur

Angelica Theona Putri — SMAN 1 Tenggarang


Bali

I Made Dwi Sathya Kurniawan — SMA Negeri 1 Kuta Utara

Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani — SMA Negeri 1 Kubu


Nusa Tenggara Barat

Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana — SMAN 1 Taliwang

Belvana Rolanda Vindia Kurniawan — SMA Negeri 1 Praya


Nusa Tenggara Timur

Atanasius Meyllano Frans Yogar — SMA Katolik Giovanni Kupang

Eighteen Jeanette Hekboy — SMA Negeri 1 Kupang


Kalimantan Barat

Mirza Rafi Navazani — SMAN 1 Sintang

Celine Olivia Apriani Theo — SMK Negeri 5 Pontianak


Kalimantan Tengah

Muhammad Azham Alfarizqi — SMAN 3 Pangkalan Bun

Ajeng Bunga Safitri — SMA Negeri 1 Pangkalan Bun


Kalimantan Selatan

I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti — SMA Negeri 7 Banjarmasin

Siti Nur Adlina — MA Hidayatullah Martapura


Kalimantan Timur

Gus Luthfy Azka Nararya — SMA YPVDP

Julita Rista Lestari — SMA Negeri 1 Tabang


Kalimantan Utara

Muhammad Zainal Ihsan — SMA Swasta Yang Tuah Tarakan

Desy Natalia — SMKN 1 Tanjungselor


Sulawesi Utara

Gabriel Gilbert Miller Kamasi — SMA Kristen Kotamobagu

Faith Louisa Tabita Maengkom — SMA Negeri 1 Tondano


Gorontalo

Muhammad Azka Gaib — SMA Negeri 3 Gorontalo

Khayifa Anindi Sudarmanto — SMK 1 Wonosari


Sulawesi Tengah

Fahriansyah Rihama — SMA Negeri 1 Tinangkung

Chintya Graciella Rorong — SMA Negeri 2 Palu


Sulawesi Barat

M. Deni Fikri — UPTD SMA Negeri 1 Wonomulyo

Ismi Ulfaida — Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar


Sulawesi Tenggara

Laode Reyhan Putra Satria Korwa — SMA Negeri 2 Baubau

Waode Bintang Adisya — SMAN 1 Kulisusu


Sulawesi Selatan

Juan Pablo — UPT SMA Negeri 1 Parepare

Taswina Putri — UPT SMAN 1 Bone


Maluku

Louise Adriano Hutasoit — SMA Negeri 2 Ambon

Cinzia Christovani Marantika — SMA Negeri Siwalima Ambon


Maluku Utara

Haikal Khadafi H. Laode — SMA Negeri 4 Kota Ternate

Mardhatilla A. Putri — SMA Negeri 1 Tidore Kepulauan


Papua Barat

Marco Marcel Kurei — SMK Kehutanan Negeri Manokwari

Hasna Iriani Rumbiak — SMK Negeri 1 Manokwari


Papua Barat Daya

Pieter Felix Paskah Yapen — SMA Negeri 1 Raja Ampat

Vila Delvia Nauri — SMA YPPK Seminari Petrus Van Diepen


Papua Tengah

Christopher Leon Bringga Tabuni — SMA YPK Tabernakel

Gladys Manuella Aibekob — SMA Negeri 1 Nabire


Papua Pegunungan

Michael Marchel Winka Fakdawer — SMA N 1 Wamena

Julia Maharani Dabi — SMA N 1 Wamena


Papua Selatan

Vinsensius Renaldi Oey Yolmen — SMA Negeri 2 Merauke

Kristina Ndiken — SMK N 4 Kehutanan dan Perkebunan Merauke


Papua

Johanes Matius Paulus Rumsayor — SMA Negeri 1 Sentani

Neeltje Deliana Insjowi Werimon — SMA Negeri 8 Jayapura

Ke-76 Paskibraka tersebut menjadi representasi keberagaman Indonesia yang dipersatukan dalam satu tugas dan tanggung jawab. Setelah menjalani rangkaian pembinaan dan pelatihan, mereka akan bertugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.


 

Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Parigi Moutong Gelar Fashion Show Batik Saga

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyelenggarakan peragaan busana Batik Saga di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan guna memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mempromosikan busana bermotif khas daerah.

Acara yang digagas oleh gabungan Disporapar, Bapenda, Dispusaka, dan DPMPTSP ini diikuti sebanyak 44 peserta perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), DPRD, KPU, serta Dekranasda Kabupaten Parigi Moutong.

Ketua Dekranasda Kabupaten Parigi Moutong Hestiwati Nanga menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah mengenalkan kekayaan seni dan budaya lokal Parigi Moutong agar mampu bersaing dalam industri fesyen.

"Kami terus mendorong agar motif Batik Saga memperoleh kepastian legalitas. Alhamdulillah, surat penetapan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum dan HAM akan diserahkan secara resmi pada momen peringatan 17 Agustus besok," ujar Hestiwati.

Kompetisi fashion show yang berlangsung semarak tersebut ditutup dengan pengumuman pemenang, di mana Bapenda meraih Juara 1 Kategori Pejabat Berpasangan, Disporapar meraih Favorit 1 Kategori Pejabat Tunggal, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyabet Juara 1 Kategori Staf. 

close
Pasang Iklan Disini