Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Warga Terdampak Banjir di Padang Mulai Diserang Penyakit, Puskesmas Belimbing Dirikan Posko Kesehatan

Iki Radio — Sejumlah warga terdampak banjir di Kampung Guo dan Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, mulai mengeluhkan gangguan kesehatan pascabencana. Menanggapi situasi tersebut, puluhan tenaga kesehatan dari Puskesmas Belimbing bergerak cepat mendirikan posko pelayanan kesehatan di lokasi terdampak pada Senin (12/10/2026).

Sejak posko dibuka, warga dari berbagai lapisan usia—mulai dari anak-anak, orang dewasa, lansia, hingga ibu menyusui—tampak berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk memeriksakan diri. Langkah penanganan medis ini dilakukan guna mendeteksi penyakit secara dini sekaligus mengantisipasi timbulnya krisis kesehatan masyarakat pascabanjir.

Kepala Puskesmas Belimbing, Siana, menyampaikan bahwa tim medis saat ini memfokuskan pelayanan pada pemeriksaan fisik dan penanganan psikologis warga yang mulai terdampak.

"Saat diperiksa, banyak yang ditemukan batuk, flu, stres karena melihat rumah yang hancur. Ada pula yang tekanan darahnya rendah dan tinggi," ungkap Siana saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).

Berdasarkan data pemeriksaan sementara, penyakit saluran pernapasan seperti batuk dan flu menjadi keluhan yang paling dominan. Selain itu, petugas kesehatan menemukan ketidakstabilan tekanan darah pada sejumlah warga. Tak hanya masalah fisik, tekanan emosional dan trauma psikologis juga membayangi warga akibat menyaksikan kerusakan parah pada tempat tinggal dan lingkungan tempat tinggal mereka.

Banjir bandang yang menerjang kawasan Kuranji pada Sabtu (10/10/2026) lalu diakui masyarakat setempat sebagai salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Selain harus menanggung kerugian material dan membenahi rumah yang rusak, warga kini harus berjuang memulihkan kesehatan fisik dan mental mereka.

Kehadiran posko kesehatan ini diprioritaskan untuk mengawal kondisi kelompok rentan, khususnya anak-anak, lansia, serta ibu menyusui agar mendapatkan akses pengobatan medis sedini mungkin. Penanganan cepat dari Puskesmas Belimbing diharapkan mampu mencegah memburuknya kondisi kesehatan warga terdampak selama masa pemulihan pascabencana.

 

Al Nassr Sikat Neftchi Fergana 3-1, Cristiano Ronaldo Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Iki Radio — Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan ketajamannya di panggung internasional. Bintang asal Portugal tersebut turut menyumbangkan satu gol saat Al Nassr sukses mengandaskan perlawanan wakil Uzbekistan, Neftchi Fergana, dengan skor 3-1 pada matchday kedua Grup B Liga Champions Asia, Selasa (13/10/2026) dini hari WIB.

Tambahan satu gol di laga ini mengukuhkan dominasi Ronaldo di papan skor sekaligus menggenapi koleksi gol sepanjang karier profesionalnya menjadi 981 gol. Kini, megabintang berusia 41 tahun itu hanya membutuhkan 19 gol lagi untuk menyentuh rekor fantastis 1.000 gol—target besar yang terus dikejarnya sebelum menggantung sepatu.


Jalannya Pertandingan

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Alawwal Park, Al Nassr tampil menekan sejak awal laga. Keran gol tuan rumah baru terbuka pada menit ke-33 melalui sepakan Angelo Gabriel yang berhasil mengubah skor menjadi 1-0.

Jelang turun minum, giliran sang kapten, Cristiano Ronaldo, yang menunjukkan kelasnya. Memanfaat peluang di dalam kotak penalti, tembakan voli terukur dari pemain berjuluk CR7 itu meluncur deras ke dalam gawang Neftchi pada menit ke-44, sekaligus memperlebar keunggulan Al Nassr menjadi 2-0 hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Neftchi Fergana sempat memberikan perlawanan. Enam menit laga berjalan usai jeda (menit ke-51), tim tamu berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-2 lewat gol yang dilesakkan oleh Alisher Odilov.

Namun, momentum kebangkitan Neftchi harus terhenti setelah petaka menghampiri mereka di menit ke-65. Ikromjon Alibaev diganjar kartu merah oleh wasit, memaksa tim tamu melanjutkan sisa laga hanya dengan 10 pemain.

Unggul jumlah pemain berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh armada Al Nassr. Pesta kemenangan Ksatria Najd akhirnya ditutup pada menit ke-78 setelah pemain Neftchi, Anvarjon Gofurov, melakukan gol bunuh diri yang mengubah skor menjadi 3-1.


Posisi Klasemen

Skor 3-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Al Nassr untuk mengamankan posisi di papan klasemen. Saat ini, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mengoleksi tiga poin dan menempati peringkat kedelapan pada klasemen sementara Grup B Liga Champions Asia.

 

Antisipasi El Nino, Bulog Perkuat Cadangan Beras Nasional dan Syukuri Capaian Target 4 Juta Ton

Iki Radio — Perum Bulog terus memperkuat cadangan beras nasional guna mengantisipasi dampak fenomena El Nino dan musim kemarau berkepanjangan yang berpotensi menekan produksi pangan. Langkah antisipasi ini diambil agar pemerintah tetap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjamin kelancaran penyaluran bantuan pangan hingga musim panen berikutnya.

Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, dalam acara tasyakuran pencapaian pengadaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 4 juta ton di Kantor Cabang Bulog Surabaya, Sidoarjo, Senin (12/10/2026).

Ahmad Rizal menjelaskan bahwa Bulog telah secara gencar melakukan penyerapan gabah dan beras dari petani lokal sejak awal tahun setelah menerima informasi terkait potensi perubahan iklim ekstrem.

“Sejak awal tahun kami sudah mendapatkan informasi mengenai potensi El Nino dan kemarau berkepanjangan. Oleh karena itu, kami berupaya menyerap sebanyak-banyaknya gabah dan beras hasil panen petani,” ujar Ahmad Rizal.

Ia mengungkapkan, stok beras Bulog sempat menyentuh angka tertinggi sekitar 5,4 juta ton pada pertengahan September 2026. Saat ini, cadangan yang tersedia berada di kisaran 4,5 juta ton.

Ketersediaan stok yang melimpah ini menjadi modal vital bagi pemerintah, terlebih dengan adanya perintah penyaluran tambahan bantuan pangan untuk periode Oktober, November, dan Desember 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran di tengah ancaman penurunan produksi global.

“Kalau kita tidak punya stok beras, apa yang mau dibagikan kepada masyarakat? Kita tidak bisa hanya mengandalkan impor, karena negara lain juga menghadapi kondisi yang tidak mudah,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Rizal menyampaikan bahwa Bulog berhasil melampaui target pengadaan setara beras sebesar 4 juta ton yang diamanatkan melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026. Realisasi penyerapan saat ini telah mencapai sekitar 4,112 juta ton atau 103 persen dari target.

Dengan tingkat konsumsi beras nasional yang berkisar 2,2 juta ton per bulan, pengelolaan stok nasional—yang memperhitungkan persediaan di Bulog, masyarakat, dan proyeksi panen—menjadi kunci utama ketahanan pangan.

Melihat capaian pengadaan dan cadangan yang solid, Dirut Bulog menyatakan optimismenya bahwa Indonesia mampu mempertahankan swasembada beras secara berkelanjutan pada tahun ini tanpa harus bergantung pada pasokan luar negeri.

“Insyaallah, pada 2026 tidak ada impor beras dan stok tetap terjamin dengan baik. Kami berharap swasembada pangan berkelanjutan benar-benar terwujud pada tahun ini,” ungkapnya.

Menutup keterangannya, Ahmad Rizal menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung penyerapan hasil panen petani lokal. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan ketidakpastian iklim ke depan.

Tiongkok Desak Dialog usai Serangan Bandara King Khalid di Riyadh Tewaskan 14 Orang

Iki Radio — Pemerintah Tiongkok menyerukan agar semua pihak mengedepankan dialog dan negosiasi guna meredakan ketegangan, menyusul serangkaian serangan mematikan yang menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, sepanjang akhir pekan lalu. Insiden tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 14 orang.



Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, menegaskan bahwa Beijing sangat prihatin atas jatuhnya banyak korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa tersebut.

"Tiongkok secara konsisten menentang serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil," tegas Mao Ning kepada wartawan di Beijing pada Senin (12/10/2026), sebagaimana dilaporkan media pemerintah Global Times.

Mao juga mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak mengambil tindakan yang dapat semakin memperburuk eskalasi ketegangan regional. Tiongkok mendorong agar setiap perbedaan maupun perselisihan diselesaikan melalui saluran diplomatik demi mewujudkan perdamaian dan stabilitas di kawasan sesegera mungkin.

Eskalasi serangan terhadap fasilitas publik di Riyadh terjadi secara berturut-turut sejak akhir pekan lalu:

Sabtu: Serangan yang diklaim dilancarkan oleh kelompok Houthi menghantam terminal penumpang bandara. Otoritas Arab Saudi mengonfirmasi serangan ini menewaskan 13 orang dan melukai 309 orang lainnya. Koalisi pimpinan Arab Saudi mengecam keras aksi tersebut dan mengategorikannya sebagai "kejahatan perang."

Minggu: Sebuah proyektil yang belum diidentifikasi menghantam Terminal 4 Bandara King Khalid, menewaskan seorang warga negara Pakistan dan melukai 11 orang lainnya. Pada hari yang sama, pasukan Koalisi berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah rudal jelajah di dekat area bandara.

Serangkaian insiden ini menandai meningkatnya konfrontasi antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman, yang dalam beberapa hari terakhir turut menargetkan berbagai infrastruktur sipil dan fasilitas energi vital di wilayah tersebut.

Tuntut 10 Tahun Penjara, Jaksa Ungkap Peran Pimpinan Daycare Little Aresha dalam Kasus Kekerasan Anak

Iki Radio — Sidang kasus kekerasan dan penelantaran anak yang melibatkan Yayasan Daycare Little Aresha kembali digelar di Pengadilan Negeri Yogyakarta pada Senin, 12 Oktober 2026. Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi melayangkan tuntutan pidana penjara selama 10 tahun kepada terdakwa sekaligus pimpinan yayasan, Diyah Kusumastuti.

Dalam sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Sunaryanto tersebut, jaksa menilai terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar sejumlah pasal dakwaan.

Selain hukuman badan, jaksa juga menjatuhkan sejumlah sanksi finansial serta kewajiban hukum lainnya kepada terdakwa, yang meliputi:

  • Pidana Penjara: 10 tahun dikurangi masa penangkapan dan penahanan, dengan perintah terdakwa tetap berada dalam tahanan.
  • Denda: Sebesar Rp900 juta dengan tenggat waktu pembayaran maksimal satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap (inkrah), yang dapat diperpanjang maksimal satu bulan.
  • Subsider Denda: Jika tidak dibayar, harta benda terdakwa akan disita dan dilelang. Apabila harta tidak mencukupi, denda diganti dengan pidana penjara selama 180 hari.
  • Restitusi Korban: Kewajiban membayar restitusi kepada 83 anak korban dengan total Rp1.274.166.003,98 sesuai keputusan LPSK. Subsider penggantian restitusi jika tidak mampu dibayar adalah pidana penjara selama 217 hari.

Terdakwa Diyah Kusumastuti dijerat dengan instrumen hukum berlapis yang mencakup sektor perlindungan anak, perlindungan konsumen, hingga sistem pendidikan nasional. Sejumlah pasal yang digunakan di antaranya:

  • Pasal 71 juncto Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.
  • Pasal 9 ayat (1) huruf e juncto Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Perlindungan Konsumen.
  • Pasal 77B juncto Pasal 76B terkait penelantaran anak.
  • Pasal 80 ayat (1) juncto Pasal 76C terkait kekerasan terhadap anak.

Dalam persidangan, jaksa memaparkan sejumlah pertimbangan berat yang mendasari tuntutan tersebut. Terdakwa dinilai sebagai otak di balik tindak kekerasan dan penelantaran yang telah berlangsung dalam waktu cukup lama.

Alih-alih memberikan perlindungan dan pengasuhan yang layak, terdakwa justru menyalahgunakan kepercayaan yang telah diberikan oleh para orang tua.

"Perbuatan terdakwa telah menimbulkan penderitaan terhadap anak-anak korban, baik fisik maupun psikologis," ujar jaksa di persidangan.

Selain itu, tindakan terdakwa dinilai sangat meresahkan masyarakat, menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap layanan pengasuhan anak, serta catatan bahwa terdakwa merupakan seorang residivis yang pernah menjalani hukuman penjara.

Menanggapi tuntutan berat tersebut, pihak kuasa hukum terdakwa menyatakan akan segera menyusun dan menyampaikan nota pembelaan (*pledoi*). Majelis hakim kemudian memutuskan untuk menunda persidangan dan menjadwalkan sidang lanjutan pada **Senin, 19 Oktober 2026**, dengan agenda mendengarkan pembelaan dari pihak terdakwa.

Didedikasikan untuk Pembangunan Jatim, Menperin Sarmuji Raih Penghargaan Emas dari Pemprov Jatim

Iki Radio — Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia, Muhammad Sarmuji, menerima penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kategori emas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Penghargaan tertinggi tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Sarmuji dalam Upacara Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/10/2026). Penghargaan ini dianugerahkan atas kontribusi dan dedikasi luar biasa Sarmuji dalam membangun Jawa Timur.

Ditemui usai upacara, Sarmuji menyampaikan apresiasinya terhadap kepemimpinan Khofifah beserta jajaran Pemprov Jatim yang dinilai konsisten mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Perhatian yang diberikan oleh pemerintah provinsi terhadap masyarakat Jawa Timur menjadi dorongan bagi berbagai pihak untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” ujar Sarmuji.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar ini juga menyoroti capaian positif pembangunan di Jawa Timur. Berdasarkan data yang dipaparkan Gubernur Khofifah, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tercatat berada di atas rata-rata nasional sekaligus menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa.

Menurut Sarmuji, capaian gemilang tersebut mencerminkan kerja keras pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas kinerja ekonomi serta memperkuat fondasi pembangunan daerah.

“Memasuki usia ke-81, Jawa Timur memiliki peluang besar untuk terus meningkatkan daya saing, terutama melalui pengembangan sektor industri. Potensi tersebut perlu disesuaikan dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing wilayah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengembangan kawasan industri menjadi salah satu kunci utama percepatan industrialisasi di Jawa Timur. Kendati demikian, ia mengingatkan agar langkah tersebut didukung oleh ketersediaan infrastruktur yang memadai, lahan, serta kesiapan pemerintah daerah.

“Dengan dukungan tersebut, kawasan industri diharapkan mampu menarik investasi, memperluas aktivitas ekonomi, dan membuka peluang pertumbuhan baru bagi daerah,” pungkas Sarmuji.

Polda Sulbar Bongkar Peredaran Sabu Lintas Kabupaten: Libatkan Oknum Polisi dan PNS, Terancam PTDH

Iki Radio — Polda Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika yang bermula di wilayah Mamuju dan berkembang hingga ke Kabupaten Pasangkayu. Kasus ini mencuri perhatian publik karena turut menyeret keterlibatan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta oknum anggota Polri.


Dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Dirnarkoba Polda Sulbar, didampingi oleh Kabid Propam dan Kabid Humas, pada Senin (12/10/2026), aparat kepolisian menegaskan komitmen penuh untuk menegakkan hukum secara adil, transparan, dan tuntas tanpa pandang bulu.


Kronologi Pengungkapan dan Peran Tersangka


Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Memo Ardian, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika. Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Sulbar langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif.


"Sesuai petunjuk Bapak Kapolda Sulbar, kami sampaikan ini secara terbuka berdasarkan fakta yang ada. Tidak ada yang ditutup-tutupi, termasuk dugaan keterlibatan seorang anggota Polri," tegas Kombes Pol Memo Ardian.


Sementara itu, Dirnarkoba Polda Sulbar, Kombes Pol Ardanto Nugroho, memaparkan alur penangkapan para tersangka:


HR (45) dan AB (47) yang merupakan seorang PNS berhasil diamankan petugas setelah pengembangan informasi.


Penelusuran lebih lanjut mengarah kepada AF (44), seorang oknum anggota Polri yang bertugas di Kabupaten Pasangkayu.


Saat penggeledahan mobil HR di Jalan Ir. Juanda, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, polisi menemukan satu sachet plastik berisi sabu seberat bruto 22,337 gram di bawah kursi depan kiri. Selain itu, disita pula barang bukti pendukung berupa timbangan digital, plastik klip kosong, alat konsumsi narkotika, telepon genggam, dan satu unit mobil.


Dari tangan oknum polisi AF, petugas menyita satu kartu ATM BNI dan ponsel. AF diduga berperan sebagai fasilitator transaksi—mulai dari menerima transfer uang pembelian senilai Rp 18 juta, menyerahkan dana ke pemasok, hingga menyerahkan barang kepada HR. Saat ini, penyidik masih mendalami aliran dana, pola komunikasi, dan jaringan pemasok utama.


Sanksi Tegas: Ancaman PTDH bagi Oknum Terlibat


Kabid Propam Polda Sulbar, Kombes Pol Eko Suroso, menegaskan bahwa institusinya tidak akan memberikan perlindungan istimewa (privilege) kepada anggota yang mencoreng nama baik korps Bhayangkara.


Proses Ganda: Oknum AF dipastikan menjalani dua proses hukum sekaligus, yakni peradilan pidana umum dan sidang kode etik profesi.


Sanksi Maksimal: Pelanggaran berat ini berujung pada ancaman sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) yang dinilai sebagai "harga mati".


"Pangkat, jabatan, maupun status sebagai anggota kepolisian tidak menjadikan seseorang kebal hukum. Semua tersangka akan ditangani secara tegas, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Kombes Pol Eko Suroso.


Di akhir kesempatan, pihak Polda Sulbar mengapresiasi keberanian masyarakat yang aktif memberikan informasi. Slogan "Polisi Bersama Masyarakat" ditegaskan bukan sekadar pemanis bibir, melainkan komitmen bersama untuk memerangi narkotika sekaligus menjaga integritas institusi kepolisian dari dalam.


Pertemuan BPS dan Wamenko Perekonomian: Bahas Pertumbuhan Ekonomi hingga Luruskan Isu Melemahnya Daya Beli

Iki Radio — Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta Pusat pada Senin (12/10/2026).

Pertemuan tersebut digelar guna memperkuat sinergi serta membedah data-data statistik ekonomi nasional secara terperinci demi mendukung pembuatan kebijakan berbasis data (data-driven policy).

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan apresiasinya atas kunjungan Wamenko Perekonomian. Dalam konferensi pers seusai pertemuan, Amalia mengungkapkan bahwa ada empat fokus utama yang dibahas secara mendalam bersama Kemenko Perekonomian, yaitu:

  • Pertumbuhan Ekonomi: Evaluasi Produk Domestik Bruto (PDB) dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
  • Inflasi: Perkembangan tingkat inflasi nasional.
  • Perdagangan: Perkembangan neraca perdagangan Indonesia.
  • Daya Beli Masyarakat: Evaluasi tingkat konsumsi rumah tangga secara nasional.

Daya Beli Tetap Kuat dan Pergeseran Gaya Hidup

Menjawab kekhawatiran publik, Amalia menegaskan bahwa data BPS mencatat daya beli masyarakat Indonesia sebenarnya masih berada dalam kondisi kuat. Hal ini terbukti dari pertumbuhan konsumsi masyarakat yang berada di atas 5 persen sepanjang Semester I tahun 2026.

Selain itu, BPS mencatat adanya pergeseran pola konsumsi yang didorong oleh munculnya gaya hidup baru. Peningkatan mobilitas dan tingginya aktivitas travelling memicu lonjakan signifikan pada konsumsi sektor transportasi, restoran, dan perhotelan.

"Daya beli masyarakat di Indonesia ini berdasarkan catatan BPS memang masih kuat karena selama satu semester itu masih tumbuh di atas 5 persen konsumsi masyarakat... yang terlihat oleh rekaman data kami adalah pergeseran pola konsumsi masyarakat karena dipengaruhi oleh gaya hidup yang berbeda," jelas Amalia.

Sinergi Pendataan dan Pelurusan Narasi Publik

Pada kesempatan yang sama, Wamenko Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menyoroti pentingnya koordinasi lintas kementerian/lembaga bersama BPS. Langkah ini diperlukan untuk memastikan pendataan ekonomi di berbagai daerah dapat terekam secara komprehensif tanpa ada aktivitas pelaku usaha yang terlewat.

Dradjad juga secara tegas meluruskan anggapan publik yang menilai daya beli masyarakat tengah mengalami penurunan. Menurutnya, indikator resmi BPS memperlihatkan kondisi sebaliknya.

"Data BPS menunjukkan yang benar adalah daya beli itu tetap kuat, tetap robust, tetap solid. Jadi kami bukan membantah, tapi kami menunjukkan bahwa berdasarkan data BPS tidak benar daya beli melemah," pungkas Dradjad.

 

close
Pasang Iklan Disini