Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Kakorlantas Instruksikan Jajaran Ditlantas Antisipasi Kelangkaan BBM di Bali dan Berbagai Daerah

JAKARTA, Iki Radio — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Aries Syahbudin menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna mengatasi permasalahan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di Pulau Bali dan sejumlah wilayah lainnya.

Instruksi tersebut merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Dalam perannya, Polisi Lalu Lintas (Polantas) diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi BBM, menjaga keamanan dan ketertiban di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), serta menyajikan informasi akurat terkait ketersediaan BBM kepada masyarakat.

Kakorlantas menekankan tiga langkah utama yang wajib menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda di Indonesia:

Memperkuat Koordinasi dan Pengawalan Distribusi: Jajaran Ditlantas diminta berkoordinasi secara intensif dengan Pertamina regional untuk mengawal distribusi BBM. Khusus pengiriman yang melewati jalur penyeberangan, Polantas diperintahkan memastikan truk pengangkut BBM mendapat prioritas sesuai aturan yang berlaku.

Menyiapkan Posko Pengamanan dan Aksi Simpatik: Posko pengamanan sementara akan didirikan di sekitar SPBU yang mengalami kepadatan untuk mengatur arus lalu lintas dan mengantisipasi potensi gangguan. Selain pengamanan, personel diajak melakukan aksi simpatik seperti membagikan air minum dan makanan ringan kepada warga yang sedang mengantre.

Penyampaian Informasi Real-Time Ketersediaan BBM: Personel Polantas di lapangan difungsikan sebagai penyampai informasi langsung mengenai stok BBM di SPBU kawasan aglomerasi. Informasi terintegrasi ini bertujuan agar antrean kendaraan terdistribusi secara merata dan tertib.

"Melalui langkah koordinatif, responsif, dan humanis, Polantas diharapkan dapat terus hadir membantu masyarakat, menjaga kelancaran lalu lintas, serta mendukung distribusi BBM agar berjalan aman, tertib, dan lancar," ujar Brigjen Aries Syahbudin dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10/2026).

Aries juga memberikan apresiasi kepada jajaran Ditlantas Polda Bali yang dinilai cepat menindaklanjuti arahan tersebut. Ia meminta seluruh Polda untuk terus melakukan pemantauan ketat serta melaporkan perkembangan situasi secara berkala guna memastikan penanganan di lapangan berjalan efektif dan fleksibel.

 

Rekor Legenda Indonesia Terlewati, An Se Young Resmi Jadi Ratu Gelar Juara Tunggal Putri Usai Menangi Denmark Open 2026

ODENSE, Iki Radio — Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se Young, resmi mencatatkan namanya dalam sejarah bulu tangkis dunia. Keberhasilannya meraih gelar juara Denmark Open 2026 pada Minggu (18/10/2026) membuatnya resmi melampaui rekor gelar juara terbanyak sepanjang masa milik legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti.

Tambahan trofi dari Denmark Open 2026 ini membawa An Se Young kini mengoleksi total 47 gelar juara. Catatan spektakuler tersebut menempatkannya sebagai tunggal putri dengan koleksi gelar terbanyak dalam sejarah bulu tangkis modern, melewati capaian Susy Susanti yang telah bertahan lebih dari dua dekade.

Perjuangan Pantang Menyerah di Partai Final

Untuk mengamankan gelar ke-47 sekaligus mengukir rekor bersejarah ini, An Se Young harus melalui pertarungan yang sangat menguras fisik dan mental. Di partai puncak, ia dihadapkan pada perlawanan sengit dari rival utamanya asal Jepang, Akane Yamaguchi.

An Se Young bahkan sempat berada di posisi kritis ketika tertinggal 6-11 pada gim penentuan. Namun, mental juara dan determinasi luar biasa ditunjukkannya di lapangan. Ia berhasil bangkit, mengejar ketertinggalan poin, hingga akhirnya menyegel kemenangan dramatis melalui rubber game dengan skor 21-23, 21-14, dan 21-18.

Dominasi Fenomenal di Usia Muda

Keberhasilan An Se Young memecahkan rekor yang terbilang abadi ini terasa amat fenomenal mengingat usianya yang baru menginjak 24 tahun.

Melihat konsistensi performanya dalam beberapa tahun terakhir, pencapaian fantastis ini sejatinya bukanlah hal yang mengejutkan:

  • Musim 2026: Telah mengoleksi 9 gelar juara, termasuk gelar Kejuaraan Asia, Kejuaraan Dunia, dan Asian Games.
  • Musim 2025: Menorehkan 11 gelar juara dalam satu kalender kompetisi.
  • Sejak 2023: Konsisten mendominasi panggung World Tour serta menyapu bersih berbagai kejuaraan major bergengsi.

Potensi Pertajam Rekor

Mengingat usianya yang masih sangat muda serta peta persaingan tunggal putri saat ini yang masih berada dalam genggamannya, An Se Young berpeluang besar untuk terus mempertajam catatan rekornya. Dominasi ini berpotensi membuat rekor baru yang ia ciptakan sulit untuk dikejar oleh pemain mana pun di masa depan.

 

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi Tetap per 19 Oktober 2026

JAKARTA, Iki Radio — PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik jenis subsidi maupun nonsubsidi, tidak mengalami perubahan per Senin (19/10/2026). Tarif yang berlaku saat ini masih mengacu pada penyesuaian harga terakhir sejak 1 Oktober 2026.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa harga BBM bersubsidi tetap mengikuti ketetapan dan kebijakan pemerintah hingga akhir tahun 2026. Sementara itu, keputusan untuk mempertahankan harga BBM nonsubsidi diambil berdasarkan evaluasi komprehensif terhadap berbagai faktor ekonomi dan kondisi sosial masyarakat.

"Adapun untuk BBM nonsubsidi, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat maka sampai saat ini masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya," ujar Kitty dalam keterangan resminya, Senin (19/10/2026).

Dengan keputusan ini, harga BBM subsidi seperti Pertalite (RON 90) tetap bertahan di angka Rp10.000 per liter, dan Biosolar (CN 48) di level Rp6.800 per liter.

Untuk kelompok BBM nonsubsidi, Pertamax (RON 92) dibanderol Rp15.950 per liter, Pertamax Green 95 seharga Rp19.150 per liter, serta Pertamax Turbo (RON 98) sebesar Rp19.600 per liter. Pada kategori bahan bakar mesin diesel nonsubsidi, Dexlite dilepas di harga Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex sebesar Rp25.200 per liter.

Rincian Lengkap Harga BBM Pertamina per 19 Oktober 2026

Jenis BBM

Kategori

Harga per Liter

Solar (CN 48)

Subsidi

Rp6.800

Pertalite (RON 90)

Subsidi

Rp10.000

Pertamax (RON 92)

Non-Subsidi

Rp15.950

Pertamax Green (RON 95)

Non-Subsidi

Rp19.150

Pertamax Turbo (RON 98)

Non-Subsidi

Rp19.600

Dexlite (CN 51)

Non-Subsidi

Rp23.700

Pertamina Dex (CN 35)

Non-Subsidi

Rp25.200

 

 

Pemerintah Salurkan Bantuan Beras 30 Kg untuk Kuartal IV 2026, Sasar 33,2 Juta Penerima

JAKARTA, Iki Radio — Pemerintah resmi menyetujui penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilogram (kg) untuk alokasi periode Oktober hingga Desember 2026. 

Bantuan ini disiapkan bagi sekitar 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang terdaftar dalam kelompok desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa bantuan untuk tiga bulan tersebut akan dialokasikan sekaligus, sehingga setiap keluarga penerima manfaat akan langsung mendapatkan 30 kg beras.

"Pemerintah menyiapkan sekitar satu juta ton beras untuk memenuhi kebutuhan bantuan pangan pada kuartal IV 2026," ungkap Kemenko Bidang Pangan melalui laman resminya.


Kelanjutan Program Pangan Nasional

Penyaluran pada akhir tahun ini merupakan kelanjutan dari program bantuan pangan beras yang sebelumnya telah disalurkan pada periode Februari–Maret dan Juli–September 2026. Dengan dibukanya alokasi Oktober–Desember, maka total cakupan bantuan pangan beras sepanjang tahun 2026 mencapai alokasi selama delapan bulan.

Berdasarkan publikasi resmi Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 9 September 2026, target total penerima bantuan pangan beras sepanjang tahun ini mencapai sekitar 33,24 juta keluarga. Untuk memenuhi kebutuhan alokasi tiga bulan terakhir ini, diperkirakan stok beras yang dikeluarkan mencapai 997 ribu ton.


Sasaran Kelompok Desil 1–4

Bantuan pangan beras ini dikhususkan bagi masyarakat miskin dan rentan yang tergolong dalam kelompok desil 1 hingga desil 4 berdasarkan DTSEN.

Desil 1: Mencakup 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Desil 2–4: Mencakup kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan yang relatif lebih tinggi bertahap, namun masih memerlukan dukungan sosial.

Pemerintah menegaskan bahwa kriteria desil menjadi acuan utama pengelompokan tingkat kesejahteraan sosial-ekonomi. Meski demikian, penentuan akhir penerima manfaat tetap mengacu pada data verifikasi penerima yang telah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah agar penyaluran bantuan tepat sasaran.


19 Oktober 1999 : Jejak Sejarah, Timor Timur Resmi Lepas dari Indonesia Setelah 24 Tahun Berintegrasi

JAKARTA, Iki Radio — Tanggal 19 Oktober 1999 menjadi momen bersejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia. Pada hari tersebut, Timor Timur secara resmi melepaskan statusnya sebagai provinsi ke-27 Republik Indonesia. Keputusan ini mengakhiri masa integrasi wilayah tersebut di bawah pemerintahan Indonesia yang berlangsung selama hampir seperempat abad sejak 1976.

Pelepasan Timor Timur bermula dari dinamika politik era Reformasi di bawah pemerintahan Presiden B.J. Habibie. Guna menyelesaikan konflik politik dan diplomasi internasional yang berlarut-larut, pemerintah Indonesia menawarkan dua opsi kepada masyarakat Timor Timur: menerima otonomi khusus di dalam NKRI atau memisahkan diri secara damai.

Hasil Jajak Pendapat PBB

Melalui jajak pendapat (referendum) yang diselenggarakan oleh badan PBB United Nations Mission in East Timor (UNAMET) pada 30 Agustus 1999, sebanyak 78,5% suara (344.580 pemilih) menyatakan menolak usulan otonomi khusus. Hanya 21,5% suara (94.388 pemilih) yang memilih tetap berintegrasi dengan Indonesia.

Hasil referendum tersebut kemudian diresmikan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI pada 19 Oktober 1999 dengan mencabut Ketetapan MPR No. VI/MPR/1978 tentang Pengukuhan Penyatuan Timor Timur ke dalam Wilayah Negara Republik Indonesia.

"Keputusan pelepasan ini diambil demi menghormati hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat Timor Timur serta menegakkan prinsip-prinsip demokrasi," ujar salah satu dinamika pembahasan sidang MPR kala itu.

Penyerahan Kekuasaan dan Transisi Kemerdekaan

Setelah pengesahan pencabutan status provinsi tersebut, wilayah Timor Timur diserahkan kepada United Nations Transitional Administration in East Timor (UNTAET) sebagai otoritas transisi PBB. Masa transisi ini berlangsung hingga Timor Timur secara resmi memproklamirkan kemerdekaannya sebagai negara Timor Leste pada 20 Mei 2002.

Sejarah mencatat, Timor Timur pertama kali terintegrasi ke Indonesia pada 17 Juli 1976 pasca-dekolonisasi Portugal dan konflik sipil antar-faksi politik lokal. Meskipun integrasi tersebut berakhir pada Oktober 1999, ikatan sejarah, budaya, dan hubungan diplomatik bilateral antara Indonesia dan Timor Leste tetap terjalin erat hingga hari ini.


Swasembada Pangan di Era Prabowo-Gibran, Pemerintah Resmi Hentikan Impor Beras

JAKARTA, Iki Radio — Pemerintah Indonesia secara resmi menghentikan impor beras umum atau beras reguler dalam dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kebijakan strategis ini diambil seiring dengan keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada pangan nasional.

Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi (Bakom), Kurnia Ramadhana, menyatakan bahwa pencapaian ini didukung oleh lonjakan produksi beras dalam negeri yang sangat signifikan.

"Produksi beras nasional pada 2025 mencapai 34,69 juta ton, naik 13,29 persen dibandingkan dengan tahun 2024. Sepanjang 2025, Indonesia tidak melakukan impor beras umum untuk konsumsi," ujar Kurnia di Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Kurnia menambahkan, pada akhir tahun 2025, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Perum Bulog tercatat aman berada di angka 3,248 juta ton. Tren positif ini diperkirakan terus berlanjut pada 2026 dengan proyeksi produksi beras mencapai 34,77 juta ton—melampaui estimasi kebutuhan nasional sebesar 31,10 juta ton.

Reformasi Tata Kelola Pertanian dan Pupuk

Keberhasilan mempertahankan ketersediaan pasokan beras domestik tanpa bergantung pada impor tidak lepas dari serangkaian terobosan dan kebijakan strategis yang diusung Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam perbaikan tata kelola serta efisiensi distribusi.

Pemerintah mengambil langkah konkret dengan memangkas 145 regulasi penyaluran pupuk bersubsidi yang selama ini dinilai membelenggu proses distribusi kepada para petani. Selain mempermudah birokrasi, pemerintah juga menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen untuk menekan biaya produksi sektor pertanian.

Penguatan Ketahanan Pangan Pesisir

Tidak hanya berfokus pada sektor pangan darat seperti beras, pemerintah turut memperkuat ketahanan pangan nasional dari sektor kelautan dan perikanan melalui program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Sepanjang tahun 2025, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sukses menyelesaikan pembangunan 100 lokasi KNMP, dengan 65 lokasi di antaranya telah memasuki tahap uji coba operasional.

Pemerintah menggenjot pembangunan infrastruktur perikanan ini dengan menargetkan tambahan 1.386 lokasi KNMP baru hingga akhir tahun 2026. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas nelayan sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Tawuran Memanas di Manggarai, Warung dan Sepeda Motor Dibakar Massa

JAKARTA, Iki Radio — Dua kelompok warga kembali terlibat aksi saling serang di kawasan Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu sore (18/10/2026). Insiden yang menandai bentrokan ketiga kalinya ini berlangsung jauh lebih brutal, menyebabkan sejumlah warung serta sepeda motor warga mengalami kerusakan parah hingga dibakar massa.

Aksi saling serang tersebut meletus secara tiba-tiba dan cepat membesar. Kedua pihak yang bertikai melancarkan serangan menggunakan berbagai benda berbahaya, mulai dari lemparan batu, tembakan petasan, hingga lemparan bom molotov ke arah lawan.

"Tawuran ini yang paling parah," ujar seorang saksi mata di lokasi kejadian, Zahra, Minggu (18/10/2026). Ia menambahkan bahwa aksi pembakaran fasilitas umum dan kendaraan baru pertama kali terjadi dalam rentetan bentrokan belakangan ini. "Baru ini bakar-bakarnya," tuturnya.

Ledakan petasan, bom molotov, serta kepulan asap hitam dari kendaraan dan warung yang terbakar membuat situasi di sekitar kawasan Stasiun Manggarai sempat mencekam. Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar Tebet terhambat total dan aktivitas warga maupun pengguna moda transportasi publik terganggu.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi sempat berupaya melerai dan menyekat kedua kelompok di tengah kecamuk bentrokan. Namun, emosi massa yang tersulut membuat aksi saling serang tetap berlanjut. Tawuran akhirnya baru berhasil diredam setelah pihak kepolisian melakukan pendekatan persuasif dan negosiasi intensif selama kurang lebih satu jam dengan tokoh masyarakat setempat.

Hingga Minggu malam, personel kepolisian bersenjata lengkap masih disiagakan dan melakukan penjagaan ketat di titik-titik rawan kawasan Manggarai. Penjagaan ini dilakukan guna mengantisipasi potensi tawuran susulan sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) benar-benar kondusif.

Kecelakaan Maut Tol Ngawi-Kertosono Madiun: Minibus Rombongan Suporter PSS Sleman Tabrak Truk Tronton, 4 Meninggal Dunia

MADIUN, Iki Radio — Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola tanah air. Rombongan suporter PSS Sleman mengalami kecelakaan maut di ruas Jalan Tol Ngawi-Kertosono, wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Minggu (18/10/2026). Insiden tragis tersebut mengakibatkan empat orang suporter dilaporkan meninggal dunia.

Kecelakaan melibatkan satu unit minibus travel jenis Toyota Hiace yang membawa rombongan suporter PSS Sleman dan sebuah truk tronton pengangkut bibit kelapa.

Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Dristica Brian Arya Leviantona, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi. Ia menjelaskan bahwa rombongan suporter tersebut sedang dalam perjalanan dari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menuju Surabaya untuk mendukung tim kesayangan mereka bertanding melawan Persebaya Surabaya.

"Jadi, ada empat orang yang meninggal dunia," ujar Arya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat minibus yang mengangkut rombongan suporter melaju searah di belakang truk tronton. Saat melintas di lokasi kejadian, minibus diduga menabrak bagian belakang samping truk tronton yang ada di depannya.

Minibus naas tersebut merupakan kendaraan ketiga dari empat iring-iringan kendaraan rombongan suporter yang bertolak dari Sleman sejak pukul 06.00 WIB. Setiap minibus dilaporkan membawa sekitar 15 orang penumpang termasuk pengemudi.

Dampak benturan keras tersebut mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia seketika di lokasi kejadian. Sementara itu, tiga korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan menuju fasilitas medis.

"Satu korban tewas di lokasi kejadian usai kecelakaan. Sementara tiga korban lainnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Korban yang meninggal dan luka-luka sudah dievakuasi ke RSUD Caruban," terang Arya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Madiun masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Petugas juga tengah mengumpulkan keterangan dari para korban selamat.

Kendati demikian, pihak kepolisian mengonfirmasi adanya kendala dalam proses pemeriksaan awal lantaran beberapa penumpang tidak saling mengenal secara pribadi.

"Pemeriksaan menghadapi masalah lantaran sejumlah penumpang minibus diketahui tidak saling mengenal. Jadi, mereka mengikuti perjalanan menggunakan jasa travel untuk menonton pertandingan sepak bola di Surabaya," pungkas Arya.(*)

close
Pasang Iklan Disini